Anda di halaman 1dari 29

Disusun oleh : Indira Mega Pujarama (0410169)

Preceptor : dr. Yan Edwin Bunde, Sp. THT - KL

Telinga Luar

pinna (auricula) canalis acusticus (liang telinga)

AURIS (Telinga)

Telinga Tengah

MT Cavum tympani ossicula T.auditiva Aditus ad antrum antrum + cellulae

Telinga Dalam

labyrinth cochlea labyrinth vestibular

pinna (auricula)

Canalis Acusticus Panjang 2,5 3 cm, bentuk S


1/3 luar :pars cartilaginosa 2/3 dalam : pars osseus Bagian tersempit: bts pars cartilaginosaosseus

Lapisan luar MT + Canalis acusticus kantung berlapis epitel lembab rentan infeksi perlindungan: serumen pars cartilaginosa (byk kel. Sebacea + apokrin)

Telinga luar mengumpulkan dan menghantarkan gelombang bunyi ke struktur telinga tengah
Pinna: pengumpul suara Canalis acusticus: memperbesar suara (frekuensi 2-4 KHz, intensitas 10-15 dB)

1. Perikondritis Radang pada lapisan kulit dan tulang rawan (perikondrium) Gejala : hiperemi, edema, nyeri, demam, regional adenopati Th/ AB +simptomatik

Bila pengobatan dengan AB gagal dapat timbul komplikasi berupa mengkerutnya daun telinga akibat necrosis cartilago, timbul deformitas (cauliflower)

Otitis Eksterna Radang pada mukosa kanalis akustikus eksternus baik akut maupun kronis, yg disebabkan inf. Bakteri, jamur, virus. Etiologi Bakteri :Pseudomonas aeruginosa, Proteus mirabilis, Staphylococcus, Streptococcus, dan beberapa bakteri gram negatif. Jamur :golongan Aspergillus atau Candida sp.

Faktor yang mempermudah radang telinga luar: perubahan pH (mjd basa f/ proteksi menurun) Kelembaban udara (kalau hangat dan lembab kuman dan jamur >>) Trauma Ringan ketika mengorek telinga

4 Gejala Utama

Stadium: - Std. pre-inflamasi - Std. inflamasi akut


- Ringan (eritema + oedem ringan) - Sedang (oedem + eksudasi + nyeri) - Berat (nyeri hebat + obs. liang telinga) - Furunkel O.E.Sirkumskripta - Flegmon proses difus

Otalgia Rasa tersumbat Gatal Pendengaran berkurang

Infeksi pilosebaceus kulit 1/3 luar kanalis akustikus (mengandung: adneksa kulit spt kel. sebacea dan kel. Serumen) furunkel Etiologi : Staphylococcus aureus atau Staphylococcus albus.

Gejala Klinik - Rasa nyeri yg hebat (tdk sesuai dengan besar bisul). Rasa nyeri dpt timbul pd penekanan perikondrium, spontan saat membuka mulut - Ggg pendengaran (furunkel membesar dan menyumbat liang telinga)

Terapi Tergantung pada keadaan furunkel -Bila sdh menjadi abses : aspirasi pus -Lokal diberikan AB salep (polymixin B atau bacitracin) atau antiseptik (as. asetat 2-5 % dlm alkohol) -Bila dinding furunkel tebal : incisi pasang drain utk mengeluarkan pus Biasanya tdk perlu diberikan AB sistemik Hanya obat simtomatik spt analgetik dan obat penenang

Mengenai 2/3 dr kanalis akustikus bag dlm Kulit KA tmpk hiperemis dan edema yg tdk jls btsnya Etiologi : Pseudomonas, Staphylococcus albus, E. coli, bs juga Sekunder dr OMSK

Gejala klinik - Nyeri tragus (nyeri b+ saat ditekan) - Liang telinga sempit - Kadang KGB regional membesar dan nyeri tekan - sekret yg berbau (sekret tidak mengandung lendir spt sekret yg keluar dr cavum tympani pd otitis media).

