Anda di halaman 1dari 5

PILAr 3:

Pilar Penanganan kejadian

DIMENSI RESPONS, yakni pendekatan


terkoordinasi untuk melakukan
investigasi atas indikasi perilaku koruptif
Ukuran keefektifan yang terdeteksi dan tindakan korektif
pengelolaan risiko yang dapat mencakup sanksi,
korupsi ditinjau dari pemulihan kerugian, dan perbaikan
konsistensi penggunaan pengendalian.
kapabilitas dalam DIMENSI KEJADIAN, yakni peristiwa
penerapan strategi negatif bermuatan korupsi yang
pencegahan diperhitungkan sebagai indikator
inefektivitas pengelolaan risiko korupsi.
Informasinya diperoleh dari penilaian
atas dokumentasi temuan audit
internal/eksternal, aktivitas APH,
termasuk pemberitaan di media massa.
11. INVESTIGASI
Mengukur bekerjanya
ATRIBUT KUALITAS INDIKATOR
prinsip respon. Indikaitor
ini mencakup semua
langkah tindak lanjut atas 1. Indikasi korupsi yg terdeteksi direspons
indikasi korupsi yang segera
terdeteksi, mulai dari
sebatas klarifikasi hingga 2. Penunjukan orang/tim yang bertugas
audit investigatif. Ukuran melakukan investigasi telah memperhatikan
efektivitas ditunjukkan kompetensi.
oleh kualitas respon
terhadap semua bentuk
3. Aspek independensi diperhitungkan dalam
indikasi korupsi yang
terdeteksi. melakukan langkah investigasi (konflik
kepentingan tidak dibiarkan)
12. Tindakan korektif
Mengukur bekerjanya
prinsip respons Indikaitor ATRIBUT KUALITAS INDIKATOR
ini mencakup semua
langkah tindak lanjut atas 1. Upaya pemulihan kerugian akibat korupsi
indikasi korupsi yang
dijadikan prioritas untuk dilakukan
terdeteksi, mulai dari
sebatas klarifikasi hingga
audit investigatif. Ukuran 2. Penegakan sanksi kepada pelaku korupsi
efektivitas ditunjukkan dilakukan secara konsisten
oleh kualitas respon
terhadap semua bentuk 3. Hasil investigasi selalu diikuti aksi
indikasi korupsi yang perbaikan pengendalian
terdeteksi.
13. Peristiwa korupsi
Semua peristiwa yang
bermuatan korupsi ATRIBUT KUALITAS INDIKATOR
menjadi bagian indikator
inefektivitas pengelolaan Terdapat peristiwa yang
risiko korupsi. Meski
ketiadaan peristiwa berindikasi korupsi yang
korupsi yang terungkap melibatkan pejabat dalam satu
tidak serta merta menjadi
bukti pengelolaan risiko tahun terakhir berdasarkan
korupsi efektif, tetapi analisis atas:
terungkapnya korupsi - Aktivitas APH
dari hasil temuan auditor - Temuan BPK
atau aktivitas APH - Temuan APIP
menjadi faktor koreksi
EPK.