Anda di halaman 1dari 42

Perkenalan :

BUNGA

ROSLIADINA DITA FEBY LESTARI ISMAYANI MILYANA

BIOKIMIA
PROSES OKSIDASI BIOLOGI DAN SENYAWA BERENERGI TINGGI

Latar Belakang
Untuk pembahasan ini akan dibahas mengenai oksidasi biologi dan senyawa berenergi tinggi serta siklus krebs sebagai rangkaian aksi untuk oksidasi lengkap bahan makanan, guna memudahkan materi pembelajaran dan lebih memudahkan untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan senyawa dan reaksinya.

Rumusan Masalah
Bagaimana proses oksidasi Apa peranan enzim, koenzim dan logam dalam oksidasi biologis Bagaimana transfer elektron dalam sel Apa hubungan rantai pernafasan dengan senyawa fosfat berenergi tinggi Bagaimana oksidasi hidrogen dalam mitokondria Bagaimana proses oksidasi reduksi di sel darah merah

PEMBAHASAN

PROSES OKSIDASI BIOLOGI


Reaksi Oksidasi biologi selalu diikuti reaksi reduksi. Oksidasi TIDAK selalu menggunakan Oksigen, misal Dehidrogenasi. Oksidasi adalah proses pengeluaran electron reduksi yaitu proses penerimaan electron. Contoh : ion feri dioksidasi menjadi ion fero, reaksinya sebagai berikut : e- (electron) Fe2+ Fe3+
ion fero ion feri

Reaksi redoks (reduksi & oksidasi) memerlukan enzim oksidoreduktase. Oksidasi biologi pada makhluk hidup tingkat tinggi mutlak memerlukan adanya oksigen. Pada makhluk tertentu (bakteri anaerob) mampu melakukan oksidasi biologi tanpa Oksigen bebas. (ingat konsep organism aerobic dan organism anaerobic) Kemampuan suatu senyawaan melakukan pertukaran electron (memberi atau menerima electron) disebut sebagai potensial redoks (dinyatakan dalam satuan volt)

Peran enzim/ko-enzim dan Logam dalam oksidasi biologis


Enzim/ko-enzim OKSIDASE DEHIDROGENASE HIDROPEROKSIDA SE OKSIGENASE logam Mg, Fe, Cu, Mo

ENZIM OKSIDASE
Oksidase merupakan enzim yang berperan mengkatalisis Hidrogen yang ada dalam substrat dengan hasil berupa H2O dan H2O2. Enzim ini berfungsi sebagaiakseptor ion Hidrogen. Enzim ini banyak terdapat dalam mioglobin, hemoglobin, dan sitokrom lain. Enzim ini merupakan zat terakhir dari rangkaian proses respirasi yang berperan memindahkan electron yang dihasilkan dari proses oksidasi sebelumnya yaitu oleh enzim dehidrogenase.

Contoh :
Melalui pros. oksidase

AH2

2. ENZIM DEHIDROGENASE
Enzim ini berperan sebagai pemindah ion Hidrogen dari substrat satu ke substrat berikutnya dalam reaksi redoks couple. Contohnya ialah penggunaan enzim dehidrogenase dalam pemindahan electron di membrane dalam mitokondria, siklus Kreb, dan glikolisis fase anaerob.

Contoh :
SH2 S

NAD+ dan DADH+ PLUS H+

ENZIM HIDROPEROKSIDASE
Ada dua jenis hidroperoksidase :
Peroksidase katalase

peroksidase
Peroksidase :banyak terdapat dalam air susu, leukosit, trombosit, dan jaringan tubuh lainnya yang berperan dalam metabolisme eikosanoid (berkaitan dengan asam lemak tak jenuh) Enzim peroksidase berperan penting menjaga lipid membrane sel dan hemoglobin dari senyawaan peroksida (H2O2 ) yang bersifat toksik.

