Anda di halaman 1dari 18

Asuhan Keperawatan klien Glukoma

Oleh : Heni Purwaningsih


penginderaan/henny/2006 1

Glukoma


Glukoma primer  Glukoma sudut terbuka  Paling membahayakan  Gangguan herediter  Hambatan terjadi pd trabekular, kanal schlemn/vena akous  Tjd pd usia > 40 tahun  Gejala Terdapat perbedaan TIO pd kedua mata 4 mmHg
penginderaan/henny/2006 2

Tanda klasik  Herediter, peningkatan TIO, lapang pandang mengecil, perjalanan penyakit progresif & lambat


Glukoma sudut tertutup  Angle closure glukoma/close angle glukoma/narrow angle glukoma/acute glukoma  Gejala :  awitan mendadak, keadaan emergency
penginderaan/henny/2006 3

Patofisiologi  Menyempitnya sdt & perub letak iris yg terlalu ke depan  Perub letak iris --- kornea menyempit/menutup sdt ruangan -- menghalangi humor akuous keluar --- TIO meningkat 50 70 mmHg shg menyebabkan kerusakan saraf optik --- kebutaan

penginderaan/henny/2006

Tanda & gejala  Nyeri hebat di dalam & sekitar mata  Pandangan kabur  Sakit kepala  Mual, muntah  Kedinginan, demam  Fotofobia  Lakrimasi

penginderaan/henny/2006

Glukoma Sekunder  Tjd akibat penyakit mata lain  Penyempitan sdt/peningkatan vol cairan mata Etiologi :  Perub lensa, dislokasi lensa  Perub uvea  Trauma, hifema  Op katarak Glukoma Kongenital  Kegagalan jar mesodermal mengfungsikan trabekular
penginderaan/henny/2006 6

Intervensi bedah


Laser trabeculoplasty  Lubang di jar trabekular untuk membuka sudut  Salep mata steroid  Komplikasi :  Sakit kepala disertai mual, nyeri dahi & perub tajam penglihatan Operasi fitrasi  Trefinasi, sklerektomi/ sklerostomi
penginderaan/henny/2006 7

Laser iridotomi/iridectomy perifer Mengeluarkan bag iris untuk membangun outflow humor akuos Cyclocryoterapy Merusak sel badan silier & menurunkan produksi humor akuos

penginderaan/henny/2006

Perawatan pre operasi




Perawatan  Mencukur bulu mata, pemeriksaan TIO, mencuci rambut Medikasi  Gliserin peroral 1 ml/KgBB ditambah air/air jeruk nipis  Pilokarpin/KSR tetes mata  Asetazolamid tablet  Infus manitol 20%  Antibiotik topikal
penginderaan/henny/2006 9

Perawatan pasca operasi


  

 

 

Lakukan perawatan pascaoperasi rutin Pemberian antibiotik subkonjungtiva Tinggikan bag kepalatempat tidur 15 20 derajat Laporkan drainase Timbul sakit kepala ringan & pandangan kabur dalam 24 jam pertama Berikan laksan untuk mencegah konstipasi Bantu klien ambulasi

penginderaan/henny/2006

10

Instruksikan klien untuk tidak berbaring pada sisi operasi Instruksikan klien untuk melaporkan gejala nyeri dahi, nyeri mata/mual Observasi & laporkan komplikasi pembedahan Hindari latihan fisik/olahraga berat slm 3 mgg Komplikasi :  Peningkatan TIO  Penurunan TIO (hipotoni)  Infeksi penginderaan/henny/2006 11  Jaringan parut

Asuhan keperawatan klien glukoma




Pengkajian  Anamnesis  Umur  Ras  Pekerjaan  Penggunaan anti histamin  Riwayat keluarga dg glukoma  Riwayat trauma
penginderaan/henny/2006 12

Pemeriksaan fisik Dengan menggunakan ofthalmoskop Berfungsi untuk mengetahui adanya cupping & atrofi diskus optikus Pd glukoma primer didpt kamera anterior dangkal, humor akuos keruh & pembuluh darah menjalar keluar dr iris Pemeriksaan lapang pandang Pemeriksaan fisik dg inspeksi & palpasi Uji diagnostik dg tonometri
penginderaan/henny/2006 13

Diagnosa & intervensi keperawatan




Perubahan/persepsi (visual) b/d kerusakan saraf akibat peningkatan TIO Intervensi :




Lakukan tindakan untuk mencegah peningkatan TIO : diet rendah natrium,pembatasan kafein, mencegah konstipasi, mengurangi stres Pantau kemampuan kien unt melihat dg jls Kolaborasi dlm pemberian : miotik, agen penghambat pembentuk humor akuos, inhibitor karbonat anhidrase, agen osmotik sistemik
penginderaan/henny/2006 14

 

Nyeri b/d peningkatan TIO Intervensi :  Pertahankan tirah baring pd posisi semi fowler & cegah tindakan yg dpt meningkatkan TIO (batuk, bersin, mengejan)  Beri lingkungan yg gelap & tenang  Observasi TTV tiap 24 jam jk klien mendapatkan agen osmotik  Observasi derajat nyeri setiap 30 menit  Observasi haluaran masukan tiap 8 jam  Observasi ketajaman pandangan  Kolab dlm pemberian obat mata & analgesik
penginderaan/henny/2006 15

Ketidakpatuhan (pd program medikasi) b/d efek samping pengobatan, kurangnya motivasi, kesulitan mengingat regimen terapi Defisit penget b/d kurangnya informasi/mispersepsi informasi yg didapat sebelumnya Ansietas/takut b/d hilangnya pandangan aktual/potensial/benturan peny kronis thdp gaya hidup Resti pemenuhan keb nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b/d mual, muntah sekunder akibat peningkatan TIO
penginderaan/henny/2006 16

Resti cidera b/d penurunan pandangan perifer\ Defisit perawatan diri b/d berkurangnya pandangan Isolasi sosial b/d penurunan pandangan perifer, takut cidera/ respon negatif lingkungan thdp ketidakmampuan visual Berduka adaptif/ maladaptif yg berhubungan dg hilangnya visus aktual

penginderaan/henny/2006

17

Evaluasi :  Klien dpt mempertahankan visus optimal  Tidak terjadi komplikasi  Klien mampu memenuhi keb sehari-hari  Klien mempunyai pengetahuan yg adekuat tentang penyakit & penatalaksanaannya
penginderaan/henny/2006 18