Anda di halaman 1dari 24

Aktiva tidak akan disusutkan berdasarkan penurunan nilai pasar wajarnya, tetapi berdasarkan pembebanan sistematis terhadap beban.

Penyusutan ( depreciation) adalah proses akuntansi dalam pengalokasian biaya aktiva tidak berwujud ke beban dengan cara yang sistematis dan rasional selama periode yang diharapkan mendapat manfaat dari penggunaan aktiva tersebut. Pendekatan alokasi biaya digunakan karena penandingan antara biaya dan pendapatan harus dilakukan dan karena fluktuasi nilai pasar tidak begitu berpengaruh dan sulit diukur. penyusutan digunakan untuk menunjukkan bahwa aktiva tetap berwujud telah menurun nilainya. Namun untuk aktiva seperti paten atau goodwill telah habis masa berlakunya maka disebut amortisasi.

Dasar ditetapkan penyusutan merupakan fungsi dari dua faktor : 1. biaya awal 2. nilai sisa dan pelepasan adalah estimasi jumlah yang akan diterima pada saat aktiva itu dijual atau ditarik penggunaannya. nilai sisa merupakan jumlah dimana aktiva harus diturunkan nilainya atau disusutkan selama masa manfaatnya. Contoh: Suatu aktiva memiliki biaya $ 10.000 dan nilai sisa sebesar $ 1.000, maka dasar penyusutannya adalah $9.000 Biaya awal $ 10.000 Nilai Sisa $ 1.000 Dasar penyusutan $ 9.000

Umur pelayanan suatu aktiva dan umur fisiknya seringkali tidak sama. Aktiva ditarik dari penggunaannya karena dua alasan : 1. faktor Faktor fisik adalah keausan, dekomposisi, dan kerusakan yang membuat aktiva tersebut sulit untuk bekerja tanpa batas. 2. Faktor faktor ekonomi - ketidaklayakan yaitu terjadinya apabila suatu aktiva tidak berguna lagi bagi perusahaan tertentu karna permintaan akan produk perusahaan itu telah meningkat. - penggantian yaitu penggantian suatu aktiva dengan aktiva lainnya yang lebih efisien dan ekonomis. - keusangan adalah tempat pembuangan untuk situasi yang tidak melibatkan ketidaklayakan dan penggantian.

Metode aktivitas (unit penggunaan dan atau produksi) Adalah mengasumsikan bahwa penyusutan adalah fungsi dari penggunaan atau produktivitas dan bukan dari berlalunya waktu. rumus :
(Biaya dikurangi nilai sisa) x jam tahun ini Total estimasi jam

Metode garis lurus Yaitu mempertimbangkan penyusutan sebagai fungsi dari waktu, bukan fungsi dari pengguna. Metode ini didasarkan atas dua asumsi : - kegunaan ekonomi aktiva itu sama setiap tahun, -beban reparasi dan pemeliharaan pada dasarnya sama setiap priode. Rumus :
Biaya dikurangi nilai sisa Estimasi umur pelayanan

Metode beban menurun yaitu metode yang menyediakan biaya penyusutan yang lebih tinggi pada tahun-tahun awal dan beban yang lebih rendah pada priode mendatang. Secara umum ada dua jenis metode beban menurun yang digunakan yaitu : - metode jumlah angka tahun yaitu metode yang menghasilkan beban penyusutan menurun berdasarkan pecahan yang menurun dari biaya yang dapat disusutkan (biaya awal nilai sisa). - metode saldo menurun yaitu metode yang menggunakan tarif penyusutan berupa beberapa kelipatan dari metode garis lurus.

Metode penyusutan khusus. ada dua metode khusus yaitu : - metode kelompok dan gabungan yaitu metode kelompok digunakan apabila aktiva yang bersangkutan cukup homogen dan memiliki masa manfaat yang hampir sama. Pendekatan gabungan digunakan apabila aktiva bersifat heterogen dan memliki umur manfaat yang berbeda. Tarif penyusutan gabungan ditentukan dengan membagi penyusutan pertahun dengan total biaya aktiva. - metode campuran atau kombinasi yaitu prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum hanya mensyaratkan bahwa metode itu menghasilkan pengalokasian biaya aktiva selama umur akiva dengan cara yang sistematis dan rasional. Metode penyusutan digunakan secara luas pada industri baja merupakan kombinasi dari pendekatan garis lurus / aktivitas yang sering disebut metode produksi variabel.

pemilihan metode penyusutan melibatkan faktor-faktor seperti sifat dan ketidakpastian arus pendapatan, penandingan biaya dan pendapatan, pengaruh terhadap laba dan nilai buku aktiva, pertimbangan pajak, serta biaya pencatatan.