Bentuk reaksi peroksidase :

2H2O

O2

2H2O2

Katalase

banyak terdapat dalam jaringan hati, sel mukosa, darah, sumsum tulang, dan ginjal. Bagian organel sel dari jaringan tersebut yang memiliki dua fungsi sekaligus yaitu untuk menghasilkan dan untuk menghancurkan hydrogen peroksida adalah ENZIM PEROKSISOM. Enzim katalase mempercepat reaksi penguraian peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Penguraian peroksida (H2O) ditandai dengan timbulnya gelembung

Bentuk reaksi katalase :


2H2O O2

2H2O2

ENZIM OKSIGENASE
Enzim ini berperan dalam sintesis ataupenguraian berbagai senyawaan Enzim ini banyak ditemukan dalam hati Ada dua macam enzim Oksigenase yaitu : dioksigenase monoksidase

DIOKSIGENASE dan Monooksigenase

Dioksigenase berfungsi mengkatalis penyatuan oksigen ke dalam molekul substrat A + O2 AO2

Enzim Monooksigenase banyak ditemukan dalam sel-sel hati yang bekerja bersama enzim sitokrom p-450 untuk hidroksilasi obat

TRANSFER ELEKTRON DALAM SEL

Ada tiga tahap:

1.Glikolisis 2.Siklus krebs 3.Transpor elektron respirasi

1.Glikolisis
Perubahan:

Glukosa glulosa-6 posfat fruktosa 1,6 diposfat lfospogliseral dehid/triosa posfat asam pirufat

2.Daur siklus krebs


Karbohidrat,protein dan lemak akan dimotabolisme yang hasil akhirnya Co-A Kemudian dari siklus krebs dihasilkan Co2,Hidrogen(FAD,NAD),ATP. Hidrogen(reducing ekivalen) merupakan substrat utk rantai respirasi Siklus krebs harus berjalan dalam siklus asam sitrat(siklus krebs

Siklus krebs

Rantai transpor elektron respirasi


Dari daur Krebs akan keluar elektron dan ion H+ yang dibawa sebagai NADH2 (NADH + H+ + 1 elektron) dan FADH2 sehingga di dalam mitokondria (dengan adanya siklus Krebs yang dilanjutkan dengan oksidasi melalui sistem pengangkutan elektron) akan terbentuk air, sebagai hasil sampingan respirasi selain CO2.Produk sampingan respirasi tersebut pada akhirnya dibuang ke luar tubuh melalui stomata pada tumbuhan dan melalui paru-paru pada peristiwa pernafasan hewan tingkat tinggi.

STRUKTUR DAN FUNGSI MITOKONDRIA

STRUKTUR MITOKONDRIA
Mitokondria banyak terdapat pada sel yang memilki aktivitas metabolisme tinggi dan memerlukan banyak ATP dalam jumlah banyak, misalnya sel otot jantung. Mitokondria berbentuk elips dengan diameter 0,5 m dan panjang 0,5 1,0 m. Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama: yaitu membran luar, membran dalam, ruang antar membran, dan matriks yang terletak di bagian dalam membran.

Membran luar terdiri dari protein dan lipid dengan perbandingan yang sama serta mengandung protein porin yang menyebabkan membran ini bersifat permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang berukuran 6000 Dalton.membran luar juga mengandung enzim yang terlibat dalam biosintesis lipid dan enzim yang berperan dalam proses transpor lipid ke matriks untuk menjalani -oksidasi menghasilkan asetil ko-A Membran dalam yang kurang permeabel dibandingkan membran luar terdiri dari 20% lipid dan 80% proteinMembran ini merupakan tempat utama pembentukan ATP.

Ruang antar membran yang terletak diantara membran luar dan membran dalam merupakan tempat berlangsungnya reaksireaksi yang penting bagi sel, seperti siklus Krebs, reaksi oksidasi asam amino, dan reaksi -oksidasi asam lemak. Di dalam matriks mitokondria juga terdapat materi genetik, yang dikenal dengan DNA mitkondria (mtDNA), ribosom, ATP, ADP, fosfat inorganik serta ion-ion seperti magnesium, kalsium dan kalium

FUNGSI MITOKONDRIA
Peran utama mitokondria adalah sebagai pabrik energi sel yang menghasilkan energi dalam bentuk ATP. Metabolisme karbohidrat akan berakhir di mitokondria ketika piruvat di transpor dan dioksidasi oleh O2 menjadi CO2 dan air.

