KEBIJAKAN JAMKESMAS, JAMPERSAL DAN BOK

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

KEBIJAKAN UMUM
‡ SELAMA MANLAK BARU BELUM DITERBITKAN MANLAK YANG LAMA TETAP BERLAKU ‡ MANLAK BARU YANG AKAN TERBIT DI 2011 MERUPAKAN SATU KESATUAN YANG MENGATUR JAMKESMAS PELAYANAN DASAR, PELAYANAN LANJUTAN DAN JAMINAN PERSALINAN ‡ AKAN ADA BBRP JUKNIS BARU YANG MENGIKUTI MANLAK TERDIRI DARI : - JUKNIS JAMINAN PERSALINAN, - JUKNIS THALASEMIA

KEBIJAKAN UMUM ‡ ADANYA KEBIJAKAN JAMKESMAS PERSLINAN UNTUK SELURUH PENDUDUK YANG BELUM MEMILIKI JAMINAN KESEHATAN ‡ PENDANAAN JAMINAN KESEHATAN DI YANKESDAS (PRIMARY CARE). JAMINAN PERSALINAN DAN SUPPORTING DARI DANA BOK MENJADI SATU KESATUAN YANG TIDAK TERPISAHKAN DALAM PELAKSANAANNYA ‡ PENDANAAN JAMINAN PERSALINAN LANJUTAN (RUJUKAN KE RS) DIBAYAR MELALUI KLAIM RS DENGAN PEMBAYARAN DRG/CBG S .

JAMINAN PERSALINAN DAN BOK DILOKUSKAN DI KAB/KOTA>> TIDAK DILUNCURKAN KE PUSKESMAS .KEBIJAKAN UMUM ‡ JAMINAN PERSALINAN DI RUMAH SAKIT BERLAKU DENGAN PEMBAYARAN INA-DRG ‡ TERJADI PERUBAHAN DALAM PENGELOLAAN JAMINAN KESEHATAN DITINGKAT YANKESDAS ‡ TIM PENGELOLA JAMKESMAS YANKESDAS. PROVINSI/KAB/KOTA ‡ PENERIMA DANA UNTUK JAMKESDAS. PERSALINAN SERTA MMENJADI SATU BAIK DIPUSAT.

DOKTER PRAKTEK YANG BERSEDIA BEKERJASAMA DENGAN JAMKESMAS. TERMAUK DANA BOK .KEBIJAKAN UMUM ‡ PDAN PEMBERI PELAYANAN KESEHATANA (PPK) JAMKESMAS MELIBATKAN TIDAK HANYA PUSKESMAS TETAPI MELIBATKAN BIDAN PRAKTEK. KLINIK BERSALIN. ‡ PELAKSANAAN JAMINAN KESEHATAN MERUPAKAN SATU KESATUAN YANG TIDAK TERPISAHKAN.

JAMKESMAS YANKESDAS .JAMINAN PERSALINAN .HANYA JAMKESMAS YANKESDAS JAMKESMAS DASAR (BARU) ‡ DANA DILUNCURKAN KE KAB/KOTA  TIM PENGELOLA KAB/KOTA ‡ DIPERLUAS MELIBATKAN SEMUA BIDANG DI DINKES KAB/KOTA DAN KELOLA KEU ‡ SUMBER DANA APBN : .DANA SISA JAMKESMAS 2010 .PERUBAHAN-PERUBAHAN KEBIJAKAN JAMKESMAS DASAR (LAMA) ‡ DANA DILUNCURKAN LANGSUNG KE PUSKESMAS ‡ PENGELOLA DANA PUSKESMAS ‡ TIM PENGELOLA SEMPIT TIDAK AKTIF DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN ‡ SUMBER DANA APBN: .DANA BOK .

‡ YANKES SEPENUHNYA HANYA DI PUSKESMAS & JAR TANPA MELIBATKAN SWASTA ‡ MELIBATKAN SWASTA DLM PELAYANAN JAMINAN PERSALINA N .

