Anda di halaman 1dari 6

Indium (In)

Disusun Oleh Dias Oktaviana Nanik Kustiani

4350406524 4350406536

Sejarah dan Sumber Indium




Nama indium berasal dari garis terang indigo pada spektrumnya, Unsur ini ditemukan oleh Ferdinand Reich dan Hienorymous Theodor Richter ahli kimia dari jerman pada tahun 1863. Indium terdapat didalam bijih besi, timbal dan tembaga.

Sifat-sifat fisik Indium


Massa Atom Konfigurasi Elektron Jumlah Elektron tiap Kulit Fase Massa Jenis pada Suhu Kamar Massa Jenis cair pada titik lebur Titik Lebur Titik Didih Kalor Peleburan Kalor Penguapan Kapasitas kalor 114.818 g mol-1 [Kr] 4d10 5s2 5p1 2, 8, 18, 18, 3 Solid 7.31 g/cm3 7.02 g/cm3 429.75oK (156.60oC,313.88oF) 2345oK (2072oC, 3762oF) 3281 kJ/mol 231.8 kJ/mol (25oC) 26.74 kJ/(mol.K)

 

Indium dapat membasahi gelas Isotop dari indium ada banyak tapi hanya 2 isotop yang paling stabil.
iso
113

NA 4.3% 95.7 %

waktu paruh In stabil dengan 64 neutron 4.411014y

DM

DE (MeV) DP

In

115In

Beta 0.495

115S

Kegunaan Indium


Oksida Indium (In2O3) dan Indium Timah Oksida(ITO) digunakan sebagai lapisan transparan konduktif pada kaca subtrat dalam pembuatan panel electroluminescent Beberapa senyawa Indium seperti antimonide Indium, Indium phospide, dan Indium Nitride digunakan sebagai semikonduktor Indium digunakan dalam sentesis semikonduktor galium indium selenide tembaga (CIGS) yang digunakan untuk pembuatnan film tipis sel surya

Dapat digunakan sebagai campuran logam, Transistor germanium

Belum adanya laporan tentang efek samping dari Indium. Akan tetapi senyawa indium itu beracun seperti indium triklorida dan indium fosfida, dimana kedua senyawa ini dicurigai sebagai zat karsinogen.