Anda di halaman 1dari 12

MENURUNKAN ANGKA TURN

OVER PADA MASA ORIENTASI


KARYAWAN BARU DENGAN
PENDEKATAN TEORI QUALITY OF
WORK LIFE

dr. Numbi Mediatmapratia


DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
BAB II KAJIAN TEORI
2.1 TURN OVER
2.1.1 Definisi
2.1.2
2.2 QUALITY OF WORK LIFE
2.3 MODEL ORIENTASI KARYAWAN BARU
BAB III PEMBAHASAN
BAB IV KESIMPULAN
Sejarah Konsep QWL
• Pertama kali didiskusikan pada tahun 1972
dalam konferensi Pertemuan Buruh Internasional
• pertemuan Komisi Eropa di Lisbon tahun 2000 
kualitas pekerjaan menjadi tujuan eksplisit
sebagai bagian dari tujuan Uni Eropa untuk
menjadi perekonomian paling maju di dunia
pada tahun 2010
• ILO dan OECD telah mengambil tema serupa 
yang dibutuhkan tidak hanya lebih banyak
pekerjaan , tapi pekerjaan yang lebih baik
QWL
• A process by which an organization responds
to employee needs by developing mechanism
to allow them to share fully in making the
decisions that design their lives at work
(Robbins, 1998;207)
QUALITY OF WORK LIFE
• Menyenangkan atau tidak menyenangkannya
lingkungan kerja untuk karyawan
• QWL adalah cara lain organisasi mengakui
tanggung jawabnya untuk mengembangkan
kinerja dan kondisi kerja yang sempurna untuk
orang-orang (SDM) seperti sama baiknya
kesehatan ekonomi dari organisasi.
(Newstrom, Davis, 2002;244)
UNSUR QWL
• Komunikasi terbuka
• Sistem penghargaan yang adil
• Perhatian kemanan kerja karyawan
• Karir yang memuaskan
• Penyelia yang peduli
• Partisipasi dalam pembuatan keputusan
(Newstrom, Davis, 2002;244)
Ada 2 cara melihat arti QWL menurut Cascio
(1992;20)
a.Seperangkat kondisi obyektif dan praktek
organisasi (job enrichment, democratic
supervisor, employe environment and safe
working kondition)
b.Persepsi karyawan bahwa mereka aman,
terpuaskan dengan baik dan mampu
berkembang selayaknya manusia.
Walton (1980) divided QWL main components
into four categories :
1.Work meaningfullness
2.Work social and organizational equilibrium
3.Work challenge
4.Richness
Dimension of QWL (Klatt, Murdick and Schuster, 1985):
1. Pay
2. Occupational stress
3. Organizational health programmes
4. Alternative work schedule
5. Participate management and control of work
6. Recognition
7. Superior-subordinate relations
8. Grievance procedure
9. Adequacy of resources
10.Seniority and merit in promotion and development;
and employment on permanent basis
Menurut Nadler & Lawler, tipe kegiatan QWL
dapat diesebutkan sebagai berikut :
1.Partisipasi dalam penyelesaian masalah
2.Restrukturisasi pekerjaan
3.Sistem Innovative Rewards
4.Membangun lingkungan kerja
QWL Dimensions and Indicators
• Job Security
• Justice and Equality
• Received material salary and benefits
• Skills improvement field and opportunity
• Employees participation in decision making

Porkiani, et al. (2011;688)


Dimensi QWL yang berpengaruh
selama masa orientasi karyawan
baru di RSIA NUN Surabaya
• Upah
• Stres dalam pekerjaan
• Alternatif jam kerja
• Hubungan atasan dan bawahan

Anda mungkin juga menyukai