Anda di halaman 1dari 28

MESIN PENGUPAS DAN PEMIPIL JAGUNG

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA

PENDAHULUAN
PENGUPAS DAN PEMIPIL
DESAIN 3D MESIN

Oleh:
JAGUNG

Kelompok 3

1. Dewi Allyvia Irwan Saputri


2. Aldiva Syawallad Akbar
3. Irham Nadhil Firdausi
4. Josia Hamonangan Agung

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI DAN REKAYASA SISTEM
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
PEMBAGIAN TUGAS

BAB 1 PENDAHULUAN (DEWI ALLYVIA IRWAN SAPUTRI 02111940000018)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA (DEWI ALLYVIA IRWAN SAPUTRI 02111940000018)

BAB III KONSEP DAN PERHITUNGAN


KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA

PENDAHULUAN
PENGUPAS DAN PEMIPIL

3.1 Konsep Perencanaan Mesin Pengupas dan Pemipil Jagung (Dewi Allyvia Irwan
DESAIN 3D MESIN

JAGUNG

Saputri 02111940000018)

3.2 Perencanaan Kapasitas Output Mesin Pengupas dan Pemipil Jagung (Dewi Allyvia

Irwan Saputri 02111940000018)

3.2.1 Perhitungan Pengupas (Dewi Allyvia Irwan Saputri 02111940000018)

3.2.2 Perhitungan Pemipil (Josia Hamonangan Agung 02111940000080)

3.2.3 Perhitungan Gear dan Poros (Irham Nadhil Firdausi )

DESAIN 3D MESIN PENGUPAS DAN PEMIPIL JAGUNG (ALDIVA SYAWALLAD AKBAR)


1. 1. LATAR
BELAKANG
Peranan mesin di kehidupan manusia di
zaman modern saat ini sangatlah banyak
dan terus berkembang. Di berbagai sektor
kehidupan manusia dapat kita jumpai
banyak pengaplikasian dari mesin. Baik dari
KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
sektor perekonomian, sosial, pariwisata,
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

Pembangunan pada sektor pertanian

PENDAHULUAN
dan sebagainya. Mesin sangatlah
DAN PEMIPIL JAGUNG

dapat ditingkatkan dengan


berdekatan dengan sektor industri, dimana memperbaiki kemampuan produksi
sektor ini sangatlah luas. para petani, salah satunya adalah
dengan membuat atau menyalurkan
mesin pengupas dan pemipil jagung.
Dengan hal ini, diharapkan kapasitas
produksi petani akan lebih
Sektor pertanian juga tidak kalah meningkat sehingga mampu
membutuhkan peranan mesin untuk dapat memenuhi permintaan pasar yang
menopang kebutuhan pangan bangsa besar serta kualitas hasil yang bagus.
Indonesia yang semakin hari semakin Kami merancang mesin pengupas
bertambah. Sektor pertanian memiliki dan pemipil jagung yang merupakan
sumber daya alam yang berlimpah di proses redesain dan penggabungan
Negara Indonesia, sehingga seharusnya dua mesin yang sudah ada, dengan
sektor ini dapat dimanfaatkan dan meningkatkan kapasitas produksi
dan efisiendi mesin yang lebih baik.
dikembangkan dengan lebih baik lagi.
1.2 TUJUAN PERENCANAAN MESIN

1. Mampu merancang mesin pengupas dan pemipil jagung dengan skala


KONSEP DAN PERHITUNGAN

home industry
TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

2. Mampu menganalisa dan menentukan gaya-gaya yang terjadi pada elemen


mesin dalam kontruksi mesin pengupas dan pemipil jagung
3. Dapat melakukan pemilihan elemen mesin, penggunaan bahan dasar pada
perencanaan mesin pengupas dan pemipil jagung
4. Memenuhi salah satu syarat kelulusan mata kuliah Perencanaan Elemen
Mesin pada Departemen Teknik Mesin, Institut Teknologi Sepuluh
Nopember Surabaya
1.3 BATASAN MASALAH

