Anda di halaman 1dari 11

FILTRASI

Nama Kelompok :
1. Muhamad Arkanurrohman 6. Ade Miftahul Huda
2. Riyan Amizar 7. Siti Mifwaul Hasanah
3. Faiz Jahlas 8. Adrian Taufik
4. Abil Farjil 9. Rt. Erna Sari
5. Puji Leksono
Dasar Teori
Filtrasi adalah suatu operasi pemisahan antara padatan dan cairan yang
melewatkan umpan (padatan + cairan) melalui medium penyaring.
Untuk semua proses filtrasi umpan mengalir disebabkan adanya tenaga
dorong berupa beda tekanan, sebagai contoh adalah akibat gravitasi atau
tenaga putar. Secara umum filtrasi dilakukan bila jumlah padatan dalam
suspensi relatif lebih kecil dibandingkan zat cairnya.
Prinsip Kerja Fungsi Filtrasi
a. Pressure Filtration 1. Untuk membersihkan air dan sampah pada
Filtrasi yang dilakukan dengan pengolahan air
menggunakan tekanan 2. Menghilangkan pengotor pada air suntik
b. Gravity Filtration injeksi
Filtrasi yang cairannya mengalir karena 3. Membersihkan sirup dari kotoran yang ada
gaya berat pada gula
c. Vakum Filtration
Filtrasi dengan cairan mengalir karena
prinsip hampa udara
Jenis-Jenis Filtrasi
Proses Filtrasi
Proses Filtrasi
Sederhana
Dengan Tekanan
(Tanpa Tekanan)

Proses Filtrasi
Dengan Membran
Jenis-Jenis Filtrasi
a) Proses Filtrasi Sederhana (Tanpa Tekanan)
Proses filtrasi sederhana (tanpa tekanan)
adalah proses penyaringan dengan media filter
kertas saring.
b) Proses Filtrasi Dengan Tekanan
Proses Filtrasi dengan tekanan, umumnya
dengan cara divakumkan (disedot dengan
pompa vakum).
c) Proses Filtrasi Dengan Membran
Proses Filtrasi dengan Membran merupakan
proses saparasi dengan menggunakan membran
dengan ukuran pori £ 0,1 mikron.
Metode Filtrasi
1) Metode filtrasi panas digunakan untuk memisahkan antara cairan dan
padatan, dimana dalam prosesnya diharapkan tidak menghasilkan kristal di
bagian funnel penyaring dan peralatan lainnya. Pada metode ini, peralatan
gelas yang akan terkena larutan secara langsung dipanaskan terlebih dahulu.

2) Metode Filtrasi Dingin digunakan untuk memisahkan antara cairan dan


padatan, dimana setelah penyaringan diharapkan terjadi pembentukan
kristal. Metode ini menggunakan es untuk mendinginkan aparatus yang
digunakan, sehingga temperatur dalam sistem akan turun secara drastis dan
memicu tumbuhnya kristal. Metode ini umumnya kalian gunakan dalam
proses rekristalisasi.

3) Metode Filtrasi Vakum digunakan untuk mendapatkan hasil padatan yang


kering dengan cepat. Untuk melakukan filtrasi vakum, alat yang dibutuhkan
ialah Funnel Buchner.
Gravity Filter
Penyaringan secara gravitasi
merupakan cara yang tertua yang
dilakukan untuk memurnikan suatu
suspensi. Salah satu contoh penyaringan
secara filtrasi yaitu pemurnian melalui
sand filter.
Gravity Filter Animation
Plate and Frame Filter
Alat ini bekerja berdasarkan diving force
yaitu perbedaan tekan. Alat ini dilengkapi
dengan kain (cloth) sebagai media penyaring
yang terletak pada pelat. Alat ini digunakan
untuk memisahkan padatan cairan dengan
media berpori yang akan menahan padatannya
dan melewatkan cairannya.
Plate and Frame Filter Animation
Hal-Hal Yang Mempengaruhi Filtrasi
• Debit , karena apabila laju aliran campuran yang akan di filtrasi
sangat besar maka tak berfungsinya filter secara optimal dan banyak
partikel yang akan lolos dari tahap filtrasi.
• Konsentrasi Kekeruhan, semakin banyak padatan yang terlarut
dalam sebuah cairan yang akan difiltrasi dapat menyebabkan
penyumbatan pada lubang pori dari media.
• Temperatur, apabila terjadi perubahan temperatur maka aka
mengakibatkan perubahan ukuran partikel yang akan disaring.
• Pemilihan Media Filter, ini adalah penentu lamanya alira dan daya
tahan saring.
• Tinggi Permukaan Air, ini akan berpengaruh terhadap debit.

Anda mungkin juga menyukai