Anda di halaman 1dari 82

PEMBAHASAN SOAL

UKMMPD 2022 ANESTESI


1. Perempuan, 26 tahun dibawa ke IGD RS karena muntah-muntah sejak 8 jam yang lalu setelah
makan nasi bungkus yang di beli di warung. Pasien tidak memiliki riwayat penyakit lain. Dari
pemeriksaan didapatkan TD 90/60 mmHg, HR 120 kali/menit, RR 20 kali/menit, dan suhu 38C.
Apa tatalaksana awal kasus tersebut?
a. Resusitasi cairan
b. Antiemetik
c. Antipiretik
d. Antibiotik
e. Merujuk pasien

 
2. Perempuan, 30 tahun datang dengan keluhan nyeri perut sejak 4 hari yang lalu, TD 120/70 mmHg, HR 80 kali/menit, RR 24
kali/menit, suhu 38C, leukosit 15.000 uL, pasien kemudian dioperasi emergensi. Setelah stabil dilakukan pemeriksaan analisis
gas darah. Didapatkan hasil pH 7,4, PaO2 40, PaCO2 60, BE +1. Keadaan apa yang paling tepat menggambarkan kondisi
pasien?

a. Syok sepsis

b. Gagal nafas

c. Toksikasi berat

d. Infeksi akut

e. Hiperapneu
3. Laki-laki, 25 tahun dibawa ke IGD dengan kesadaran menurun dalam posisi memeluk setir karena
kecelakaan lalu lintas. Pada pemeriksaan tampak luka multiple pada wajah, keluar darah dari hidung dan
mulut. TD 90/60 mmHg, HR 128 kali/menit, RR 28 kali/menit, suhu 37C, dan didapatkan gargling. Apakah
tindakan awal yang paling tepat?
a. Infus kristaloid
b. Oksigenasi
c. Transfusi darah
d. Analgetik IV
e. Pembebasan jalan napas
Airway > kontrol servicall
pegang kepala (fiksasi) pasang neck collar (bila curiga f servical)
buka airway : head til chinlift (untuk px tidak sadar), atau chin lift (px sadar) lalu Look Listen Feel, bila gurgling
lakukan suction, bila snoring lakukan Jaw thrust (tindakan manual) gunakan OPA (oro paringeal airway) untuk pasien
tidak atau NPA (naso paringeal airway) untuk pasien yg sadar, dan bila stridor perlu airway definitif (intubasi/surgikal
airway)

catatan :
* snoring (ngorok) sering terjadi pada pasien tidak sadar karena pangkal lida yg jatuh
* gurgling (kumur-kumur) terjadi sumbatan karena cairan (darah, sekret)
• stridor, terjadikarena oedem faring/laring (cedera inhalasi) misal px dengan riwayat terpapar dengan uap panas.

Buku Panduan: Basic Trauma Life Support and Basic Cardiac Life Support. 
4. Laki-laki, 2 tahun keluhan batuk dan rasa tercekik. Sebelumnya pasien tersedak pada saat makan pemen.
Kesadaran komposmentis, stridor, N 100x/menit. Napas cuping hidung (+), retraksi suprasternal (+).
Tindakan yang tepat pada kasus diatas?
a. Chest thrust
b. Back blow
c. Heimlich manuver
d. Jaw thrust
e. Abdomen thrust

American College of Emergency Physicians. 2014 [cited 2017 Mar 22]. Available from:
http://www.emergencycareforyou.org/Emergency-101/Emergencies-A-Z/Choking-(Heimlich-Maneuver)/
5. Laki-laki, 28 tahun datang ke IGD dalam keadaan lemah. Pasien baru saja terjatuh dari motor 1 jam yang lalu. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60 mmHg, HR 124 kali/menit, ditemukan memar pada punggung kiri. Derajat
berapakah syok hemoragik yang dialami pasien?
a. Derajat I
b. Derajat II
c. Derajat III
d. Derajat IV
e. Derajat V
 