OKSIDASI HIDROGEN (H) DALAM MITOKONDRIA


reduksi berarti mendapat hidrogen. Perhatikan bahwa yang terjadi adalah dari definisi pada transfer oksigen Sebagai contoh, etanol dapat dioksidasi menjadi etanal:

CH3CH2OH

CH3CHO

Untuk memindahkan atau mengeluarkan hidrogen dari etanol diperlukan zat pengoksidasi (oksidator). Oksidator yang umum digunakan adalah larutan kalium dikromat(IV) yang diasamkan dengan asam sulfat encer.

PROSES OKSIDASI REDUKSI DI SEL DARAH MERAH

Pengertian
Eritrosit merupakan salah satu jenis sel darah yang fungsi utamanya adalah untuk transportasi O2 dan CO2. Apabila bicara tentang eritrosit pasti ada hubungannya dengan hemoglobin (Hb).Proses redoks di sel darah merah terjadi pada saat pembentukan heme.

LANJUTAN..

Hemoglobin adalah metaloprotein (protein yang mengandung zat besi) di dalam sel darah merah yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, pada mamalia dan hewan lainnya. Hemoglobin juga pengusung karbon dioksida kembali menuju paru-paru untuk dihembuskan keluar tubuh. Molekul hemoglobin terdiri dari globin, apoprotein, dan empat gugus heme, suatu molekul organik dengan satu atom besi.

Gugus heme

Tiap subunit hemoglobin mengandung satu heme, sehingga secara keseluruhan hemoglobin memiliki kapasitas empat molekul oksigen:

LANJUTAN
Reaksi bertahap: Hb + O2 <-> HbO2 HbO2 + O2 <-> Hb(O2)2 Hb(O2)2 + O2 <-> Hb(O2)3 Hb(O2)3 + O2 <-> Hb(O2)4 Reaksi keseluruhan: Hb + 4O2 -> Hb(O2)4

LANJUTAN..
Heme terdiri atas bagian organik dan suatu atom besi. Atom besi didalam heme mengikat keempat atom nitrogen dipusat cincin protoporfirin. Atom besi dapat berbentuk fero (Fe2+) atau feri (Fe3+) sehingga untuk hemoglobin yang bersangkutan disebut juga sebagai ferohemoglobin dan ferihemoglobin atau methemoglobin. Hanya bila besi dalam bentuk fero, senyawa tersebut dapat mengikat oksigen .

LANJUTAN..

Sebuah kelompok heme terdiri dari ion (Fe) besi (dibebankan atom) yang diselenggarakan di cincin heterosiklik. Ion besi, yang merupakan tempat pengikatan oksigen, berkoordinasi dengan empat nitrogen di tengah cincin, yang semuanya terletak pada satu bidang datar.

LANJUTAN..

Oksigen mengikat dalam sebuah geometri di mana satu atom oksigen mengikat Fe. Ketika oksigen tidak terikat, molekul air yang sangat lemah terikat mengisi situs, membentuk segi delapan terdistorsi. Walaupun karbon dioksida dibawa oleh hemoglobin, tidak bersaing dengan oksigen untuk posisi besi-mengikat, tetapi sebenarnya terikat pada rantai protein struktur.

LANJUTAN..

Ion besi mungkin baik di Fe2+ atau dalam keadaan Fe3+, tapi ferrihemoglobin (methemoglobin) (Fe3 +) oksigen tidak bisa mengikat. Yang mengikat, oksigen sementara dan reversibel mengoksidasi (Fe2 +) untuk (Fe3 +), sedangkan oksigen temporally berubah menjadi superoksida, sehingga besi harus ada dalam keadaan oksidasi +2 untuk mengikat oksigen.

LANJUTAN..

Jika ion superoksida terkait dengan Fe3 + adalah terprotonasi besi hemoglobin akan tetap teroksidasi dan tidak mampu untuk mengikat oksigen. Dalam kasus tersebut, enzim reduktase methemoglobin akan dapat mengaktifkan kembali akhirnya methemoglobin dengan mengurangi pusat besi. Keempat rantai polipeptida terikat satu sama lain oleh jembatan garam, ikatan hidrogen, dan efek hidrofobik.

THANKS. . .