1. Prinsip kerja dari mesin pengupas dan pemipil jagung


KONSEP DAN PERHITUNGAN

2. Perencanaan komponen-komponen mesin pengupas dan pemipil jagung,


TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

seperti silinder pengupas, silinder pemipil, poros, pulley, sabuk, gear box,
pasak, bearing, dan lainnya
2.1. Jagung dan Pemanfaatannya
Jagung (Zea mays L.) merupakan tanaman pangan penting kedua setelah padi dan terdapat
hampir di seluruh kepulauan Indonesia. Jagung dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran
tinggi (ketinggian 0 – 1300 m dpl), di daerah beriklim sedang dan daerah beriklim tropis basah.
Di Indonesia pemanfaatan jagung untuk industri kecil sudah cukup banyak diantaranya industri
beras jagung, mie jagung, makaroni, kerupuk jagung, tepung jagung, susu jagung, marning,
brondong jagung, chiki, keripik, jagung goreng, dll.
KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

2.2. Mesin Perontok


Mesin perontok merupakan mesin pertanian yang digunakan
untuk merontokkan biji-bijian dari tangkainya. Mesin ini
ditemukan pertama kali pada tahun 1786 oleh Andrew Meike.
Di Indonesia mesin ini banyak diproduksi untuk membantu
petani dalam sektor pertanian terutama untuk merontokkan
padi. Dengan kapasitasnya masih rendah agar mampu
dijangkau para petani kecil dari segi biaya. Seiring dengan
perkembangan zaman, mesin perontok mulai dikembangkan
untuk bisa bekerja di komoditas lainnya salah satu contohnya
Gambar 2. 1 Mesin perontok padi
adalah jagung
2.3. Roda gigi
Suatu komponen elemen mesin yang berfungsi
sebagai penerus daya dan pengubah kecepatan
putaran dari dua buah poros yang dihubungkan
adalah roda gigi. Roda gigi lurus digunakan untuk
mentransmisikan daya dan gerak dari dua poros
KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
yang sejajar (parallel) seperti terlihat pada Gambar
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

2.2. Gambar 2. 2 Rangkaian roda gigi lurus dengan gigi


eksternal

Dalam rangkaian roda gigi lurus terdapat roda gigi penggerak


PINION
pitch line

line of action (pinion) pada poros yang memberikan daya (input) dan roda
base circle
tooth profile

gigi yang digerakkan (gear) pada poros yang akan diberikan


pressure
angle
d istan ce (c)
cen ter of

daya (output). Circular pitch yaitu jarak gigi pada roda gigi
cic ular tooth
thicne ss (t)

base line circle

lurus didefinisikan sebagai jarak gigi yang diukur pada pitch


too th thicne ss
cho rde l

GEAR
circle, yaitu jarak satu titik pada gigi sampai titik pada gigi
berikutnya pada kedudukan yang sama. Diametral pitch
didefinisikan sebagai jumlah gigi pada roda gigi dibagi
Gambar 2. 3 Geometric dasar dan ukuran
dari roda gigi lurus eksternal dengan diameter pitch circlenya
2.4. Poros
Poros adalah bagian yang berputar untuk mentransmisikan daya. Poros juga harus dianalisa
kekuatannya karena poros juga menerima gaya dari torsi sebagai akibat putaran dan beban yang
diberikan ataupun dihasilkan. Oleh karena itu penting sekali dilakukan penggambaran tegangan
geser dan diagram momen untuk mengetahui titik pada sepanjang poros dimana terjadi momen
maksimum.
KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

2.5. Belt dan Pully


Sabuk adalah elemen mesin yang dipakai untuk memindahkan daya antara dua poros yang
sejajar. Poros-poros tersebut harus terpisah pada suatu jarak minimum tertentu, yang
tergantung pada jenis pemakaian sabuk, agar dapat bekerja secara efisien. Salah satu jenis
sabuk adalah sabuk V yang kami pilih pada perencanaan mesin pengupas dan pemipil jagung.
2.6.1 Sabuk V
Sabuk V terbuat dari kain dan benang, biasanya katun rayon atau nilon dan diresapi karet.
Sabuk ini mempunyai bentuk dengan menyerupai huruf V.

