Anda di halaman 1dari 29

POSYANDU REMAJA

LATAR BELAKANG..
 Permenkes RI Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar
Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan : Pelayanan pada usia
produktif.

 Adanya keprihatinan terhadap kondisi remaja dan belum ada


wadah yang memfasilitasi sehubungan dengan polemik yang
mengiringi kehidupan remaja.

 Memaksimalkan bonus demografi yang dialami Indonesia


DEFINISI
 Posyandu Remaja atau Pos Pelayanan Terpadu Remaja
adalah merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan
Bersumber Daya Masyarakat(UKBM) yg dikelola dan
diselenggarakan dari,oleh untuk dan Bersama masy
termasuk remaja dalam penyelenggaraan pembangunan
kesehatan ,guna memberdayakan masyarakat dan
memberikan kemudahan dalam memperoleh pelayanan
kesehatan bagi remaja untuk meningkatkan derajat
kesehatan dan ketrampilan hidup sehat.
VISI

 Menciptakan remaja yang sehat dan produktif untuk


Indonesia kuat.
MISI
 Penjaringan dan pemantauan kesehatan bagi remaja
 Memberikan pengetahuan pentingnya pendidikan
kesehatan reproduksi, NAPZA dan gaya hidup sehat bagi
remaja
 Menciptakan wadah generasi muda di masing-masing
desa sebagai wadah pembinaan pengembangan bakat dan
minat remaja
 Menciptakan remaja yang sehat jasmani dan rohani
TUJUAN:
1.TUJUAN UMUM
Mendekatkan akses dan meningkatkan cakupan
layanan kesehatan bagi remaja
2. TUJUAN KHUSUS:
a. Meningkatkan peran remaja dalam perencanaan ,
pelaksanaan dan evaluasi posyandu remaja
b. Meningkatkan Pendidikan Ketrampilan Hidup Sehat
(PKHS)
c. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan remaja ttg
Kespro bagi remaja
d. Meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan jiwa dan
pencegahan penyalah gunaan Napza
e. Mempercepat upaya perbaikan gizi remaja
f. Mendorong remaja untuk melakukan aktifitas
fisik
g.Melakukan deteksi dini dan pencegahan
Penyakit Tidak Menular (PTM)
h. Meningkat kesadaran remaja dalam pencegahan
kekerasan
SASARAN :
1. Sasaran kegiatan posyandu remaja
Remaja usia 10 s.d 18 tahun laki – laki dan
perempuan tanpa memandang status
Pendidikan dan perkawinan termasuk remaja
dengan disabilitas
2. Sasaran petunjuk Pelaksanaan
a. Petugas kesehatan