KEBIJAKAN KEPESERTAAN ‡ AKAN ADA PERUBAHAN DATA PESERTA TAHUN 2011 YANG MENGACU KEPADA DATA BASE BPS PPLS 2008 ‡ PT ASKES TETAP DITUGASKAN UNTUK PELAKASANAAN MANAJEMEN KEPESERTAAN TERMASUK CETAK KARTU DAN DISTRIBUSI KESELURUH PESERTA .

UNTUK MEMENUHI 76. AKAN DILAKUKAN PENCETAKAN DAN PENERBITAN KARTU JAMKESMAS BARU PADA TAHUN 2011 5.5 JT JW JIWA 3. KEPESERTAAN BEREDASARKAN PADA DATA BPS THN 2008 (BY NAME BY ADRESS) SEJUMAH 60. KEPESERTAAN TDK BERUBAH (76. APABILA MASIH TERDAPAT MASYARAKAT MISKIN DAN TIDAK MAMPU TIDAK MASUK DALAM DATA TERSEBUT MENJADI TANGGUNG JAWAB DAERAH .KEBIJAKAN KEPESERTAAN 1.4 JT JIWA) 2.4 JUTA AKAN DIBAGI KEDAERAH SECARA PROPORSIONAL DENGAN MENDAHULUKAN MEMASUKAN PESERTA YANG SEDANG DALAM PERAWATAN DI RAWAT LANJUTAN 4.

PEMBIAYAAN KESEHATANNYA MENJADI TANGGUNG JAWAB PROV/KAB/KOTA DAN MEKANISME PENGELOLAANNYA MENGIKUTI MODEL JAMKESMAS. . BAYI LAHIR DARI PASANGAN PESERTA OTOMATIS MENDAPATKAN HAK KEPESERTAAN JAMKESMAS.KEBIJAKAN KEPESERTAAN 1. DAN SEBALIKNYA APABILA PESERTA MENINGAL DUNIA HILANG HAKNYA 2. PESERTA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) YG TDK MASUK DALAM DATA BASE SK BUPATI/WALIKOTA OTOMATIS MENJADI PESERTA JAMKESMAS 6. GEPENG DAN ANAK-ANAK TERLANTAR YG TDK MEMPUNYAI IDENTITAS DAPAT TETAP DILAYANI DNG PRODURE TERTENTU 3. APABILA MASIH TERDAPAT MASYARAKAT MISKIN YANG TIDAK TERDAPAT DALAM KUOTA JAMKESMAS.

KEBIJKAN PELAYANAN KESEHATAN ‡ PADA DASARNYA TIDAK ADA PERUBAHAN DALAM PAKET PELAYANAN KESEHATAN ‡ MEMBERIKAN KESEMPATAN KEPADA SWASTA YANG BERKEINGINAN UNTUK MENJADI JARINGAN JAMKESMAS DANG PERSYARATAN2 YANG DITETAPKAN .

DIAGNOSA. PENYEMPURNAAN INA-DRG. KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN MELANJUTKAN KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN JAMKESMAS 2011 DENGAN MELAKUKAN PENINGKATAN PELAYANAN SEPERTI: ± PENINGKATAN PELAYANAN DI PUSKESMAS ± MENUNJANG OPERASIONAL PUSKESMAS (BOK) 2.KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN 1. TERJAMINNYA KETERSEDIAAN ALAT KESEHATAN DAN OBAT 6. DSB 3. KODE DAN TARIF SESUAI DENGAN STANDAR PELAYANAN. PELAYANAN RUJUKAN. IMPLEMENTASI INA-DRG DALAM UPAYA KENDALI MUTU KENDALI BIAYA 4. PENAMBAHAN FASILITAS PPK DENGAN MELIBATKAN RS SWASTA. 5. PENERTIBAN PKS PPK DENGAN TP KAB/KOTA .

PELAYANAN RI DI PUSKESMAS PERAWATAN DAN RUANG RAWAT INAP KELAS III (TIGA) DI RS PEMERINTAH. SETIAP PESERTA MEMPUNYAI HAK MENDAPAT YANKES MELIPUTI : RJTP. DAN YANKES GD 2.RJTL. DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA ATAS NAMA MENTERI KESEHATAN MEMBUAT PERJANJIAN KERJASAMA (PKS) DENGAN RS SETEMPAT . RS KHUSUS.KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN 1. 3. PELAYANAN KESEHATAN BERDASARKAN RUJUKAN BERJENJANG. RS TNI/POLRI DAN RS SWASTA YANG BEKERJASAMA 4.RITL.RITP.

