Anda di halaman 1dari 24

Hukum Organisasi Internasional Pertemuan 1

Oleh: Richi Aprian, S.H.,M.H.

Definisi Hukum Organisasi Internasional


y Schermers
y Mempelajari secara sistematik mengenai masalah lembaga yang

timbul dari hampir semua organisasi Internasional


y Brierly
y Hukum Konstitusi Internasional y Organisasi Internasional punya fungsi legislatif y Punya Fungsi Eksekutif y Fungsi Administratif

y L.B. Sohn
y United Nations Law

Definisi Hukum Organisasi Internasional 2


y Sumaryo Suryokusumo
y Hukum Organisasi Internasioal merupakan norma Hukum

Internasional yang terhimpun dalam suatu instrumen pokok yang mengatur tentang pembentukan organisasi termasuk badan-badannya dengan tugas dan kewenangannya; prinsip dan tujuan serta keanggotaanya termasuk hak dan kewajibannya; cara pengambilan keputusan; dll

Organisasi Publik
y Organsiasi Internasional Publik y Organisasi Internasional Privat y Organsasi Internasional Regional y Oganisasi Internasional Universal

Organisasi Internasional Publik


y Organisasi antar pemerintah yang anggotanya adalah negara

(pemerintah) yang mewakili negaranya sebagai pihak dari organisasi internasional tersebut y Pembentukan:
y Dasarnya perjanjian Internasional y Memiliki Badan y Pembentukan dibawah Hukum Internasional

y Prinsip Keanggotaannya:
y Prinsip Universalitas y Prinsip Geographic Proximity y Prinsip Selectivity

Organisasi Internasional Publik 2


y Prinsip Keanggotaan:
y Prinsip Universalitas y Soverign Equality Of State y Prinsip KedekatanWilayah y Geographic Proximity y Regional Organization y Prinsip Selectivity y Persamaan agama y Budaya y Etnis y Pengalaman sejarah y Sesama produsen

Organisasi Internasional Privat


y Timbul dari kesadaran badan non pemerintahan y Kepentingan mempunyai karakter internasional y Perhimpunan internasional permanen
 World Anti-Slavery Convention 1840  International Committee Of The Red Cross (1863)  Inter-parliamentary Union (1889)  International Dental Federation (1900)  International literary and artistic Association (1878)  International Chamber of Commerce (1919)  Union Of Internatioal association

Organisasi Internasional Privat 2


y Kegiatan perserikatan privat menekankan perlunya tindakan

negara
y ICRC yang mendukung Konvensi Jenewa 1864 y International Maritime Committee yang memperkenalkan convention

on the Safety Of Life at Sea


y Perserikatan Privat mengarahkan pembentukan perserikatan

publik
y International Association Of Legal Protection Of Labour y International Literaru and Artistic Association cikal bakal

International Burue Of Literary and Artistic Property

Organisasi Internasional Privat 3


y Bagi NGO yang mempunyai status konsultatif dalam sidang

PBB dikelompokan menjadi


y NGO yang mempunyai perhatian utama hampir semua kegiatan

ECOSOC y NGO yang mempunyai wewenang tertentu dan menangani secara khusus beberapa masalah yang termasuk dalam kegiatan Ecosoc y NGO yang tercatan sebagai badan konsultatif secara Ad Hoc

Organisasi Regional
Pembentukan organisasi regional maupun sub-regional anggotanya

didasarkan atas prinsip kedekatan wilayah. Contoh:


 South Pasific Forum  South Asian Regional Cooperation  Gulf Cooperation Council  Union Arab Maghreb

BabVIII Pasal 52 khususnya yang berkaitan dengan kewajiban

Organisasi regional untuk ikut serta dalam pemeliharaan perdamaian dan keamanan regional dan untuk menyelesaikan pertikaian lokal secara damai sebelum diajukan ke Dewan keamanan

Organisasi internasional universal


y Organisasi ini lebih memberikan kesempatan kepada anggotanya seluas

mungkin tidak peduli apakah negara itu besar atau kecil, kuat atau lemah dimana prinsip persamaan kedaulatan merupkan faktor penting dengan menggunakan hak suara yang sama.
y Ciri Umum (Prof Henry G. Schremer, Internasional Institutional law, hal

21-22)
Suatu Organisasi yang biasanya bergerak dengan kegiatan luas yang tidak memberikan persyaratan yang berat bagi keanggotaannya disamping tidak akan mengenakan sanksi untuk mengusir anggotanya  Ultimate Necessity menyangkut berbagai aspek kehidupan internasional yang sangat luas yang diperlukan oleh semua negara  Heterogeneity karena keanggotaanya yang luas maka akan mempunyai perbedaan pandangan, baik di bidang poitik maupun tingkat perekonomiannya serta budaya yang berbeda-beda.
 Universality

Pembentukan Organisasi Internasional


y Aspek Filosofis y Aspek Administrasi y Aspek Hukum

Aspek Filosofis
y Dipengaruhi oleh falsafah kehidupan bangsa y Pengalaman sejarah y Keinginan bersama menciptakan stabilitas hidup bertentangga y Tema-tema tertentu y PBB

didirikan mengambil tema filosofis atas dasar pengalaman sejarah bahwa masyarakat internasional perlu menyelamatkan generasi mendatang dari timbulnya perang dunia baru

