Anda di halaman 1dari 94

PEMBAHASAN SOAL

BEDAH
BATCH FEBRUARI 2022
PERTEMUAN 1
1.E
Seorang laki-laki usia 30 tahun di antar ke UGD setelah mengalami kecelakaan
lalu lintas 30 menit yang lalu. Pasien tampak sadar dan mengeluh dada sebelah
kiri nyeri. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Status lokalis tampak
jejas pada dada kiri, tampak beberapa fraktur segmental costa. Tampak gerakan
dada kiri yang paradoksal Apa yang dimaksud gerakan yang paradoksal?
A. Dada masuk ke dalam saat ekspirasi → tidak tepat
B. Dada mengembang saat inspirasi → tidak tepat
C. Dada tidak bergerak saat ekspirasi → tidak tepat
D. Dada tidak mengembang saat ekspirasi → tidak tepat
E. Dada masuk ke dalam saat inspirasi
2. B
Seorang laki-laki usia 20 tahun diantar warga ke UGD post KLL. Pasien kesadaran menurun dan tampak sesak. TD
90/60mmHg, nadi 110x/m, RR 28x/m. tampak jejas pada dada kanan. Pemeriksaan fisik gerak dada kanan
tertinggal, perkus redup dan auskultasi suara nafas menurun. Setelah dilakukan penanganan pertama dan
pemasangan tube. Tampak perdarahan 1700 ml. Apa tatalaksana selanjutnya yang paling tepat?

A. Pasang WSD -> Pada kasus ini sudah dilakukan WSD

B. Thoracotomy

B. Needle thoracosintesis -> Pada tension pneumotthoraks

C. Plester 3 sisi -> Pada open pneumothoraks

E. ABC -> Sudah dilakukan primary survey


3.D
Seorang laki-laki 20 tahun datang ke UGD dengan keluhan sulit menelan.
Keluhan disertai mual dan muntah. Pemeriksaaan tanda vital dalam
batas normal. Dilakukan pemeriksaan esofagogram ditemukan gambaran
Apa diagnosis yang tepat?
A. Stenosis duodenum
B. Barret esofagus
C. Striktur esofagus
D. Akalasia
E. Atresia esofagus
4. C
Pasien laki2 dibawa ke IGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Saat datang ke IGD
didapatkan paha kanan dalam keadaan fleksi, adduksi dan internal rotasi. Diagnosis yang tepat
pada pasien ini?

A. Fraktur Femur -> Tidak ada keterangan fraktur (+)

B. Dislokasi patella

C. Dislokasi hip joint posterior

D. Dislokasi hip joint anterior -> Fleksi, eksorotasi, abduksi

E. Fraktur patella -> Tidak ada keterangan fraktur (+)


5. E
Seorang perempuan usia 25 tahun datang ke klinik dokter dengan keluhan nyeri pada bahu kiri sejak 1
jam yang lalu setelah terjatuh di kamar mandi. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Status lokalis
deformitas (-), krepitasi (-),Tampak lengan kiri abduksi dan eksternal rotasi. Apa diagnosis yang tepat?

A. Dislokasi shoulder posterior -> Posisi lengan adduksi, internal rotasi

B. Frakur clavicula -> Harus fraktur (+)

C. Fraktur humerus -> Harus fraktur (+)

D. Dislokasi elbow -> Tidak tepat

E. Dislokasi shoulder anterior /geno humeral joint


6. A
Seorang laki-laki usia 60 tahun datang ke klinik dokter dengan keluhan sulit menelan. Pasien juga mengeluh batuk setelah makan dan pada

malam hari sewaktu tidur. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan radiolgi dengan kontras ditemukan:

Apa diagnosis yang tepat?

A. Diverticulum zenker (divertikel: penonjolan)

B. Akalasia

C. Webbed esofagus

D. Hernia diafragmatica

E. Atresia esofagus dengan fistel


7.B
Seorang laki-lakiusia 20 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada lengan kiri setelah melindungi kepala
pada pukulan. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan radiologi tampak fraktur proksimal ulna
disertai dislokasi kepitulum radius ke posterior. Apa diagnosis yang tepat menurut klasifikasi bado?

A. Fraktur monteggia type I -> Dislokasi ke anterior

B. Fraktur monteggia type II

C. Fraktur monteggia type III -> Dislokasi ke lateral

D. Fraktur monteggia type IV -> Dislokasi ke anterior disertai fraktur radius

E. Fraktur monteggia type V -> Gak ada


8. E
Seorang laki-laki usia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada bahu kiri post KLL. Pemeriksaan tanda vital
dalam batas normal. Pemeriksaan fisik terdapat penonjolan os clavicula, nyeri tekan (+). Pemeriksaan radiologi
tampak:

Apa tatalaksana awal yang tepat?

A. Rujuk -> Bukan talak awal

B. ORIF -> Bukan talak awal

C. Pasang gips -> Tidak tepat

D. Hemispica -> Pada fraktur femur/hip

E. Ransel verban
9.
• Seorang anak berusia 5 tahun diantar ibunya ke klinik dokter dengan
keluhan kesulitan dalam meminum ASI. Pemeriksaan fisik tampak
celah pada bibir atas, rongga mulut sampai langit-langit mulut kanan
dan kiri.
•Apa tatalaksana yang tepat pada pasien ini
a. Feeding plate
b. Labioplasty
c. Velopharyngoplasty
d. Palatoplasty
e. Orthodontic
9
10. CA CAPUT PANKREAS
Tatalaksana :

• Stage I dan II 🡪 Reseksi dan penambahan enzim

pankreas eksogen
• Stage III dan IV 🡪 pemasangan stent
11. E. Sequestrum dan involucrum pada tulang((Dx
osteomielitis kronik) .
12.
A. BERSIFAT HEMOLITIK
13.C. BENJOLAN DITUTUP DENGAN KASA STERIL
14.A
15.A
16. D. TENSION PNEUMOTHORAX
• Seorang laki-laki usia 20 tahun diantar ke UGD karena kecelakaan.
Pasien tampak sesak dan mengorok. Kesadaran somnolen, TD 90/60,
Nadi 100x/m, RR 30x/m. pemeriksaan fisik JVP meningkat,
pemeriksaan thorax tampak dada kanan tertinggal, suara nafas
menjauh, perkusi hipersonor. Diagnosa pada pasien ini adalah?
a. Hematothorax :
b. Open pneumothorax :
c. Simple pneumothorax
d. Tension pneumothorax
e. Tamponade jantung
Keywords :
• Pasien korban kecelakaan datang dengan sesak
• Tanda vital=(shock) TD 90/60 mmHg, Nadi 100x/m
• Pemeriksaan fisik JVP meningkat,
• Thorax: Gerak dada kanan tertinggal, suara nafas menjauh, perkusi
hipersonor
17. E. RUPTUR LIGAMEN KRUSIATUM
ANTERIOR
Seorang laki-laki usia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri lutut
sejak 30 menit lalu setelah berolahraga. Keluhan disertai bengkak pada
lutut. Pemeriksaan fisik kesadaran kompos mentis, TD 120/80mmHg,
Nadi 82x/m, RR 20x/m, suhu 37 C. oleh dokter di RS
tersebut dilakukan Lachman test (+). Apa diagnosis pada kasus tersebut?
a. Rupture meniscus lateral : varus test(+)
b. Rupture meniscus medial : valgus test (+)
c. Ruptur tendon Achilles : thompson test(+)
d. Ruptur ligamen krusiatum posterior : posterior
drawer test (+)
e. Ruptur ligamen krusiatum anterior
18
Hemoroid
Hemoroid Interna (ditutupi mukosa) → Pelebaran pleksus vena hemoroidalis
superior
• Derajat I : berdarah, tidak menonjol keluar anus
• Derajat II : berdarah, menonjol keluar anus, masuk spontan
• Derajat III : berdarah, menonjol keluar anus, masuk harus dibantu
• Derajat IV : tidak dapat dimasukkan
Hemoroid Eksterna (tertutup kulit) → Pelebaran dan penonjolan pleksus hemoroid
inferior
Terapi
• Derajat I-II : Non-operatif →Rendam duduk Kalium permanganat (1:10000)
→Debulking feses → Skleroterapi
• Derajat I-II + perdarahan : operatif
• Derajat III-IV : operatif → Rubber band, open surgery, stapler
19.
Wanita 25thn datang dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kanannya
terutama saat digerakan, sebelumnya pasien jatuh terpeleset dengan posisi
tangan kanan menopang badan. Pada pemeriksaan fisik pergelangan lengan
kanan pasien terdapat krepitasi, nyeri, deformitas serta angulasi ke arah dorsum
manus. Terlihat bentuk tangan pasien seperti garpu makan. Diagnosa pasien ini?
A. Fraktur Monteggia
B. Fraktur Colles
C. Fraktur Smith
D. Fraktur Galeazzi
E. Fraktur Supracondyler
20.
Seorang laki-laki usia 20 tahun diantar warga ke UGD post KLL. Pasien kesadaran
menurun dan tampak sesak. TD 90/60mmHg, nadi 110x/m, RR 28x/m. tampak jejas
pada dada kanan. Pemeriksaan fisik gerak dada kanan tertinggal, perkus redup dan
auskultasi suara nafas menurun. Setelah dilakukan penanganan pertama dan
pemasangan tube. Tampak perdarahan 1700 ml. Apa tatalaksana selanjutnya yang
paling tepat?
A. Pasang WSD → pada kasus ini sudah dilakukan pemasangan WSD
B. Needle thoracosintesis → pada tension pneumothoraks
C. Plester 3 sisi → pada open pneumothoraks
D. Thoracotomy
E. ABC → pada kasus ini sudah dilakukan penanganan pertama (primary survey)
HEMOTHORAKS
Adanya darah didalam kavum pleura
Gejala dan tanda klinis
• Post trauma
• Sesak nafas
• Bisa syok
• Dada yang sakit tertinggal
• Perkusi : redup
Pemeriksaan penunjang
Gambaran radioopaq pada paru yang sakit
21.
Tn. Tono 79thn datang ke IGD mengeluh sulit BAK sejak 6bulan terakhir. Setiap BAK
pancaran lemah dan harus mengedan dahulu. Sering kali malam hari terbangun
untuk berkemih. Pada pemeriksaan RT teraba prostat membesar bilateral dan
kenyal. Pasien diberikan obat Finasteride. Fungsi obat yang diberikan pada pasien?
→Susp. BPH Pasien diberikan obat Finasteride.
A. Menginhibisi enzim konverter testosteron menjadi dihidrotestosteron
B. Mempengaruhi otot polos pada traktus urinarius
C. Mengurangi laju filtrasi glomerulus
D. Menghambat aktivitas enzim ACE
E. Meningkatkan kapasitas total buli
Hiperplasia Prostat
Perubahan keseimbangan testosteron dan estrogen
Klinis :
Riwayat LUTS
Gejala Iritatif
• Frekuensi
• Nokturia : kencing malam hari
• Disuria : nyeri waktu berkemih
Gejala Obstruktif
• Hesistansi : harus mengejan dahulu
• Pancuran lemah
• Intermitensi : terputus - putus
Post Miksi
• Dribbling : masih menetes
• Rasa tidak puas
Pemeriksaan Fisik : Terapi
Rectal Touche • Pengobatan konservatif
• Pengambat adrenoreseptor alfa : alfazosin, prazosin, terazosin, tamsulosin →
• Simetris
Relaksasi otot polos prostat di leher buli, kapsul prostat dan uretra pars prostatika
• Nyeri (-) • 5 alfa reduktase inhibitor : finasteride, dutasteride → mengurangi ukuran
• Kenyal kelenjar prostat
Terapi
• Pengobatan konservatif
• Pengambat adrenoreseptor alfa : alfazosin, prazosin,
terazosin, tamsulosin
• Pembedahan *diawali dengan membebaskan pasien dari
retensi urin → kateter
22.
Wanita 15thn datang ke RS dengan keluhan benjolan pada wajahnya,
benjolan semakin membesar. Benjolan tidak nyeri, berukuran 3cm,
batas tegas, kistik dan terdapat bintik hitam diatasnya. Tatalaksana
pasien ini? DX : Ateroma cyst
A. Insisi
B. Eksisi → FAM
C. Ekstirpasi
D. Aspirasi → ganglion
E. Observasi
23.
Ny. A 30thn, terjatuh dari tangga, lutut bagian kiri sebagai tumpuan, saat ini
terasa nyeri pada tungkai dan bengkak dibawah lutut, selain itu pasien juga
merasa kesemutan dan nyeri bertambah parah meskipun hanya tersentuh
sedikit, warna tungkai terlihat lebih pucat dari sisi sebelah. Diagnosa pada
pasien ini?
A. Compertemen Syndrome
B. Hemartosis → sendi dipenuhi darah , bengkak dan merah
C. Dilokasi Patella
D. Fraktur Tertutup → krepitasi, tidak ada gejala 5P
E. Ruptur ACL → Anterior Drawer Test (+)
Compartemen Syndrome / Volkmann
Ishchemic Syndrome
Peningkatan tekanan intracompartement
• Terapi : • Sebelum 6 jam : Fasciotomy
Penyebab :
• Intrakompartemen :
fraktur
• Ekstrakompartemen :
pemasangan gips,
spalk
5P
Pain → undescribale pain, bengkak , keras
Pallor
Parestesia
Paralysis
Pulseless
24.
Seorang perempuan usia 40 tahun datang dengan keluhan nyeri pada
pangkal ibu jari disertai bengkak dan kemerahan. Pasien sehari-hari
melakukan kegiatan mencuci di rumah. Pada pemeriksaan fisik finkelstein
sign(+). Apa diagnosis yang paling tepat?
A. Carpal tunnel syndrome → Tinel test (+), phalen test (+)
B. Guyon canal syndrome → nyeri pada pergelangan tangan sis medial
C. Fraktur styloideus → bukan pilihan yang tepat
D. Dequervain tendosynovitis (khas ibu jari-> tendon ekstensor policis
brevis & abductor policis longus)
E. Fraktur digiti → bukan pilihan yang tepat
25. B. PERITONITIS SEKUNDER
Pasien perempuan bernama Ny. Listiawati Atmodilogo, berusia 55 tahun datang
dengan keluhan nyeri perut yang berlangsung terus-menerus sejak 1 jam SMRS.
Nyeri awalnyadirasakan di ulu hati dan kemudian menjalar ke seluruh perut. Pasien
memiliki riwayat menggunakan obat nyeri yang dikonsumsinya selama 10 tahun
untuk osteoarthritis. Diagnosis yang tepat adalah...
A. Peritonitis primer
B. Peritonitis sekunder
C. Peritonitis tersier
D. Ileus obstruktif
E. Ileus paralitik
26. E. Rubber band

