Anda di halaman 1dari 12

PERSALINAN

Definisi
Persalinan/Partus adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina kedunia luar.

Partus Immatures Persalinan saat kehamilan 20-28 minggu dengan berat janin antara 500-1.000 gram.

Partus Prematurus Persalinan saat kehamilan 28-36 minggu dengan berat janin antara 1.000-2.500 gram.

Partus Postmaturus/Serotinus Persalinan melewati 294 hari atau 42 minggu lengkap. Perhitungan usia kehamilan seperti rumus Naegele atau dengan TFU serial.

SEBAB-SEBAB MULAINYA PERSALINAN


Sampai kini masih merupakan teori-teori yang kompleks. Perubahan-perubahan dalam biokimia dan biofisika telah banyak mengungkapkan mulai dan berlangsungnya partus. Antara lain : Penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron Progesteron diketahui merupakan penenang bagi otot-otot uterus. Menurunnya kadar kedua hormon ini terjadi kira-kira 1-2 minggu sebelum partus dimulai.

Peningkatan kadar prostaglandin meningkat pada usia kehamilan dari minggu ke 15 hingga a term, lebih-lebih pada saat partus.
Usia plasenta Plasenta menjadi tua dengan tuanya kehamilan. Villi koriales mengalami perubahan-perubahan, sehingga kadar estrogen dan progesteron menurun.

Pembesaran uterus Uterus yang terus membesar dan menjadi tegang mengakibatkan iskemia otot-otot uterus sehingga sirkulasi uteroplasenter terganggu dan plasenta akan mengalami degenerasi. Bila nutrisi pada janin berkurang maka hasi konsepsi harus dikeluarkan. Tekanan pada ganglion servikale Penekanan ganglion servikale pada pleksus Frankenhauser yang terletak dibelakang servik akan membangkitkan

PERSALINAN NORMAL
Proses persalinan dibagi menjadi 4 kala
1. 2. 3. 4.

Kala I : Kala pembukaan servik Kala II : Kala pengeluaran Kala III : Kala uri Kala IV : Hingga satu jam setelah plasenta lahir

Kala I (Kala Pembukaan)


Klinis ditandai dengan ada His dan keluar lendir yang berasal dari kanalis servikalis dan darah yang berasal dari kapiler pembuluh darah disekitar kanalis servikalis yang pecah karena pergeseran kanalais servikalis yang membuka. Proses pembukaan serviks pada primigravida terdiri dari 2 fase : 1. Fase Laten, berlangsung selama 8 jam sampai pembukaan 3 cm. His masih lemah dengan frekuensi jarang.

2. Fase Aktif Fase akselerasi : lamanya 2 jam, dengan pembukaan 2-3 cm Fase dilatasi maksimal : lamanya 2 jam, dengan pembukaan 4-9 cm. Fase deselerasi : lamanya 2 jam, pembukaan > 9 cm sampai lengkap. His tiap 3-4 menit selama 45 detik.

Pada multigravida proses ini akan berlangsung lebih cepat.

Kala II (Kala Pengeluaran)


Pada kala II his > kuat & cepat, 2-3 menit sekali dengan lama 60-90 detik. Rasa mengedan timbul akibat tekanan otot-otot dasar panggul karena kepala janin sudah berada diruang panggul. Tekanan pada rectum hingga terasa ingin buang air besar. Perineum menonjol dan melebar dengan anus yang membuka. Labia mulai membuka dan kemudian kepala mulai tampak dalam vulva pada waktu his.

Bila dasar panggul sudah mulai berelaksasi, kepala janin tidak akan masuk lagi diluar his, dan dengan his & kekuatan mengedan kepala dilahirkan dengan suboksiput dibawah simfisis dan dahi, muka, dan dagu melewati perineum. Setelah istirahat sebentar, his mulai lagi untuk mengeluarkan badan dan anggota bayi.
Pada primigravida kala II berlangsung kira-kira 1,5 jam & multigravida 0,5 jam.

Kala III (Kala Pengeluaran Plasenta)


Berlangsung 6-15 menit setelah janin dikeluarkan dengan spontan atau dengan tekanan pada fundus uteri.

Kala IV (Sampai Satu Jam Setelah Plasenta Lahir)


Kala ini penting untuk menilai perdarahan (maks. 500 ml) dan baik tidaknya kontraksi uterus.