Aspek Administratif
y Perlunya dibentuk sekretariat tetap di salah satu negara

anggota y Ada staf personalia (International Civil Servant) y Anggaran belanja yang ditanggung bersama oleh semua anggota y Administrasi yang efektif dan loyalitas pejabat kepada organisasi

Aspek Hukum
y Dibentuk melalui perjanjian dari tiga negara atau lebih sbg pihak y Organisasi mrpkn suatu kesatuan hukum dari tiap organisasi lain y Negara Pihak wajib menerima kewajiban yang telah ditetapkan

dalam instrumen pokok.(Covenant/Charter/ Statute/Constitution) y Instrumen Pokok memuat prinsip-prinsip dan tujuan organisasi tersebut.

Ciri organisasi Internasional Lerroy bennet


y A permanent organization to carry on a continuing set of function y Voluntary membership of eligible parties y Basic instrument stating goals, structure and methods y A broadlu representatives consultative conference organ y Permanent secretariat to carry on a continuous administrative,

reseaech and information function.

Sejarah Organisasi Internasional


y Dasar Lahirnya OI
 Pergaulan Internasional  Pemerintahan Dunia

y Konferensi Internasional (sederhana)


 Perdamaian Westphalia 1648  Penyelesaian Perang Napoleon 1815 y KongresWina 1815 y Konferensi Paris 1919 Perjanjian Versailles  Scramble For Africa y Kongres Berlin 1871 mengatur mengenai persaingan ekonomi dan pertentangan politik antara negara eropa  Konferensi The Hague 1899 dan 1907 y Upaya untuk menjamin perjanjian mengenai pembedaan aspek hukum perang y Kewajiban negara netral

Kongres Wina 1815


y Permulaan dari concert system y Anggota Negara Pemenang Perang y Menggunakan Diplomasi sebagai standard etika y Diselenggarakan dalam jangka waktu teratur. y Aix La Chapelle (1818) y Troppan (1820) y Laibach(1821) y Verona (1822)

Sistem Konferensi Ad Hoc


y Setiap masalah baru harus diselenggarakan konferensi y Konferensi bukan merupakan forum debat y Dilaksanakan oleh negara sponsor atau tuan rumah y Konferensi menerapkan kesamaan kedudukan negara

Syarat anggota Union of International Association


y Memiliki Organ Permanen y Objek mencakup kepentingan seluruh atau sebagian bangsa y Non Provit Oriented y Keanggotaan harus terbuka bagi individu atau kelompol

negara berbeda

Status Hukum Organisasi Internasional


1.

Personalitas Hukum dari Organisasi Internasional


y Maryan Green: pemberian Suatu personalitas hukum kepada

Organisasi Internasional pada hakekatnya merupakan sine qua non untuk mencapai tujuan organisasi internasional yang telah dibentuk y Kekuasaan OI tidak dimiliki oleh negara anggota; misal kekuasaan dewan keamanan PBB tidak sama dengan kekuasaan yang dimiliki masing-masing anggota y General Convention on the Privilages and immunities of The UN pasal 1 (1):PBB mempunyai judicial personality dan mempunai kemampuan untuk; membuat kontrak; memperoleh dan mengatur kepemilikian benda bergerak maupun tidak bergerak; untuk mengadakan legal Proceeding

Status Hukum Organisasi Internasional 2


2.


Personalitas Hukum dalam kaitanya dengan Hukum Nasional


Menyangkut keistimewaan dan kekebalan bagi organisasi internasional itu sendiri yang berada di wilayah suatu negara anggotanya dan bagi pejabat sipil internasional yang bekerja pada organisasi internasional tersebut Personalitas Hukum dalam kaitanya dengan hukum nasional tidak perlu dikaitkan dengan kesatuan yang dimiliki oleh personalitas internasional PBB memiliki personalitas secara terpisah. (Piagam pasal 105 (1))

Status Hukum Organsiasi Internasional 3


3.
  

Personalitas Hukum dalam kaitanya dengan Hukum Internasional


Menyangkut kelengkapan organisai tersebut dalam memiliki suatu kemampuan untuk melakukan tindakan hukum. Organisasi Internasional sebagai Internasional Legal Capacity PBB memiliki personalitas internasional dalam hubungannya dengan negara anggota sehingga terciptanya organisasi internasional yang memiliki personalitas internasional yang objektif

Status Hukum Organisasi Internasional 4


y Organisasi internasional sebagai Badan Pembuat Hukum
 Organisasi internasional menciptakan aturan baru  Sumber utama hukum internasional adalah perjanjian, kebiasaan

dan prinsip hukum umum  Piagam PBB usulan menjadikan PBB sebagai badan yang juga mempunyai kekuasaan legislatif.  Dibentuk Komisi Hukum Internasional adalah untuk mendorong perkembangan kemajuan hukum internasional