Anda di halaman 1dari 10

Peran perawat jiwa

retrieved at www.apna.org
care manager

• mengkaji klien dan membuat perencanaan perawatan


• mengatur dan mengkoordinasikan kebutuhan klien
dengan profesi lain, terutama dalam fase rehabilitatif
untuk mencegah kekambuhan.
– --> caregiver, coordinator, collaborator
assessment, evaluation, triage & referral nurse

• mengevaluasi klien secara langsung atau tidak langsung


• mengajukan kepada pihak berwenang
• kontrak fasilitas dan sumber daya di masyarakat
– --> evaluator, fasilitator, advocator
clients and family's educator

• meningkatkan pemahaman klien dan keluarga terkait


perawatan ODGJ
--> educator
risk manager, corporate and executives

• mengurangi kemungkinan yang merugikan perawatan


• mengoreksi tindakan dan strategi untuk mengurangi
resiko
• terlibat dalam perumusan kebijakan dan strategi
perencanaan
– --> manager, controller, policy maker
Kolaborasi interdisiplin dalam keperawatan jiwa
Elemen penting dalam mencapai kolaborasi
interdisiplin efektif
1. kerjasama
2. asertifitas
3. tanggung jawab
4. komunikasi
5. kewenangan
6. koordinasi.
kolaborasi berjalan baik jika:

• semua profesi mempunyai visi dan misi sama


• masing-masing profesi menyadari batas tugasnya
• anggota profesi dapat bertukar informasi dengan baik
• masing-masing profesi mengakui kompetensi dari profesi
lain yng tergabung dalam tim.
tujuan kolaborasi dalam keperawatan jiwa
• memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan
menggabungkan keahlian unik profesional untuk ODGJ
• produktivitas maksimal serta efektivitas dan efisiensi sumber
daya
• meningkatnya kohesifitas antarprofesional
• meningkatkan profesionalisme dan kepuasan kerja serta
loyalitas
• kejelasan peran dalam berinteraksi antarprofesional
• menumbuhkan komunikasi, menghargai argumen dan
memahami orang lain.
hambatan dalam kolaborasi interdisiplin dalam
keperawatan jiwa
• ketidaksesuaian pendidikan dan latihan anggota
tim
• struktur organisasi yang konvensional
• konflik peran dan tujuan
• kompetisi interpersonal
• status, kekuasaan dan individualistik.