Anda di halaman 1dari 22

DETEKSI DINI GIZI BURUK

PENCEGAHAN DAN TATALAKSANA DI


KELUARGA DAN MASYARAKAT
PENDAHULUAN
• Kurang gizi, hambatan tumbuh kembang, malnutrisi dan stunted 
Yang berdampak jangka pendek dan jangka panjang.
• Di Periode 1000 HPK terjadi pertumbuhan sangat cepat, baik fisik
maupun otak. Yang sebagian besar disebabkan karena faktor nutrisi
sehingga sering terjadi banyak masalah.
PENGUKURAN
Mid upper arm circumference

Anak kurus perut besar, liver besar  BB/U normal,


padahal kurus  Gunakan MUAC
KURVA PERTUMBUHAN
• Merupakan hal penting
• Menggambarkan pertumbuhan, tidak sekedar status gizi
• Rujuk saat 2 bulan anak tidak mengalami pertumbuhan,
lila < 12,5 cm
• Tumbuh  kenaikan BB sesuai grafik pertumbuhan
KMS
BAGAIMANA TATA
LAKSANANYA ??
Intervensi
Sebelum Kehamilan Saat Hamil Newborn Bayi
0-6 Bulan 6-24 Bulan
• Kesehatan Remaja • Suplementasi • Penundaan • Promosi breastfeeding
dan Nutrisi Pra mikronutrien pemotongan Tali • Promosi MPASI adekuat
Konsepsi Pusat •
• Iodisasi Garam Suplementasi Zinc
• Cegah malnutrisi • IMD • Zinc saat diare
dan defisiensi • Suplementasi • Vitamin K • Fortifikasi Vitamin A
micronutrient Calcium
• RS saying bayi • Iodisasi garam
• Cegah hipertensi • Kurangi • ASI eksklusif • Cuci tangan
• Perencanaan konsumsi
• Tx Gizi Buruk Akut
Keluarga tembakau
• Suplementasi besi
• Edukasi dan dukungan MPASI
• Malaria  kelambu

Management Severe Malnutrition

Stimulasi
Klasifikasi Penanganan Gizi Buruk Menurut Umur &
BB
< 6 bulan:
• nutrisi berupa ASI, F75 atau susu formula
• Relaktasi
• Jika F100 mau diberikan, diencerkan dengan air
sebanyak 30 ml untuk setiap 100 ml F 100

Menurut umur
BB < 7 kg
• Stabilisasi: F75 130 ml/kgBB/hari dibagi 12x
• Rehabilitasi: F100/ RUTF, energi 200 kal/kgBB/hari.
Target minimal kenaikan BB 5 gram/kgBB/hari
≥ 6
bulan BB ≥ 7 Kg
• Diberi diet dengan Energi 200 kal/kgBB/hari
• 2/3 bagian berupa F100/ RUTF
• 1/3 bagian dari makanan keluarga
WHO. Updates on the management of severe acute malnutrition. 2013.
Karakteristik Diet Anak dengan Gizi Kurang /
Moderate Malnutrition
•Tinggi mikronutrien, terutama mikronutrien tipe II
•Kandungan energi tinggi
•Kandungan lemak adekuat
•Kandungan asam lemak cukup, terutama n-3/ n-6 PUFA
•Mengandung lauk hewani
•Rendah kandungan antinutrien
•Berisiko rendah terjadi kontaminasi
•Rasa dan tekstur bias diterima
•Dapat diterima budaya setempat
•Mudah menyiapkan
•Terjangkau dan mudah penyediaannya
Michaelson KF, 2009
Standar Emas Makanan Bayi ++

1. ASI Eksklusif sampai usia 6 bulan


2. MP ASI mulai 6 bulan
3. Teruskan ASI sampai 2 tahun atau lebih
4. Stimulasi (Psikososial) dan
Suplementasi/Fortifikasi/Bantuan Makan
5. Growth Monitoring and promotion

Modifikasi dari Tiwari, Indian Journal of Pediatric 2016


Stunted Tumbuh Kembang

MPASI tidak adekuat ASI

Kualitas Makanan 1. Tidak IMD


1. Kurang Mikronutrien 2. Tidak Rawat Gabung
2. Kurang Sumber Hewani 3. Ibu Bekerja
3. Kurang Diversifikasi 4. Jarang disusui
4. Kebayakan Antinutrien 5. Diberi Prelactal feeding dengan botol
5. Kurang Lemak 6. Disapih terlalu cepat
6. Terlalu Jarang 7. Diberi susu atau makanan pengganti
7. Terlalu Sedikit ASI
8. Terlalu Hambar
Strategi Pemberian MPASI

Tepat Waktu Adekuat

Aman & Diberikan


Higienis secara
Responsif
STRATEGI PEMBERIAN MPASI
Kesimpulan
• Pada 1000 HPK terjadi pertumbuhan cepat fisik dan otak akibat faktor
makanan dan penyakit (feeding and disease), yang dapat mengganggu
tumbuh kembang anak sampai dewasa.
• Pemantauan pertumbuhan yang baik (plotting kurva KMS), mengenali dan
intervensi hambatan pertumbuhan merupakan upaya deteksi dini gizi
buruk
• Pemberian makan yang benar dan pencegahan infeksi akan mencegah
hambatan pertumbuhan dan gizi buruk
WHERE THERE IS A WILL
THERE IS A WAY
BERSAMA BALKESMAS WILAYAH AMBARAWA