No. 6

A
• Jawab :
• Pada kasus diatas kemungkinan pasien mengalami Pneumothoraks.
• Pneumotoraks adalah suatu kondisi adanya udara yang terperangkap di rongga pleura (Perkusi
Hipersonor) akibat robeknya pleura visceral, dapat terjadi spontan atau karena trauma (KLL) , yang
mengakibatkan terjadinya peningkatan tekanan negatif intrapleura sehingga mengganggu proses
pengembangan paru. Kondisi inilah yang bisa menyebabkan sesak napas (Pasien tampak sesak
napas) , napas cepat dan tersengal-sengal (RR : 42x/menit) .
• Jenis nya yaitu Tension pneumotoraks adalah pneumotoraks yang disertai peningkatan tekanan
intra toraks yang semakin lama semakin bertambah atau progresif. Pada tension pneumotoraks
ditemukan mekanisme ventil atau udara dapat masuk dengan mudah, tetapi tidak dapat keluar.
• Adapun manifestasi klinis yang dijumpai :
a. Tanda dan gejala klinis: sesak yang bertambah berat dengan cepat, takipneu (RR 42x/menit),
hipotensi (TD 90/50mmHg), tekanan vena jugularis meningkat, pergerakan dinding dada yang
asimetris (ada bagian paru yang tertinggal) (American College of Surgeons Commite on Trauma, 2005)
• Penatalaksanaan tension pneumotoraks berupa dekompresi segera dengan needle insertion
pada sela iga II linea mid-klavikula pada daerah yang terkena. Sehingga tercapai perubahan
keadaan menjadi suatu simple pneumotoraks dan dilanjutkan dengan pemasangan Torakostomi
+ WSD.

Source : Perhimpunan Dokter Paru Indonesia , 2017


No.7
• Tersedak dapat ditolong dengan beberapa prosedur, yang dapat dilakukan baik oleh orang awam
atau petugas kesehatan. Banyak organisasi menyatakan tekanan pada abdomen atau "Heimlich
Manoeuvre" adalah prosedur yang tepat untuk keadaan tersedak. (American Heart Association dan
American Red Crosstahun 2006)

Source : WebMD , 2012


No.8

A
Jawab :
• Pasien mengalami keracunan Pestisida jenis Insektisida (membunuh Hama Tanaman)
• Pestisida adalah zat untuk membunuh atau mengendalikan hama Pestisida dapat masuk ke dalam
tubuh melalui kulit (dermal), pernafasan (inhalasi) atau mulut (oral). Pestisida akan segera diabsorpsi
jika kontak melalui kulit atau mata. Absorpsi ini akan terus berlangsung selama pestisida masih ada
pada kulit. Perpindahan residu pestisida dan suatu bagian tubuh ke bagian lain sangat mudah. Jika hal
ini terjadi maka akan menambah potensi keracunan.
• Gejala yang sangat beragam, antara lain:
❑Kulit memerah atau bengkak
❑Iritasi kulit
❑Banyak mengeluarkan air liur dan air mata
❑Diare
❑Sesak napas
❑Mengi (bengek)
❑Kejang
❑Kematian
• Bila racun serangga mengenai kulit atau mata korban, segera bilas dengan air, setidaknya selama 15
menit. Lepaskan pakaian korban bila terkena racun serangga. Jika tidak sengaja menghirup racun serangga
dalam bentuk gas, segera bawa korban ke area terbuka agar menghirup udara segar.
• Pemberian obat melalui suntikan di pembuluh darah vena, antara lain atropin. Atropin berguna untuk
menjaga kestabilan pernapasan dan fungsi jantung.
• Atropin akan meningkatkan denyut jantung, melemaskan usus, dan mengurangi produksi lendir dengan
cara menghambat zat yang ada dalam saraf.
• Golongan : Antikolinergik
• Manfaat : Menangani gejala keracunan insektisida, mempercepat denyut jantung, meredakan
ketegangan otot saluran pencernaan, mengurangi produksi lendir tubuh yang berlebih, dan meredakan
nyeri akibat peradangan mata bagian tengah dan melemaskan otot mata

Sumber : R.Mariana. TOKSIKOLOGI PESTISIDA DAN PENANGANAN AKIBAT KERACUNAN PESTISIDA : Media Litbang
Kesehatan . 2007 ; 17 (3) : 10-18
No.9

• Pasien mengalami kemungkinan Fraktur Servikal yang ditandai dengan adanya memar pada
daerah servikal . Maka Airway Management yang bisa dilakukan adalah Jaw Thrust karena pada
teknik ini tidak ada reposisi pada daerah servikal dan kepala tidak ditengadahkan , sehingga aman
pada pasien dengan indikasi fraktur servikal.
Source : Emergency Medical Services (EMS) , 2012
No.10

