Pembimbing: dr. Ali Santosa, SP.

PD Oleh: Bagus Dhananing S

Pendahuluan
Diabetes mellitus (DM) suatu penyakit yang ditandai oleh adanya kenaikan kadar gula darah (hiperglikemia) kronik Komplikasi

Akut

Kronis

Definisi Sindroma gangguan metabolik kronis Berhubungan dengan hiperglikemi Akibat kekurangan insulin dan/atau resistensi insulin .

Gejala Klinik Gejala Khas Gejala Kronik y Polifagi y Polidipsi y Poliuri y BBq y y y y y y y y Cepat lelah n mengantuk Kesemutan Penglihatan kabur Mialgia Atralgia Keputihan Bisul yang hilang timbul Luka yang tak kunjung sembuh .

Diagnosis Bukan DM GDA GDP Plasma vena Kapiler Plasma vena Kapiler <110 <90 <110 <90 Belum pasti 110-199 90-199 110-125 90-109 DM 200 200 126 110 .

TGT (Toleransi Glukosa Terganggu) Gambar : Langkah-langkah diagnosis DM dan gangguan toleransi glukosa. . GDPT (Glukosa Darah Puasa Terganggu.Keluhan klnis DM Keluhan khas (+) GDP GDS 126 200 < 126 <200 GDP GDS Ulang GDS atau GDP GDP GDS 126 200 < 126 <200 126 200 Keluhan khas (-) 110-125 110-199 < 110 TTGO GD 2 Jam 200 DIABETES MELLITUS -Evaluasi status gizi -Evaluasi penyulit DM -Evaluasi dan perencanaan makan Sesuai kebutuhan TGT 140-199 GDPT < 140 Normal -Nasihat umum -Perencanaan makan -Latihan jasmani -Berat Idaman -Belum perlu obat penurun glukosa Keterangan: GDP (Glukosa Darah Puasa). GDS (Glukosa Darah Sewaktu).

  melalui proses imunologik idiopatik DM tipe 2 bervariasi mulai yang predominan reistensi insulin disertai defisiensi insulin relatif sampai uang predominan gangguan sekresi insulin bersama resistensi insulin DM tipe lain         Defek Genetik Fungsi Sel beta pankreas Defek genetik kerja insulin Penyakit eksokrin pankreas ( pankreatitis.Klasifikasi DM tipe 1 Destruksi sel beta. dll ) Endokrinopathi ( Akromegali. umumnya menjurus ke defisiensi insulin absolut.dll ) Diabetes Kehamilan . dll ) Immunologi ( Sindrom Stiff-man . trauma / pankreotomi. Klinefelter. Turner. Feokromositoma. neoplasma. CMV.. Pentamidin. As. Sindrom Chusing. dll ) Karena Obat ( Vacor. Glukokortikoid. Sindr. Genetik ( Down Syndr. Antibodi anti reseptor insulin. dll ) Sindr. Nikotinat. Sindr. dilantin) Infeksi ( Rubella congenital. tiazid.

Tatalaksana y Non Farmakologis y Terapi gizi medis y Latihan jasmani y Penyuluhan y Farmakologis y OHO y Insulin y Bedah y Cangkok pankreas .

Penghambat Alfa Glukosidase Acarbose tabl.5 6 mg/hari) Glinid Repaglinid tabl. 2.Obat Hipoglikemik Oral      Gol.2 mg (dosis 1.5 5 mg (dosis 2.5 15 mg/hari) Glipizid tabl. Sekretagok Insulin Sulfonilurea Klorpropamid tabl. 3. Insulin Sensitizing Biguanid ( Metformin ) Dosis 250 3000 mg/hari sediaan tablet 500mg Gol. 50 100 mg (dosis 100 300 mg/hari) Penghambat Glukoneogenesis Biguanid ( Metformin ) Dosis 250 3000 mg/hari sediaan tablet 500mg .5 1.5 6 mg/hari) Nateglinid tabl. 1. 2. 0. 30 mg (dosis 30 120 mg/hari) Glimepirid tabl. 100 250 mg (dosis 100 500 mg/hari) Glibenklamid tabl. 4 mg (dosis 0. 120 mg (dosis 360 mg/hari) Gol. 5 10 mg (dosis 5 20 mg/hari) Glikuidon tabl.

Insulin Macam Insulin Ra i acti Sh rt acti R I ter e iate acti acti Pre ixe I s li I s latar tar li a t s ixtar 30/70. a . li Efek Puncak (jam) 1-2 2Lama Kerja (jam) -8 Pea less 2-8 2 1 -15 . . al ix 25 a . li 30/70. i ra. -12 18-2 Merek Dagang al s art ctra i .

Komplikasi y Jika tidak dikelola dengan baik. DM komplikasi kronik y Baik mikroangiopati maupun makroangiopati y Adanya pertumbuhan sel & juga kematian sel yang tidak normal dasar terjadinya komplikasi kronik DM y Perubahan dasar/disfungsi tersebut terutama terjadi pada endotel pembuluh darah. terjadinya komplikasi vaskular diabetes . sel otot pembuluh darah maupun pada sel mesangial ginjal. y Semuanya menyebabkan perubahan pada pertumbuhan dan kesintasan sel.

Retinopati y Terjadi penebalan membrana basalis. hilangnya perisit dan proliferasi endotel pada kapiler retina y Patofisiologi retinopati diabetika melibatkan lima proses dasar yang terjadi ditingkat kapiler y Pembentukan mikroaneurisma y Peningkatan permeabilitas Pembuluh darah y Penyumbatan Pembuluh Darah y Proliferasi Pembuluh Darah baru & jaringan fibrosa di retina y Kontraksi jaringan fibrosis kapiler & vitreus .

Kontraktilias Proliferasi sel vaskular Meningkat semua Gangguan morfologi dan fungsional sel RETINOPATI .Hiperglikemia Poliol Protein terglikosilasi PKC Tekanan osmotik membrana basalis Radikal bebas dan perubahan fungsi sel Permeabilitas vaskular.

.

.

Nefropati .

Transduksi sel saraf Aliran darah ke sel saraf NEUROPATI DIABETIK .Neuropati Hiperglikemia Poliol Aktivasi aldose reduktase Glukosa fruktosa sorbitol NADPH AGEs Radikal bebas Vasodilatasi Mioinositol saraf sel Sorbitol Sorbitol + fruktosa Merusak sel saraf Stress osmotik Gangg.

Penyakit Jantung Koroner y Dasar terjadinya peningkatan resiko penyaki jantung koroner pada pasien DM belum diketahui secara pasti y Angka kejadian aterosklerosis lebih tinggi pada pasien DM dibanding populasi non DM y Pasien DM mempunyai resiko tinggi untuk mengalami trombosis. penurunan fibrinolisis dan peningkatan respons inflamasi y Pada pasien DM terjadi glikosilasi protein yang akan mempengaruhi integritas dinding pembuluh darah .

y Lesi aterosklerosis pada pasien DM dapat terjadi akibat: y Hiperglikemia y Resitensi Insulin dan hiperinsulinemia y Hiperamilinemia y Inflamasi y Dislipidemia y Hipertensi hiperhomosisteinemia .

Kaki diabetes Diabetes Mellitus Neuropati Neuropati Somatik Pain sensation Proprioseptif Masalah ortopedi Limited joint movement Keringat yHiperlipidemia yMerokok Penyakit vascular periferal Autonomic Neuropati Altered blood flow Plantar pressure Otot hipotropik Callus Dry skin fissure Engorged vein Warm foot Ulkus pada kaki Infeksi Ischemic limb .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful