Anda di halaman 1dari 41

REFERAT

TUMOR PADA KOLON


PEMBIMBING Dr. PIRMA HUTAURUK. Sp.BU

Oleh: Lia Rosdinal

PENDAHULUAN

Kolon adalah bagian dari sistem digestif, dimana materi yang tak terpakai disimpan. Tumor jinak pada usus besar disebut polip, tumor ganas pada usus besar disebut kanker.

Embriologi dan anatomi

Secara embriologik, kolon kanan berasal dari tengah, sedangkan kolon kiri sampai dengan rektum berasal dari usus belakang.

Anatomi
Suplai darah dari: A. Mesenterika Superior - Ilecolic - Asendens (right colic) - Transversa

A. Mesenterika inferior - Asending left colic - Desenden (left colic) - Sigmoid - Superior rectal - Middle rectal - Inferior rectal

Saluran Getah Bening Cabangnya 4 - Principal nodes - enicolic - paracolic - intermediate

TUMOR PADA KOLON

Tumor Jinak (polip): Non neoplastik polip Neoplastik polip

POLYP NON-NEOPLASTIK JINAK NON-

Hamartomas pertumbuhan terlalu cepat dari komponen kolon normal, seperti epithelium dan jaringan penghubung tidak mempunyai potensi menular kurang atipic atau invas

Juvenil Polyps Terisolasi, terjadi semasa masih kanakkanak, dan kadang-kadang terjadi pada saat dewasa Gejala meliputi pendarahan, turunnya kandungan, dan sakit abdominal Gejalanya bisa lebih serius, termasuk anemia, Jari clubbing, pertumbuhan yang gagal

Sindrom Cronkhite-Canada Cronkhite Umur 60 tahun Gejalanya adalah sakit perut, diare, pendarahan, dan anorexia dengan konsekuensi kehilangan berat tubuh, malabsorbsi dan anemia Ditandai hiperpigmentasi kulit, alonesia, kekurangan gizi

Sindrom Peutz-Jeghers Peutz Gejalanya meliputi muntah, pendarahan dan sakit pada perut bagian bawah

Polyp inflammatory
Polyp ini bisa jadi tunggal ataupun ganda ditandai dengan infiltrasi limfoid submuckosal dan perubahan regenerasi

Polyp Hyperplastic
polyp kolon yang paling umum non- neoplastik sering muncul pada pasien yang menderita kanker kolon etiologi tidaklah jelas

POLYP NEOPLASTIK JINAK


Polyp Adenomatous
polyp neoplastic kira-kira sepertiga atau dua pertiga Orang Amerika di atas umur 65 mempunyai adenomatous polyp tiga jenis : tubular, tubullovillous dan villous adenoma 75% adalah tubular adenoma

Gejala: Asimptomatic, dapat: Hematuchezia, obstruksi, diare Pem: FOT (the Fecal Occult Test) kurang sensitif Pengobatan: polypechumi total

POLIP NEOPLASTIK HEREDITER


Familial Polyp Adenoma
Sindrom Gardner (penyebaran polyp pada usus bagian bawah) Sindrom Turcot (tumor Otak, yang umum adalah medulloblastoma dan glioblastoma)

PENYAKIT KEGANASAN PADA KOLON


CARSINOMA PADA KOLON
Epidemologi usia 40 - 45 tahun (umum), 75 tahun (meningkat), resiko bagi pria = wanita (di atas 40 tahun) Kelompok beresiko tertinggi: Polip adenomatosa ( > 6x : populasi umum), Keluarga karsinoma, seperti endometrium, ovarium dan payudara ( > : normal), riwayat keluarga kanker kolon ( 3x : umum)

Penyakit Penyerta sindrom Gardner sindrom Turcot sindrom Oldfield sindrom Peutzjeghers polipolis juvenilis Kolitis ulserativa Kolitis granulomatosa (penyakit Crohn)

Etiologi = multifaktor
Tahap karsinoginesis (perkembangan & pertumbuhan)

Diet Rendah serat, tinggi lemak Waktu transit > pendek Kontak antara karsinogen dengan mukosa Kerja bakteri dalam isi kolon menurun Konsentrasi fecal asam empedu meningkat

Polip kolon : jinak ganas Kolitis ulseratif atau kolitis amuba kronik Perubahan dalam mikroflora kolon (dipengaruhi diet) Genetik : pada pasien dengan polipadenomatous polyposis (FAP)

Pencegahan dan pendeteksian awal


Persatuan Kanker Amerika mengusulkan: penyaringan asimptomatic; FOT (usia 50 th), sigmoidoscopy flexible (FS) diulang 3 5 th Kolonoskopi BE (alternatif)

Gejala dan tanda kanker kolon


Manifestasi klinikal kanker kolon dipengaruh oleh lokasi dan ukuran lesi Lesi pada sisi kanan sisi cenderung untuk menjadi besar dan ulserasi Gejala klinis karsinoma pada kolon kiri dan kanan tidak sama. Kiri: sering bersifat skirotik stenosis dan obstruksi. Kanan jarang terjadi stenosis dan feses cair, shingga tidak ada faktor obstruksi