Sumber : Institute of Neurological Science


NHS Greater Glasgow and Clyde
11. Perempuan, 60 tahun tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.
Sebelumnya pasien mengeluh nyeri dada sebelah kiri. Apakah yang
anda periksa pertama kali pada pasien tersebut?
a. Airway, Breathing, Circulation
b. Circulation, Breathing, Airway
c. Breathing, Airway, Circulation
d. Circulation, Airway, Breathing
e. Airway, Circulation, Breathing
12. Perempuan, 10 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan pucat.
Keluhan disertai kulit dingin, gelisah, dan sesak setelah sebelumnya
pasien mendapatkan obat injeksi di puskesmas. Obat yang paling tepat
diberikan pertama kali pada kasus diatas adalah?
a. Adrenalin
b. Kortikosteroid
c. Antihistamin
d. Antibiotik
e. Oksigen
13. Laki-laki, 20 tahun dibawa ke IGD setelah mengalami KLL. Setelah
dilakukan primary survey dan secondary survey, pasien ditetapkan
sebagai syok hemoragik. Apakah parameter terpenting untuk
memonitor kondisi syok pasien?
a. Tekanan darah
b. Nadi
c. Suhu
d. Pulse oximetry
e. Tekanan vena sentralis
Nadi lebih dapat menunjukkan tanda adanya syok daripada Tekanan Darah
14. Laki-laki, 35 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke IGD dengan
riwayat tertabrak sepeda motor. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
kesadaran komposmentis, TD 100/60 mmHg, HR 100 x/menit, RR 30
x/menit, tidak dapat berjalan, mengerang kesakitan. Didapatkan
hematom pada tungkai atas kanan, nyeri tekan (+), nyeri sumbu (+),
akral dingin, dan pucat. Tindakan pertama yang dilakukan?
a. Reposisi
b. Resusitasi
c. Imobilisasi
d. Airway management
e. Kenali dan hentikan perdarahan
15. Laki-laki, 40 tahun datang ke IGD karena terjatuh dari tangga 2 jam yang lalu.
Pasien mengalami patah tulang di 1/3 tengah paha kanan. Dari pemeriksaan fisik
ditemukan sebuah luka sebesar 2 cm diatas bagian tulang yang patah dan
menegluarkan darah berwarna hitam. Tidak ada cedera lain. Berapa perkiraan
perdarahan yang terjadi?
a. 200-500 cc
b. 400-800 cc
c. 1000-1500 cc
d. 3000-5000 cc
e. 5000-5500 cc
 
Tabel 1. Klasifikasi Perdarahan ATLS
Kelas Rata-rata Volume Darah Tanda dan Gejala Umum Kebutuhan Resusitasi
Kehilangan Darah (%)
(mL)
I < 750 < 15 Tidak ada perubahan denyut jantung,Tidak ada
pernafasan dan tekanan darah
II 750 – 1500 15 – 30 Takikardi dan takipnoe, tekanan darahBiasanya larutan kristaloid
sistolik mungkin hanya menurun sedikit,tunggal, namun beberapa
pengurangan output urin (20-30 mL/jam) pasien mungkin membutuhkan
transfusi darah

III 1500 – 2000 30 – 40 Takikardi dan takipnoe yang jelas,Seringnya membutuhkan


ekstremitas dingin dengan pengisian-transfusi darah
kembali kapiler terlambat secara signifikan,
menurunnya tekanan darah sistolik,
menurunnya status mental, menurunnya
output urin (5-15 mL/jam)

IV > 2000 > 40 Takikardia jelas, tekanan darah sistolikPerdarahan yang


yang menurun secara signifikan, kulit dingin membahayakan jiwa
dan pucat, mental status yang menurun membutuhkan transfusi
dengan hebat, output urin yang tak berarti segera
16. Wanita, 25 tahun dibawa ke IGD dalam kondisi tidak sadarkan diri oleh
keluarganya dikatakan bahwa pasien menjadi korban tabrak lari. Pada
pemeriksaan fisik HR 125 kali/menit, TD menurun. Perkiraan kehilangan
darah 30-40%. Menurut ATLS, klasifikasi syok perdarahan?
a. I
b. II
c. III
d. IV
e. V
 