Terapi -membersihkan liang telinga -memasukkan tampon Antibiotik ke liang telinga antara obat dgn kulit yg meradang. -Kadang diperlukan obat AB sistemik kontak yg baik

Inf. Difus di KA dan struktur lain di sekitarnya Terjadi pd OrTu dgn DM pH serumen lbh > mudah kn Otitis externa fx imunocompromize & mikroangiopati OE jd OE maligna.

Gejala klinis:
Gatal, diikuti nyeri pd liang telinga yg semakin hebat liang telinga tertutup jaringan granulasi Sekret banyak Liang telinga bengkak Terkena N. VII paralisis facial Osteomyelitis progresif disebabkan P. aeroginosa

Th/ - AB sesuai hasil kultur & resistensi - Dedridement radikal Yg sering digunakan:
Ciprofloxasin Ticarcillin-clavulanat Piperacilin dikombinasi dgn aminglikosida Tobramicin dikombinasi dgn aminglikosida Ceftriaxone Ceftazidine Cefepim Gentamicin dikombinasi dgn penicilin

Penebalan endotel pd DM menimbulkan kesulitan Th yg adekuat

E/ Pitysporum, Aspergillus (niger, fumigatus, flavescens, albus) / Candida species, jamur lain Pitysporum menyebabkan terbentuknya sisik yg mirip ketombe , predisposisi otitis eksterna bakterialis Sering pd immunocompromised + DM GK: pruritus, feeling of "fullness" in the ear and sometimes a smelly discharge.

Terapi membersihkan liang telinga dgn :


- as. asetat 2% dalam alkohol

- lar. iodium povidon 5% - tetes telinga yg mengandung campuran AB & steroid - kadang diperlukan obat anti jamur topikal (salep), mengandung nistatin, kotrimazol

Infeksi viral dari bag telinga luar, tengah dan dalam.(reaktivasi virus) Ramsay Hunt syndrome = gejala HZ otikus,paresis fasialis,ggg pendengaran GK : severe otalgia, lesi kulit vesikular, pada external canal dan pinna, terkadang disertai paralisis otot wajah, pd keadaan berat ditemukan tuli sensorineural Terapi Simptomatis + steroid sist. u/ paralisis wajah

Etiologi:
Inf bakteri atau jamur yg tdk diobati dgn baik Iritasi kulit akibat cairan otitis media Trauma berulang Benda asing Penggunaan cetakan (mould) pd hearing aid

Akibatnya jd stenosis / penyempitan CA karena tbtk sikatriks Th/ operasi rekonstruksi liang telinga

KERATOSIS OBTURANS Gumpalan epidermis karena pembentukan epitel yg berlebihan, tdk bermigrasi ke luar Gejala klinis:
Tuli konduktif akut Nyeri hebat Liang telinga lebih lebar Membran timpani utuh, lbh tebal

Kolesteatom adalah suatu kista epitelial yang berisi deskuamasi epitel (keratin) Deskuamasi tersebut dapat berasal dari kanalis auditoris externus atau membrana timpani Diduga migrasi epitel yg salah dan peiostitis sirkrumskipta

Keratosis Obturans Umur Penyakit terkait Nyeri Gangguan pendengaran Sisi telinga Erosi tulang Kulit telinga Osteonekrosis Otorea Dewasa muda Sinusitis Bronkiektasi Akut/berat Konduktif/sedang Bilateral Sirkumferensial Utuh Tdk ada Jarang

Kolesteatoma Externa Tua Tdk ada Kronis/nyeri tumpul Tdk ada/ringan Unilateral Terlokalisasi Ulserasi Bs ada Sering

Th/ keratosis obturans: pembersihan debris secara berkala. Th/ kolesteatoma externa:
Konservatif Operatif Indikasi:
Destruksi tulang luas Erosi tulang pendengaran Kelumpuhan N. VII Fistel labirin Otore berkepanjangan