b. Pemerintahan desa Toma, Toga, Ormas

c. Pengelola Program remaja

d. Keluarga dan masyarakat

e. Kader Kesehatan Remaja


FUNGSI POSYANDU REMAJA
1.Sbg wadah pemberdayaan masyarakatdalam alih
infornmasi dan ketrampilan dalam rangka
meningkatkan derajat kesehatan dan
ketrampilan hidup sehat remaja.
2.Sbg wadah untuk mendekatkan pelayanankes
yang mencakup upaya promotive dan preventif,
meliputi : PKHS,Kespro remaja, Pencegahan
penyalah gunaan napza,gizi,aktifitas fisik,PTM
dan pencegahan kekerasan pada remaja
3. Sbg surveilans dan pemantauan kesehatan
remaja di wil sekitar
MANFAAT KEGIATAN POSYANDU
REMAJA
1. Bagi Remaja
a. Memperoleh pengetahuan dan ketrampilan yg meliputi:
Kespro remaja,masalah kes jiwa dan pencegahan
penyalah gunaan napza,gizi,aktifitas
fisik,PTM,pencegahan kekerasan pada remaja
b. Mempersiapkan remaja untuk memiliki ketrampilan
Hidup Sehat melalui PKHS
c. Aktualisasi diri dalam kegiatan peningkatan derajat
kesehatan remaja.
2. Petugas Kesehatan
a. Mendekatkan akses pely kesehatan dasar pada masy
terutama remaja
b. Membantu remaja dalam memecahkan masalah
kesehatan spesifik sesuai dengan keluhan yang
dialaminya
3. Pemerintahan desa,Toma,Toga,Ormas
Meningkatkan koordinasi dalampemberian
pelayanan secara terpadu sesuai dengan tupoksi
masing - masing sector
4. KELUARGA DAN MASYARAKAT
a. Membentuk keluarga dan masy dalam
membentuk anak yg mampu berprilaku hidup
bersih dan sehat
b. Membantu keluarga dan masy dalam
membentuk anak yg memiliki ketrampilan
hidup sehat
c. Membantu keluarga dan masy dalam
membentuk anak yg memiliki ketrampilan
social yg baik sehingga dpt belajar, tumbang
secara harmonis dan optimal menjadi SDM yg
berkualitas.
LOKASI
Posyandu Remaja ada disetiap kelurahan, disesuaikan
dengan kondisi daerah , setiap remaja beranggotakan 50
remaja .
 Indiaktor tingkat perkembanganPosyandu Remaja

No Indikator Pratama Madya Purnama Mandiri


1 Frek Pelaksanaan kegiatan < 8x dalam 8-9 x 10-11 12 x dalam
Posyandu tahun dalam xdalam setahun
tahun setahun

2 Jumlah kader Posyandu < dari 5 ≥5 ≥5 ≥5


Remaja

3 Pencapaian pelaksanaan < 50% < 50% ≥ 50% ≥ 50%


pemberian KIE dalam
setahun sesuai jadwal

4 Program tambahan Tidak ada Tidak ada ada


ada

5 Cakupan dana swadaya Tidak ada Tidak Tidak ada ada


ada
KEGIATAN
 Pelayanan kesehatan dasar
 Penyuluhan serta konsultasi tentang masalah Kespro
Remaja dan permasalahan yang dialami remaja pada
umumnya seperti kenakalan remaja, NAPZA,
seksualitas,HIV/AIDS dll yang dilakukan oleh pembina
posyandu remaja
 Pengembangan bakat dan minat remaja
 Pembentukan komunitas Malu Menikah Muda dan
Remaja Tanggap TB
Meja I : Pendaftaran (kader)
Meja II : Pengukuran TB, BB, IMT, TD, Lila,
HB (kader ,di damping petugas)
Meja III : Pencatatan hasil pengukuran(kader)
Meja IV : Pelayanan kesehatan (Konseling, Pemberian tablet
tambah darah, kapsul Iodium, dll.) dan merujuk ke
sarana kesehatan yang lebih lengkap jika diperlukan/
sesuai kebutuhan.
Meja V : KIE
- Penyuluhan dan Pembinaan
- Pengembangan bakat dan minat , ketrampilan
berwirausaha, kerajianan tangan
oleh PembinaPosyandu Remaja selain dariPuskesmas
- Senam /peregangan
SARANA DAN PRASARANA
 Timbangan BB
 Microtoise

 Alat ukur Lila/pita Lila

 Alat ukur lingkar perut

 Alat ukur TD

 Buku Register Posyandu Remaja

 Buku rapor kesehatan ku

 Media KIE

 Set PKPR
PENCATATAN DAN PELAPORAN
Sesuai dengan SIP /Sistem Informasi Manajemen
a. Register data remaja yg terdaftar di posyandu

