Anda di halaman 1dari 25

PERENCANAAN

PENGEMBANGAN WILAYAH
SUNGAI

By :
Abdur Rahman
PERENCANAAN PENGEMBANGAN
WILAYAH SUNGAI

Tujuan :
• Pencegahan bahay banjir di daerah yang sudah berkembang
• Peningkatan kemampuan penyediaan air untuk kebutuhan hidup
• Pembuatan Waduk
F.P F.P

F.P.I F.P.I. F.P.I

F.P.

F.I.W
F.P.I Daerah Irigasi F.I.W Daerah Irigasi
Daerah Irigasi

Gambar. Pengembangan Sungai Secara menyeluruh

Keterangan :
F : Pengendalian Banjir
P : Pembangkit Tenaga Listrik
I : Irigasi
W : Air Bersih
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN

A. Perencanaan Sungai & Teknik Persungaian


Peranan : -Pengairan, Sarana Transportasi, Sumber
Air Minum, PLTA, Parawisata

Teknik Persungaian ;
Tujuan : Pengamanan terhadap banjir, pengendalian
alur sungai (mempunyai peranan sebagai
sumber air minum, pelestarian lingkungan
dan kelancaran lalu lintas sungai)
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN

SURVEI SUNGAI
8 jenis sungai adalah :
1. Survei DAS, alur sungai, geologi dan mekanika tanah
2. Curah hujan, limpasan dan arus air
3. Sedimentasi pegunungan, dasar dan volume beban
sedimen
4. Survei muara sungai
5. Potensi air= PLTA, Irigasi, Air bersih, air industri
6. Lalu lintas, perikanan, pariwisata
7. Potensi di dataran sekitar sungai
8. Survei ekonomi
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN

Hal yang penting diperhatikan dalam survey awal


sungai yaitu :
a. Observasi Curah Hujan
b. Observasi Elevasi Muka Air
c. Observasi Debet Air

d. Observasi Curah Hujan


• Sirkulasi air di daerah pengaliran sungai
1. Hujan turun -mengalir di permukaan-
sungaiBanjir
2. Terserap ke tanah -- sungai
3. Evaporasi & evapotranspirasi
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN

Hal yang penting diperhatikan dalam survey awal


sungai yaitu :
a. Observasi Curah Hujan
b. Observasi Elevasi Muka Air
c. Observasi Debet Air

d. Observasi Curah Hujan


• Sirkulasi air di daerah pengaliran sungai
1. Hujan turun -mengalir di permukaan-
sungaiBanjir
2. Terserap ke tanah -- sungai
3. Evaporasi & evapotranspirasi
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN
• Mengukur dengan alat ukur ;
- Evapotranspirasi (panci evaporasi)
- Alat ukur curah hujan biasa
- Otomatis tipe sipon
- Otomatis tipe limpahan
- Meteran curah hujan

b. Observasi Muka Air/Elevasi Muka Air


yaitu : Tinggi muka air pada titik tertentu dibandingkan dengan
elevasi muka air rendah maksimum di muara sungai/Datum
standar
c. Observasi Debet Air
Debit air sungai : volume air yang mengalir melalui suatu
penampang melintang pada titik tertentu per
satuan waktu (m3/dt)
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN
• Formula :
Q = V x A ……………………. (1)
dimana :
Q = debit air
V = Kecepatan rata-rata aliran (m/det)
A = Luas penampang (m2)

V = V x A …………(2) fk = 0,85

A = d x h .……………(3)

Dimana :
A = Luas penampang aliran
d = interval lebar aliran
h = jumlah kedalaman
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN

Contoh : Diketahui dalam jarak (x) 10 meter A mengukur


kecepatan penampang di permukaan air sbb :

V1 = 15 detik ; Lebar sungai 1 mtr ; Ld1 = 0,6


V2 = 21 detik ; Lebar sungai 1 mtr ; Ld1 = 0,6
V3 = 20 detik ; Lebar sungai 1 mtr ; Ld1 = 0,6
====================================
V = 18,66 dtk d = 3 mtr h = 0,6
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN

= Q = V. A
Vpermukaan = S/T
= 10/18,66 = 0,54 m/det

Vrata-rata = Vpermukaan x fk
= 0,54 x 0,85
= 0,45 m/det

Q = V.A
= 0,45 x {(d x h)}
= 0,45 x {(3 x 0,6)}
= 0,81 m3/det === 1 m3 = 1000 ltr
= 0,81 x 1000 = 810 ltr/det
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN

Tabel. Sungai-Sungai di Indonesia


PULAU SUNGAI LUAS DAS (km2) PANJANG (km)

Citarum 5.969 250


JAWA B. Solo 16.000 350
Brantas 12.000 320
Cimanuk 9.650 182
Ciasem 691 68
Asahan 6.000 100
SUMATERA Kampar 31.000 285
B.Hari 42.446 635
Musi 55.584 553
Saputih 7.289 275
Barito 23.100 900
KALIMANTAN K. Besar - 1.143
Mahakam - 775
Rarona 2.300 75
SULAWESI Warange 3.190 -
Sadang 1.080 175
ASPEK TEKNIS PERSUNGAIAN
• Menghitung Kerapatan Aliran (Drainage Density)
Dengan menggunakan Rumus Newman ;
Rumus :
Total Pjg Sungai Utama & Anak2nya
Kerapatan Sungai = ----------------------------------------------------
Luas DAS

Contoh : Hitung kerapatan S. Barito & S. Bengawan Solo dengan rumus Newman ?
Jawab :
Total Pjg (SU + AS)
KS = ------------------------------
Luas DAS
= 900/23.100 = 350/16.000
= 0,039 km2/km = 0,022 km2/km
Jadi S. B. Solo < S. Barito
Terima Kasih