Anda di halaman 1dari 14

RESIN AKRILIK

By: Kelompok IV

TUTORIAL KELOMPOK 4
y 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

TUTOR : drg. Sukanto, M.Kes Endang Sasi (10-77) : KETUA Aida Safia (10-72) Dewi Majidah (10-30) : SCRIBER PAPAN Rangga Diputra (10-22) M.Reza (10-18) Karina Andini (10-23) Athiyah Nayla (10-32) Yusnida F. (10-31) : SCRIBER MEJA Milati Arifah (10-74) Vitta Permata S. (10-75) Nur Lely Y.Q. (10-76) Like Olivia (10-78) Windi M. (10-40) Nanda Afnita (10-43) Sibta Maulida (10-63)

STEP 4 (MAPING)
RESIN AKRILIK

Klasifikasi

Sifat

Komposisi

Syarat

Manipulasi Aplikasi

STEP 5 (LO)
Mengetahui,memahami dan menjelaskan klasifikasi resin akrilik. 2. Mengetahui, memahami dan menjelaskan manipulasi resin akrilik. 3. Mengetahui, memahami dan menjelaskan cara mereparasi gigi tiruan. 4. Mengetahu, memahami dan menjelaskan penerapan resin akhrilik dalam Kedokteran Gigi.
1.

RESIN AKRILIK
y Syarat-Syarat Resin Akrilik untuk Kedokteran Gigi :

1. Pertimbangan biologis

Tidak berbau, tidak berasa, tidak toksik dan tidak mengiritasi jaringan mulut. 2. Sifat fisik memiliki kekuatan terhadap tekan gigit atau pengunyahan, tekanan benturan, keausan, kestabilan dimensi. 3. Sifat estetik Menunjukkan translusensi dan tidak berubah warna setelah pembentukan. 4. Biaya ekonomis dan mudah dalam manipulasi

SIFAT-SIFAT RESIN AKRILIK


y Kekerasan 16-22 KHN y Sebagai penghantar panas listrik rendah y Menyerap air (0,45 mg/cm2) y Larut dalam pelarut keton dan ester dan tidak larut dalam

pelarut asam, basa lemah dan pelarut organik y Adhesi terhadap logam rendah y Shrinkage saat polimerisasi dan pendinginan (0,47% 0,56%) y Biokompabilitas dengan jaringan lunak mulut

KLASIFIKASI RESIN AKRILIK


y 1. resin akrilik teraktivasi panas

Sebagian besar tersedia dalam bentuk bubuk dan cairan. Komposisi : bubuk terdiri dari butir-butir poli(metil metakrilat) pra polimerisasi dan sejumlah kecil benzoil peroksida(inisiator/pemula). Cairan didominasi metil metakrilat dengan sejumlah hidroquinon (penghambat polimerisasi yang tidak diharapkan/pengerasan cairan selama penyimpanan).

y 2. resin akrilik teraktivasi sinar

Digambarkan sebagai suatu komposit yang memiliki matriks dimetakrilat, silika ukuran mikro, dan monomer resin akrilik ber berat molekul tinggi. Butir-butir resin akrilik dimasukkan sebagai bahan pengisi organik. y 3. resin akrilik teraktivasi kimia Hasilnya sering disebut sebagai resin cold-curing, self curing/otopolimerisasi. Aktivasi kimia melalui penambahan amin tersier seperti dimetil-para-toluidin terhadap cairan basis protesa. Amin tersier menyebabkan terpisahnya benzoil polisakarida sehingga terbentuk radikal bebas dan terjadi polimerisasi. Faktor-faktor sama dengan polimerisasi panas, hanya cara pemisahan benzoil peroksida yang berbeda.

MANIPULASI RESIN AKRILIK


Manipulasi Heat Cured Acrylic ada beberapa tahapan : Tahap 1 : Adonan seperti pasir basah (sandy stage). Tahap 2 : Adonan seperti Lumpur basah (mushy stage). Tahap 3 : Adonan apabila disentuh dengan jari atau alat bersifat lekat, apabila ditarik akan membentuk serat (stringy stage). Tahap 4 : Adonan bersifat plastis (dough stage). Pada tahap ini sifat lekat hilang dan adonan mudah dibentuk sesuai dengan yang kita inginkan. Tahap 5 : Kenyal seperti karet (rubbery stage). Pada tahap ini lebih banyak monomer yang menguap, terutama pada permukaannya sehingga terjadi permukaan yang kasar. Tahap 6 : Kaku dan keras (rigid stage). Pada tahap ini adonan telah menjadi keras dan getas pada permukaannya, sedang keadaan bagian dalam adukan masih kenyal.

y Waktu dough (waktu sampai tercapainya konsistensi liat)

tergantung pada: 1. Ukuran partikel polymer 2. Berat molekul polymer 3. Adanya Plasticizer 4. Suhu 5. Perbandingan monomer dan polymer

CARA REPARASI GIGI TIRUAN


Reparasi gigi tiruan dapat menggunakan cara cold curing acrylic, yaitu ; 1) Mencari pada landasan gigi tiruan bagian yang retak. 2) Pada bagian landasan gigi tiruan yang berkontak dengan jaringan mulut disekitar daerah yang retak dicor dengan gips. 3) Tepi bagian yang retak dilebarkan dengan bur sehingga terdapat celah. 4) Buat bevel kearah luar untuk menambah retensinya. 5) Permukaan model kerja diulasi dengan separting medium/coluld mould seal.

6) Kemudian gigi tiruan diletakkan di atas model kerja 7) Menaruh cold curing acrylic pada bagian yang akan direparasi 8) Setelah cold curing acrylic mengeras dilakukan penyelesaian dan pemolesan

PENERAPAN RESIN AKRILIK DALAM KEDOKTERAN GIGI


1) 2)

Bahan individual tray Bahan repair, relining, dan rebasing. Menyesuaikan kondisi mukosa yang secara fisiologis beubah

3) 4)

Bahan plat ortodonsi (removeable) Bahan penambah post dam pada full denture Pada gigi palsu dibuat pagaran 2 mm agar dam (jarak antara gigi palsu) tidak kemasukkan saliva yang dapat membuat lepas

5)

Sebagai bahan restorasi

MATURRRRR SUWWWUNNNN