Anda di halaman 1dari 22

Peranan Sistem Respirasi

Respirasi : pertukaran gas O dan CO Keseimbangan asam basa Keseimbangan cairan Keseimbangan suhu tubuh Membantu venous return darah ke atrium kanan selama fase inspirasi  Endokrin : keseimbangan bahan vaso aktif, histamine, serotonin, ECF dan angiotensin  Perlindungan terhadap infeksi: makrofag yang akan membunuh bakteri
    

Gangguan Ventilasi Dan Difusi Sistem Pernafasan


A. Ventilasi

Ventilasi adalah proses masuk dan keluarnya udara dari dalam paru. Gangguan Ventilasi 1. Restriksi : gangguan pengembangan paru oleh sebab apapun 2. Obstruksi : gangguan saluran napas

CONTINUE .
DIfusi Difusi adalah peristiwa pertukaran gas antara alveolus dan pembuluh darah Kelainan difusi Untuk berdifusi O2 harus melewati :  Dinding alveolus  Jaringan interstisial  Endotel kapiler  Plasma  Dinding eritrosit  Kelainan pada salah satu atau lebih sekat  pemisah proses difusi terhambat

Penyakit Pernafasan Obstruksi Dan Restriktif


Penyakit Paru Obstruktif  Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOM = COPD) Penyakit paru obstruktif kronik merupakan suatu istilah untuk sekelompok penyakit paru yang berlangsung lama dan ditandai oleh peningkatan resistensi terhadap aliran udara. Tiga jenis penyakit yang termasuk COPD adalah ; Bronkitis kronik, emfisema paru, dan asthma bronkiale.

Asma
 Ashma Bronkiale

Asma merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan hipersensitivitas bronkus terhadap berbagai jenis rangsangan, sehingga akibatnya terjadi penyempitan saluran udara (bronkospasme) yang bersifat reversibel, udema mukosa dan hipersekresi mukus yang kental.
 Asma dapat dibagi menjadi 3 kategori ;

1. asma alergika / asma ekstrinsik jelas disebabkan oleh alergen (zat / bahan yang dapat menyebabkan alergi), misal : makanan tertentu (susu, coklat), debu, bulu binatang, serbuk sari. Biasanya dimulai sejak anak-anak pada seorang anggota keluarga dengan riwayat penyakit alergi, misal ; eksema, dermatitis, atau asma itu sendiri.

CONTINUE .
 Asma intrinsik / asma idiopatik

Tidak ada faktor penyebab yang jelas. Faktor non spesifik sperti antara lain ; masuk angin (pilek), emosi, aktivitas fisik, dapat merangsang serangan asma jenis ini.  Asma campuran Merupakan bentuk asma yang menyerang kebanyakan pasien dan terdiri dari komponen ekstrinsik dan intrinsik.

Patofisologi Asma
Asma ditandai dengan kontraksi spastic dari otot polos bronkhiolus yang menyebabkan sukar bernafas. Penyebab yang umum adalah hipersensitivitas bronkhioulus terhadap bendabenda asing di udara

Manifestasi Klinik
Biasanya pada penderita yang sedang bebas serangan tidak ditemukan gejala klinis, tapi pada saat serangan penderita tampak bernafas cepat dan dalam, gelisah, duduk dengan menyangga ke depan, serta tanpa otot-otot bantu pernafasan bekerja dengan keras

Penatalaksanaan
1. Menghilangkan obstruksi jalan nafas dengan segara. 2. Mengenal dan menghindari fakto-faktor yang dapat mencetuskan serangan asma 3. Memberikan penerangan kepada penderita ataupun keluarganya mengenai penyakit asma, baik pengobatannya maupun tentang perjalanan penyakitnya sehingga penderita mengerti tujuan penngobatan yang diberikan dan bekerjasama dengan dokter atau perawat yang merawatnnya

Continue ..
1. Pengobatan non farmakologik:  Memberikan penyuluhan  Menghindari faktor pencetus  Pemberian cairan  Fisiotherapy  Beri O2 bila perlu. 2. Pengobatan farmakologik :  Bronkodilator : obat yang melebarkan saluran nafas. Terbagi dalam 2 golongan :  a. Simpatomimetik/ andrenergik (Adrenalin dan efedrin)  Nama obat :  - Orsiprenalin (Alupent)  - Fenoterol (berotec)  - Terbutalin (bricasma)

Bronkitis Kronik
Bronkitis kronik merupakan suatu gangguan klinik yang ditandai oleh pembentukan mukus berlebihan dalam bronkus dan dimanifestasikan sebagai batuk kronik dan pembentukan sputum selama minimal 3 bulan dalam setahun, untuk paling sedikit 2 tahun berturut-turut.

Patofisiologi

Penemuan patologis dari bronchitis adalah hipertropi dari kelenjar mukosa bronchus dan peningkatan sejumlah sel goblet disertai dengan infiltrasi sel radang dan ini mengakibatkan gejala khas yaitu batuk produktif

Manifestasi klinis
 Keluhan

Batuk, mulai dengan batuk batuk pagi hari, dan makin lama batuk makin berat, timbul siang hari maupun malam hari, penderita terganggu tidurnya

Emfisema Paru
Emfisema paru merupakan suatu perubahan anatomis parenkim paru yang ditandai dengan pembesaran alveolus dan duktus alveolaris dan kerusakan dinding alveoler

Penyakit Paru Restriktif


Penyakit pernafasan restriktif merupakan suatu penyakit yang disebabkan adanya hambatan pada paru untuk mengembang karena suatu hal yang menyebabkan gerakan paru terhambat.Terdapat sejumlah penyakit yang menimbulkan restriktif pulmoner

Penyakit Kardiovaskuler dan ParuParu


Penyakit pada paru-paru  Asma  Tubercolosis (TBC)  Bronkitis  Pneumonia  Empisema  Kanker paru-paru

Continue
Penyakit pada kaardiovaskuler  Penyakit jantung koroner  Penyakit serebrovaskular  Penyakit vaskular perifer

Kegagalan Pernafasan
Kegagalan pernafasan adalah pertukaran gas yang tidak adekuat sehingga terjadi hipoksia, hiperkapnia (peningkatan konsentrasi karbon dioksida arteri), dan asidosis

PENYEBAB GAGAL NAFAS


 Penyebab sentral
Trauma kepala : contusio cerebri Radang otak : encephalitis Gangguan vaskuler : perdarahan otak , infark otak Obat-obatan : narkotika, anestesi

 Penyebab perifer
Kelainan neuromuskuler : GBS, tetanus, trauma cervical, muscle relaxans Kelainan jalan nafas : obstruksi jalan nafas, asma bronchiale Kelainan di paru : edema paru, atelektasis, ARDS Kelainan tulang iga/thoraks: fraktur costae, pneumo thorax, haematothoraks Kelainan jantung : kegagalan jantung kiri

PEMERIKSAAN FISIK
 Sirkulasi  Nyeri/kenyamanan  Pernapasan  Keamanan  Penyuluhan/pembelajaran

Paru-paru