Anda di halaman 1dari 19

Trauma listrik

Faktor-faktor yang mempengaruhi efek aliran listrik pada tubuh


1. JENIS ALIRAN LISTRIK. > Bagi tubuh manusia arus AC lebih berbahaya dibanding dengan arus DC. > Dikatakan bahwa tbh manusia adalah 4 6 kali lebih peka terhadap arus AC daripada DC. > Moritz : arus AC dgn frekuensi 60 c/s yg digunakan dirmh tangga dan industri dapat menyebabkan kerusakan pd pusat-pusat di medulla oblongata dan pada jantung 2. TEGANGAN (VOLTAGE) > Voltage terendah yg dapat menimbulkan kematian manusia adalah sebesar 50 volt > Kurang lebih 60% dari semua kematian akibat aliran listrik disebabkan oleh arus dengan tegangan 115 volt. > Kematian akibat arus tegangan rendah terutama oleh karena terjadinya fibrilasi ventrikel, sementara itu pada tegangan tinggi disebabkan oleh karena trauma elektrotermis.

Faktor-faktor yang mempengaruhi efek aliran listrik pada tubuh


3. TAHANAN (RESISTANCE) > Tahanan yg terbesar yaitu pd kulit tubuh & akan menurun besarnya pada tulang, lemak, urat syaraf, otot, darah dan cairan tubuh. > Tahanan kulit + 500 - 10.000 Ohm. > Kulit yang kering mempuyai tahanan antara 2000 - 3000 Ohm, sedangkan kulit yang basah mempunyai tahanan sekitar 500 Ohm. 4. KUAT ARUS (INTENSITAS) > 10 mA dapat menimbulkan rasa tidak enak (unpleasant sensation). > 10 60 mA dapat menghilangkan kontrol otot-otot dan dapat menyebabkan asfiksia. > Lebih dari 60 mA dan berlangsung lebih dari 1 detik dapat menimbulkan fibrilasi ventrikel. > Arus 60 80 mA atau 200 250 mA pada DC adalah berbahaya bagi manusia

Faktor-faktor yang mempengaruhi efek aliran listrik pada tubuh


5. Hub. dgn bumi (earthing). > adanya hubungan antara konduktor ke bumi dengan melalui tubuh sangat berbahaya bagi keselamatan manusia tersebut. > tanpa alas kaki akan lebih berbahaya daripada orang yang berdiri dengan sepatu beralas kering. 6. Lamanya waktu kontak dgn konduktor. > Semakin lama waktu kontak dengan konduktor, maka semakin banyak jumlah arus yang melalui tubuh, akibatnya kerusakan tubuh akan bertambah besar dan luas

Faktor-faktor yang mempengaruhi efek aliran listrik pada tubuh


7. Aliran arus listrik (path of current). > Adalah tempat-tempat pada tubuh yg dilalui oleh arus listrik sejak masuk sampai meninggalkan tubuh. > Jaffe (1928) : mengatakan bahwa apabila arus listrik masuk dari sebelah kiri bagian tubuh lebih berbahaya d/p apabila masuk dari sebelah kanan. > Schridde (1936) : mendapatkan 88% kematian setelah adanya kontak antara konduktor dengan tangan kiri. > Bahaya terbesar bisa timbul apabila jantung atau otak berada dalam posisi aliran dari arus listrik tersebut

Faktor-faktor yang mempengaruhi efek aliran listrik pada tubuh


8. Faktor-faktor lain: > Adanya penyakit-penyakit tertentu yg sdh ada pd korban sebelumnya (peny. jantung,kondisi mental yg menurun) > Kelengahan atau kekurang hati-hatian, mengakibatkan kecelakaan

CARA KEMATIAN
> Kecelakaan --> paling sering. > Pembunuhan / bunuh diri --> jarang.  Pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP) sangat penting untuk dapat memperkirakan cara kematian korban.

SEBAB KEMATIAN
1. Ventrikuler fibrilasi 2. Respiratory paralysis 3. Paralyse pusat pernapasan

PEMERIKSAAN KORBAN
1. Pemeriksaan di TKP 2. Pemeriksaan Jenazah : a. Pemeriksaan Luar b. Pemeriksaan Dalam c. Pemeriksaan Tambahan

Pemeriksaan korban di TKP


> Langkah pertama kali adalah mematikan aliran listrik atau menjauhkan kawat listrik dari dengan kayu kering. > Pastikan korban apakah masih hidup atau sudah meninggal. > Bila lebam mayat (-), maka mungkin mati suri dan perlu pertolongan segera sampai timbul tanda kematian pasti.