Penyusutan dan periode parsial atau sebagian


perhitungan periode parsial relatif sederhana jika menggunakan penyusutan garis lurus. Dalam menghitung beban penyusutan untuk periode parsial perlu ditentukan beban penyusutan untuk satu tahun penuh dan kemudian merata-ratakan beban penyusutan tersebut diantara dua periode yang terlibat. Proses ini harus terus berlangsung selama masa manfaat aktiva. Variasi lainnya adalah membebankan penyusutan setahun penuh pada aktiva yang digunakan selama satu tahun penuh,atau membebankan penyusutan setengah tahun pada tahun akuisisi dan pelepasan,atau membebankan satu tahun penuh pada tahun akuisisi dan tidak melakukan pembebanan pada tahun pelepasan.

Penyusutan dan penggantian aktiva tetap


dana untuk penggantian aktiva berasal dari pendapatan (yang dihasilakan melalui penggunaan aktiva) tanpa pendapatan tidak ada laba yang diwujudkan dan tidak ada arus kas masuk yang dihasilkan. Suatu keputusan yang etrpisah harus di buat oleh manajemen untuk menyisihkan kas guna mengakumulasi dana pengganti aktiva.

Revisi tarif penyusutan


perubahan estimasi harus ditangani dalam periode berjalan dan periode mendatang. Tidak ada perubahan yang harus dibuat atas hasil-hasil yang dilaporkan sebelumnya. Saldo awal tidak disesuaikan,dan tidak ada upaya untuk mengejar periode sebelumnya. Alasan nya adalah bahwa perubahan estimasi bersifat terus menerus dan merupakan bagian yang melekat dari setiap proses estimasi, serta penyajian kembali yang terus menerus dari periode lalu akan muncul untuk revisi estimasi kecuali jika hal itu di tanggani secara prospektif. Didasarkan atas pembagian nilai buku yang tersisa setiap nilai sisa dengan estimasi umur yang tersisa.

Standar akuntansi umum mengenai nilai terendah antara biaya atau harga pasar untuk persediaan tidak dapat diaplikasikan pada properti , pabrik, dan peralatan.


pengakuan penurunan nilai


penurunan nilai terjadi apabila jumah tercatat aktiva tidak dapat dipulihkan dan , oleh karna itu, perlu dihapuskan. Berbagai kejadian dan perubahan situasi mungkin akan mengarah pada suatu penurunan nilai.

Contohnya adalah : a. Suatu penurunan nilai yang signifikan dalam nilai pasar aktiva. b. Suatu perubahan yang signifikan dalam jangka waktu atau cara aktiva itu digunakan. c. Suatu perubhan terbalik yang signifikan dalam fakto-faktor hukum atau iklim usaha yang mempengaruhi nilai aktiva. d. Suatu akumulasi biaya yang secara signifikan melebihi jumlah biaya awal yang diperkirakan untuk mengakuisisi atau membuat aktiva. e. suatu proyeksi atau peramalan yang menunjukkan kerugian yang terus menerus berhubungan dengan aktiva. Jika jumlah arus kas bersih masa depan yang diharapkan lebih kcil dari jumlah tercatat aktiva,maka nilai aktiva di anggap telah menurun. Sebaliknay jika jumlah arus kas bersih masa depan yang diharapkan sama dengan atau lebih besar dari jumlah tercatat aktiva, maka tidak ada penurunan nilai yang terjadi.

pengukuran penurunan nilai


kerugian penurunan nilai adalah jumlah dimana jumlah tercatat aktiva melebihi nilai wajarnya. Proses penentuan kerugian penurunan nilai : - Menelaah kejadian atau perubahan situasi atas kemungkinan terjadinya penurunan nilai. - Jika hasil penelaah menunjukkan penurunan nilai maka pengujian tentang kemampuan pemulihan akan diterapkan. - Dengan mengasumsikan terjadinya penurunan nilai,kerugian penurunan nilai adalah jumlah dimana nilai tercatat aktiva lebih besar dari pada nilai wajar aktiva.

