Anda di halaman 1dari 14

KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KETEPATAN TENDANGAN MAIGERI ATLET KARATE DOJO PASAMAN

KABUPATEN PASAMAN BARAT

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Karate adalah salah satu olahraga yang digemari oleh masyarakat di Indonesia pada saat sekarang ini. Dalam melakukan olahraga karate dibutuhkan kondisi fisik yang baik. Salah satunya daya ledak otot tungkai dan kelincahan yang sangat dibutuhkan.

Daya ledak otot tungkai Kelincahan Ketepatan tendangan Maigery Koordinasi gerakan Keterampilan gerakan Keseimbangan gerakan Metode latihan Konsentrasi

Berdasarkan latar belakang masalah, identifikasi masalah di atas agar penelitian tidak terlalu luas, maka penulis membatasi masalahnya pada :
 Pengaruh daya

ledak otot tungkai dan kelincahan terhadap ketepatan tendangan maigeri atlet Karate Dojo Pasaman Kab. Pasbar tahun 2011.

Berdasarkan latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, maka rumusan masalahnya adalah :
 Seberapa besarkah kontribusi daya

ledak otot tungkai dan kelincahan terhadap hasil tendangan Maigeri pada atlet karate Dojo Pasaman Kab. Pasbar?

Untuk mengetahui daya ledak otot tungkai Dojo Pasaman Kab. Pasaman Barat. Untuk mengetahui kelincahan Dojo Pasaman Kab. Pasaman Barat.
Untuk mengetahui kontribusi daya ledak otot tungkai dan kelincahan terhadap tendangan maigery Dojo Pasaman Kab. Pasaman Barat.

A. KAJIAN TEORI

Menurut Abdul Wahid(2006:91) Berbeda dengan umumnya karate-Do di negara-negara lain, maka perkembangan karate-Do Indonesia seringkali dibentur pada unsur politik, dalam hal ini contoh kasus yang paling jelas adalah pembatasan jumlah anggota karate dibawah forki yang dampaknya sering kali terjadi kudeta sepihak pada interen perguruan yang bersangkutan. Padahal dilihat dari kaca mata sejarahnya, pendirian sebuah perguruan/aliran merupakan hal yang wajar dalam perkembangan seni bela diri apapun.

Berdasarkan masalah yang diangkat, maka sebagai landasan berfikir dalam penelitian ini dapat digambarkan skema dibawah ini :
DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI KETEPATAN TENDANGAN MAIGERY KELINCAHAN

A. JENIS DAN TEMPAT PENELITIAN

Waktu penelitian direncanakan akan dilaksanakan bulan Juli-Oktober 2011, sedangkan tempat penelitian ini dilakukan di Dojo karate Pasaman Kab. Pasbar.

Populasi Populasi penelitian ini adalah seluruh atlet Karate Dojo Pasaman kabupaten Pasaman Barat yang berjumlah 20 orang. Sampel Mengingat sedikitnya jumlah populasi, maka semua populasi dijadikan sampel atau disebut juga total sampling (Sudjana, 1992:382).

DAYA

DAK

KAI

KELI CAHAN

TENDANGAN MAIGERY

Jenis data yang dibutuhkan dalam penelitian ini terdiri dari jenis data primer dan skunder, Jenis data primer di dapat melalui tes dari sampel. Sedangkan data skunder berupa data tentang populasi yang didapat dari pelatih Karate Dojo Pasaman itu sendiri.

Pengumpulan Data Data ini didapat melalui test standing board jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, Lari bolak balik untuk kelincahan Arsil (2010) dan ketepatan tendangan Maigeri diukur dengan melakukan tendangan. Instrumen penelitian  Daya ledak otot tungkai  Kelincahan  Keteptan tendangan maigery

Teknik analisis data ini yaitu menggunakan analisis statistik korelasi sederhana regresi dan ganda dengan formula :

rxy =