b. Buku pemantauan kesehatan remaja

c. Buku catatan kegiatan pertemuan yg diselenggarakan


oleh posyandu remaja
d. Buku catatan konseling

e. Buku pengelolaan keuangan

f. Buku inventarisasi sarana dan media KIE


g. Dll sesuai kebutuhan posyandu Remaja
PEMBENTUKAN DAN
PENGORGANISASIAN
Dibentuk oleh :Desa dengan tujuan untuk mendekatkan
pely kes bagi Remaja
Tentang :
1.Pendidikan Ketrampilan hidup Sehat(PKHS),
2.Pely Kes Reproduksi Remaja
3.Kesehatan Jiwa
4. Pencegahan penyalah gunaan NAPZA5.Gizi
5.Aktifitas Fisik
6. Pencegahan penyakit tidak menuar(PTM)
7.Pencegahan kekerasan pada Remaja
Yang ditetapkan dengan keputusan kepala Desa
LANGKAH – LANGKAH PEMBENTUKAN:
1. Pendekatan Internal :Persiapan SDM Kesehatan
2. Pendekatan Ekternal:Komunitas remaja,
Toma,Forum peduli Kesehatan(FPK)
3. Survei mawas diri(SMD)
Tujuan :menimbulkan rasa memiliki atas
temuan masalah kesehatan yg ada dan potensi
yg dimiliki,dilakukan oleh masy (Guru,anggota
Pramuka,kelompok dasawisma,karangtaruna)
bimbingan dr petugas puskesmas,FPK
TAHAPAN
Pelatihan : penetapan responden,wawancara
sederhana,penyusunan dan pengisian daftar
pertanyaan ,pengolahan data yg dilakukan terhadap 30 kk
yg ada dilokasi pembentukan posy remaja dipilih secara
acak
Hasil : masalah kesehatan Remaja dan potensi
masy yang ada di tempat tersebut/desa
MUSYAWARAH MASY DESA(MMD)
Diselenggarakan oleh Desa
Peserta ;Toma ,FPK dan masy sekitar (termasuk
remaja)
Hasil :
1. Pembahasan masalah yg ditemukan pada saat SMD

2. Ditetapkan daftar urutan masalah dan prioritas serta upaya


yg akan dilakukan
3. Pembentukan dan pemantauan kegiatan posy Remaja

4. Pemilihan pengurus dan kader

5. Orientasi pengurus dan kader

6. Pelaksanaan posy Remaja

7. Penyelenggaraan dan pemantauan kegiatan


STRUKTUR POSYANDU REMAJA
Terdiri dari Pembina, ketua,Wakil ketua sekretaris dan
bendahara dan anggota ( kader dan seluruh remaja di
wilayah kerja)
Tugas kader Posy Remaja
1.Sebelum hari H:
a. Menyebarluaskan hari pelaksanaan melalui warga dan
medsos
b. Mempersiapkan tempat

c. Memperssiapkan sarana ,termasuk media KIE

d. Pembagian tugas antar kader

e. Berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan terkait


TUGAS KADER PADA HARI
PELAKSANAAN:
1. Melaksanakan kegiatan posyandu mengacu 5 langkah
2. Melengkapi pencatatan dan pelaporan dan membahas
hasil kegiatan dan merencanakan tindak lanjut
Tugas kader diluar hari H:
3. Mendampingi remaja yg dirujuk

4. Mendampingi petugas kesehatan melakukan kunjungan


Rumah
TUGAS PEMBINA(KEPALA DESA)
1. Memberikan dukungan kebijakan,saran dan prasarana
2. Mengkoordinasikan penggerakan kehadiran remaja
pada hari H pelaksanaan
3. Mengkoordinasikan peran kader dan pengurus ,toma

4. Menindaklanjuti hasil kegiatan

5. Melakukan pembinaan

INTEGRASI KEGIATAN
Posbindu PTM,Krang Taruna, Kelompok PIK Remaja,
Saka Bakti Husada, Kelompok keagamaan (Risma, IPNU,
Ikatan pemuda muhamadiyah,remaja gereja)
KARTU MENUJU SEHAT (KMS)
TAMPAK DEPAN..

PUSKESMAS
RAWAT INAP
BROJO
HARJOSARI
KARTU MENUJU SEHAT (KMS)
TAMPAK BELAKANG..
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai