Anda di halaman 1dari 10

FISIOLOGI 1 SISTEM METABOLISME

SISTEM METABOLISME

METABOLISME MERUPAKAN MODIFIKASI SENYAWA KIMIA SECARA BIOKIMIA DI DALAM ORGANISME DAN SEL. METABOLISME MENCAKUP SINTESIS (ANABOLISME) PENGURAIAN (KATABOLISME) MELEKUL ORGANIK KOMPLEKS. DAN

METABOLISME BIASANYA TERDIRI ATAS TAHAPAN-TAHAPAN YANG MELIBATKAN ENZIM, YANG DIKENAL PULA SEBAGAI JALUR METABOLISME. METABOLISME TOTAL MERUPAKAN SEMUA PROSES BIOKIMIA DI DALAM ORGANISME. METABOLISME SEL MENCAKUP SEMUA PROSES KIMIA DI DALAM SEL.

TANPA METABOLISME, MAKHLUK HIDUP TIDAK DAPAT BERTAHAN HIDUP.

PEMBENTUKAN ENERGI DALAM OTOT

PROSES METABOLISME ENERGI DI DALAM TUBUH ADALAH UNTUK MENRESINTESIS MOLEKUL ATP DIMANA PROSESNYA AKAN DAPAT BERJALAN SECARA AEROBIK MAUPUN ANAEROBIK. PROSES HIDROLISIS ATP YANG AKAN MENGHASILKAN ENERGI INI DAPAT DITULISKAN MELALUI PERSAMAAN REAKSI KIMIA SEDERHANA SEBAGAI BERIKUT:
ATP + H O ---> ADP + H + Pi -31 kJ per 1 mol ATP

DI DALAM JARINGAN OTOT, HIDROLISIS 1 MOL ATP AKAN MENGHASILKAN ENERGI SEBESAR 31 KJ (7.3 KKAL) SERTA AKAN MENGHASILKAN PRODUK LAIN BERUPA ADP (ADENOSINE DIPHOSPATE) DAN PI (INORGANIK FOSFAT). PADA SAAT BEROLAHRAGA, TERDAPAT 3 JALUR METABOLISME ENERGI YANG DAPAT DIGUNAKAN OLEH TUBUH UNTUK MENGHASILKAN ATP YAITU : HIDROLISIS PHOSPHOCREATINE (PCR), GLIKOLISIS ANAEROBIK GLUKOSA SERTA PEMBAKARAN SIMPANAN KARBOHIDRAT, LEMAK DAN JUGA PROTEIN.

PADA KEGIATAN OLAHRAGA DENGAN AKTIVITAS AEROBIK YANG DOMINAN, METABOLISME ENERGI AKAN BERJALAN MELALUI PEMBAKARAN SIMPANAN KARBOHDRAT, LEMAK DAN SEBAGIAN KECIL (5%) DARI PEMECAHAN SIMPANAN PROTEIN YANG TERDAPAT DI DALAM TUBUH UNTUK MENGHASILKAN ATP (ADENOSINE TRIPHOSPATE). PROSES METABOLISME KETIGA SUMBER ENERGI INI AKAN BERJALAN DENGAN KEHADIRAN OKSIGEN (O2) YANG DIPEROLEH MELALUI PROSES PERNAFASAN.

SEDANGKAN PADA AKTIVITAS YANG BERSIFAT ANAEROBIK, ENERGI YANG AKAN DIGUNAKAN OLEH TUBUH UNTUK MELAKUKAN AKTIVITAS YANG MEMBUTUHKAN ENERGI SECARA CEPAT INI AKAN DIPEROLEH MELALUI HIDROLISIS PHOSPHOCREATINE (PCR) SERTA MELALUI GLIKOLISIS GLUKOSA SECARA ANAEROBIK. PROSES METABOLISME ENERGI SECARA ANAEROBIK INI DAPAT BERJALAN TANPA KEHADIRAN OKSIGEN(O2).

SUHU TUBUH

SUHU TUBUH DIPERTAHANKAN DENGAN MENGIMBANGI DENGAN TEPAT ANTARA PANAS YANG DI HASILAKAN DENGAN PANAS YANG HILANGDAN DI KENDALIKAN OLEH PUSAT PENGATURAN PANAS YAITU HIPOTALAMUS, YANG MANA SANGAT PEKA TERHADAP SUHU DARI DARAH YANG MELALUINYA DAN BEKERJA. PANAS YANG DI HASILKAN MERUPAKAN HASIL METABOLIK DI DALAM OTOT TULANG DAN HATI. DARI

AKTIVITAS METABOLIK HARUS DISESUAIKAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN YANG TIMBUL, MISALNYA : PADA KERJA AKTIF ATAU DALAM KEADAAN ISTIRAHAT, PEMASUKAN MAKANAN PADA WAKTU MAKAN DAN JAKA WAKTU ANTARA JANGKA WAKTU MAKAN. REAKSI PADA EMOSI SESEORANG, SUHU LUAR, PAKAIAN YANG DIPAKAI, DSB

LANJUTAN.
proses perlepasan panas tubuh dirangsang oleh vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) dalam kulit dan oleh pengeluaran keringat; penyimpanan panas oleh vasokontriksi (penyempitan saluran darah) dan penguraian keringat. Sebaliknya bila suhu tubuh di trunkan karena vasokontriksi yang berlangsung lama, yang biasanya disebabkan oleh dingin atau kelaparan, maka akan dapat terjadi gigil dan gemetar. Maka otot berkontraksi untuk menghangatkan tubuh.

Adapun suhu tubuh dihasilkan dari : 1. Laju metabolisme basal (basal metabolisme rate, BMR) di semua sel tubuh. 2. Laju cadangan metabolisme yang disebabkan aktivitas otot (termasuk kontraksi otot akibat menggigil).

3. Metabolisme tambahan akibat pengaruh hormon tiroksin dan sebagian kecil hormon lain, misalnya hormon pertumbuhan (growth hormone dan testosteron).
4. Metabolisme tambahan akibat pengaruh epineprine, norepineprine, dan rangsangan simpatis pada sel.

5. Metabolisme tambahan akibat peningkatan aktivitas kimiawi di dalam sel itu sendiri terutama bila temperatur menurun.

TERIMAKASIH