Anda di halaman 1dari 40

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga


Suwardjono
Transi 1

7/24/2011

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Tujuan Pembelajaran
Mencapai kemampuan dan kompetensi peserta untuk: Menjelaskan pengertian perubahan harga dan jenisnya. Menunjukkan implikasi perubahan harga terhadap rerangka akuntansi pokok. Menyebut dan menjelaskan masalah akuntansi yang berkaitan dengan perubahan harga. Menjelaskan dan memberi contoh berbagai model untuk mengatasi implikasi perubahan harga. Menunjukkan kelemahan dan keunggulan berbagai model akuntansi perubahan harga. Menjelaskan perkembangan standar akuntansi perubahan harga di Amerika dan kemungkinan penerapannya di Indonesia.

7/24/2011

Suwardjono

Transi 2

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Perubahan Harga
Perbedaan jumlah rupiah yang dapat digunakan untuk memperoleh barang yang sama pada waktu berbeda. Pada umumnya, harga barang-barang cenderung menaik sehingga diperlukan lebih banyak jumlah rupiah untuk membeli barang yang sama di waktu kemudian.

7/24/2011

Suwardjono

Transi 3

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Masalah Akuntansi
Rerangka akuntansi pokok dilandasi asumsi bahwa daya beli uang stabil sepanjang masa atau manfaat ekonomik barang tidak berubah. Bila perubahan harga cukup mencolok, akuntansi menghadapi masalah: 1. Penilaian 2. Unit pengukur 3. Pemertahanan kapital

7/24/2011

Suwardjono

Transi 4

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Cara Mengatasi Masalah


Penilaian Akuntansi kos sekarang, current cost accounting, current value accounting, exit price accounting Akuntansi daya beli konstan, constant dollar accounting, inflation accounting, stabilized accounting, constant purchasing power accounting, GPLA Kombinasi keduanya, hybrid accounting, current cost/constant dollar accounting
Suwardjono
Transi 5

Unit pengukur

Pemertahanan kapital

7/24/2011

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Perubahan Harga
Perbedaan jumlah rupiah yang dapat digunakan untuk memperoleh barang yang sama pada waktu berbeda. Pada umumnya, harga barang-barang cenderung menaik sehingga diperlukan lebih banyak jumlah rupiah untuk membeli barang yang sama di waktu kemudian. Bila perubahan mencolok, masalah relevansi terpengaruh.
7/24/2011

Suwardjono

Transi 6

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Konsekuensi Perubahan Harga


Kos historis tetap terandalkan tetapi keberpautannya dengan keputusan menjadi berkurang. Angka penjumlahan dalam akuntansi menjadi kurang bermakna karena merupakan penjumlahan unit pengukur yang berbeda. Analogi dengan Adding oranges and apples Perlu upaya untuk tetap mempertahankan keterandalan tetapi keberpautan juga harus dicapai.
Lihat kembali Gambar 4.11.
7/24/2011

Suwardjono

Transi 7

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Jenis Perubahan Harga


Harga umum Perubahan karena inflasi atau daya beli. Terjadi perubahan meskipun manfaat atau daya tukar barang sama. Perubahan karena persepsi terhadap manfaat barang atau perubahan teknologi. Terjadi perubahan meskipun tidak terjadi perubahan daya beli. Perubahan harga spesifik setelah pengaruh perubahan daya beli dipisahkan atau diperhitungkan.
Suwardjono
Transi 8

Harga spesifik

Harga relatif

7/24/2011

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Pos-pos Moneter dan Nonmoneter


Pembedaan dalam rangka akuntansi perubahan harga. Berbeda dengan lancar dan taklancar. Pos moneter tidak sama dengan pos lancar. Pos moneter berkaitan dengan untung/rugi daya beli. Pos nonmoneter berkaitan dengan untung/rugi penahanan.
Lihat Gambar 13.1 untuk contoh pos.
Transi 9

7/24/2011

Suwardjono

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Makna Perubahan Harga Umum


Barang Harga u u m na Per en Harga ekarang m na Per en Perubahan m na Per en A 00 00% 5 60% 0 60% B 000 00% 6 00 60% 00 60% C 6 000 00% 9 600 60% 600 60% D 000 00% 9 00 60% 7 00 60% E 8 500 00% 600 60% 5 00 60%

Untuk mengh m genu kan un t engukur er ukan n ek harga umum (general price index) dan tahun dasar (base year). Lihat Gambar 13.3

7/24/2011

Suwardjono

Transi 10

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Implikasi Akuntansi Perubahan Harga Umum


Pembelian fasilitas fisis pada waktu yang berbeda-beda mengakibatkan penjumlahan kos menghasilkan angka yang kurang bermakna.
os ominal p . . p . . . . os dalam Daya eli engah . . . p p p . . . . . .

