SISTEM KARDIOVASKULER

JANTUNG PEMBULUH DARAH

JANTUNG
Ukuran : p = + 12 cm l = 8 ± 9 cm d = anteroposterior + 6 cm Berat : laki-laki = 280 ± 340 gr wanita = 230 ± 280 gr - Mrp organ muskularis yg memp rongga, brbtk kerucut ( spt jtg pisang ) dg ukuran + kepal pemiliknya - Jantung terltk pd mediastinum media sinistra, sebelah ventral ditutupi sternum & cartilago costa III ± VI - Pangkal jantung antara costa V ± VI ( 2 jari dibwh papilla mammae ) teraba denyutan yg disebut iktus kordis

Figure 1.3.6 .

Inc.2b . publishing as Benjamin Cummings Slide 11.1 Copyright © 2003 Pearson Education.The Heart Figure 11.

DINDING JANTUNG 1.d 2 lap : a. EPICARDIUM (TERLUAR) mrp membrana serosa yg dibwhnya terdpt jar ikat bersifat fiboelastis kmd bercampur dg jar lemak mengisi celah perm halus 2. ENDOCARDIUM (TERDALAM) mrp sel squamosa endotelial & melanjut pd endotel pemb drh yg melapisi perm bag dlm rongga jatg PERICARDIUM mrp kantong serofibrosa berbtk konus berisi jtg & akar pemb drh besar t. perm fibrosa : luar/parietal b. perm serosa : dlm / visceral Walau jtg bebas bergerak & tdk melekat pd organ sekitar ttp jtg tetap pd temp-nya krn ada pemb drh besar sbg penggantung & pericardium . MYOCARDIUM (TENGAH) bag ddg jtg yg tersusun atas fibra yg berjln scr tranversal & longitudinal serta saling menjalin otot jantung 3.

Inc. publishing as Benjamin Cummings Figure 11.5 .2a Slide 11.External Heart Anatomy Copyright © 2003 Pearson Education.

tebal : + 2 mm . ATRIUM SINISTRA .2 atrium dibagi ka & ki.lubang : 4 vena pulmonalis : valvula (-) .vol : + 57 cc .2 ventrikel ventral & ki ke poterior A.Cava Sup : valvula (-) .Sinus coronarius : valvula (-) B.Ostium V. ATRIUM DEXTRA .BAGIAN JANTUNG Jantung memp 4 ruang : .Cava Inf : valvula (-) .lubang : . bag ka lbh ke .Ostium V.ukuran lbh kecil drpd atrium ka .tebal : + 3 mm .

Inc.Heart Contractions Figure 11.14b .5 Copyright © 2003 Pearson Education. publishing as Benjamin Cummings Slide 11.

Ostium Atrioventrikularis sinistra valvula : mitralis 2.Jml + 20 bh 2.menempati facies ventralis (sternocostalis) .C. Ostium Atrioventrikularis dextra dg d=4 cm dikelilingi cincin fibrosa & melekat valvula trikuspidalis terdpt chorda tendinae yg berfungsi mencegah tek balik & regurgitasi ke atrium .tebal ddg vent ka 1/3 vent ki . Ostium Truncus Pulmonalis valvula : pulmonalis D. VENTRIKEL DEXTRA . Ostium Aorticum valvula : semilunaris .vol : + 85 cc .Spt tali td jar fibrosa yg kuat . VENTRIKEL SINISTRA Lubang : 1.lubang : 1.

memperkuat kontraksi .PENDARAHAN . SARAF SMPATIS .berasal dr N.memperlemah kontraksi .mempercepat hantaran impuls .mempercepat frek ritme .memperlambat hantaran impuls .pembuluh drh baliknya sinus coronarius PERSARAFAN 1.vasodilatasi 2.vasokonstriksi .pengaruh : . SARAF PARASIMPATIS .memperlambat frek ritme .berasal : vert cervical & thoracal . Vagus .berasal dr arteri coronarius dextra & sinistra yg mrp cab dr Aorta ascenden .pengaruh : .

