Anda di halaman 1dari 15

Cost Volume

Profit
Relationships
Kelompok 5
ANITA (200901502025)
MUDHI’AH MUHDSAN (200901502015)
REZKY ZAHRA AMALIA S (200901502023)
NINDYAWATI HARIS (200901502019)
TENRI NUR HALIZA USWAT (200901502014)
ANDI KHAFIFAH KHAIRUN AL-ANSARI (200901502021)

2
Pengertian Cost Volume Proft
Relationships
Analisis biaya, volume, laba merupakan suatu alat yang sangat berguna
untuk perencanaan dan pengambilan keputusan. Karena analisis volume laba
(CVP) biaya keterkaitan antara biaya, kuantitas yang terjual, dan harga, semua
informasi keuangan perusahaan yang terkandung di dalamnya. 
Analisis biaya volume laba ( analisis biaya laba) merupakan alat yang
berguna untuk perencanaan dan pengambilan keputusan, khususnya jangka
pendek, karena analisis ini terkait dengan biaya, jumlah yang dijual, dan
harga. Analisis biaya volume laba juga dapat menjadi alat yang berharga untuk
mengidentifikasi luas dan besarnya masalah ekonomi yang dihadapi
perusahaan dan membantu menunjukkan secara tepat jawaban yang diperlukan.

3
Analisis biaya volume laba dapat diterapkan dalam banyak hal, di
antaranya ialah :

✘ Menentukan harga jual produk atau jasa.


✘ Memperkenalkan produk atau jasa baru.
✘ Mengganti peralatan.
✘ Memutuskan apakah produk atau jasa yang ada seharusnya dibuat di
dalam perusahaan atau dibeli dari luar perusahaan.
✘ melakukan analisis apa yang akan dilakukan, jika sesuatu dipilih
oleh manajemen.

4
Dalam mengambil keputusan, manajemen juga melihat lima elemen penting terkait
analisis biaya volume laba , yaitu:
✘ Harga produk adalah harga yang ditetapkan dalam suatu periode tertentu secara konstan.
✘ Volume atau tingkat aktivitas adalah besarnya produk yang dihasilkan dan direncanakan akan
dijual di suatu periode tertentu.
✘ Biaya variabel per unit adalah besarnya biaya produk yang dibebankan secara langsung pada
setiap unit barang yang diproduksi.
✘ Total biaya tetap adalah keseluruhan biaya periodik dalam suatu periode tertentu.
✘ Bauran volume produk yang dijual yaitu volume proporsi relatif produk-produk perusahaan
yang akan dijual.

5
MANFAAT ANALISIS COST VOLUME PROFIT

Dengan menggunakan analisis cost volume profit akan dapat diketahui berapa jumlah
penjualan impas agar perusahaan tidak mengalami kerugian maupun untung, untuk
mengetahui berapa jumlah penjualan yang harus di capai untuk mencapai target laba tertentu,
analisis cost volume profit juga dapat di gunakan untuk mengetahui seberapa besar penjualan
yang dapat membuat penurunan sebelum mengalami kerugian, serta dapat di gunakan untuk
menentukan kombinasi penjualan dari setiap jenis ukuran yang di produksi untuk mencapai
target laba yang telah di tempatkan.

6
MANFAAT ANALISIS COST VOLUME
PROFIT

Analisis CVP dapat membantu manajemen untuk mengetahui beberapa hal


penting, antara lain:
 Berapa jumlah unit yang harus dijual untuk mencapai titik impas
 Dampak pengurangan Biaya Tetap (Fixed Cost) terhadap titik impas
 Dampak kenaikan harga terhadap laba
 Berapa volume penjualan dan bauran produk yang dibutuhkan untuk mencapai
tingkat laba yang diharapkan dengan sumber daya yang dimiliki
 Tingkat sensitivitas harga atau biaya terhadap laba.

7
PENERAPAN ANALISIS CVP
Adapun penerapan analisis cost volume profit untuk pengambilan keputusan
manajemen antara lain  :
 Untuk menentukan jumlah penjualan minimal agar perusahaan tidak rugi atau
BEP.
 Untuk menentukan jumlah unit yang harus dijual agar perusahaan tidak rugi
atau BEP.
 Untuk menentukan unit yang harus dijual atau berapa jumlah penjualan agar
perusahaan mencapai target laba operasi yang diinginkan.
 Untuk menganalisis sensitivitas atas risiko ketidakpastian harga jual, market
dan biaya.
 Agar bisa memilih alternatif skenario kebijakan iklan, otomasi mesin pabrik,
menaikkan harga jual produk atau jasa, dan lain-lain, dengan pilihan skenario
yang dapat memberikan profit maksimal.

8
Contoh soal

PT. KEMBANG GULA memproduksi lolipop aneka rasa 1 kotak dijual


dengan harga $5,6
Informasi biaya variabel per1 kotak lollipop dalam
satuan dolar $

Gula merah 0,70 Bahan lainnya 0,34


Madu 0,35 Kotak kemasan 0,76
Pewarna 1,85 Komisi Penjualan 0,20

Biaya overhead tetap $32.300 per tahun. Biaya penjualan dan administrasi
tetap $12.500 per tahun.
Perusahaan menjual 35.000 kotak selama tahun lalu.

9
Saudara diminta untuk menghitung :
1. Contribusi Margin dan rasio Contribusi Margin per kotak permen.
2. Jumlah kotak yang harus dijual dan pendapatan pada titik impas ?
3. Laba bersih perusahaan tahun lalu.
Jawab: diketahui

Kotak yang
Biaya Overhead tetap $ 32.300 terjual 35.000
Biaya penjualan &
Adm tetap $ 12.500 Harga /kotak $ 5,6
Total
Total Biaya tetap $ 44.800 Penjualan $ 196.000

10
Biaya Variabel
Gula merah $ 0,70
Madu $ 0,35
Pewarna $ 1,85
Bahan Lainnya $ 0,34
Kotak $ 0,76
Komisi penjualan $ 0,20
Total Biaya Variabel /kotak $ 4,2

Kotak yang terjual 35.000


Harga Variabel /kotak $ 4,2
Total Biaya Variabel $ 147.000

11
Jawaban
NO.. 1
Contribusi Margin Total : Penjualan - Biaya Variabel total
Contribusi Margin Total : $ 196.000 - $ 147.000
Contribusi Margin Total : $ 49.000

Contribusi Margin/kotak : CM / Kotak yang terjual


Contribusi Margin/kotak : $ 49.000 / 35.000
Contribusi Margin/kotak : $ 1,40

Rasio CM/kotak : (Total Margin kontribusi / Total Penjualan)


Rasio CM/kotak :: $ 49.000 / $ 196.000
Rasio CM/kotak : 25%

12
NO. 2
Titik Impas dalam unit : Biaya Tetap / CM per unit
Titik Impas dalam unit : $ 44.800 / $ 1,40
Titik Impas dalam unit : $ 32.000

Titik Impas Penjualan : Biaya Tetap/Rasio CM


Titik Impas Penjualan : $ 44.800 / 25%
Titik Impas Penjualan : $ 179.200
* Jadi pada titik impas dengan jumlah kotak yg harus dijual adalah 32.000
kotak dengan pendapatan sebesar $ 179,200

13
NO. 3
Total Penjualan $ 196.000
Total Biaya Tetap $ (44.800)
Total Biaya Variabel $ (147.000)
Laba Bersih Tahun Lalu $ 4.200

14
Thanks