Anda di halaman 1dari 20

Ontologi, Epistemologi & Aksiologi

Pendidikan Islam
Ilma Amalia
2200040059
Pusat Penilaian
Pendidikan (Puspendik)
Balitbang kemendikbud
dengan sasaran uji murid
SD/MI kelas 4 hasilnya

Suvei ini mencatat,


77.13 persen lebih murid
masih kurang dalam
penguasaan matematika,
sementara 73,61
persennya kurang dalam
menguasana sains, dan
46,83 persen lainnya
kurang dalam pengusaan
membaca
Ontologi
Pendidikan Islam
Ontologi yaitu suatu pemikiran tentang
asal-usul kejadian alam semesta, dari mana
dan ke arah mana proses kejadiannya.
Pemikiran ontologis akhirnya akan
menentukan suatu kekuatan yang
menciptakan alam semesta ini,

Ontologi filsafat Pendidikan


islam cakupan bahasannya
adalah mengenai hakikat
Pendidikan
Pembahasan Ontologi Pendidikan Islam

01 02

Hakikat Pendidikan Hakikat Manusia


Islam
Dasar Pendidikan Islam
• Al-Qur’an
• As-Sunnah
Hakikat Manusia
Manusia Menurut Manusia Manusia dalam Firman-Nya
Socrates: Hakikat dari manusia adalah ia ingin tahu dan Al-basyar berarti penampakan sesuatu dengan baik dan
untuk itu harus ada orang yang membantunya indah. Dari sanalah, lahir kata lain, yakni basyarah yang
Plato membagi manusia menjadi tiga kelompok. berarti kulit. Dengan demikian, manusia disebut
sebagai basyar lantaran kulitnya tampak jelas, empiris,
1. Manusia yang didominasi oleh rasio yang hasrat utamanya serta berbeda daripada kulit binatang atau tumbuhan.
ialah pengetahuan Dalam Al-Qur’an, sebutan basyar mengindikasikan,
manusia sebagai makhluk biologis. Yang memerlukan
2. Manusia yang didominasi roh hasrat utamanya adalah makanan, minuman, dan sebagainya.
meraih reputasi
Al-Insan dari sudut pandang Al-Qur’an, insan adalah
3. Manusia yang didominasi oleh nafsu yang Hasrat utamanya makhluk yang menjadi (becoming). Ia terus-menerus
adalah materi. Tugas rasio adalah mengontrol roh dan nafsu maju menuju ke kesempurnaan. Karakter “menjadi” ini
membedakan manusia dengan fenomena lain di alam.
POTENSI MANUSIA

Aqliyah
Wahmiyah
(Potensi Akal)
(Potensi Imaginasi)

Ghadabiyah
(Potensi Emosional) Syahwatiyah
(Potensi Keinginan)
Epistemologi
Pendidikan Islam
Secara etimologi,kata “Epistemologi”
berasal dari bahasa Yunani;”Episteme” dan
“Logos”.” Episteme” berarti
pengetahuan,sedangkan “Logos” berarti
teori,uraian atau alasan.Jadi Epistemologi
berarti sebuah teori tentang
pengetahuan.Dalam bahasa inggris dikenal
dengan istilah “Theori of Knowledge”.
Epistemologi filsafat Pendidikan mengupas
tentang objek dan cara memperoleh
pengetahuan filsafat Pendidikan.
Pembahasan Epistemologi
Pendidikan Islam

01 02

Objek Kajian Aliran-aliran Utama


Pendidikan Islam Filsafat Islam
Objek Kajian Pendidikan Islam
FORMAL MATERIAL
Keseluruhan ruang lingkup garapan riset
pendidikan yaitu Pendidikan yang dalam
Objek materian filsafat pendidikan adalah kegiatan
arti maha luas bermakna bahwa
Pendidikan sama dengan hidup. pendidikan, yaitu kegiatan yang menjembatani antara
kondisi-kondisi aktual dengan kondisi-kondisi ideal yang
Pendidik dalam islam adalah orang-orang yang
terbentuk dari berbagai proses pendidikan
bertanggung jawab terhadap perkembangan
peserta didiknya dengan upaya
mengembangkan seluruh potensi peserta didik,
baik potensi afektif (rasa), kognitif (cipta),
maupun psikomotorik (karsa)

Peserta Didik tidak hanya sebatas para anak


didik, tetapi menyangkut semua manusia
adalah peserta didik.
Aliran-Aliran Utama Dalam Filsafat
Pendidikan Islam

Religius-Konservatif Pragmatis-Instrumental

Religius-Nasional
Aksiologi
Pendidikan Islam
Aksiologi menurut bahasa berasal dari
bahasa yunani “axios” yang berarti
bermanfaat dan ‘logos’ berarti ilmu
pengetahuan atau ajaran. Secara istilah,
aksiologi adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari tentang nilai.
Aksiologi erat kaitannya dengan pendidikan, karena dunia nilai
akan selalu dipertimbangkan atau akan menjadi dasar
pertimbangan dalam menentukan tujuan pendidikan Langsung
atau tidak langsung

Nilai akan menentukan perbuatan pendidikan. Nilai merupakan


hasil hubungan sosial sehingga sesuatu dapat dikatakan berguna
atau tidak, sangat tergantung pada masyarakat yang menilainya.

Dengan menempatkan filsafat pendidikan pada tataran praktis,


para pendidik dapat menemukan berbagai pemecahan
permasalahan pendidikan
Pembahasan Aksiologi
Pendidikan Islam

01 02 03 04

Keyakinan mengenai
Keyakinan mengenai Keyakinan mengenai Keyakinan mengenai
pengajaran dan
peserta didik pengetahuan apa yang perlu
pembelajaran
diketahui
Terimakasih