Anda di halaman 1dari 9

Persiapan pasien untuk

pemeriksaan penunjang

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 2


1. FITRANANDA NAPU
2. DHEA ANANDA MOKODONGAN
3. RISANDI UTINA
Pengertian Pemeriksaan
Penunjang

Pemeriksaan penunjang merupakan penelitian


perubahan yang timbul pada penyakit, perubahan
ini bisa berupa penyebab atau akibat.
Persiapan pasien untuk pemeriksaan penunjang
merupakan hal yang perlu kita lakukan untuk
mendapat pemeriksaan yang akurat, diagnosa yang
tepat dan pengobatan oleh dokter.
Tujuan Persiapan pasien untuk
Pemeriksaan Penunjang

Memastikan hasil pemeriksaan yang


didapat lebih akuratagar dapat
menentukan diagnosa dan
mendapatkan pengobatan penyakit
yang sesuai
Jenis Pemeriksaan
Penunjang

Pemeriksaan
Foto Rontgen
darah

Pemeriksaan CT Scan dan


urine MRI

EKG dan
USG Endoskopi
Persiapan Pasien untuk
Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan Darah
Jenis pemeriksaan penunjang yang
paling umum dilakukan.
Pemeriksaan ini dilakukan dengan
cara mengambil sampel darah
pasien untuk kemudian dianalisis
dilaboratorium.
Persiapan pasien yang umum dianjurkan :
1. Pasien harus puasa minimal selama 10 jam sebelum
pengamblan darah, kecuali untuk pemeriksaan glukosa
puasa minimal 8 jam.
2. Selama puasa, pasien tidak diperbolehkan makan dan
minum, kecuali air putih.
3. Hindari merokok, makan permen karet, alkohol.
4. Jang berpuasa lebih dari 14 jam
5. Jangan melakukan aktivitas berat seperti olahraga sebelum
pengambilan darah
6. Pengambilan darah sebaiknya dilakukan pagi hari, antara
pukul 07.00-09.00.
Alat pengambilan sampel darah

1. Kapas alkohol atau alkohol swab


2. Karet pembendung/torniket
3. Spuit sekali pakai umumnya 2,5 ml atau 5ml
4. Tabung penampung penampung yang berlebel
Cara pengambilan sampel darah
 Mengikat lengan dengan karet pembendung untuk
memperlambat aliran darah, sehingga pembuluh vena lebih
terlihat jelas.
 Membersihkan area pengambilan sampel dengan kapas
alkohol.
 Memasukan jarum suntik untuk pengambilan sampel darah.
 Lepaskan karet pembendung dan menekan bekas suntikan,
lalu menutupnya dengan plester.
 Masukan sampel darah yang diambil ke tabung khusus
untuk kemudian diperiksa dilaboratorium