Wanita 25thn datang dengan keluhan BAB berdarah, darah merah segar, pasien
mengaku terdapat benjolan yang keluar dari anus dan harus dimasukkan dengan
tangan setiap kali selesai BAB. Penanganan pada pasien ini adalah?
A. Rendam duduk → Tindakan non operatif untuk hemoroid gr I - II
B. Debulking feses → Tindakan non operatif untuk hemoroid gr I - II
C. Perawatan Hemoroid → Tindakan non operatif untuk hemoroid gr I - II
D. Skleroterapi → Tindakan non operatif untuk hemoroid gr I - II
E. Rubber band
Hemoroid
Hemoroid Interna (ditutupi mukosa) →
Pelebaran pleksus vena hemoroidalis superior
• Derajat I : berdarah, tidak menonjol keluar
anus
• Derajat II : berdarah, menonjol keluar anus,
masuk spontan
• Derajat III : berdarah, menonjol keluar anus,
masuk harus dibantu
• Derajat IV : tidak dapat dimasukkan
Hemoroid Eksterna (tertutup kulit) →
Pelebaran dan penonjolan pleksus hemoroid
inferior
27. E. Colok Dubur
Tn. Tono 79thn datang ke IGD mengeluh sulit BAK sejak 6bulan terakhir. Setiap BAK
pancaran lemah dan harus mengedan dahulu. Tidak ada nyeri saat BAK, tidak ada
darah. Sering kali malam hari terbangun untuk berkemih. Pemeriksaan selanjutnya
yang dilakukan pada pasien?
A. USG
B. BNO-IVP
C. X-ray
D. PSA → setelah di colok dubur, untuk memastika apakah Ca. prostat / BPH
E. Colok Dubur
28. E. Zona Perifer
Tn. Tono 79thn mengeluh BAK tidak lancar sejajk 6bulan terakhir. Setiap
BAK pancaran lemah dan harus mengedan dahulu. Sering kali malam hari
terbangun untuk berkemih. Pada pemeriksaan RT teraba prostat keras dan
berdungkul - dungkul. Dilakukan pemeriksaan PSA hasil 8mg/mL. Zona
anatomi yang berkaitan dengan penyakit pasien?
A. Zona Perifer
B. Zona Sentral
C. Zona Marginal
D. Zona Transisional → BPH
E. Zona Perifer
29. C. 5.000cc dalam 8 jam pertama
Seorang perempuan usia 20 tahun datang ke IGD dengan keluhan pasca
terkena air panas 3 jam yang lalu. Tampak luka bakar dengan luas 60%.
BB pasien 50 kg pasien direncanakan untuk diberikan terapi cairan.
Berapakah pemberian cairan yang tepat pada pasien ini?
a. 10.000cc dalam 8 jam pertama → bukan pilihan yang tepat
b. 6.000cc dalam 8 jam pertama → maksimal 50% jadi 5000 cc
c. 5.000cc dalam 8 jam pertama
d. 5.000cc dalam 6 jam pertama → harusnya 8 jam pertama
e. 6.000cc dalam 6 jam pertama → bukan pilihan yang tepat
30.
Seorang anak laki-laki usia 5 tahun dibawa orang tuanya ke puskesmas karena sulit kencing.
Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan fisik preputum sulit ditarik ke
belakanng, tidak ada anda-tanda infeksi. Apa tindakan selanjutnya yang paling tepat?

A. Sirkumsisi

B. Rujuk ke RS tipe A

C. Rujuk ke RS tipe B

D. Rujuk ke RS tipe C

E. Observasi
31.
Seorang perempuan diantar ke UGD post KLL 10 menit yang lalu. Pasien tampak kesadaran menurun dan
napas mengorok. Pemeriksaan fisik TD 80/60mmHg, Nadi 110x/m, 24x/m, suhu 37 C. Status lokalis tampak
luka terbuka aktif disertai deformitas pada femur sinistra. Oleh dokter sudah diamankan jalan napasnya.

Apa tindakan selanjutnya yang harus segera dilakukan?

A. Intubasi dan bebat tekan -> Airway clear

B. Bebat tekan dan bolus Kristaloid 2 liter

C. Trakeostomi dan resusitasi cairan -> Airway clear

D. Needle thoracosintesis -> Tidak ada tanda pneumothoraks

E. Jaw thrust dan pemberian cairan -> Airway clear


32.
Seorang anak 14thn datang ke IGD mengeluh nyeri BAK sejak 2minggu terakhir. Sering kali malam hari
terbangun untuk berkemih. Keluhan ini disertai dengan nyeri pinggang, pasien juga demam dan menggigil,
diketahui pasien belum disunat. Pem. Fisik : Nyeri ketok CVA (-), ujung penis tidak menggelembung.
Diagnosa pada pasien?

A. Phimosis -> Ujung penis menggembung

B. Balanopostitis -> Phimosis + iritasi kronis

C. Pielonefritis -> Nyeri ketok CVA (+), infeksi saluran kemih asendens

D. Sistitis

E. Uretritis -> biasanya disebabkan oleh infeksi gonore / C. trachomatis


33.
Seorang bayi usia 6 bulan di antar ke UGD karena sulit BAB. Bayi tampak menangis keras. Pemeriksaan
tanda vital dalam batas normal. Perut tampak distended. Pemeriksaan radiologi ditemukan gambaran
biji kopi. Apa tatalaksana awal pada pasien ini?

