Anda di halaman 1dari 28

Anatomi Sistem Syaraf By: dr.

David

Fungsi : Koordinasi beberapa Aktivitas Tubuh


3 3 3 3 3 3 3

berbicara gerakan otot pendengaran pengecapan penglihatan berfikir Sekresi hormon

3 3 3 3

Respon terhadap bahaya Perasaan nyeri sentuhan ingatan dll.

Sistem Syaraf
s

Dibagi dalam dua bagian : Central Nervous System (CNS)/Sistem Syaraf Pusat
(SSP) :
s s

Brain (otak) Spinal Cord (medula spinalis)

Peripheral Nervous System (PNS)/Sistem Syaraf

Tepi (SST) : s 12 pasang syaraf Kranial & 31 pasang syaraf Spinal s Somatic Nervous System (Voluntary Movement)/ Sistem Syaraf Sadar (gerakan Sadar)
skeletal muscles (otot rangka)
s

Autonomic Nervous System (Involuntary)/Sistem Syaraf Tak Sadar (gerakan Tak Sadar)
viscera, otot polos & kelenjar eksokrin (sal. cerna, jantung & paru, kelenjar adrenal)

Sistem Syaraf
s

Unit Fungsional Sistem Syaraf adalah Sel Syaraf (NEURON) : Dasar yg membangun sistem saraf Membawa impuls listrik/informasi Terdiri dari:
s s s

Cell body (membangkitkan impuls) Axon (memindahkan impuls) Dendrites (menerima impuls)

SYNAPSE : hubungan antara neuron dengan neuron

N E U R O N S

Tipe Neuron
s Sensory

Neurons (neuron sensorik)

Membawa informasi ke CNS


s Motor

Neurons (neuron motorik)

Membawa informasi dari CNS ke otot & kelenjar


s Inter

Neurons

Neuron yang menghubungkan antara sensory input dan motor output.

Neuro-transmitters (Nts)
s

Zat Kimia yg digunakan Neuron utk berhubungan satu dgn lainnya

Contoh :
Dopamine (gerakan, perhatian, emosi) Serotonin (mood, lapar, tidur, arousal) Norepinephrine/adrenaline (waspada, arousal) Acetylcholine (otot, belajar, ingatan) Endorphins (menghilangkan nyeri, meningkatkan mood)

Central Nervous System (CNS) Sistem Syaraf Pusat (SSP)

BRAIN (OTAK)

The Brain (Otak)


s

Bentuk
Mengandung lebih 100 Milyard sel-sel syaraf 2% dari berat badan, menggunakan 30% energi Terdiri dari : 2 hemispheres

Fungsi
Beberapa fungsi disebarkan keseluruh otak, lainnya lebih terlokalisir. Hubungan antar sel-sel saraf membuat otak begitu khusus (& us so smart)

Cerebral Cortex (Cerebrum)


s

Mengandung lebih 30 Milyar neuron


Merupakan lembaran berkerut menutupi otak Dibagi atas Hemisphere (Left & Right)
s s s

Informasi dari satu sisi crosses over/menyilang Suara dari telinga kanan diproses di hemisphere kiri Gerakan lengan kiri dilakukan hemisphere kanan Motor - Mengendalikan gerakan sadar Sensory - Mengenal dan memproses sensasi Association Fungsi Higher mental Language - memadukan dan menghasilkan

Fungsi
s s s s

Cerebral Hemipsheres
s s

Kiri dan Kanan


s

Dihubungkan oleh corpus callosum

Dibagi dalam beberapa lobes :


Frontal
s

berbicara, gerakan otot, merencanakan, keputusan Proses pendengaran, bahasa, memori, emosi Proses sensori (body sensations) Proses penglihatan (vision)

Temporal
s

Parietal
s

Occipital
s

Struktur di bawah otak


Brainstem (batang otak)
termasuk medulla, pons, reticular formation s bernapas, arousal, denyut jantung, dll.
s

Thalamus
s

Menyebarkan Sensori Belajar nonverbal & ingatan.

Cerebellum
s

Limbic System
Amygdala - emosi s Hypothalamus - mengawasi (lapar, haus, dll.) s Pituitary Gland pelepasan hormon s Hippocampus - memori
s

Looking at the Brain


s

Lesion Studies
Effects of natural or experimental damage

EEG
Electrodes pick up surface brain activity

CAT / CT Scans
Computerized X-rays

PET Scans
Use radioactive dye to view brain activity

MRI Scans
Uses magnetic fields / radio waves

SPINAL CORD (MEDULA SPINALIS)


Fungsi :
s Jalur

yg menghubungkan otak dan Sistem saraf

tepi Ascending : impuls sensori menuju otak Descending : impuls motor ke synaps dgn motor neurons yg akan mempengaruhi effectors
s Pusat

Reflex Respon cepat tanpa melalui otak somatic reflexes (otot rangka dan kulit) s stretch reflex s deep tendon reflex s flexor reflex s crossed extensor reflex

Letak :
Di dalam saluran tulang belakang (vertebral canal) dimulai dari batang otak (medulla) hingga 1st or 2nd lumbar vertebra

Segmen ; 31 pairs of nerves :


cervical (8 pair) thoracic (12 pair) lumbar (5 pair) sacral (5 pair) coccygeal (1 pair)

Autonomic Nervous System


Peran sistem saraf simpatetik dan parasimpatetik adalah saling berlawanan. Umumnya sisytem saraf simpatetik berpengaruh sebagai perangsang dan mempersiapkan tubuh untuk kerja. Sedangkan system parasimpatetik mengembalikan fungsi tubuh ke keadaan normal.

sympathetic
Pupil dilatasi Produksi air mata tak dipengaruhi

parasympathetic
Pupil konstriksi Produksi airmata dipengaruhi

Frekuensi denyut jantung me Frekuensi denyut jantung me Bronkodilatasi Aktifitas lambung+pankreas me Glikogen dirobah menjadi glukosa Pelepasan adrenalin+noradrenalin me Peristalsis me Relaksasi Kandung Kemih Bronkokonstriksi Aktifitas lambung+pankreas me Glukosa dirobah menjadi glikogen Pelepasan adrenalin+noradrenalin me Peristalsis me Komtraksi Kandung Kemih

Thoracolumbar (asal serabut saraf : antara T1 L1)


s

Simpateti k

Parasimpatietik
s

Craniosacral

(asal serabut saraf : otak & sakrum

Somatic Division

Ach + Skeletal Muscle

Central Nervous System

Autonomic Division Ach Sympathetic Subdivision Ach Parasympathetic Subdivision Ach +/NE +/SM, CM Or Glands SM, CM Or Glands

ma Kasih atas perhatiann