ARTERI CORONARIUS & SINUS CORONARIUS .

Diastolik : keempat ruangan relaksasi FREK JANTUNG . Sistolik : kontr atrium diikuti kontr ventrikel 2.n = 60 ± 100 X/mnt .KONTRAKSI JANTUNG 1.BUNYI JTG II penutupan katub aorta & pulmonal bunyi lbh nyaring.bradikardi : < 60 X/mnt . pendek & tajam krn tek aorta & pulmonal .takikardi : > 100 X/mnt BUNYI JANTUNG .BUNYI JTG I penutupan katub atrioventrikularis (mitral & trikuspidal) bunyi lemah & panjang krn vent terisi baik & katub atrioventrikularis mengambang seblm sistol .

STENOSIS katub sempit / kurang besar dibandingkan lubangnya 2. INSUFISIENSI katub inkompeten / tdk bs menutup sempurna aliran drh tdk teratur .BISING Bunyi dari jtg yg ab normal biasanya disebabkan k/ drh melewati hambatan / lubang sempit yg kmd timbul aliran pusaran Biasanya sering disebabkan oleh : 1.

7 . Inc.3 Copyright © 2003 Pearson Education. publishing as Benjamin Cummings Slide 11.Blood Circulation Figure 11.

MACAM PEREDARAN DARAH 1. PEREDARAN DRH KECIL/ SIRKULASI PULMONAL drh dr atrium ka ventr ka arteri pumonalis kapiler (alveoli) venula vena v.Cava sup & inferior atrium ka 2. PEREDARAN DRH BESAR/ SIRKULASI SISTEMIK drh dr ventrikel ki aorta arteri lbh kcl arteriole kapiler venula vena V.pulmonalis atrium ki .

.

DARAH .

Pendahuluan: Sirkulasi Darah Darah keluar dari jantung melalui arteri yang kemudian bercabang sampai ke kapiler Oksigen (O2) dan nutrisi mengalami difusi melewati dinding kapiler dan masuk ke jaringan Karbondioksida (CO2) dan sisa metabolisme dari jaringan berpindah ke darah .

Pendahuluan: Sirkulasi Darah Darah yang mengandung sedikit oksigen dari kapiler mengalir ke vena menuju jantung Darah ini mengalir ke Paru dimana CO2 dilepaskan dan O2 diikat .

atau sel darah putih (SDP) Trombosit. atau sel darah merah (SDM) Lekosit.Komposisi Darah Darah merupakan salah satu cairan tubuh Yang terdiri dari cairan plasma dan elemen yang terbentuk (sel ) Termasuk sel yakni: Eritrosit. atau sel beku darah (SBD) Hematokrit ± persentasi SDM terhadap volume darah .

1 .Komponen Darah penuh Plasma (55% of whole blood) Buffy coat: leukocyctes and platelets (<1% of whole blood) Erythrocytes (45% of whole blood) Formed elements 1 Darah diambil dan 2 Di sentrifuse dimasukkan ke tabung Figure 17.

Karakteristik fisik dan Volume Darah agak lengket. dan 4±5 L pada wanita . cairan tidak tembus cahaya berasa logam Warna bervariasi antara merah terang (kaya oksigen) sampai merah gelap (sdkt oksigen) pH darah antara 7.45 Suhu 38rC.35±7. lebih tinggi sedikit dibanding suhu tubuh Darah mempunyai berat sekitar 8% dari berat tubuh Rata-rata volume darah pada pria 5±6 L .

Fungsi Darah Darah mempunyai fungsi antara lain: Distribusi zat Regulasi dan pengaturan jumlah zat dalam darah Pertahanan tubuh .

Distribusi Darah sebagai alat transport Oksigen dari paru dan makanan dari saluran pencernaan Sisa metabolisme dari sel ke paru dan ginjal untuk dibuang Hormon dari kelenjar endokrin ke organ target .