7. . PERSALINAN. PADA KEADAAN GAWAT DARURAT (EMERGENCY) SELURUH PPK WAJIB MEMBERIKAN YANKES WALAUPUN TIDAK MEMILIKI PKS DALAM PROGRAM INI 6. RITP.Lanjutan 5. BIAYA PELAYANAN KESEHATAN DIKLAIMKAN DAN DIPERHITUNGKAN MENJADI SATU KESATUAN MENURUT TARIF PAKET INA-DRG DAN DOKTER BERKEWAJIBAN MELAKUKAN PENEGAKAN DIAGNOSE PENYAKIT/PROSEDUR SBG DASAR PERTANGGUNG JAWABAN DANA ATAU PENGAJUAN KLAIM. DAN PENGIRIMAN SPESIMEN) DI LAKSANAKAN OLEH TIM PENGELOLA KABUPATEN/KOTA. VERIFIKASI PELAYANAN DI PUSKESMAS (RJTP.

VERIFIKASI PELAYANAN DI BKMM/BBKPM/BKPM/ BP4/ BKIM DAN RS DILAKSANAKAN OLEH PELAKSANA VERIFIKASI INDEVENDEN DIBAWAH KOORDINASI TIM PENGELOLA PROGRAM JAMKESMAS KABUPATEN/KOTA TRANSPORTASI RUJUKAN (PP) MENJADI TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DAERAH .Lanjutan 7. 8. DIPERLAKUKAN FORMULARIUM OBAT RS JAMKESMAS 9. DAN BAHAN PENUNJANG LAINNYA SEPENUHNYA MENJADI TANGGUNG JAWAB RUMAH SAKIT. PESERTA TIDAK BOLEH DIKENAKAN IUR BIAYA DENGAN ALASAN APAPUN 10. DARAH. AMHP. KETERSEDIAAN OBAT. ALAT.

PELAYANAN LANJUTAN ‡ SUMBERDANA BOK: TUGAS PERBANTUAN ‡ DANA UNTUK YANKESDAS DAN PERSALINAN DASAR DILOKUSKAN KE DINKES KAB/KOTA MELALUI KPPN V JAKARTA ‡ DANA KERUMAH SAKIT TETAP DILAKUKAN LUNCURAN KE REKENING RS MELALUI KPPN .KEBIJAKAN PENDANAAN ‡ SUMBERDANA JAMKESMAS ADALAH DANA BELANJA BANSOS UNTUK JAMKESMAS YANKESDAS. JAMPERSAL.

‡ HARUS ADA UPAYA KERAS MANAJEMEN RS UNTUK MEMBERIKAN TRANSFER TTG INADRG KEPADA SDM RS TERUTAMA KPD PARA DOKTER TERKAIT KEPASTIAN DIAGNOSA. KODING DAN ICD ‡ CODER DAN PETUGAS ADMINISTRASI KLAIM RS SERTA VERIFIKATOR INDEVENDEN HARUS EXTRA HATI2 .

KEBIJAKAN PENDANAAN ‡ TETAP DILAKUKAN LUNCURAN DANA DENGAN MEMPERHITUNGAN LAP. PERTANGGUNG JWBAN & KEPATUHAN PPK (COOPERATIF) ‡ PERTANGGUNG JAWABAN DANA LUNCURAN TETAP MELALUI KLAIM MENGGUNAKAN INA DRG/INA CBG S ‡ PERTANGGUNG JAWABAN DANA LUNCURAN DENGAN KLAIM INA CBG S SYAH SETELAH DI TTD DIREKTUR RS DAN VERIFIKATOR INDEPENDEN .

LANJUTAN ‡ SETELAH MENDAPATKAN PENGESAHAN VERFIKATOR INDEPENDEN RS DAPAT LANGSUNG MENCAIRKAN DANA KLAIM TANPA MENUNGGU FEEDBACK DARI PUSAT (PPJK) ‡ PPJK (VERIFIKATOR PUSAT AKAN TURUN SEGERA MELAKUKAN PEMBINAAN APABILA PETANGGUNGJAWABAN KLAIM ADA PRADUGA KESALAHAN DAN BILA TEJADI SELISIH DIPERHITUNGKAN ‡ ADA PENGALIHAN GROUPER INA-DRG KE UNU-IIHG .

02 Askes PNS&TNI POLRI Jamkesmas Asuransi Swasta & Lain Jamsostek Jamkesda JAMKESDA telah ada di 250 Kab/Kota.83 3. Prop Bali.61 12.98 57.PT Askes : 185 Kab/Kota .33 Proporsi Penduduk yang memiliki Jaminan Kesehatan (asuransi kesehatan) 43. oleh: .Pencapaian Kepesertaan Jaminan Kesehatan sd Juni 2010 Distribusi Penduduk yang memiliki Jaminan Kesehatan (asuransi kesehatan) menurut Jenis Jaminan 5.Kelola Sendiri: 65 Kab/Kot Tidak memiliki Jamkes Punya Jamkes 4 Propinsi Universal Coverage: Prop Sumatra Selatan.45 20. dilaksanakan secara bervariasi. Prop Sulawesi Selatan.78 56. NAD .

2008 sd 2010 1200 1012 1000 Faskes Jamkesmas RS Pemerintah RS Swasta 954 855 800 650 582 600 665 400 273 304 337 200 0 2008 2009 2010 .Pencapaian Penyediaan Fasilitas Pelayanan Rujukan Jamkesmas.

5 T. APBNP 1.1 T / Efisiensi² Relokasi 1 T.6 T.1 T 2007. SISA 2007 (-) 6 2009.232 T 2006.6 4.2010 5 4 3 2. APBN 2.125 4. APBN SM I 1 T. dan APBNP 700 M 2008. APBN 4.7 T.6 T. APBN 5.6 4.Alokasi Anggaran Program Jamkesmas. 2005 sd 2010 2005.6 3.6 2006 2007 2008 2009 2010 . APBN 2. SISA 2005 1.1 T Anggaran 2005 . APBN 4.1 2 1 0 2005   5. Sis 2006 : 0. sisa 2008 (-) 2010.

0% 20.0% 0.0% RJTL RITL 25.4 tahun 5 .44 tahun 45 .7% 0.8% 30.64 tahun 65 .2% 7.2% kurang 1 tahun 1 .4% 5.Pemanfaatan Pelayanan Rujukan Rawat Jalan-Inap Program Jamkesmas Berdasarkan Kelompok Umur.2% 5.8% 4.54 tahun 55 .0% 18.0% 33.1% 2.2% 10.4% 15.0% 13.14 tahun 15 .9 tahun 10.0% 3. Tahun 2009 35.0% 11.74 tahun lebih 75 tahun .24 tahun 25 .

855 .77 3.Pemanfaat Pelayanan RJTP. RITL Program Jamkesmas di Puskesmas dan RS.434. 2009.205.134. RJTL.487 3.000 118 97.152.2 RITL di RS 951.756 1.370 4. th 2008.101.52 4.408.256 0.49 653. Jan-Jun 2010 Jenis Pelayanan 2008 % 2009 % Sd Juni % sd 2010 Jun RJTP di Puskesmas 90.727 69.028.471 1.9% RJTL + IGD di RS 3.000 127 53.378 5.25 1.

.536 Dana rujukan pasien di RS tahun 2009 = 3.408.101.4 juta dg biaya per pelayanan & tindakan per kunjungan adalah Rp 191 ribu. laboratorium. 2009 Rujukan ke RS 2008 2009 Rawat Jalan Tingkat Lanjut 3. tindakan operatif dan non-operative.487 4.826 6. RITL dan Biaya Pelayanan th 2008.Pencapaian Kunjungan Pelayanan RJTP.708.8 juta dg rata2 per pasien rawat inap per hari Rp 322 ribu termasuk obat.808. Untuk kebutuhan biaya per episode sakit per pasien adalah Rp. radiologi.1. RJTL. jml kunjungan Rawat Jalan 4. dan jumlah hari Rawat Inap 6.6 Triliun. dll).8juta.378 Rawat Inap Tingkat Lanjut (jmlh Hari Rawat) 5.

826 6.818 Jml kunjungan Rawat Jalan Tingkat Lanjut di RS selama 6 bulan pertama tahun 2010 yaitu dari Januari s/d Juni adalah 3.536 4.2 juta kunjungan RJTL.084.708.205.134. 653.541 1.756 Rawat Inap Tingkat Lanjut (jmlh Hari Rawat) 5. 2008.101.Pencapaian Kunjungan Pelayanan Rawat Jalan & Inap Tingkat Lanjut di RS.370.808.574.256 Rawat Jalan Tingkat Lanjut 3.378 Rawat Inap Tingkat lanjut 1.408.2009. Jan-Juni 2010 Rujukan ke RS 2008 2009 Jan-Juni 2010 3.487 4. Jumlah Kunjungan selama satu tahun 2010 dapat diprediksi secara kasar yang akan mencapai kisaran enam (6) juta kunjungan RJTL Data 2010 adalah data estimasi .

86 0.040 7.42 2.23 2.355 % thd total RITL 9.243 Tindakan Foto Kontrast Imaging lainnya Tindakan pada penyakit Mata lainnya Tindakan Therapi Fisik dan Tindakan Minor Otot Tindakan pada Lymph Node & Thymus tidak kompleks Tindakan Terapi Shock Tindakan pada penyakit gigi Jumlah 27.77 0. Urut jenis Tindakan pada Rawat an Jalan Lanjut.34 1.15 41.844 22.50 2.774 425.245 17.613 20.Gambaran 10 Besar Tindakan Rawat Jalan & Inap Tingkat Lanjut dalam Program Jamkesmas berdasarkan pengelompokan INA-DRG Jan-Juli 2009.948 45.07 2.997 27 4.08 3.80 Tindakan pada penyakit Kulit tidak komplex 31.99 0.02 2 3 4 5 6 7 8 9 Rawat Inap Tindakan Dilatasi Cervix dan Kuretase Kandungan Rawat Inap Tindakan Intraokular dan Lensa mata Rawat Inap dg Hernia Inguinalis / Femoralis Rawat Inap Persalinan normal Rawat Inap Tindakan Operasi Usus Buntu (Appendictomy) Rawat Inap dg Tindakan pada Kulit Jaringan Sub-kutan/Payudara Rawat Inap dg Tindakan pada Kulit Jaringan Lunak Rawat Inap Persalinan dg Operasi Caesar dengan Komplikasi Rawat Inap dg Tindakan pada Gangguan Kandungan dan Adnexa Rawat Inap dg Tindakan pada Gangguan Payudara 13.19 1.296 9.60 Uru Jenis Tindakan pada Rawat Inap tan Lanjut.530 15.54 3.81 5.573 6.73 1.749 6. Jan-Juli 2009 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Tindakan Dialisis (cuci darah) Tindakan USG Vascular Tindakan Pemeriksaan Foto Kotrast Saluran Kencing % thd Jumlah Total Kasus RITL 183.67 0.55 3.03 1.41 3.623 25.993 12. Jan-Juli 2009 1 Rawat Inap Persalinan dg Operasi Caesar Rawat Inap Tindakan Dilatasi Cervix dan Kuretase Kandungan Jumlah Kasus 27.866 8.591 8.908 9.227 5.978 6.266 35.126 16 10 .06 0.

id Oktober 2010 28 .go. 021 52922020 SMS CENTER JAMKESMAS : 08121167755 WEBSITE: www. www.depkes.TERIMA KASIH DEPARTEMEN KESEHATAN RI JL HR RASUNA SAID BLOK X 5 KAV 4-9 JAKARTA TELP 021 5221229 FAX JAMKESMAS 021 5279409.net.jpkm-online.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful