Anda di halaman 1dari 13

DIMENSI

PERTANGGUNGJAWABAN
PROFESI HUKUM

MKN November 2020


HUKUK PIDANA PROFESI
Prof. Dr. Pujiyono,SH,MHum
Istilah yang komplek, kerena “hukum”
bermakna komplek, multidimensional,
multifaset.
 C.J.M Schuyt, ada empat organisasi dalam sistem hukum
(pengelompokan profesi hukum)
 Organisasi Kegiatan Pengelompokan

Perundang- Pembuatan aturan Anggota parlemen


undangan
Peradilan Penafsiran aturan Kekuasaan kehakiman

Bantuan Pemberi bantuan kpd Advokat


Hukum pencari keadilan
Pemerintahan Pelaksana aaturan Birokrat
Umum

PROFESI HUKUM
Pengelompokkan PH didasarkan pada intensitas
penggunaan norma-norma hukum positif

PH Yang erat kaitannya dgn penggunaan norma-


norma hukum positif disebut praktisi hukum (hakim,
jaksa, polisi, notaris dll)

PH yang tidak erat kaitannya dengan penggunaan


norma-norma hukum positif disebut teoritisi hukum
(dosen, peneliti dll)

PROFESI HUKUM
Common Law, apapun bidang hukum yang digeluti
(legal job) disebut “lawyer” (seperti private
attorneys, government lawyer, members of the legal
staffs of corporation ect)

Di Inggris penasihat hukum dibedakan antara


Barrister (penasihat hukum yg tampil di pengadilan)
dan Solicitor (tdk tampil dipengadilan. Solicitor
banyak menangani tugas yg lazim dilakukan Notaris
(di Civil Law) seperti membuat surat wasiat, jual beli
rumah dan tanah, pendirian perseroan dll.
(Tan Thong Kie, “Studi Notariat dan Serba-Serbi Praktik Notaris, Bk II,
Jakarta :Ichtiar Baru van Hoeve, 2000, h. 230)

PROFESI HUKUM
PUNCAK KARIER PROFESI HUKUM, DI NEGARA
TRADISI COMMON LAW ADALAH MENJADI HAKIM
(LAIN HALNYA DGN CIVIL LAW SPT INDONESIA)

DIUSA PROFESI PENASIHAT HUKUM (Ind


Advokat) banyak dipilih (kaitan tradisi “litigasi”)

Di Civil Law setiap PH bersifat khas dan


membutuhkan pendidikan dan pelatihan khusus
(akibat tradisi pengkotak-kotakan profesi), shg
tdk mudah pindah2 profesi seperti di negara2
Common law.

PROFESI HUKUM
ProfesiNotaris di Indonesia jg dipengaruhi tradisi
sistem Civil Law, Profesi Notaris termasuk “pejabat
umum” diberikan “delegasi” kewenangan untuk
membuat akta yg membunyai kekuatan bukti formal
dan berdaya eksekusi. Kedudukannya yg demikian
disebut sebagai “notaris fungsional” (notariat
functionnel)

Notaris dalam sistem Common Law, sebagai notaris


profesional (notariat professionel) akta-aktanya tdk
mempunyai kekuatan seperti disebutkan, kedati
organisasi profesinya diatur oleh pemerintah.
(Sumber, Pusat Studi Hukum dan Kebijakan/PSHK,
27 Januari 2003)

PROFESI HUKUM
PH yg terkait langsung penerapan hukum positif:
PROFESI ADVOKAT
PROFESI NOTARIS
PROFESI POLISI
PROFESI HAKIM
PROFESI JAKSA
PH yg tidak langsung berkaitan penerapan
hukum positif:
Dosen
Peneliti dll

JENIS PROFESI HUKUM


MALPRAKTEK

Merupakan istilah yang:


 Sifatnya umum.
 Tidak selalu berkonotasi hukum (bisa juga etik).
 Hanya digunakan di bidang profesi.
 Berasal dari kata mal (yang berarti salah) dan
kata praktek (yang berarti pelaksanaan atau tindakan)
Makna harfiyah adalah pelaksanaan atau tindakan yang salah.

Makna terminologik = tindakan yang salah dalam rangka


melaksanakan suatu profesi.

Oleh sebab itu sering dsb PROFESSIONAL MISCONDUCT


PELANGGARAN ETIK
PELANGGARAN HUKUM ADMINSITRASI
PELANGGARAN HUKUM PERDATA
PELANGGARAN HUKUM PIDANA

SIFATPELANGGARAN, TIDAK SELALU


BERSIFAT TUNGGAL

BENTUK MALPRAKTEK PROFESI


HUKUM
PERTANGGUNGJAWABAN ADMINISTRASI
(SANKSI ADMINISTRASI)

PERTANGGUNGJAWABAN PERDATA
(SANKSI PERDATA)

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA
(SANKSI PIDANA)

BENTUK PERTANGGUNGJAWABAN
MALPRAKTEK PROFESI HUKUM
Dalam hal perbuatan yang bagaimana Notaris
dipertanggungjawabkan secara Etik dan
Administrasi
Bagaimana prosedur dan mekanisme penegakan
kode etik dalam Prifesi Notaris
Dalam hal perbuatan seperti apa Notaris dipecat
dari profesinya sebagai Notaris, bagimana
mekanisme penegakannya.
Sebut dan inventarisir peraturan yang berkaitan
dengan pelanggaran dan penegakan profesi
notaris, sebutkan rinci pasal2 yang digunakan
dan bunyinya.
OLEH ORGANISASI PROFESI

PERADILAN PERDATA

PERADILAN PIDANA

PENEGAKAN MALPRAKTEK PROFESI


HUKUM
USA bersifat litigius (penyel di
pengadilan)
Ind, Jepang, negara Timur tradisi
harmoni, musyawarah, ADR

Catatan tradisi penyelesaian kasus