Restorasi kerugian penurunan nilai


setelah kerugian penurunan nilai dicatat, maka penurunan nilai tercatat aktiva yang ditahan untuk digunakan akan menjadi dasar biaya yang baru. Akibatnya, dasar biaya baru ini tidak berubah kecuali untuk penyusutan di priode masa depan atau penurunan nilai tambahan. Kerugian penurunan nilai tidak dapat direstorasi atas aktiva yang ditahan untuk digunakan.

Aktiva yang akan dilepaskan


aktiva yang ditahan untuk dilepaskan seperti persediaan harus dilaporkan pada mana yang terendah antara biaya atau nilai realisasikan bersih. Suatu aktiva yang ditahan untuk dilepaskan dapat dicatat pada periode mendatang, selama pencatatan itu tidak pernah lebih besar dari nilai tercatat aktiva sebelum penurun nilai.

Aktiva ini dikarakteristikan dengan dua fitur utama : pengambilan sepenuhnya aktiva itu, dan penggantian aktiva ini hanya dapat dilakukan oleh tindakan alam.


Penetapan dasar deplesi


perhitungan dasar deplesi melibatkan empat faktor : 1) biaya akuisisi deposit, 2)biaya explorasi, 3) biaya pengembangan, dan 4) biaya restorasi.

1)

2)

3)

4)

Biaya akuisisi adalah harga yang dibayarkan guna memperoleh hak properti untuk mencari dan menemukan sumber daya alam yang belum ditemukan. Biaya eksplorasi adalah biaya yang sering diperlukan untuk menemukan sumber daya alam. Biaya pengembangan adalah biaya ini peralatan berwujud dan biaya pengembangan tidak berwujud. Biaya restorasi adalah biaya yang harus ditambahkan ke dasar deplesi untuk tujuan perhitungan biaya deplesi perunit.

Penghapusan biaya sumber daya


dalam menerapkan pendekatan ini, total biaya sumber daya alam di kurangi nilai sisa di bagi dengan estimasi jumlah unit yang berada dalam deposit sumber daya alam,untuk memperoleh biaya perunit produk. Biaya perunit ini lalu dikalikan dengan jumlah unit yang dtambah untuk menghitung deplesi.

Rumus :
total biaya nilai sisa Total estimasi unit yang tersedia

 

Kontrofersi yang berkelanjutan Masalah khusus dalam akuntansi deplesi - Mengestimasi cadangan yang dapat dipulihkan. Prosedurnya adalah merevisi tingkat deplesi atas dasar prospektif dengan membagi biaya yang tersisa dengan estimasi cadangan baru yang dapat dipulihkan. - Nilai penemuan merupakan istilah yang luas yang berkaitan dengan keseluruhan daerah sumber daya alam. - Aspek pajak dari sumber daya alam merupakan ketentuan kontrofersial dari internal revenue code. Peraturan pajak telah lama menetapkan pengurangan yang lebih besar dari biaya atau persentase deplesi. - Dividen likuiditas perusahaan yang menerbitkan dividen likuiditas harus mendebit agio saham untuk bagian yang berhubungan dengan investasi awal dan bukan ke laba di tahan karna deviden merupakan pengembalian sebagian dari kontribusi awal investor.

Penyajian properti,pabrik,peralatan dan sumber daya alam setiap kewajiban yang di jamin oleh properti,pabrik,peralatan dan sumber daya alam tidak boleh di offsaid terhadap aktiva ini tetapi harus dilaporkan dalam kelompok kewajiban.

Beban penyusutan untuk periode berjalan Saldo kelas utama dari aktiva yang dapat di susutkan menurut sifat dan fungsi Akumulasi penyusutan,baik menurut kelas utama aktiva yang dapat disusutkanmaupun dalam jumlah total Suatu uraian umum tentang metode yang digunakan dalam menghitung penyusutan berkaitan dengan kelas utama aktiva yang dapat disusutkan.

aktiva dapat dianalisis secara relativ dengan aktivitas dan profitabilitas. Seberapa efisien perusahaan menggunakan aktivanya untuk menghasilkan penjualan diukur dengan rasio perputaran aktiva. Rasio ini ditentukan dengan membagi penjualan bersih dengan rata-rata total aktiva selama periode berjalan.