Anda di halaman 1dari 8

PEWARNAAN ZN & SPORA

1. 2. 3. 4.

Kelompok E-6 Trias Yusanda Ika Diannita Riza Mila S Herlin D.Bulu

(1090090) (1090121) (1090141) (1090168)

TUJUAN PERCOBAAN
Pewarnaan ZN: Melakukan pewarnaan ZN pada sel bakteri Membedakan kelompok bakteri ZN (+) dan (-)

Pewarnaan spora: Melakukan pewarnaan spora pada sel bakteri Membedakan letak spora pada bakteri

PEWARNAAN ZN

Beberapa bakteri sulit diwarnai dengan pewarna gram. Zat pewarna Ziehl Neelsen disebut juga zat pewarna tahan asam, dan termasuk pewarnaan diferensial yang dapat membedakan bakteri tahan asam dan bakteri yang tidak tahan asam. Pewarnaan ini juga disebut pewarnaan acid fast. Pewarnaan ini digunakan untuk mengidentifikasi organisme bermarga Mycobacterium dan Spirochaeta.

PEWARNAAN SPORA
Adanya

spora dapat diketahui dengan pengamatan secara morfologi dan secara fisiologi. Bentuk spora dapat dilihat dengan mikroskop biasa, apalagi kalau spora itu diwarnai. Pewarnaan spora memerlukan pemanasan terlebih dahulu.

HASIL PEWARNAAN ZN
Staphylococcus aureus Mycobacterium tuberculosis

Warna sel : ungu Zn :-

Warna sel : merah Zn :+

PEWARNAAN SPORA
Bacillus subtilis Escherichia coli

Warna sel : merah Warna spora : hijau

Warna sel : merah

KESIMPULAN
Pada pewarnaan Zn : Mycobacterium TBC termasuk Zn (+), artinya bakteri tersebut tahan asam. Staphylococcus aureus termasuk Zn (-), artinya bakteri tersebut tidak tahan asam. Pada pewarnaan spora : Pada Bacillus subtilis: terdapat spora, yang ditunjukkan dengan warna hijau pada preparat yang diamati Pada E.coli : tidak memiliki spora.

-Thank you-