A. Dekompresi

B. Segera dilakuka operasi

C. Observasi

D. Dilakukan suction

E. Endotracheal tube
34. A. Malunion
Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada
lengan kiri post KLL 30 menit yang lalu. Pasien tampak sadar, pemeriksaan
tanda vital dalam batas normal. Status lokalis tampak deformitas regio
humerus sinistra, krepitasi (+), false movement (+). Apa komplikasi lanjut
pada pasien ini?
A. Malunion
B. Compartment syndrome → komplikasi dini
C. Syok hipovolemik → komplikasi segera
D. Emboli → komplikasi dini
E. Tetanus→ komplikasi dini
35. A. Biopsi PA
Wanita35thn datang dengan keluhan benjolan pada payudara kanan,
sehingga nampak payudara kanannya lebih besar dari kiri. Payudara kanan
dirasa bengkak, dan sering keluar cairan dari putting, benjolan teraba keras
dan tidak dapat digerkkan. Gold standart pemeriksaan pasien ini?
A. Biopsi PA
B. USG Mammae
C. Mammografi → u/ screening
D. Foto polos
E. MRI
36. C. Myeloskisis
Bayi laki-laki usia 2 hari dibawa ke UGD dengan keluhan lemas sejak
lahir. Tampak benjolan di punggung. Bayi lahir pervaginam di dukun.
Riwayat ANC disangkal. Pemeriksaan fisik didapatkan benjolan setinggi
L4-L5 tanpa terbungkus selaput. Apa diagnosis yang paling tepat?
a. Spina bifida occulta → tidak tepat
b. Myelomeningocele → tertutup selaput
c. Myeloskisis
d. Meningocele → tertutup selaput
e. Encphalocele → benjolan di kepala
37. B. Epididimo-orkitis
• Tn Abdul Rozak, seorang laki-laki berusia 23 tahun datang ke Poliklinik RS
Sejahtera dengan keluhan bengkak pada kantung dan buah zakar kanan.
Keluhan dirasakan sejak 2 hari yang lalu setelah mengangkat benda berat.
Keadaan umum pasien baik, pada pemeriksaan fisik didapatkan skrotum
dan testis kanan bengkak, kemerahan, dan nyeri. Nyeri berkurang jika
skrotum diangkat. Pasien diketahui menderita sakit kelenjar parotis 5 hari
yang lalu. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Torsio testis
B. Epididimo-orkitis
C. Tumor testis
D. Hernia inguinalis
E. Hidrokel
Epididimo orkitis
• Epididimo orkitis adalah inflamasi
akut yang terjadi pada testis dan
epididimis yang memiliki ciri yaitu
nyeri hebat dan terdapatnya
pembengkakan di daerah belakang
testis yang juga disertai skrotum
yang bengkak dan merah.
• Cara membedakan orchitis dengan
torsiotestis yaitu melalui Prehn
Sign yaitu membaikjika scrotum
yang sakit dinaikkan.
38. C. CEDERA KEPALA BERAT
Seorang laki-laki usia 40 tahun datang dibawa oleh warga ke IGD RS
setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Didapatkan pasien dalam
keadaan menurun dan mengorok. Saat diberi rangsangan nyeri pasien
tidak membuka mata, tampak pasien mengeluarkan kata- kata yang
tidak jelas dan lengan atas fleksi maksimal.
Apa diagnosis pasien diatas?
a. Cedera kepala ringan
• Cedera kepala ringan = GCS 13-15
b. Cedera kepala sedang • Cedera kepala sedang = GCS 9-12
c. Cedera kepala berat • Cedera kepala berat = GCS <9
d. Cedera kepala sangat berat
e. Cedera kepala sangat ringan
39. E. Kista ganglion
Seorang laki-laki usia 24 tahun datang ke klinik dokter dengan keluhan benjolan di
pergelangan tangan kanan sejak 2 minggu yang lalu. Riwayat 6 bulan yang lalu
keluhan yang sama tetapi sudah dioperasi, sekarang muncul lagi. Pemeriksaan tanda
vital dalam batas normal. Pemeriksaan fisik teraba benjolan kenyal, melekat pada
dasar, permukaan halus, nyeri tekan (-). Apa kemungkinan diagnosis yang tepat?
A. Lipoma → benjolan mobile, ada lobulasi
B. Ateroma → benjolan dengan punctat
C. Kista epidermoid → benjolan isi keratin
D. Kista dermoid → benjolan pada garis tengah tubuh, isi elemen kulit, rambut,
appendix dll
E. Kista ganglion
40. C. Ekstirpasi
Wanita 15thn datang ke RS dengan keluhan benjolan pada payudara,
teraba kenyal , mobile. Dilakukan pembedahan dan didapatkan massa
berwarna kuning. Dari pemeriksaan histologi ditemukan gambaran
signet ring cell. Tatalaksana pasien ini?
A. Insisi
B. Eksisi → FAM
C. Ekstirpasi
D. Aspirasi → ganglion
E. Observasi