2.6.2 Perencanaan Belt dan Pulley


Efisiensi sabuk V pada umumnya berkisar antara 70-90 %, sedangkan sabuk yang dipilih secara
KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
tepat mempunyai efisien 90-95 % (J.E. Shigley,1995).
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

• Menentukan diameter puli dalam • Kecepatan sabuk,


d p n1
Dp 
n2

dengan; dengan;
Dp = diameter puli digerakkan (mm) V = kecepatan putaran sabuk ( m/s )
dp = diameter puli penggerak (mm) n = putaran puli penggerak (rpm)
n1 = putaran puli penggerak (rpm) d = diameter puli penggerak (mm)
n2 = putaran puli yang direncanakan (mm)
3.1 KONSEP PERENCANAAN MESIN PENGUPAS DAN PEMIPIL JAGUNG
Kami merancang penggabungan mesin perontok biji jagung atau biasa disebut dengan
mesin pemipil jagung dengan rancangan mesin pengupas kulit jagung. Penggabungan dua
mesin tersebut akan membuat produksi semakin cepat dan efisien. Sama seperti mesin
perontok lainnya, konsep dari mesin pengupas dan pemipil yang kami buat memiliki
konsep kerja yang mirip. Prinsip kerja mesin pengupas dan pemipil jagung ini adalah
terjadi pemisahan bagian jagung dari bagian lainnya akibat perputaran diantara bongkol
jagung dengan silinder pengupas atau pemipil yang berkedudukan secara dinamis di
masing-masing mesinnya.Kami merancang mesin pengupas dan pemipil jagung ini dengan

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
kapasitas mencapai 300 kg/jam dan memanfaatkan motor penggerak dari Honda GX160
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
dengan tenaga sebesar 5,5 HP sebagai sumber tenaga dari mesin pengupas dan pemipil
DAN PEMIPIL JAGUNG

jagung.

Gambar 3. 1
Desain mesin pengupas dan
pemipil jagung tampak samping
Gambar 3. 2
Desain mesin pengupas dan pemipil
jagung tampak depan dan belakang
Dalam perencanaan mesin ini digunakan beberapa komponen permesinan yang berfungsi
sebagai media pemindah daya dan penahan gaya-gaya yang ditimbulkan pada mekanisme
yang ada. Beberapa komponen tersebut adalah sebagai berikut :
• Gear box
• Poros dan pasak
• Satu set pulley
• Silinder pengupas dan silinder pemipil
• Rangka mesin

3.2 PERENCANAAN KAPASITAS OUTPUT MESIN PENGUPAS DAN PEMIPIL JAGUNG

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

Berikut ini adalah data jagung yang akan kami gunakan untuk perhitungan dalam perencanaan
mesin pengupas dan pemipil jagung.
TIPE JAGUNG BERAT PANJANG DIAMETER VOLUME
Jagung berkelobot 310 gram 24 cm 5,5 cm Vjagung = π x 24 cm x (5,5 cm/2)2
= 569,91 cm3
= 0,056991 m3
Jagung tanpa 221,67 gram 20 cm 5 cm Vjagung bersih = π x 20 cm x (5 cm/2)2
kelobot/bersih = 392,5 cm3
Bonggol jagung 100 gram 20 cm 4 cm Vbonggol = π x 20 cm x (4 cm/2)2
= 251,2 cm3
Biji jagung 121,67 gram     Vbiji= Vjagung bersih - Vbonggol
= 392,5 – 251,2 = 141,3 cm3
Kulit jagung 88,33 gram      
• Data yang diketahui
1. Berat jagung berkelobot = 310 gram = 0,31 kg
2. Massa jenis jagung = 5,43945 kg/cm3
3. Berat kulit jagung = 0,08833 kg
4. Massa jenis kulit jagung = 0,0004978 kg/cm3
5. Jumlah sabuk direncanakan = 1 buah
6. Jumlah pulley direncanakan 2 buah
7. Motor penggerak = 1 unit
8. Kapasitas mesin pengupas 300 kg/jam = 5000 gram/menit
9. Jumlah gigi pengupas/asumsikan ulir sebagai gigi pengupas (n) = 8 pada satu silinder
10. Hasil kulit jagung terkupas (tk) = 4 kulit

