Anda di halaman 1dari 15

Pengantar Struktur Data

Euis Marlina, S.Kom

Email : euismarlina@gmail.com
http://euismarlina.edublogs.org
HP : 08179424319
Latar Belakang
 Struktur data menjadi dasar dalam
langkah awal perancangan program

 Algoritma + Struktur Data = Program


Manfaat
Pemakaian struktur data yang tepat
di dalam proses pemrograman akan
menghasilkan :
 Algoritma yang lebih jelas dan tepat,
sehingga menjadikan program
secara keseluruhan lebih efisien dan
sederhana.
 Membuat program lebih ringkas, lebih
bersih, lebih elegan, lebih mudah dan
lebih mampu berkinerja tinggi
(karena efisien dalam penggunaan
memori dan waktu)
 Program berjalan membutuhkan
waktu beberapa detik, di mana
struktur yang lain mungkin akan
membutuhkan ribuan detik.
Pengertian
 Struktur data adalah cara menyimpan atau
merepresentasikan data di dalam komputer
agar bisa dipakai secara efisien

 Data adalah representasi dari fakta dunia


nyata
 Fakta atau keterangan tentang kenyataan
yang disimpan, direkam atau
direpresentasikan dalam bentuk tulisan,
suara, gambar, sinyal atau simbol
Tipe Data Standar
 Tipe data standar merupakan tipe
data yang tersedia pada kebanyakan
komputer sebagai built-in features.
 Tipe data standar yaitu :
- Integer
- Real
- Boolean
- Char
Integer
 Tipe Integer merupakan subset dari
bilangan bulat yang ukurannya dapat
bervariasi pada komputer-komputer yang
berbeda-beda.
 Semua Operasi pada data bertipe integer
pasti berkaitan dengan hukum dasar
operasi aritmatika, dan hasil komputasinya
akan diinterupsi jika berada di luar
jangkauan nilai yang ditentukan.
 Operator standar pada data bertipe integer
adalah :
- Penjumlahan (diberi notasi +)
- Pengurangan (diberi notasi -)
- Perkalian (diberi notasi *)
- Pembagian (div).
 Operasi pembagian (div) menghasilkan
bilangan bulat, dengan mengabaikan sisa
pembagian. Sedangkan untuk
mendapatkan sisa hasil baginya, gunakan
modulus (mod).
Real
 Tipe Real merupakan subset bilangan real
(bukan bilangan bulat)
 Proses aritmatika pada bilangan real
diperbolehkan untuk memberikan hasil
yang tidak teliti sampai batas pembulatan
kesalahan pada jumlah digit tertentu
(jumlah digit di belakang koma). Inilah
perbedaan mendasar dari tipe data Integer
dengan Real dalam hampir semua bahasa
pemrograman.
 Operator standar pada data bertipe Real
adalah :
- Penjumlahan (diberi notasi +)
- Pengurangan (diberi notasi -)
- Perkalian (diberi notasi *)
- Pembagian (diberi notasi slash (/)) untuk
membedakannya dengan pembagian bulat
(div).
Boolean
 Tipe Boolean adalah tipe data logika
yang memiliki dua nilai yaitu true dan
false.
 Operator Boolean adalah :
- Konjungsi atau and (diberi notasi ^)
- Union atau or (diberi notasi ν)
- Negasi atau not (diberi notasi ¬)
Char
 Tipe Char merupakan himpunan karakter
yang dapat dicetak
 Himpunan karakter yang didefinisikan oleh
ISO (International Standard Organization)
yang paling banyak digunakan adalah
karakter ASCII (American Standard Code
for Information Interchange)
 ASCII terdiri dari 95 karakter yang dapat
dicetak (dan karakter grafik), dan 33
karakter kendali, yang digunakan terutama
untuk pengiriman data dan untuk
mengendalikan perangkat pencetakan.
 Tipe Char terdiri atas 26 huruf Latin,
10 angka Arab, dan sejumlah
karakter grafik, seperti tanda seru
 Karakter dapat berisi karakter kosong
yang digunakan sebagai pemisah
(spasi)
 Karakter kosong (blank) diberi notasi
□.
Bahasan Struktur Data
Struktur Data, meliputi :
b. Struktur data dasar/sederhana, yaitu
array, record/struct dan himpunan
c. Struktur data lanjut/majemuk, yang
terdiri dari :
- Linier : Stack, Queue, serta List
dan Multilist
- Non Linier : Pohon Biner dan Graph
Implementasi
 Pengurutan dengan Array
Misal :
- Bubblesort
- Quicksort
- Shellsort, dll
 Rekursif
Misal :
- Fungsi Faktorial n!, dll