Aset Mesin Mesin Saldo

Indeks

Awal p p p . . .

Akhir p . p . p . . . .

Saldo atas dasar daya beli berbeda dengan angka nominal. Perbedaan makin nyata kalau indeks harga makin berbeda.
Transi 11

7/24/2011

Suwardjono

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Implikasi Akuntansi Perubahan Harga Umum


Penahanan pos moneter menimbulkan untung atau rugi daya beli. Penahanan aset moneter:
aya beli kas a al yang ditahan: X p . . aya beli kas yang dipegang akhir tahun: X p . ugi daya beli menahan aset moneter . p . p p . . .

Penundaan pelunasan utang moneter:


aya beli utang yang ditunda: aya beli pelunasan saat pelunasan: X p . . X p . . p .4 p . p . . .

Untung daya beli penundaan pelunasan utang moneter

Untung atau rugi daya beli tersembunyi dalam statemen laba-rugi kos historis. Lihat interpretasi makna untung atau rugi daya beli di halaman 3 .
7/24/2011

Suwardjono

Transi 12

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Makna Perubahan Harga pesifik


Barang Harga u u ina Persen Harga sekarang ina Persen Perubahan ina Persen A p 00 00% B p 000 00% p 000 00% p 0 0% C p6 000 00% p8 00 0% p 00 0% p D 000 00% 000 00% p 0 0% p 8 500 00% p 8 500 00% p 0 0%

p 750 5% p 550 5%

7/24/2011

Suwardjono

Transi 13

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Implikasi Akuntansi Perubahan Harga pesifik


Menimbulkan untung/rugi penahanan baik terrealisasi maupun belum yang tidak tampak dalam statemen laba-rugi kos historis.
Kos Historis Penjualan os barang terjual Laba kos historis (operasi) Laba kos sekarang (operasi) ntung penahanan terrealisasi Laba terrealisasi p . . p . . . . p 4 p . . . . Kos Sekarang p . . . .

Lihat interpretasi makna untung atau rugi penahanan di halaman 33- 34.
Transi 14

7/24/2011

Suwardjono

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Makna Perubahan Harga Relatif


Barang Harga ulu inal Per en Harga ekarang inal Per en Perubahan inal Per en Perubahan relatif inal Per en B R 00 00% 0 0% 0 0% 0 0% R 000 00% 00 0% 00 0% 0 0% C R 6 000 00% R 8 00 0% R 00 0% 800 0% R D 000 00% 00 0% 00 0% 0 0% R 8 500 00%

R 9 50 0% R 850 0% 0 0%

7/24/2011

Suwardjono

Transi 15

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Implikasi Akuntansi Perubahan Harga Relatif


Moneter Untung/rugi daya beli (purchasing power gains/losses) Untung/rugi penahanan moneter (monetary holding gains/losses)

Pos

Penahanan moneter

Nonmoneter

Penahanan real Terrefleksi dalam Model 4

Untung/rugi penahanan real (real holding gains/losses)

Penahanan moneter tidak terrefleksi dalam contoh-contoh model karena informasi aset atau kewajiban jangka panjang tidak disertakan.

7/24/2011

Suwardjono

Transi 16

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Implikasi Akuntansi Perubahan Harga Relatif Terhadap Pos Nonmoneter hlm. 3


Untung penahanan moneter Kos historis Rp . Rp . Kos dalam daya beli Rp . Rp4. Kos sekarang Rp . Untung penahanan real Rp1. Rp2.4

Terrealisasi Rp2.4

Praterrealisasi Rp3.

7/24/2011

Suwardjono

Transi 17

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Akuntansi aya Beli Konstan


Mengatasi perubahan harga akibat perubahan daya beli. Aspek teoretis: 1. Pemilihan indeks harga dan tahun dasar 2. Pro dan kontra 3. aya beli sebagai jenis kapital 4. tatus terhadap statemen keuangan dasar
icontohkan dalam Model 2.