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

3.2.1 PERHITUNGAN PENGUPAS


• Jumlah putaran untuk satu buah jagung terkupas dalam mesin pengupas
Konsep :
– Jagung terdapat 4 lapisan kulit (bagian atas dan bagian bawah)
– Asumsi kami adalah jagung akan terkupas satu kulit saat melawati 2 ulir. Sehingga
pada ulir ke-8, jagung sudah habis terkupas
– Satu bagian kulit terkupas dengan 2 putaran
– 4 lapisan kulit terkupas habis dengan 8-10 putaran
• Berat kulit jagung yang terkupas (kg/menit)

 
• Putaran mesin pengupas

Dibulatkan ke 600 rpm

• Perhitungan Gaya Pengupas


Gaya pengupas dapat diketahui dengan rumus berikut:

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
Dimana nilai Cd diambil dari tabel berikut
DAN PEMIPIL JAGUNG

Sehingga didapatkan nilai Cd = 1,20


dan nilai massa jenis (dari
perhitungan sebelumnya) sebesar
0,0004978 kg/cm3
• Perhitungan Kecepatan pengupas
Diameter silinder pengupas direncanakan = 70 mm = 0,07 m
(input gambar silinder pengupas)

• Penghitungan luas permukaan pengupas

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

Luas pengupas (A) yang menabrak jagung berbentuk selimut dari silinder dengan

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

panjang (p) = 51 cm = 0,51 m dan dengan diameter (d) = 7 mm = 0,07 m

Sehingga nilai gaya drag dari pengupasnya dapat dihitung sebagai berikut:
• Perhitungan Silinder Pengupas

PERHITUNGAN SILINDER PENGUPAS

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

1. Volume tabung/silinder pengupas

2. Massa silinder pengupas


Massa = Vp .  (material yang dipakai 1060 Alloy (Alumunium)
Massa = . 2700 kg/m3
Massa = 5,2966 kg
 
Massa = Vp .  (material yang dipakai 1060 Alloy (Alumunium)
Massa = . 2700 kg/m3
Massa = 0,30 kg
 
3. Total Silinder pengupas (1 buah)
Massa total = 5,2966 kg + 0,30 kg = 5,5966 kg
PERHITUNGAN TORSI PENGUPAS
– Momen inersia silinder pengupas
Momen inersia dari silinder pengupas dicari dengan rumus

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

– Percepatan sudut, dengan = 5 detik


Sehingga dapat dihitung untuk torsi pengupas adalah sebagai berikut:
PERHITUNGAN DAYA PENGUPAS
– Daya karena momen inersia

Karena ada 4 buah silinder pengupas dengan dimensi yang sama,


maka daya total dari semua silindernya adalah x 4 = 2,48 HP
 
– Daya untuk mengupas

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

 
– Daya total yang dibutuh sebesar
Ptotal = P1 + P2
Ptotal = + = 2,48038487 HP = 2,48 HP
MOTOR PENGGERAK
Motor penggerak yang digunakan untuk mesin ini (pengupas dan pemipil) direncanakan
memiliki spesifikasi sebagai berikut:

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG
• Tegangan pada belt (ini masih bingung yg tegangan nolnya)

• Jumlah sabuk yang dipakai

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
Sehingga dari perhitungan diatas didapatkan jumlah belt yang dibutuhkan 2 belt dalam satu
DAN PEMIPIL JAGUNG

pulley.  

• Tegangan maksimal yang ditimbulkan ()


Diketahui :
Bahan belt dari Solid Woven Cotton

Nilai modulus elastisitas ()


Tegangan maksimal yang ditimbulkan pada pasangan pulley 1 dan 2 dapat diketahui:

• Menghitung gaya keliling rata rata (Frate)


PERENCANAAN PULLEY
• Diameter Pulley yang digerakkan (pulley 2)
Untuk mencari diameter pulley yang digerakkan (pulley 2) dapat menggunakan rumus sebagai
berikut:

• Dimensi pulley B

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

• Lebar pulley (face width)

• Kecepatan keliling pulley


Pulley 1

Pulley 2
• Panjang belt (L)
Dengan trial error C didefinisikan bernilai 600

Ukuran 2850 mm tidak ada dalam tabel, sehingga dipilih ukuran yang mendekati di atas adalah ukuran 2800
mm.
 