Regulasi (Pengaturan) Darah mengatur: Suhu badan dengan cara menyerap dan meratakan panas tubuh Ph Normal dalam jaringan tubuh dengan sistem buffer Kecukupan Volume dalam sistem sirkulasi .

Pertahanan/ Perlindungan Darah dapat mencegah perdarahan dengan cara: Mengaktifkan protein plasma dan Trombosit Membuat bekuan darah bila terjadi kerusakan pembuluh darah Darah dapat mencegah infeksi dengan cara: Mensintesis dan mengaktifkan antibodi Mengaktifkan protein komplemen Mengaktifkan Lekosit (SDP) untuk pertahanan tubuh dalam melawan serangan dari luar .

Kalium. karbohidrat. asam amino Elektrolit ± Natrium. Bikarbonat Gas pernafasan ± oksigen dan karbon dioksida . kreatinin Zat nutrisi organik ± glukosa. globulin.Plasma Darah Plasma darah terdapat lebih dari 100 zat yang terlarut. Kalsium. Clorida. termasuk: Protein ± albumin. dan lainnya Zat Nitrogen non Protein ± asam laktat. urea. protein pembeku.

dan Trombosit merupakan pecahan sel Kebanyakan sel darah dalam sirkulasi darah hidup hanya beberapa hari Semua sel darah tidak dapat membelah dan dibentuk di sumsum tulang . Lekosit.Elemen yang terbentuk ( Sel Darah) Eritrosit. dan Trombosit merupakan elemen yang terbentuk Hanya Lekosit yang merupakan sel komplit SDM tidak mempunyai inti dan organela.

suatu protein yang berfungsi transport gas Pada membran sel terdapat protein dan protein lainnya dimana: Menjadikan eritrosit lentur (fleksibel) Dapat berubah bentuk bila perlu . tidak mempunyai granula Terisi oleh hemoglobin (Hb).Eritrosit (SDM) Bulat bikonkaf. tidak berinti.

3 .Eritrosit (SDM) Figure 17.

4 .Struktur dari Hemoglobin Figure 17.

Hemoglobin Oksi hemoglobin ± hemoglobin yang terikat dengan oksigen Oksigen diambil dari paru Deoksihemoglobin ± hemoglobin dimana oksigennya telah mengalami difusi masuk jaringan (reduced Hb) Karbaminohemoglobin ± hemoglobin yang berikatan dengan karbondioksida PLAY Karbondioksida diambil dari jaringan InterActive Physiology®: Respiratory System: Gas Transport .

Masa hidup dari Sel Darah Merah Figure 17.7 .

Anemia: Kekurangan Eritrosit Anemia Hemorrhagi ± akibat perdarahan baik akut maupun kronis Anemia Hemolitik ± terjadi kerusakan eritrosit sebelum waktunya Anemia Aplastik ± terjadi kerusakan atau penghambatan pada sumsum tulang merah .

Lekosit (SDP) Lekosit. merupakan sel darah yang mempinyai organella lengkap: Jumlahnya lebih kecil dibanding SDM Merupakan 1 % volume total darah Dapat menerobos kapiler dengan cara diapedesis Dapat bergerak sampai ke jaringan Lekositosis ± jumlah SDP lebih dari 11000 per cm3 Merupakan respon normal karena adanya serangan bakteri atau virus .

Ca2+. dan platelet-derived growth factor (PDGF) Trombosit berperan dalam mekanisme pembekuan dengan cara pembentukan sumbat sementara yang membantu menutup pembuluh darah yang bocor Trombosit tidak terlibat dalam pembenukan darah langsung karena dihambat oleh NO dan prostaglandin I2 . ADP.Trombosit Trombosit merupakan pecahan dari megakariosit dengan pengecatan berwarna biru sedangkan granula warna ungu Granulanya mengandung seretonin. enzim.

mengalirkan O2 melalui darah .mengalirkan darah ibu ke janin .mengalirkan makanan .FUNGSI PLACENTA .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful