Anda di halaman 1dari 35

Rany Waisya 06120067 Eko Apriendhi 06120130 Selfi Farisha 06920000

Preseptor : dr. Bestari, Sp.THT-KL

Tonsilitis

Peradangan tonsil palatina bagian dari cincin waldeyer

Tonsilitis ronis

Peradangan kronis tonsil setelah serangan akut yang terjadi berulang-ulang atau infeksi subklinis

Bakteri
Grup A Streptokokus beta hemolitikus Pneumokokus Streptokokus viridian dan Streptokokus piogenes Staphilokokus Hemophilus influenza Terkadang bakteri golongan Gram negatif

Rangsangan kronik karena rokok maupun makanan Higiene mulut yang buruk Pengaruh cuaca Alergi Keadaan umum (kurang gizi, kelelahan fisik) Pengobatan tonsilitis akut yang tidak adekuat

Proses Penyembuhan Proses radang berulang Epitel mukosa + jaringan limfoid terkikis Jaringan parut pengerutan

Perlekatan jar di sekitar fosa tonsilaris

Menembus kapsul tonsil

Kripta melebar Di isi detritus Proses Berjalan terus

Odinofagi

Nafas bau Ada yang mengganjal di tenggorokan saat menelan Tenggorokan terasa kering

Tonsil membesar

Permukaan tidak rata

Kripta membesar terisi detritus

Anamnesa Sakit tenggorokan terus menerus Sakit menelan Napas bau Malaise Perasaan mengganjal pada tenggorokan Demam

Pemeriksaan Fisik Tonsil membesar Adanya hipertrofi dan jaringan parut, Kripta melebar dengan eksudat purulen

Pemeriksaan penunjang Uji resistensi (sensitifitas) kuman dari sediaan apus tonsil

Diagnosis

Tonsilitis Pseudomembran

Penyakit Kronik Faring Granulomatosa


Faringitis Tuberkulosa

Tumor tonsil

Tonsilitis Difteri

Angina Plaut Vincent (Stomatitis Ulseromembranosa) Mononukleosis Infeksiosa

Faringitis Luetika

Lepra (Lues)

Aktinomikosis Faring

Sekitar Tonsil

Peritonsilitis Abses peritonsilar (Quinsy) Abses Parafaringeal Abses Retrofaring Krista Tonsil Tonsilolith (Kalkulus dari tonsil)

Organ Jauh

Demam rematik dengan PJR Glomerulonefritis Episkleritis, konjungtivitis berulang dan koroiditis Psoriasis, eritema multiforme, kronik urtikaria dan purpura Artritis dan fibrositis.

Terapi lokal : berkumur atau

Medikamentosa

obat isap Terapi sistemik : AB, kortikosteroid, dan analgetik

Tonsilektomi

Medikamentosa tidak berhasil Indikasi

Sumbatan Hiperplasia tonsil dengan sumbatan jalan nafas Gangguan menelan Gangguan berbicara Infeksi Infeksi telinga tengah berulang Rinitis dan sinusitis yang kronis Peritonsiler abses Tonsilitis kronis dengan nyeri tenggorok yang menetap Curiga adanya tumor jinak atau ganas

Absolut
Pembengkakan tonsil obstruksi saluran napas, disfagia berat, gangguan tidur dan komplikasi kardiopulmoner. Abses peritonsil yang tidak membaik dengan pengobatan medis dan drainase

Relatif
Terjadi 3 is t r i /t i f ti i ti si t t sil

H lit sis m m i

tt

silitis r i y ti m ri t r i m is

Tonsilitis yang menimbulkan kejang demam

T silitis r i / r l ri r str t sy ti m m i m ri ti i ti -l t m s r sist

Tonsilitis yang membutuhkan biopsi untuk menentukan patologi anatomi

Gangguan perdarahan
leukemia purpura anemia aplastik hemofilia blood dyskrasia

penyakit sistemik yg belum terkontrol


penyakit jantung DM

Risiko anestesi yang besar atau penyakit berat Infeksi akut yang berat

Nama Umur Jenis Suku

: Nn. M : 9 tahun Kelamin : Perempuan : Minang : Banuaran Lubuk Begalung

Bangsa

Alamat

Seorang

pasien perempuan datang ke poli

THT RSUP Dr. M. Djamil Padang tanggal 9 Agustus 2011 dengan :

Keluhan Utama :

Nyeri menelan sejak 1 minggu yang lalu.

Nyeri menelan sejak 1 minggu yang lalu. Pasien mengalami batuk pilek sejak 1 minggu yang lalu, batuk berdahak, warna bening.

Riwayat tidur ngorok sejak 6 bulan yang lalu. Nyeri telinga kanan sejak 1 hari yang lalu. Riwayat sulit bernafas tidak ada. Demam tidak ada. Rasa mengganjal di tenggorokan tidak ada.

Pada tahun 2009, pasien sudah pernah berobat ke RSUP Dr. M. Djamil Padang didiagnosis dengan tonsilitis dan dianjurkan untuk operasi pengangkatan tonsil, tetapi keluarga menolak.

Riwayat Penyakit Keluarga :

Tidak ada anggota keluarga yang menderita penyakit seperti ini.

Pasien

anak kedua dari 2 bersaudara, seorang

pelajar kelas 3 SD.


Pasien Pasien

suka mengkonsumsi es dan coklat. menggosok gigi 2x sehari.

Status Generalis

Keadaan Umum Kesadaran Tekanan darah Frekuensi nadi Frekuensi nafas Suhu

: Tampak sakit sedang : CMC : 110 70 mmHg : 82x menit : 20x menit : 37,0 C

Mata : Konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik Leher : Tidak ditemukan pembesaran KGB Paru Jantung Abdomen Extremitas : Dalam batas Normal : Dalam batas normal : Dalam batas normal : tidak ada kelainan

Pemeriksaan Daun Telinga

Kelainan Kel. Kongenital Trauma Radang Kel. Metabolik Nyeri Tarik Nyeri Tarik tragus

Dekstra

Sinistra

+ -

+ -

Dinding liang telinga

Cukup lapang (N) Sempit Hiperemi Edema Massa

Sekret/serumen

Bau Warna Jumlah

Membran timpani Utuh Warna Reflek cahaya Bulging Retraksi Atrofi Perforasi Jumlahperforasi Jenis Kwadran pinggir Gambar Putih mengkilat + (arah jam5) Putih mengkilat + (arah jam7) -

Mastoid

Tanda radang

+ Sama dengan pemeriksa

+ Sama dgn pemeriksa

Fistel Sikatrik Nyeri tekan


Nyeri ketok

Tes garputala

Rinne Scwabach

Weber

Tidak ada lateralisasi

Tidak ada lateralisasi

Kesimpulan audiometri Tidak dilakukan

Pemeriksaan Hidung luar

Kelainan Deformitas Kelainan kogenital Trauma Radang

Dextra Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada

Sinistra

Sinus paranasal Pemeriksaan Nyeri tekan Nyeri ketok Dextra Sinistra -

Rinoskopi anterior Vestibulum Vibrise Radang Kavum nasi Cukup lapang Sempit Lapang Secret Lokasi Jenis Jumlah Bau Konka inferior Ukuran Warna Permukaan Edema Konka media Ukuran Warna Permukaan Edema Septum Cukup lurus/deviasi Permukaan Warna Spina Krista Abses Perforasi Lokasi Bentuk Ukuran Permukan Warna Konsistensi Mudah digoyang Pengaruh konstriktor Licin Merah muda Serous Minimal Tidak ada Eutropi Merah muda Licin Eutropi Merah muda Licin Tidak ada Licin Merah muda Serous Minimal Tidak ada Eutropi Merah muda Licin Eutropi Merah muda Licin Cukup lapang Cukup lapang -

Gambar

Rinoskpopi Posterior (nasofaring) Pemeriksaan Koana Kelainan Cukup lapang (N) Sempit apang Mukosa Warna Edema Jaringan granulasi Konkha inferior Ukuran Warna Permukaan Edema Adenoid Muara tuba eustachius Ada/tidak Tertutup secret Edema mukosa Masa okasi Ukuran Bentuk Permukaan Post Nasal Drip Ada/tidak Jenis Gambar Dekstra + Merah muda Eutrofi Merah muda icin Sinistra + Merah muda Eutrofi merah muda icin -

Orofaring dan Mulut Pemeriksaan Dextra Sinistra

Palatum mole+ arcus faring

Simetris/tidak Warna Edema Bercak/eksudat

Simetris Hiperemis Hiperemis Tidak rata T2 Hiperemis T4 Hiperemis

Dinding Faring

Warna Permukaan

Tonsil

Permukaan

Tidak ata

Muara kripti

Melebar

Detritus Eksudat Perlengketan dengan pilar Peritonsil Warna Edema Abses Tumor Lokasi Bentuk

+ Hiperemis + Merah muda

kuran

Permukaan Konsistensi Gigi Karies/radiks Kesan Lidah Warna

Bentuk Deviasi

kuran

Warna

Tidak rata

Melebar

+ -

+ Merah muda

Laringoskopi indirek : sulit dilakukan Pemeriksaan epiglotis Bentuk Warna Edema Pinggir rata atau tidak Dextra Sinistra

Masa Aritenoid Warna Edema

Gerakan Ventricular band Warna Edema

Plika vokalis

Warna Gerakan Pinggir medial

Subglotis/trachea Secret ada/tidak Sinus piriformis Secret Gambar

Pemeriksaan Kelenjar Getah Bening Leher : Tidak terlihat dan tidak teraba pembesaran KGB leher.

Diagnosis Kerja

: Tonsilitis Kronis Eksaserbasi Akut :-

Diagnosis Tambahan Diagnosis Banding : -

Pemeriksaan Anjuran :

Laboratorium rutin: Hb,Ht,leukosit,LED Kultur dan uji resistensi kuman dari sedian apus tonsil.

Terapi:

Cefixime syrup 2xcth 1 2 Metilprednisolon 3x2 mg Ambroxol 3x1 2 tab Rhinofed 3x1 2 tab

Terapi anjuran: Tonsilektomi Prognosis


Quo ad vitam : bonam Quo ad sanam : bonam Quo ad fungsio : bonam