• Jarak sabuk poros v belt (b)

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

Sehingga didapatkan ukuran C sebagai berikut:

 
• Sudut kontak antara belt dan pulley

• Gaya Tarik belt pada sisi kendor dan kencang


Fe dapat di rumuskan juga sebagai berikut:
• Perhitungan pulley driven
1. Volume lingkaran pulley driven

 
2. Perhitungan massa pulley driven
Bahan pulley yang dipilih adalah Alumunium

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

 
• Perhitungan pulley driver

 
• Gaya yang bekerja pada poros
FR =
=
F0 =
F1 =
F2 =

• Perhitungan gaya tangensial


3.2.3 PERHITUNGAN GEAR DAN DAN POROS
PERHITUNGAN GEAR
Berdasarkan Catalog, untuk pitch diameter dari tiap gear yang akan digunakan yaitu seperti
berikut:
Pada 12 teeth, pitch diameter = 1,5 inch = 3,81 cm
Pada 14 teeth, pitch diameter =1,75 inch = 4,44 cm
Pada 28 teeth, pitch diameter = 3,5 inch = 8,89 cm
Pada 36 teeth, pitch diameter = 4,5  inch = 11,43 cm

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
TORSI PADA MASING-MASING SHAFT (POROS)
DAN PEMIPIL JAGUNG

1. Torsi yang dihasilkan motor (shaft 1)

2. Torsi yang menghubungkan gear pada tingkat 1 dengan tingkat 2 (shaft 2)

3. Torsi yang dibutuhkan mesin (shaft 3)

GAYA PADA GEAR


4. 12 Gigi
Diameter gear () = 1,5 inch = 3,81 cm
Tebal gigi (b) = 1,25 inch = 3,175 cm
Pressure Angle (α) = 14,5°
• Volume roda gigi

• Massa roda gigi

• Gaya berat roda gigi


 
• Gaya Tangensial Gear

• Gaya radial gear

KONSEP DAN PERHITUNGAN


 

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
• Gaya Dinamis pada Gear
DAN PEMIPIL JAGUNG

 
2. 36 Gigi
⁻ Diameter gear () = 4,5 inch = 11,43 cm
⁻ Tebal gigi (b) = 1,25 inch= 3,175 cm
⁻ Pressure Angle (α) = 14,5°

•  Volume roda gigi


• Gaya Tangensial Gear
• Massa roda gigi • Gaya radial gear
• Gaya berat roda gigi
 
 
3. 14 Gigi 4. 28 Gigi

Diameter gear () = 1,75 inch = 4,44 cm Diameter gear () = 3,5 inch = 8,89 cm

Tebal gigi (b)= 1,25 inch = 3,175 cm Tebal gigi (b) = 1,25 inch = 3,175 cm

Pressure Angle (α) = 14,5° Pressure Angle (α) = 14,5°

   

• Volume roda gigi • Volume roda gigi

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
• Massa roda gigi
DAN PEMIPIL JAGUNG

• Massa roda gigi


atau atau

• Gaya berat roda gigi • Gaya berat roda gigi

• Gaya Tangensial Gear • Gaya Tangensial Gear

• Gaya radial gear • Gaya radial gear

• Gaya Dinamis pada Gear • Kecepatan keliling


atau

   
PERENCANAAN POROS

Poros 1
Diameter minimal untuk poros 1 adalah 13,5 mm.

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA
DESAIN 3D MESIN PENGUPAS

PENDAHULUAN
DAN PEMIPIL JAGUNG

Poros 2
Diameter minimal untuk poros 2 adalah 14,7 mm

Poros 1
Diameter minimal untuk poros 3 adalah 20 mm.
 
DESAIN PENGUPAS DAN PEMIPIL JAGUNG
DESAIN MESIN PENGUPAS DAN PEMIPIL JAGUNG

DESAIN 3D MESIN PENGUPAS


DAN PEMIPIL JAGUNG

KONSEP DAN PERHITUNGAN

TINJAUAN PUSTAKA

PENDAHULUAN