Pemeriksaan luar
Cari tanda-tanda listrik atau current mark Current mark adalah tanda untuk luka akibat listrik dan merupakan tempat masuknya aliran listrik Gambaran current mark : Bentuk oval berwarna kuning atau coklat keputihan atau coklat kehitaman atau abu-abu kekuningan dikelilingi daerah kemerahan dan edema sehingga menonjol dari jaringan sekitarnya Cara mencari current mark pada tubuh korban terutama adalah pada telapak tangan dan telapak kaki dan sebelumnya harus dicuci terlebih dahulu dengan sabun dan bila perlu disikat

Pemeriksaan luar
Dapat terjadi metalisasi pada kulit yang bersentuhan dengan kabel atau kawat yang berarus listrik Metalisasi terjd akibat panas yg ditimbulkan sedemikian besar sehingga ionion asam jaringan bereaksi dengan ion-ion logam dari kawat atau kabel membentuk garam dan menyebar di jaringan Derajat current mark : Tanda listrik yg terkecil sebesar kepala jarum dengan warna kemerahan Tanda lain berupa gelembung berisi cairan Tanda yang lebih berat yaitu kulit menjadi hangus arang, rambut terbakar, tulang dapat meleleh dengan pembentukan butir kapur

Pemeriksaan dalam
 Biasanya tdk ditemukan kelainan yg khas  Pada otak dpt terjd perdarahan kecil,terutama

daerah ventrikel III dan IV  Jantung -->terjadi fibrilasi bila dilalui aliran listrik dan berhenti pada fase diastole, sehingga terjadi dilatasi jantung kanan Pada paru didapatkan edema dan kongesti

Pemeriksaan dalam
 Organ viscera --> kongesti yang merata  Petechie / perdarahan mukosa Tractus GI ditemukan

pada 1 dari 100 kasus fatal akibat listrik  Pada hati didapat lesi yang tidak khas  Pada tulang, --> karena tulang mempunyai tahanan listrik yang besar, maka bila ada aliran listrik akan terjadi panas sehingga tulang menjadi leleh dan terbentuklah butiran-butiran calcium phosphat yang menyerupai mutiara atau pearl like bodies.

Pemeriksaan Tambahan
 pemeriksaan PA pada current mark :  Ada bagian sel yg memipih, pengecatan dgn metoxy lineosin akan berwarna lebih gelap dari yang normal.  Sel-sel stra. corneum menggelembung & vacum  Sel dan intinya dari stratum basalis menjadi lonjong dan tersusun secara pallisade  Ada sel yg mengalami karbonisasi dan ada pula bagian sel-sel yang rusak dari stratum corneum

PETIR
 Petir dapat menimbulkan kejutan listrik dengan beberapa cara :

Efek langsung --> apabila korban terkena petir secara langsung maka korban tak dapat dielakkan meninggal Efek tidak langsung --> apabila korban berada ditempat dimana aliran listrik petir telah terpencar, korban dapat meninggal Induksi tegangan --> apabila korban berada disekitar benda logam yang terinduksi oleh cahaya petir, biasanya korban dapat hidup Apabila korban berhubungan dengan alatalat listrik rumah tangga, seperti setrika listrik, sakelar listrik atau antena radio Faktor-faktor yg mempengaruhi gambaran serangan petir pd korban : 1. Efek langsung dr pelepasan energi listrik 2. Efek mekanik 3. Efek kompresi

Efek langsung dari pelepasan energi listrik. > Pada korban yg terkena petir akan ditemukan tanda korban meninggal akibat listrik. > Tegangan & Intensitas yg tinggi sekali dpt menimbulkan panas --> LUKA BAKAR > Pada kulit korban didapatkan gambaran pohon gundul yang disebut arborescent marking Efek Mekanik. > Terjadi oleh karena dorongan udara yang terdesak sekitar cahaya petir akibat panas Efek Kompresi. > Perpindahan udara --> suara ledakan. > Korban dpt terlempar, pakaian menjadi koyak dan kotor --> mirip gelandangan. > Luka yg terjadi akibat persentuhan dengan benda tumpul --> abrasio, contusio, lacerasio dan avulsio, bahkan fraktur ekstremitas. > Pada kepala dpt terjadi fraktur tengkorak, epidural bleeding, subdural bleeding, contusio dan lacerasio otak.

Cara kematian
> Pasti kecelakaan. > Tidak mungkin pembunuhan & bunuh diri. > Akan tetapi perlu diperhatikan pada waktu pemeriksaan korban adalah apakah korban meninggal karena petir atau bukan

TRAUMA KIMIA
 Merupakan efek korosi dari asam kuat dan

basa kuat  Asam kuat : mengkoagulasikan protein luka korosi yang kering, keras seperti kertas perkamen  Basa kuat : membentuk penyabunan luka yang basah, licin dan lunak

Anda mungkin juga menyukai