Anda di halaman 1dari 19

Advokasi dan Kemitraan dalam

Program Kesehatan Masyarakat


Ika Maulida Nurrahma
ADVOKASI
• WHO merumuskan, bahwa dalam
mewujudkan visi dan misi Promosi Kesehatan
secara efektif menggunakan 3 strategi pokok,
yakni:

Dukungan
Advokasi Sosial

Pemberdayaa
n Masyarakat
• Kurang berhasil atau kegagalan suatu program
kesehatan, sering di sebabkan oleh karena
kurang atau tidak adanya dukungan dari para
pembuat keputusan, baik di tingkat nasional
maupun lokal.
Akibat Kurangnya Dukungan

Rendahnya alokasi anggaran

Kurangnya sarana prasarana

Tidak ada kebijakan yg menguntungkan bagi kesehatan

Untuk memperoleh komitmen pembuat


kebijakan diperlukan upaya advokasi
Pengertian
1. Usaha mempengaruhi kebijakan publik dg komunikasi
persuasif.
2. Upaya atau proses untuk memperoleh komitmen
yang dilakukan secara persuasif dengan
menggunakan informasi yang akurat dan tepat.
3. Melakukan pendekatan / lobi dengan para pembuat
keputusan setempat, agar mereka menerima dan
"commited". Sehingga mereka bersedia
mengeluarkan kebijakan, atau keputusan-keputusan
untuk membantu atau mendukung program tersebut.
Tujuan Advokasi

Komitmen Dukungan Penerimaan Dukungan


Politik Kebijakan Sosial Sistem
•Komitmen para •Organisasi
•Dukungan politik
pembuat
keputusan atau
tidak akan •Diterima kerja yang
alat penentu
berarti tanpa
dilanjutkan nya suatu memasukkan
unit
kebijakan di
tingkat dan
dengan
dikeluarkannya
program pelayanan
disektor
manapun
kebijakan oleh atau program
kesehatan dlm
kongkret dari
terhadap
permasalahan
para pembuat masyarak suatu institusi
kesehatan
keputusan
tersebut. at atau sektor
pembangunan
tersebut.
Sasaran

Tk. Pusat Tk. Provinsi Tk. Kabupaten

•DPR komisi 7, •DPR Kom E, •DPR Kab kom E,


Menteri, Dirjen. BAPPEDA, Bupati,
BAPPEDA, Asisten
Bappenas, gubernur, asisten
Lembaga Donor kesejahteraan
(WHO, World
kesejahteraan rakyat, Kadinkes
Bank, Unicef, rakyat, Kadinkes, kab, LSM, Institusi
LSM, lembaga Kes, institusi
ADB), Organisasi pendidikan,
Profesi, LSM, swasta, industri, Lembaga swasta
Partai politik parpol. dan industri parpol.
Metode dan Teknik Advokasi

Lobi Politik Seminar/ Media Perkumpulan


Presentasi Asosiasi

•Bincang- •Di hadiri •Kegiatan •Asosiasi atau


bincang oleh para advokasi perkumpulan
informal orang-orang
dengan pejabat pejabat dengan yang
untuk lintas mengumpu mempunyai
menginformasi program lkan media, minat terhadap
kan masalah dan sektoral permaslahan
dan program khususnya tertentu
kesehatan yang •Sajikan data media (perkumpulan
dilaksanakan lengkap massa profesi)
Hal yg memperkuat Argumen dalam
Advokasi

Kredibilitas/ Kelayakan/
Credibility Feasibility
(kapabilitas, otoritas, integritas)

Relevansi/ Mendesak
Relevance / Urgency
5 pendekatan dalam advokasi (UNFPA
dan BKKBN 2002):

Melibatkan Membangu
Pemimpin n Kemitraan

Mobilisas Membangu
i Massa n Kapasitas
Langkah Advokasi
1. Persiapan, kumpulkan data, analisis.
2. Perencanaan Strategi Bentuk jejaring mis
kemitraan. Buat issue strategis.
3. Pelaksanaan/tindakan dari lobi, seminar,
negosiasi, mobilisasi, petisi hingga debat
selebaran demo.
4. Penilaian Hasil
5. Kesinambungan
KEMITRAAN
Pengertian
• Kemitraan adalah:
Suatu kerja sama yang formal antara individu-
individu, kelompok-kelompok atau organisasi-
organisasi untuk mencapai tujuan tertentu

• Upaya melibatkan berbagai komponen baik


sektor, kelompok, masyarakat, lembaga
pemerintah atau non pemerintah untuk bekerja
sama mencapai tujuan bersama berdasarkan atas
kesepakatan, prinsip dan peran masing-masing.
3 kata kunci dalam kemitraan

Kerjasama Bersama
antar mencapai
kelompok tujuan

Menanggung resiko
dan keuntungan
Prinsip kemitraan
•Saling menguntungkan

•Pendekatan berorientasi hasil

•Keterbukaan

•Kesetaraan

•Tanggung jawab

•Saling melengkapi
Dasar kemitraan

Transparan
Equity cy

Mutual
Benefit
langkah kemitraan
1. Penjajakan
2. Penyamaan persepsi
3. Pengaturan peran
4. Komunikasi intensif
5. Melaksanakan kegiatan
6. Pemantauan dan penilaian
Terima Kasih