17. Laki-laki, 45 tahun dibawa ke IGD dengan luka tusuk di dada kanan,
sesak, TD 100/70 mmHg, HR 120 kali/menit, RR 30 kali/menit,
hemithorak kanan tertinggal, vocal fremitus kanan lemah, hipersonor,
terdengar suara seperti menghisap, tindakan yang dapat segera
dilakukan pada pasien tersebut?
a. Foto rontgen
b. Pasang WSD kanan
c. Pasang isolasi dengan perekat 3 posisi
d. Pasang ETT
e. Pasang needle thoracosintesis
18. Perempuan, 30 tahun terkurung dalam kebakaran selama I jam,
didapatkan luka bakar pada lengan kanan atas, dada, dan leher
terbakar hingga kering. Pada dahi dan hidung didapatkan abu sisa
pembakaran. Terapi awal apa yang akan anda lakukan?
a. Pasang infus
b. Pasang oksigen nasal kanul
c. Pasang oropharyngeal tube
d. Pasang intubasi
e. RJP
JeromeFXNaradzay.http://www.emedicine.com/med/Burns,Thermal.
Mayoclinicstaff.BurnsFirstAids.http://www.nlm.nih.gov/medlineplus.
Soal No. 19
• Laki-laki, 20 tahun mengalami jatuh dari ketinggian. Pasien terlihat
tenang, tidur mengorok, nadi cepat dan akral dingin. Tindakan yang
perlu dilakukan adalah ...
a. Diberi bantal
b. Dipasang pengganjal kepala supaya ekstensi
c. Head tilt
d. Jaw thrust dan pembersihan mulut
e. Miringkan posisi pasien
Jawaban: D
• Pasien memiliki gangguan pada jalan nafasnya, yaitu berupa snoring
atau mengorok. Untuk itu, pasien harus diamankan jalan nafasnya
dengan cara melakukan maneuver jaw thrust
• Jaw thrust dipilih karena merupakan pilihan utama untuk pasien
dengan kasus trauma
• Chin lift dan head tilt diberikan bila pasien bukan kasus trauma,
karena kontraindikasi tindakan ini adalah cedera servikal

David, SS. Clinical Pathways in Emergency Medicine. Volume 1. 2016. India: Springer. 4
Indian J Anaesth. 2011 Sep-Oct; 55(5): 463-469
Soal No. 20
• Perempuan, 25 tahun mengeluh sulit bernafas setelah mendapatkan
antibiotik intravena, sianosis (+), TD 70/48 mmHg, nadi tidak teraba.
Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini adalah...
a. Syok kardiogenik
b. Syok septik
c. Syok hipovolemik
d. Syok anafilaktik
e. Syok neurogenik
Jawaban: d
• Definition of shock
• Acute clinical syndrome intiated by ineffective perfusion resulting in severe
dysfunction of organs vital to survival

• Triad of shock
Evidence of tissue
Arterial hypoperfusion
hypoperfusion Hyperlactatemia

David, SS. Clinical Pathways in Emergency Medicine. Volume 1. 2016. India: Springer. 180-185
• Clinical signs of tissue hypoperfusion
• Cutaneous window
• Neurological window
• Renal window

David, SS. Clinical Pathways in Emergency Medicine. Volume 1. 2016. India: Springer. 180-185
David, SS. Clinical Pathways in Emergency Medicine. Volume 1. 2016. India: Springer. 180-185
Soal No. 21
• Laki-laki, 24 tahun, mengeluh lemah kedua tungkai setelah terjatuh
dari pohon. TD 98/50 mmHg, HARI 105x/menit, kekuatan ekstermitas
bawah 2/2, tidak ada perdarahan. Diagnosis pasien ini adalah...
a. Syok hemoragik
b. Syok neurogenik
c. Syok kardiogenik
d. Syok anafilaktik
e. Syok hipovolemik
Jawaban: b

• Neurogenic shock is a devastating consequence of spinal cord


injury (SCC) also know as vasogenic shock
• Injury to the spinal cord results in sudden loss of sympathetic tone,
which leads to the autonomic instability that is manifested in
hypotension, bradyarrhythmia, and temperature dysregulation

Dave, S. Cho, JJ. Neurogenci Shock. 2019. StatPearls Publishing. Diakses dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459361/#_NBK459361_pubdet_ 2 Juli 2019
Soal nomor 22
• Pasien anak laki-laki berumur 1 tahun, terlihat mengamuk terus menerus.
Tiga hari terakhir, anak tersebut demam, diare cair 8-10x/hari, tidak terdapat
lendir dan darah serta anak terlihat masih mau minum sedikit-sedikit. Satu
hari terakhir anak muntah setiap diberikan makan atau minum. 6 jam
terakhir kencing sedikit dan berwarna gelap. Dari pemeriksaan didapatkan
kesan anak mengamuk, lemahm TD 90/70 mmHg, HR 19x/menit, TT
98x/menit, dan CRT 3 detik. Terapi yang tepat adalah...
a. Larutan elektrolit
b. Infus dextrose 5%
c. Infus RL + infus dextrose 5%
d. Infus NaCl 0,9%
e. Infus NaCl 03%
JAWABAN: D
23. Laki-laki, 75 tahun datang ke IGD dalam keadaan penurunan
kesadaran dan juga mengorok. TD 60/30 mmHg, HR 110 kal/menit, RR
28 kali/menit. Tindakan yang dilakukan pertama kali adalah?

a. Pemeriksaan darah
b. Penanganan ABC
c. Respirator
d. Berikan sulfas atropine
e. Guyur cairan resusitasi
• Jawaban : B. penanganan ABC
• Pemabahasan :
Primary survey pada pasien dengan penurunan kesadaran adalah ABC
(Airway Breathing Circulation)
Sumber : algoritma RJP AHA 2010
24. Laki-laki, 32 tahun dibawa ke IGD oleh polisi setelah KLL dalam keadaan tidak
sadar. Dari primary survey terdengar suara mendengkur dan isnpeksi tampak adanya
pergeseran ke belakang anterior (symphyseal mandibular). Pasien bernapas spontan,
TD 100/70 mmHg, RR 32 kali/menit, HR 96 kali/menit. Apa tindakan sederhana yang
paling tepat untuk menangani gangguan pernapasan pada pasien diatas?

a. Memasang oropharyngeal airway tube


b. Memasang orotracheal airway tube
c. Cricothyroidectomi
d. Head tilt and chin lift
e. Jaw thrust
Jawaban : d. Head tilt and chin lift
• Pembahasan :
Suara mendengkur : snoring, menandakan adanya kebuntuan jalan
napas oleh benda padat
Pasien tidak sadar : resiko lidah pasien jatuh ke belakang
Penanganan sederhana pertama kali yaitu membuka jalan nafas dengan
cara head tilt chin lift
Sumber : algoritma RJP AHA 2010
25. Dari soal no. 24 apa penyebab dari timbulnya gangguan pernapasan
pada kasus diatas?

a. Adanya benda asing berupa cairan atau semisolid pada jalan napas utama
b. Kondisi faring tertutup sebagian oleh palatum molle atau epiglotis atau
lidah
c. Sumbatan dalam laring atau bagian diatasnya
d. Sumbatan saluran pernapasan bagian bawah
e. Suara dari spasme laring
• Jawaban : B. Kondisi faring tertutup sebagian oleh palatum molle atau
epiglotis atau lidah
• Pembahasan :
Suara mendengkur : snoring, menandakan adanya kebuntuan jalan
napas oleh benda padat
26. Wanita 25 tahun, datang ke IGD dengan luka bakar pada wajahnya setelah
terkena semburan api akibat kompor gasnya meledak. Pasien mengeluh sesak
dan suara menjadi parau. Tindakan apa yang paling tepat apabila sesak
semakin berat?

a. Pemberian oksigen melalui nasal kanul


b. Posisi setengah duduk
c. Pemasangan endotracheal tube
d. Pemasangan nasogastric tube
e. Pemasangan infus
• Jawaban : C. pemasangan endrotrakeal tube
• Pembahasan :
• Luka bakar pada traktus repiratorius bagian atas 🡪 dapat
mengakibatkan edema laring yang fatal 🡪 dapat juga disertai luka
bakar pada muka dan bulu hidung 🡪 selamatkan airway 🡪 pemasangan
endotrakeal tube
• Sumber : Buku penuntun praktis anestesi
hal : 29
27. Obat anestesi yang termasuk anestesi inhalasi…
a. cheretyl dan pentpbyl
b. pluaphone dan cheretyl
c. pentobyl dan propoval
d. sevofluran dan propoval
e. sevofluran dan pentobyl
Pembahasan
• NaO2
• Gas, tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna
• Beratnya 1,5X > berat udara
• Tidak iritatif
• Absorbsi cepat ke seluruh jaringan tubuh
• Harus disertai dengan )2 minimal 25%
• Anestesi lemah, analgetiknkuat
• Halotan
• Cairan, tidak berwarna, berbau enak, manis
• Tidak merangsang jalan nafas dan tidak iritatif
• Merupakan obat anestesi yang poten
• Analgesik lemah, anestesi kuat
• Enfluran
• Cair, mudah menguap, bau enak
• Efek depresi napas dan derpesi sirkulasi lebih baik daripada halotan
• Jarang menimulkan aritmia
• Isofluran
• Efek samping minimal
• Efek derpesi jantung dan curah jantung minimal
• Desfluran
• Merangsang jalan napas atas
• Konsentrasi tinggi menyebabkan apneu
• Bisa menyebabkan takikardi dan tekanan darah tinggi
• Sevofluran
• Induksi dan pulih anestesi lebih cepat dari isofluran
• Tidak merangsang jalan napas
• Efek terhadap kardiovaskular cukup stabil
28. berikut ini efek dari general anestesi…
A. hipotonik, kontraksi, nyeri
B. Hipotonik. Analgesik, relaksasi
C. Hipertonik, analgesic, relaksasi
D. Hipertonik, kontraksi, relaksasi
E. Hipotonik, kontraksi, relaksasi
Trias anestesi
1. Efek hypnosis = didapatkan dengan menggunakan obat hipnotikum
atau obat anestesi umum yang lain
2. Efek analgesic = diperoleh dengan menggunakan obat analgetik
opiate atau dengan cara anestesi regional
3. Efek relaksasi = diperoleh dengan mempergunakan obat pelumpuh
otot atau general anestesi atau dengan anestesi regional
29. Seorang prempuan 20 tahun dibawa ke IGD karena KLL. Penderita
melakukan gerakan motoric anggota badan bila dirangsang, suara tidak
jelas, dan tidak didapatkan membuka mata walaupun dirangsang.
Berapakah GCS?
a. 9
b. 8
c. 6
d. 7
e. 5
Pembahasan
30. Pemberian analgesia subarakhnoid sampai T1-4 menyebabkan…
a. Kontriksi arteri vena, takikardi, hipertensi
b. Kontriksi arteri vena, bradikardi, hipotensi
c. Dilatasi arteri vena, bradikardi, hipotensi
d. Dilatasi artrei vena, takikardi, hipotensi
e. Dilatasi arteri vena, bradikardi, hiperensi
Pembahasan
31. D. Syok kardiogenik
Seorang wanita 58 tahun dibawa keluarga ke IGD karena
lemas sejak 2 hari lalu. Awalnya pasien sesak dan batuk 1
minggu, namun tidak mau dibawa berobat. Diketahui
Riwayat demam 1 minggu lalu. RPD tidak diketahui.
Somnolen, TD 80/40, HR 110x, RR 35x, S 36, SpO 80% RA,
ronkhi +/+. Hb 11, Leukosit 11.000, Ur 60, Cr 1.6. Anda
loading 250cc 10 menit, TD 70/40 HR 124x. Apa
kemungkinan diagnosis sementara pasien?
32. B. Dilakukan resusitasi VTP dengan balon
dan sungkup
Seorang bayi laki-laki lahir spontan di puskesmas dari ibu
berusia 24 tahun P1A0 usia gestasi 35 minggu dirujuk ke IGD
RS dengan keadaan merintih, retraksi subcostal dan
suprasternal, sianosis bibir, RR 65 kali/menit, denyut jantung
90 kali/menit. Apakah tindakan yang paling tepat untuk
bayi tersebut?
33. C. Syok Anafilaktik
Seorang wanita umur 30 tahun diantar keluarganya ke
UGD dalam keadaan tidak sadar. Riwayat sebelumnya
pasien tergigit lebah kemudian pasien mengeluhkan gatal
pada bekas gigitan dan akhirnya sesak. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan TD 80/60 mmHg, N: 120x/menit, RR:
26x/menit. Diagnosis yang tepat adalah….
34. B. Syok obstruktif
Seorang perempuan usia 30 tahun diantar ke UGD setelah
KLL. Kesadaran menurun. Tanda vital TD 90/60 mmHg, nadi
100x/m, RR 30x/m. Pemeriksaan fisik tampak jejas pada
dada kanan, gerak dada kanan tertinggal, perkusi
hipersonor, suara nafas menjauh.
Apa komplikasi pada pasien ini jika dibiarkan?
Tatalaksana
• Needle decompression / Thoracocentesis
• ATLS 9th : ICS II/III Linea Midclavicularis
• ATLS 10th :
• ICS V Linea Midaxillaris (Dewasa)
• ICS II Linea Midaxillaris (Anak-anak)
• Thoracostomy (chest tube) WSD
• ICS 4/5 di antara midaxillary dan anterior axillary line
Komplikasi
• Syok obstruktif (menggangu masuknya darah kedalam jantung)
• Syok cardiogenik (jika sampai menggangu pompa jantung)
• 35. Pasien laki-laki, usia 26 tahun, datang dibawa ke IGD RS
karena penurunan kesadaran setelah mengalami kecelakaan lalu
lintas 3 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 80/60 mmHg,
nadi 48 kali/menit, RR 32 kali/menit, suhu 37C. Tampak adanya jejas
di punggung bagian atas. Diagnosis yang paling mungkin pada
kasus diatas adalah…
a. Syok spinal
b. Syok hipovolemik
c. Syok hemoragik
d. Syok sepsis
e. Syok neurogenik
• 36. Tn. Kodala, usia 32 tahun, dibawa ke IGD setelah tidak
sengaja tertusuk besi pagar di dada sebelah kiri saat
bekerja. Selain itu, pasien juga merasa sesak napas. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos mentis, TD
100/70 mmHg, nadi 72 kali/menit, RR 32 kali/menit, gerakan
napas hemitoraks kiri tertinggal, fremitus kiri melemah,
hipersonor, dan terdengar sucking sound. Tindakan yang
dapat segera dilakukan adalah.
A. Foto rontgen
B. Pasang ETT
C. Pasang needle thoracocentesis
D. Pasang isolasi dengan perekat 3 sisi
E. Pasang WSD pada hemitoraks kanan
37. Tn. Dodakaso, usia 32 tahun, dibawa ke IGD dengan
keluhan sesak napas sejak mengalami kecelakaan lalu lintas
30 menit yang lalu. Keluhan disertai dengan nyeri dada
sebelah kanan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
kesadaran kompos mentis, pasien tampak sesak, TD 120/80
mmHg, nadi 98 kali/menit, RR 34 kali/menit, dan suhu 36,6C.
Gerak dada hemitoraks kanan tertinggal, sela iga melebar,
perkusi redup hingga setinggi ICS 3, dan suara napas
menghilang. Berdasarkan pemeriksaan foto toraks
didapatkan perselubungan homogen di hemitoraks kanan,
sudut kostophrenikus tertutup perselubungan. Tatalaksana
awal yang tepat pada pasien tersebut adalah.
A. Intubasi
B. Pemasangan WSD
C. Torakotomi
D. Plester 3 sisi
E. Dekompresi dengan jarum
• 38. Tn. Jokako berusia 20 tahun dibawa ke IGD RS
setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasien terlihat
tersengal-sengal dan tidak bereaksi saat dicubit. Pada
pemeriksaan fisik ditemukan nadi teraba lemah, akral
dingin, pergerakan dada kiri tertinggal, trakea bergeser
ke kanan, perkusi dada kiri hipersonor, dan suara napas
kiri menurun. Apa komplikasi pada pasien ini jika
dibiarkan?
a.Syok distributif
b.Syok anafilaktik
c. Syok hipovolemik
d.Syok obstruktif
e. Syok septik
• 39. Pasien laki-laki, usia 26 tahun, datang dibawa ke IGD RS
karena penurunan kesadaran setelah mengalami kecelakaan lalu
lintas 3 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 80/60 mmHg,
nadi 48 kali/menit, RR 32 kali/menit, suhu 37C. Tampak adanya jejas
di punggung bagian atas. Diagnosis yang paling mungkin pada
kasus diatas adalah…
a. Syok spinal
b. Syok hipovolemik
c. Syok hemoragik
d. Syok sepsis
e. Syok neurogenik
40. Perempuan, 10 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan pucat.
Keluhan disertai kulit dingin, gelisah, dan sesak setelah sebelumnya
pasien mendapatkan obat injeksi di puskesmas. Obat yang paling tepat
diberikan pertama kali pada kasus diatas adalah?
a. Adrenalin
b. Kortikosteroid
c. Antihistamin
d. Antibiotik
e. Oksigen
TERIMAKASIH