Anda di halaman 1dari 12

ASSALAMU’ALAIKUM

WR.WB
PENGERTIA, FUNGSI DAN JENIS LINGKUNGAN
PENDIDIKAN
KELOMPOK 4
DESDES 1321510
ANA KHAIRUNNISA 1321510
IING SUKARDI 132151114
YUSI WINARTI CRISTIANI 132151086
Pengertian Lingkungan Pendidikan
Lingkungan Pendidikan adalah segala sesuatuyang
ada di luar diri anak dalam alam semesta ini yang
menjadi wadah atau wahana, badan atau lembaga
berlangsungnya proses pendidikan yang merupakan
bagian dari lingkungan sosial.
Fungsi Lingkungan Pendidikan
 Membantu peserta didik dalam berinteraksi dengan
berbagai lingkungan sekitarnya (fisik,sosial dan
budaya) , utamanya berbagai sumber daya pendidikan
yang tersedia, agar dapat dicapai tujuan pendidikan
yang optimal.
Membantu proses pendidikan dapat berkembang
efisien dan efektif.
Macam – Macam Lingkungan Pendidikan
Manusia sangat dipengaruhi oleh lingkungan pendidikannya, baik itu lingkungan keluarga,
sekolah dan masyarakat. Ketiga lingkungan ini saling berkaitan erat dan tidak bisa
dipisahkan. Adapun, lingkungan pendidikan tersebut adalah :

1.      Pendidikan dalam Lingkungan Keluarga


Keluarga merupakan pengelompokkan primer yang terdiri dari sejumlah kecil orang
karena hubungan sedarah. Keluarga inti terdiri atas ayah, ibu, dan anak, dan dapat
diperluas lagi dari nenek, kakek, dst.
Pendidikan keluarga merupakan bagian dari jalur pendidikan luar sekolah yang
diselenggarakan dalam keluarga dan yang memberikan keyakinan agama, nilai budaya,
nilai moral, dan nilai keterampilan. Dan lingkungan keluarga adalah pusat pendidikan
yang amat penting dan menentukan. Biasanya anak-anak yang terbiasa turut serta
mengerjakan segala pekerjaan di dalam keluarganya dengan sendirinya mengalami dan
mempraktekkan bermacam-macam kegiatan yang berfaedah bagi pendidikan watak dan
budi pekerti seperti kejujuran, keberanian, ketenngan dsb. Keluarga juga membina dan
mengembangkan perasaan social anak seperti hidup hemat, menghargai kebenaran,
tenggang rasa, tolong menolong, hidup damai, dsb.Jelas bahwasanya lingkungan keluarga
bukan pusat penanaman dasar pendidikan watak pribadi saja, tetapi juga pendidikan social
yang mengantarkan si anak menemukan jati dirinya.
2.      Pendidikan dalam Lingkungan Sekolah
Sekolah merupakan sarana yang secara sengaja dirancang untuk melaksanakan
pendidikan. Dan peranan sekolah semakin penting seiring dengan kemajuan zaman
untuk mempersiapkan generasi muda dalam proses pembangunan bangsa. Adapun cara-
cara yang dilakukan oleh sekolah dalam pendidikan yaitu sebagai berikut :
a.       Pengajaran yang mendidik
Yaitu pemberian prakarsa dan tanggung jawab sedini mungkin kepada siswa untuk
berperan di dalam kegiatan belajar mengajar yang bermanfaat bukan hanya dalam
pencapaian siswa di sekolah, tetapi juga bermanfaat untuk membentuk dan
memperkuat kebiasaan belajar terus menerus sesuai dengan asas pendidikan seumur
hidup.
b.      Peningkatan dan pemantapan pelaksanaan program bimbingan dan penyuluhan
(BP) di sekolah.
Yaitu sebagai sarana dalam pengembangan kepribadian ke arah penyadaran jati diri
melalui pendekatan perseorangan dan kelompok.
c.       Pengembangan perpustakaan sekolah menjadi pusat sumber belajar (PSB)
Yaitu berperan lebih aktif dalam program pengajaran dan dapat berperan sebagai mitra
kelas dalam upaya menjawab tantangan perkembangan iptek yang semakin cepat dan
mengglobalisasi.
d.      Peningkatan dan pemantapan program pengelolaan sekolah
Yaitu meliputi peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung untuk mencetak
peserta didik yang berintelektualitas.
 
Pengaruh Timbal Balik antara Tripusat Pendidikan Terhadap
Perkembangan Peserta Didik
Perkembangan peserta didik, dipengaruhi oleh berbagai factor yakni hereditas,
lingkungan proses perkembangan, dan anugerah sang Kuasa. Untuk faktor
lingkungan, peranan tripusat pendidikan itulah yang paling menentukan, baik secara
sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama untuk mencapai tujuan pendidikan
yakni membangun dan menyiapkan sumber daya manusia pembangunan yang
bermutu. Dan agar tercipta tujuan pendidikan tersebut maka hendaklah lingkungan
keluarga, sekolah dan masyarakat bersama-sama berperan aktif dalam hal
memberikan pelatihan, pengajaran, pembibingan, yang nantinya akan membantu
anak-anak / peserta didik menemukan jati dirinya dengan mengembangkan
pengetahuan dan keterampilan anak-anak / perserta didik tersebut.