7/24/2011

Suwardjono

Transi 18

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Pemilihan Indeks Konversi


Indeks awal tidak intuitif. Indeks akhir mengharuskan pos-pos operasi dikonversi. Indeks rata-rata tengah menghasilkan rupiah konversian pos-pos operasi yang mendekati rupiah nominal bila transaksi terjadi secara merata sepanjang tahun.
Lihat Gambar 13. FA B menyarankan penggunaan indeks harga konsumer perkotaan rata-rata (Consumer Price Index for All Urban Consumer)
7/24/2011

Suwardjono

Transi 19

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Akuntansi Kos ekarang


Mengatasi perubahan harga akibat perubahan daya tukar barang dicontohkan dalam Model 3 . Aspek teoretis: 1. asar pengukuran 2. Bagaimana kapital dipertahankan 3. umber dan teknik pengukuran kos sekarang 4. Pro dan kontra . Pemecahan laba menjadi komponen operasi dan komponen penahanan . tatus terhadap statemen keuangan dasar
7/24/2011

Suwardjono

Transi 20

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Akuntansi Kos ekarang


asar pengukuran: 1. Kos pengganti 2. Nilai jual sekarang 3. Nilai terrealisasi harapan Konsep terkait:
1. 2. 3. 4. .
7/24/2011

Jumlah rupiah terperoleh kembali P AK No. 4 , pasal Nilai penggunaan P AK No. 4 , pasal Nilai pasar sekarang Nilai sekarang aliran kas masa datang Margin pembelian lihat Gambar 13.
Suwardjono
Transi 21

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Teknik Pengukuran Kos ekarang


1. 2. 3. 4. Pengindeksan Penghargaan langsung Pengkosan unit Penghargaan fungsional

7/24/2011

Suwardjono

Transi 22

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Akuntansi Hibrida
Menggabungkan keunggulan akuntansi daya beli dan akuntansi kos sekarang. Lihat Gambar 13. untuk perbedaan. isebut akuntansi kos sekarang daya beli konstan (current cost/constant purchasing power accounting).
icontohkan dalam Model 4.

7/24/2011

Suwardjono

Transi 23

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Standar Akuntansi Perubahan Harga di AS


SFAS No. 33 Pelaporan berbasis kos sekarang dan daya beli konstan diwajibkan untuk perusahaan yang memenuhi kriteria. Hanya pelaporan berbasis kos sekarang diwajibkan. Pelaporan pengaruh perubahan harga hanya bersifat anjuran.

SFAS No. 2 SFAS No.

7/24/2011

Suwardjono

Transi 24

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Contoh Penyajian Pengaruh Perubahan Harga versi SFAS No. 33 Format Statemen
Penjualan Kos barang terjual (Skedul 1) Laba kotor Biaya operasi (taktermasuk depresiasi) Depresiasi (Skedul 2) Taksiran Pajak Penghasilan Laba dari operasi berlanjut Rugi daya beli (Skedul 3) I Rp4.000.000 2.600.000 Rp1.400.000 Rp 480.000 76.000 295.400 Rp 851.400 Rp 548.600 II Rp4.000.000 2.652.026 Rp1.347.974 Rp 480.000 103.570 295.400 Rp 878.970 Rp 469.004 Rp (32.570) III Rp4.000.000 2.656.781 Rp1.343.219 Rp 480.000 107.889 295.400 Rp 883.289 Rp 459.930 Rp (32.570)

Pengaruh kenaikan harga spesifik sediaan dan fasilitas fisis yang ditahan selama tahun berjalan (Skedul 4 dan 5) Pengaruh kenaikan tingkat harga umum (Skedul 4 dan 5) Kelebihan pengaruh kenaikan tingkat harga umum di atas kenaikan harga spesifik I Dilaporkan dalam statemen keuangan utama. II Disesuaikan terhadap perubahan tingkat harga umum. III Disesuaiakan terhadap perubahan harga spesifik.
7/24/2011

Rp 126.924 (194.820) Rp (67.896)