Gejala sering:
Anemia sakit pada kwadrant kanan bawah Mual Anorexia massa abdominal yang jelas di kwadran kanan bawah (leukun & kolon asendens) Obstruksi (jarang, biasanya transuersum) Perubahan habitat bowel Lendir + darah obstruksi saluran urin Low back poin

Pemeriksaan
Kolonoskopi: studi diagnostik pilihan, dapat dilakukan polypectumy BE: - alternatf, - apple core lesion - struktur mucosa tidak teratur - lesi polypoia, kerusakan luas

Proctusigmoiduscopy alternatif, kurang bermanfaat Tes darah feses CT, scan abdumen Tes lain - tes konvensional, hit. Darah lengkap, biokomia darah, foto toraks - metostosis hepatic tes: tes fungsi liner, serum alkaline phospatose, SGGT, SGOT, SGPT, LDH - CEA (kadar antigen karsioembrionik ) sebagai penanda tumor

Diagnosis
Anamnesis pemeriksaan fisik colok dubur rektosigmoideskopi foto kolon dengan kontras ganda patologi anatomi. Pemeriksaan saluran kemih

Diagnosis banding
ulkus peptik neoplasma lambung Kolesistitis abses hati neoplasma hati abses apendiks massa periapendikuler Amuboma Divertikulitis kolitis ulserosa enteritis regionalis proktitis pascaradiasi polip rectum

Tatalaksana
Persiapan Preoperative : - pencucian dengan antibiotik (dengan golytely) - antibiotik parenteral Perawatan Operatif - terapi kuratif (tindak bedah) - tujuan memperlancar saluran cerna

Pengobatan paliatif
Tujuan: - mencegah atau mengatasi obstruksi - menghentikan perdarahan - hidup penderita lebih baik

Patologi dan klasifikasi


Patologi: 3 tipe karsinoma kolon rektum - polipoid/vegetatif menonjol ke dalam lumen usus - skirus (menyempit) stenosis obstruksi - ulseratif (nekrosis) = rektum

Derajat Keganasan
Klasifikasi Dukes berdasar dalamnya infiltrasi karsinoma di dinding usus
Dukes Dalamnya Infiltrasi hidup setelah 5 th A 97% B 80% C C1 65% C2 35% Terbatas di dinding usus Menembus lapisan muskolaris Metastasis Kelenjar Limf Beberapa Kelenjar Limf dekat tumor primer Dalam Kelenjar Limf jauh Prognosis

Metastasis
T Tx T0 Tis T1 T2 T3 T4 N Nx N0 N1 N2 N3 M MX M0 M1 Tumor utama tidak bisa ditaksir Tidak (ada) bukti primary tumor Carcinoma di tempat asal Tumor menyerbu submucosa Tumor menyerbu muscularis propria Tumor menyerbu subserosa, serosa atau ke dalam pericolic/perirectal lemak Tumor menyerbu peritoneum yang mendalam dan organs/structures yang bersebelahan Getah bening tidak bisa dinilai Tidak (ada) bukti getah bening metastasis Metastasis pada 1 sampai 3 kel. getah bening mesenteric bersebelahan Metastasis pada 4 kel. getah bening mesenteric Metastasis ke dalam kel. getah bening sepanjang keadaan dinamai suatu batang vascular Metastasis tidak bisa ditaksir Tidak ada metastasis Metastasis jauh

Prognosis
Tergantung dari ada tidaknya metastasis jauh, yaitu k1asifikasi tumor dan tingkat keganasan sel tumor Kelangsungan hidup 5 th 80% : terbatas dinding usus 75% : menembus dinding usus 32% : penyebaran kelenjar 1% : metastasis jauh

Perawatan dan adjuvan untuk kanker kolon Kemotherapi (kanker kolon stage III) Imunotherapi (eksperimental) Perawatan untuk metastasis Hati: cryosurgeri, kemotherapi Ekstrohepatic: reseksi (metastase ke paruparu)

FollowFollow-up pada kanker kolon


Perjalan penyakit Pemeriksaan phisik Cotonoscopy CXR Tes fungsi hati CT scan abdomen

Nonadenocarsinoma ganas pada kolon


Karsinoid:
Lokasi yang paling umum adalah appendiks, jejunum, dan bagian usus paling bawah . Rektum (sering)

Sarkoma
Jarang (0,1% dari semua kolorektal ganas) Tipe umum: leiomyosarkoma Tipe lain: fibrosarkoma dan angiosarkoma (jarang) Berhubungan dengan virus AIDS

Lymphoma
0,5% dari kolon ganas 70% Lymphoma pada caecum Gejala: - sakit perut, - perubahan habitat bowel - berdarah - obstruksi Diagnosa: biopsi dan kolonoskopi

Terimakasih