Anda di halaman 1dari 17

Xenobiotik Pencemaran Udara

Kelompok 4
Sudar / NIM.4102.0221.B2010
Rindi Fatmawati / NIM. 4102.0219.A012
Pencemaran Udara
 Lingkungan atmosfer terdiri dari campuran gas, Oksigen
(21%), nitrogen (78%), karbon dioksida (0.03%), argon (<1%),
serta gas lain dan uap air.
 Polutan yang dapat menyebabkan pencemaran udara, antara
lain : karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), sulfur
dioksida (SO2), Hidrokarbon (HC), Karbondioksida (CO2) dan
partikel
Karbon Monoksida (CO)
 Merupakan gas tidak berwarna dan tidak berbau dan bersifat racun.

 Digunakan untuk mereduksi oksida untuk memperoleh logam murni dan

digunakan untuk membantu produksi etanol.

 Dalam proses pembakaran merupakan produk yang tidak diinginkan (BMZ, 1995)

 Pembuangan asap mobil mengandung 9% karbon monoksida.

 Asap rokok juga mengandung gas CO, pd orang dewasa tidak merokok biasanya

terbentuk karboksi haemoglobin tidak lebih dari 1 %, pd perokok berat biasanya

lebih tinggi 5-10%

 Karbon monoksida tidak mengiritasi tetapi sangat berbahaya (beracun) sehingga

dijuluki “silent killer” atau pembunuh diam-diam (Chandra, 1995)


 Bahaya utama karbon monoksida terhadap kesehatan adalah mengakibatkan

gangguan pada darah,

 Batas pemaparan karbon monoksida yang diperbolehkan oleh OSHA (Occupational

Safety and Health Adminisration) adalah : 35 ppm untuk 8 jam/hari kerja

 Kadar dianggap langsung berbahaya terhadap kehidupan atau kesehatan adalah

1500 ppm (0,15%).

 Paparan dari 1000 ppm (0,1%)selama beberapa menit dapat menyebabkan 50%

hemoglobin menjadi karboksi hemoglobin dan dapat berakibat fatal (Chandra, 1995)

 Gejala keracunan karbon monoksida : Sakit kepala, Mual, Muntah, Rasa lelah,

Berkeringat banyak, Pernafasan meningkat, Kebingungan, Gangguan penglihatan,

Hipotensi, Takikardi, Kehilangan kesadaran, Sakit dada mendadak

 Sel darah mempunyai ikatan lebih kuat terhadap karbon monoksida daripada

oksigen (BPOM, 2015)


Oksida Nitrogen (NOx)
 Sumber utama NO2 akibat aktivitas manusia dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil
(batu bara, gas, minyak) terutama bensin kendaraan bermotor.
Oksida belerang (Sox)
 Secara alami belerang dioksida di udara banyak dihasilkan oleh proses letusan
gunung berapi dan oksidasi gas H2S.

 Sumber lain berakaitan dg aktivitas manusia adl proses pembakaran batu bara dan
minyak serta proses pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor.

 Oksida belerang dpt menyebabkan iritasi pd mata, tenggorokan dan saluran


pernafasan.

 Belerang dioksida bertahan di udara selama 4 hari, sedangkan aerosol belerang


dioksida dpt bertahan sampai beberapa minggu.

 Belerang dioksida tdk dapat bertahan lama di udara karena terjadinya reaksi oksida
menghasilkan SO3 dan dg segera akan bereaksi dg uap air menghasilkan asam
sulfat (H2SO4)
Partikulat

 Partikulat merupakan suspensi padatan dlm udara,


beberapa jenis partikulat diantaranya asap, debu,
jelaga dan abu.
 Secara alam partikulat dihasilkan pd proses letusan
gunung berapi, erosi, kebakaran hutan dan
penguapan air laut dg kandungan garam.
 Partikulat masuk ke dalam
sistem pernafasan melalui
hidung dan tenggorokan (no.1)
 Partikulat dg diameter lbh besar
yaitu antara 2,5-10 µm (no.2 dan
3)akan tereliminasi melalui
respon alami tubuh spt bersin
dan batuk
 Partikulat dg diameter lebih
kecil yaitu < 2,5 µm akan
terpeneterasi menuju paru-paru,
terdistribusi ke alveoli dan dpt
menyebabkan beberapa
masalah pd sistem pernafasan
bag.bawah serta menyebarkan
beberapa zat berbahaya pd alira
darah (Nichols, 2013)
Hidrokarbon (HC)
 Sumber utama hidrokarbon adl dari mesin pembakar internal, penggunaan pd
lingkup domestik maupun industri, kebocoran pd produk minyak bumi dan
dari bahan bakar motor.
 Sumber paling signifikan adl pembakarn tdk sempurna bahan bakar di mesin
petrol dan boiler berbahan bakar minyak.
 Pengaruh hidrokarbon terhadap kesehatan
Karbon dioksida (CO2)
 Gas yg tidak berwarna dan tdk berbau
 Tidak bersifat racun apabila berada pd konsentrasi biasa/
sesuai.
 Berada dlm atmosfir (sekitar 0,03 % mol) dan dlm nafas
manusia, dmn gas CO2 dihasilkan dari oksida biologi substansi
makanan.
 Sumber gas CO2 adl dari pembakaran bahan bakar, biomassa,
pernafasan mahluk hidup, tumpukan sampah, letusan gunung
berapi, kebakaran hutan, pengeringan lahan gambut, pabrik
ammonia, semen, etanol, besi baja, bhkan dari lahan
pertanian.
 Tanaman mengeluarkan gas CO2 pd malam hari dan
menyerap CO2 pd siang hari.