Suwardjono

Transi 25

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Contoh Penyajian Pengaruh Perubahan Harga versi SFAS No. 33 Format Rekonsiliasi
Laba dari operasi berlanjut Penyesuaian untuk merevisi kos akibat perubahan harga umum: Kos barang terjual Depresiasi Laba dari operasi berlanjut disesuaikan terhadap pengaruh perubahan tingkat harga umum Penyesuaian untuk merefleksi perubahan harga relatif: Kos barang terjual Depresiasi Laba dari operasi berlanjut disesuaikan terhadap pengaruh perubahan harga spesifik Rugi daya beli (Skedul 3) Pengaruh kenaikan harga spesifik sediaan dan fasilitas fisis yang ditahan selama tahun berjalan (Skedul 4 dan 5) Pengaruh kenaikan tingkat harga umum (Skedul 4 dan 5) Kelebihan pengaruh kenaikan tingkat harga umum di atas kenaikan harga spesifik Rp548.000 Rp(52.026) (27.570)

(79.596) Rp469.004

Rp (4.755) (4.319)

(9.074) Rp459.930 Rp (32.570)

Rp 126.924 (194.820) Rp (67.896)

7/24/2011

Suwardjono

Transi 26

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model Akuntansi Perubahan Harga


Suatu model akuntansi perubahan harga ditentukan oleh kombinasi tiga faktor: 1. Dasar penilaian Kos historis Kos sekarang Nilai keluaran 2. Skala pengukuran Nominal versus daya beli 3. Jenis kapital Finansial versus fisis
7/24/2011

Suwardjono

Transi 27

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Berbagai Kemungkinan Model


Dasar Pengukuran Jenis Kapital

11 12 6 Nilai keluaran Kos sekarang 7 8 10 3 4 2 Daya beli Finansial Skala Pengukuran Fisis

Kos historis

1 Nominal

7/24/2011

Suwardjono

Transi 28

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model 1: Kos historis


Penjualan Kos barang terjual (MPKP): 870 X 22.500 350 X 520 X Laba kotor penjualan Biaya operasi Depresiasi mesin lama Depresiasi mesin baru Lain-lain Laba bersih 6.100 6.300 = = Rp 2.135.000 3.276.000 Rp 19.575.000

5.411.000 Rp 14.164.000

Rp 1.800.000 1.464.000 7.564.000 Rp

10.828.000 3.336.000

7/24/2011

Suwardjono

Transi 29

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model 2: Daya beli konstan


Penjualan Ko barang terjual: p 19.575.000 X 127 / 127 K p 19.575.000

K 2.135.000 X 127 / 122 p 2.222.500 3.276.000 X 127 / 126 3.302.000 5.524.500 Laba otor penjualan K p 14.050.500 Bia a opera i: epre ia i e in la a epre ia i e in baru Lain lain 1.800.000 X 127 / 100 p 2.286.000 K 1.464.000 X 127 / 122 1.524.000 7.564.000 X 127 / 127 7.564.000 K p K p

11.374.000 2.676.500 1.279.500 1.397.000

Laba ebelu rugi da a beli ugi da a beli (lihat Hitungan di bawah) Laba dala da a beli on tan

7/24/2011

Suwardjono

Transi 30

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model 2: Untung/rugi daya beli


Aset moneter bersih: Kas i tan sa a Utan sa a al a al Penambahan: Pe j l 28.180.000 21.600.000 49.780.000 14.400.000 3 .380.000 19.5 5.

X 127 X 127

/ 122 / 127

= =

KRp 36.830.000 19.575. KRp 56. 5.

T t l 5 .955. Pengurangan: Pe eli pe le pan 14.640.000 e elian e iaan 2.1 5.000 .276.000 5.760.000 iaya 7.564.000 Penggunaan t tal 33.375.000 al akhi 21.580.000 al akhi alam aya eli ata-rata 21.580.000

X X X X X

127 127 127 127 127

/ / / / /

122 122 126 128 127

= = = = =

15.240.000 2.222.500 .302.000 5.715.000 7.564.000 KRp 34.043.500 KRp 22.361.500

X 127

/ 130

= KRp

21.082.000 1.279.500
Transi 31

Rugi aya eli


7/24/2011

Suwardjono

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model 3: Kos sekarang


Penj os l n r ng terj b l otor penj X l n . SRp 19. . SRp 14. . . .