Hubungan Sekolah dengan Masyarakat


Hubungan sekolah dengan masyarakat sebenarnya merupakan penyederhanaan
konsep dimana sekolah salah satu pranata pendidikan dan pranata pendidikan
merupakan salah satu pranata masyarakat. Oleh karena itu, sekolah merupakan bagian
dari masyarakat. Ada 2 macam dalam hubungan sekolah dengan masyarakat yaitu
Hubungan transaksional antara sekolah dengan masyarakat serta hubungan
transmisi dan transformasi.
3.      Pendidikan dalam Lingkungan Masyarakat

Kaitan antara masyarakat dan pendidikan dapat di tinjau dari tiga segi, yakni :
1. Masyarakat sebagai penyelenggara pendidikan baik yang di lembagakan (jalur sekolah
dan jalur luar sekolah )
2. Lembaga kemasyarakatan dan atau kelompok sosial di masyarakat,baik langsung
maupun tak langsung, ikut mempunyai peran dan fungsi deduktif
3. Dalam masyarakat tersedia berbagai sumber belajar,baik yang dirancang ( by drsign )
maupun yang dimanfaatkan ( utility )

Fungsi masyarakat sebagai pusat pendidikan sangat tergantung pada taraf


perkembangan dari masyarakat itu beserta sumber-sumber belajar yang tersedia di
dalamnya. Di dalam masyarakat banyak sekali wadah yang menyediakan untuk kita
mengembangkan skill peserta didik dan mengenyam pendidikan nonformal yang
mencakup ilmu kehidupan yang lebih luas. Seperti organisasi masyarakat yang
memberikan pendidikan sosialisasi, keagamaan, dan banyak hal lainnya. Dalam hal ini
peserta didik akan lebih mampu berinteraksi social secara luas, tidak lagi dalam
lingkup kecil seperti di keluarrga maupun di sekolah saja. Karena lingkungan
masyarakat adalah lingkungan yang mencakup banyak hal secara luas dan mengglobal.
Di dalam masyrakat, factor media masa adalah factor yang sangat mempengaruhi
seseorang dan perkembangan suatu bangsa. Dengan media masa pendidikan akan
semakin maju karena adanya informasi-informasi pengajaran yang luas tidak hanya
pendidikan formal saja.
Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
Hubungan sekolah dengan masyarakat sebenarnya merupakan penyederhanaan
konsep dimana sekolah salah satu pranata pendidikan dan pranata pendidikan merupakan
salah satu pranata masyarakat. Oleh karena itu, sekolah merupakan bagian dari
masyarakat. Ada 2 macam dalam hubungan sekolah dengan masyarakat yaitu
1.Hubungan transaksional antara sekolah dengan masyarakat
Sekolah sebagai partner masyarakat dalam melakukan fungsi pendidikan dan sekolah
sebagai produsen yang melayani pesanan-pesanan pendidikan dari masyarakat.
2.Hubungan transmisi dan transformasi
Hubungan transformasif terjadi manakala sekolah berperan sebagai agen pembaharu
dalam kebudayaan masyarakat tersebut.
Sekolah dan masyarakat memiliki hubungan
rasional berdasarkan kebutuhan
Adapun gambaran hubungan rasional diantara keduanya:
•Sekolah sebagai lembaga layanan terhadap kebutuhan pendidikan di masyarakat yang
membawa konsekuensi-konsekuensi dan konseptual serta teknis yang bersesuaian antar fungsi
pendidikan yang diperankan sekolah dengan yang dibutuhkan masyarakat. Untuk menjalankan
tujuan pendidikan yang rasional dan ideal, maka sekolah memerlukan mekanisme informasi
timbal balik yang rasional, objektif dan realitas dengan masyarakat.
•Sasaran pendidikan yang ditangani lembaga sekolah, ditentukan oleh kejelasan formulasi
kerjasama antara sekolah dengan masyarakat. Diperlukan pendekatan komprehensif (luas dan
lengkap) di dalam pengembangan program dan kurikulum untuk masing-masing jenis dan
jenjang sekolahan.
•Pelaksanaan fungsi sekolah dalam melayani masyarakat yang dipengaruhi oleh ikatan-ikatan
objektif diantara keduanya. Ikatan objektif tersebut berupa perhatian, penghargaan dan dana,
fasilitas dan jaminan-jaminan objektif lainnya.
Pengaruh Keluarga Terhadap Sekolah dan Masyarakat

Keluarga sebagai satuan organisasi terkecil di masyarakat mendapat peranan sangat


penting karena membentuk kepribadian dan watak anggota keluarganya. Sedangkan masyarakat
terdiri dari keluarga-keluarga. Dari satuan terkecil itu terbentuklah gagasan untuk terus
mewariskan standar watak dan kepribadian yang baik yang diakui oleh semua golongan
masayarakat salah satu institusi yang mewarisakan kepribadian dan watak kepada masayarakat
adalah sekolah.
Sekolah tidak akan terus berdiri jika tidak di dukung oleh masyarakat, maka dari itu kedua
sistem sosial ini saling mendukung dan melengkapi. Jika di sekolah dapat terbentuk perubahan
sosial yang baik berdasarkan nilai atau kaidah yang berlaku, maka masyarakat pun akan
mengalami perubahan sosial.
Sebagai salah satu wujud sekolah sebagai bagian dari masyarakat maka terbentuklah
sekolah masyarakat (community school). Sekolah ini bersifat life centered. Yang menjadi pokok
pelajaran adalah kebutuhan manusia, masalah-masalah dan proses-proses sosial dengan tujuan
untuk memperbaiki kehidupan dalam masyarakat. Masyarakat dipandang sebagai laboratorium
dimana anak belajar, menyelidiki dan turut serta dalam usaha-usaha masyarakat yang
mengandung unsur pendidikan
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai