Anda di halaman 1dari 14

Stevania Beatriks Bogar Dewi Forman L.

Sinambela Sheila Tunggono

Tablet

adalah sediaan padat mengandung bahan obat atau tanpa zat pengisi

Mengetahui
Menjamin Untuk

kestabilan fisik dari tablet

kestabilan bahan aktif

mendapatkan tablet yang terkompresi

dengan baik
Menjamin

homogenitas dan reprodusibilitas

sediaan tablet
Untuk

memperoleh tablet yang kompak, kuat

dan massa tablet yang baik

keseragaman ukuran
Penampilan fisik

Waktu hancur dan disolusi


Kekerasan tablet

Keregasan tablet

Dilakukan penilaian terhadap penampilan fisik


yaitu :
Bentuk, Tekstur

permukaan dan

Ketebalan Warna

tablet

Dilakukan pengukuran terhadap 20 tablet


yaitu dengan mengukur diameter dan ketebalan tablet dengan jangka sorong

Waktu hancur dimaksudkan untuk menetapkan


kesesuaian batas hancur kecuali dinyatakan bahwa tablet kunyah atau isap atau dirancang untuk pelepasan obat secara bertahap dalam jangka waktu tertentu

Dinyatakan hancur sempurna bila sisa sediaan yang tertinggal pada kasa alat uji merupakan masa lunak yang tidak mimiliki inti yang jelas

Uji disolusi digunakan untuk menentukan kesesuaian dari kriteria penerimaan dan kelarutan suatu obat dalam air terbatas

Tahap S(6 tab) kriteria peneriman: tiap unit

sediaan tidak kurang dari Q + 5%

Tahap S(12tab) kriteria penerimaan : rata rata 12 unit adalah sama dengan atau lebih besar dari Q dan tidak satu unit sediaan yang lebih kecil dari Q 15%

Tahap

S (24 tab) kriteria penerimaan : rata

rata 24 unit adalah sama dengan atau lebih besar dari Q tidak lebih dari 2 unit sediaan yang lebih kecil dari Q 15% dan tidak satu unit pun yang lebih kecil dari Q 25%

Masing

masing dari 10 tablet dari tiap batch

diukur kekerasan dengan alat kekerasan tablet.


Persyaratan

untuk tablet lepas terkendali

non swellable adalah 10-20 kg/cm

Dilakukan
20

dengan cara yaitu :

tablet dibersihkan dari debu lalu

ditimbang kemudian dimasukkan kedalam alat uji keregasan. Alat diputar 25rpm selama 4 menit setiap putaran lalu ditimbang kembali. Hitung kehilangan bobot dalam persentase
Syarat

: lebih kecil dari 1%

Pemeriksaan

dilakukan terhadap 10 tablet

yang diambil secara acak dari tiap formula lalu ditimbang bobotnya satu per satu. Hitung bobot rata rata untuk satu tablet

BEBERAPA KERUSAKAN YANG TERJADI PADA TABLET YAITU :

Binding kerusakan tablet yang disebabkan massa yang akan dicetak melekatpada dinding ruang cetakan

Sticking / picking kerusakan yang disebabkan oleh permukaan punch atas dan bawah yang tidak licin, pencetak masih ada lemaknya sehingga massanya basah

Whiskering terjadi karena pencetak tidak pas dengan ruang cetakan, terjadi pelelehan zat aktif pada saat pencetakan tegangan tinggi

Spliting / caping lepasnya lapisan tipis dari permukaan tablet terutama pada bagian tengah Caping yaitu membelahnya tablet di bagian atas Motling Terjadi karena zat warna tidak tersebar merata pada permukaan tablet Crumbling tablet menjadi retak dan rapuh penyebabnya adalah kurang tekanan pada pencetakan tablet dan zat pengikatnya kurang