Bi oper si: Depresi si: Perlengkapan lama 10% X ( 0. 40.000 + Perlengkapan bar 10% X ( 14. 40.000 + Lain-lain Laba operasi

.100.000 ) 17.290.000 )

/ /2

.142.000 1. 96. 00 7. 64.000 SRp

11. 02. 00 2.748.000

Untung p n h n n t li i Atas sediaan barang terj al (Hit ngan 1) Atas depresiasi perlengkapan (Hit ngan 2) Laba terrealisasi Untung p n h n n b lu t li i Atas sediaan barang akhir (Hit ngan 3) Atas perlengkapan lama (Hit ngan 4) Atas perlengkapan bar (Hit ngan 5) Laba kos sekarang nominal

SRp

113. 00 474. 00 SRp

588.000 3.336.000

SRp

90.000 678.000 2.385.000 SRp

3.153.000 6.489.000

7/24/2011

Suwardjono

Transi 32

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model 4: Kos sekarang/daya beli konstan


Penjualan os barang terjual: 19.575.000 5.524.500 X 127 X 127 / 127 / 127 SRp 19.575.000 5.524.500 SRp 14.050.500 X 127 X 127 X 127 / 127 / 127 / 127 SRp 2.142.000 1.596.500 7.564.000 SRp

Laba kotor penjualan Bia a operasi: Depresiasi mesin lama 2.142.000 Depresiasi mesin baru 1.596.500 Lain-lain 7.564.000 Laba operasi

11.302.500 2.748.000

Unt ng ena anan terrealisasi Atas sediaan barang terjual ( itungan 1) Atas depresiasi perlengkapan ( itungan 2) Laba terrealisasi sebelum untung/rugi da a beli R gi Daya Beli (li at dala M del 2) Laba terrealisasi setelah untung/rugi da a beli Unt ng (r gi) ena anan el terrealisasi Atas sediaan barang akhir ( itungan 3) Atas perlengkapan lama ( itungan 4) Atas perlengkapan baru ( itungan 5) Laba bersih kos sekarang/da a beli konstan
7/24/2011

SRp

0 (71.500) SRp SRp

(71.500) 2.676.500 1.279.500 1.397.000

SRp

0 127.000 1.485.900 SRp

1.612.900 3.009.900
Transi 33

Suwardjono

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model : Kos sekarang/fisis


Penjualan Kos barang terjual Biaya operasi: Depresiasi: Perlengkapan lama 10% ( Perlengkapan baru 10% ( Lain-lain 870 Laba kotor penjualan 6.350 SRp 19.575.000 5.524.500 SRp 14.050.500

20.740.000 + 14.640.000 +

22.100.000 ) 17.290.000 )

/2 /2

SRp 2.142.000 1.596.500 7.564.000 SRp

11.302.500 2.748.000

Laba tersedia untuk dividen Penyesuaian untuk mempertahankan kapital fisis (lihat hitungan dalam Model 3): Sediaan barang: Perubahan harga terrealisasi melalui penjualan SRp 113.500 Perubahaan harga melekat pada sediaan akhir 90.000 Perlengkapan: Perubahan harga terrealisasi melalui depresiasi SRp 474.500 Melekat pada perlengkapan lama 678.000 Melekat pada perlengkapan baru 2.385.000 Jumlah untuk mempertahankan kapital fisis

SRp

203.500

3.537.500 SRp 3.741.000

7/24/2011

Suwardjono

Transi 34

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model : Kos sekarang/daya beli konstan/fisis


Penjualan os barang terjual: 19.575.000 X 127 / 127 5.524.500 X 127 / 127 SRp 19.575.000 5.524.500 SRp 14.050.500 SRp 2.142.000 1.596.500 7.564.000 SRp SRp

Laba kotor penjualan Bia a operasi: Depresiasi mesin lama 2.142.000 X 127 / 127 Depresiasi mesin baru 1.596.500 X 127 / 127 Lain-lain 7.564.000 X 127 / 127 Laba operasi sebelum rugi da a beli Rugi da a beli (lihat hitungan dalam odel 2) Laba operasi bersih (tersedia untuk dividen)

11.302.500 2.748.000 1.279.500 1.468.500

Pen esuaian untuk mempertahankan kapital fisis (lihat hitungan dalam odel 4): Sediaan barang: Perubahan harga terrealisasi melalui penjualan SRp 0 Perubahaan harga melekat pada sediaan akhir 0 SRp Perlengkapan: Perubahan harga terrealisasi melalui depresiasi SRp (71.500) Melekat pada perlengkapan lama 127.000 Melekat pada perlengkapan baru 1.485.900 umlah untuk mempertahankan kapital fisis SRp

1.541.400 1.541.400

7/24/2011

Suwardjono

Transi 35

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model : Harga jual sekarang


Penjualan Kos historis barang terjual, PKP 870 X 22.500 350 X 6.100 520 X 6.300 Rp 2.135.000 3.276.000

Format 1
JRp 19.575.000 5.411.000 JRp 14.164.000 7.564.000 JRp 6.600.000 0 JRp 22.522.500 Rp 5.760.000 16.762.500

Laba kotor penjualan (terrealisasi) iaya operasi Aliran dana asuk Perubahan harga sediaan ( argin pe belian) Awal: Akhir: arga jual 900 X 25.025 Kos historis 900 X 6.400

Perubahan harga keluaran perlengkapan ( itungan 5 dala odel 3): Perlengkapan la a arga jual akhir JRp 15.470.000 Harga jual awal 16.592.000 Kenaikan (penurunan) harga JRp (1.122.000) Perlengkapan baru Harga jual akhir JRp 15.561.000 Harga jual awal 14.640.000 Kenaikan (penurunan) harga JRp 921.000 Perubahan harga keluaran perlengkapan Laba bersih

(201.000) JRp 23.161.500

7/24/2011

Suwardjono

Transi 36

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model : Harga jual sekarang


Penjualan Pe belian barang 870 350 520 00 X X X X 22.500 6.100 6.300 6.400 p 2.135.000 3.276.000 5.760.000 p 11.171.000 7.564.000

Format 2
p 1 .575.000

Biaya operasi liran kas berasal dari operasi liran kas asuk harapan ari sediaan akhir 00 X 25.025 Penurunan nilai/harga aset isis lihat For at 1 Laba harga jual sekarang

18.735.000 JRp 840.000

JRp 22.522.500 (201.000

22.321.500 JRp 23.161.500

7/24/2011

Suwardjono

Transi 37

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model : Harga jual sekarang/daya beli konstan


Penjualan K s arang terjual 19.575.000 X 127 / 127 2.135.000 X 127 / 122 3.276.000 X 127 / 126 KJRp 2.222.500 3.302.000

Format 1
KIRp 19.575.000 5.524.500 KJRp 14.050.500

a a k t r penjualan (terrealisasi) Peru ahan harga se iaan akhir: Harga jual sekarang 22.522.500 X 127 / 130 K s hist ris 5.760.000 X 127 / 128 a a k t r setelah penyesuaian harga se iaan Peru ahan harga keluaran perlengkapan: Perlengkapan la a Harga jual akhir 15.470.000 X 127 / 130 KJRp 15.113.000 Harga jual awal 16.592.000 X 127 / 122 17.272.000 Kenaikan (penurunan) harga JRp (2.159.000) Perlengkapan aru Harga jual akhir 15.561.000 X 127 / 130 KJRp 15.201.900 Harga jual awal 14.640.000 X 127 / 122 15.240.000 Kenaikan (penurunan) harga JRp (38.100) Peru ahan harga keluaran perlengkapan a a setelah penyesuaian fasilitas fisis iaya perasi 7.564.000 X 127 / 127 a a se elu rugi aya eli el 2) Rugi aya eli ( ari a a ersih ala
7/24/2011

KJRp 22.002.750 5.715.000

16.287.750 KJRp 30.338.250

(2.197.100) KJRp 28.141.150 7.564.000 KJRp 20.577.150 KRp 1.279.500 KJRp 19.297.650
Transi 38

aya eli k nstan

Suwardjono

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Model : Harga jual sekarang/daya beli konstan


Penjualan Pe elian arang 19.575.000 2.135.000 3.276.000 5.760.000 X X X X 127 127 127 127 / / / / 127 122 126 128 K K p 2.222.500 3.302.000 5.715.000 p 11.239.500 7.564.000 K

Format 2
p 19.575.000

iaya perasi

7.564.000 X 127 / 127

18.803.500 p 771.500

Aliran kas erasal ari perasi Aliran kas asuk harapan ari se iaan akhir 22.522.500 X 127 / 130 Penurunan nilai/harga aset fisis (lihat r at 1 a a se elu ugi aya eli (lihat el 2 a a ersih ala rugi aya eli

p 22.002.750 (2.197.100 K K

19.805.650 p 20.577.150 1.279.500 p 19.297.650

aya eli k nstan

7/24/2011

Suwardjono

Transi 39

Bab 13

Akuntansi untuk Perubahan Harga

Ini? Ah, masih jauh!


7/24/2011

Suwardjono

Transi 40