Anda di halaman 1dari 16

Click to edit Master subtitle style

KWH METER
Ainul Hamdani F1B010036 Alwan Hasmadi F1B010068 Hasyrul Hidayat F1B010064

4/21/12

kWh Meter
kWh meter adalah alat pengukur energy listrik yang mengukur secara langsung hasil kali tegangan, arus, factor kerja, kali waktu tertentu (V . I . cos . t ) yang bekerja padanya selama jangka waktu tersebut. Hal ini berdasarkann bekerjanya induksi magnetis oleh medan magnet yang dibangkitkan oleh arus melalui kumparan arus terhadap disc (piring putar) kWh meter, dimana induksi magnetis ini 4/21/12 berpotongan dengan induksi magnetis

4/21/12

Prinsip Kerja kWh Meter


Pada saat arus beban mengalir pada kumparan arus akan menimbulkan flux magnit 1, sedangkan pada kumparan tegangan terjadi perbedaan fase antara arus dan tegangan sebear 90, hal ini karena kumparan tegangan bersifat induktor. Arus kumparan
4/21/12

yang tegangan

melalui akan

4/21/12

4/21/12

Keterangan : Cp = Inti besi kumparan tegangan Cc = Inti besi kumparan arus Wp = Kumparan tegangan Wc = Kumparan arus D = Kepingan roda

Besarnya momen gerak ini sebanding dengan Arus I dan tegangan V yaitu :

Pada

transfer mati nilai putaran keping Aluminium ke roda - roda pencatat dilakukan kalibrasi untuk memperoleh nilai energi terukur dalam besaran kWh ( Kilo Watt Hours ) 4/21/12

A. KWh meter Satu Fase


Pada KWh meter ini pada dasarnya sama seperti watt meter yaitu mempunyai kumparan tegangan dan kumparan arus. Adapun cara menggunakannya adalah sebagai berikut : 1. Kumparan arus diseri dengan beban, ujung 4/21/12

B. KWh meter 3 Fase


Keterangan gambar KWh meter 3 Fase : 1. Skrup penahan plat pengikat kumparan tegangan dan arus. 2. Skrup pengatur gerak

4/21/12

Cara

menggunakannya :

1. KWh meter 3 Fase pada dasarnya adalah KWh meter 1 Fase yang disusun sedemikian rupa sehingga menjadi KWh meter3 Fase dengan prinsip kerja seperti KWh meter 1 Fase. 2. Line L1,kita masukkan pada ujung awal kumparan arus fase satu dan ujung akhirnya kita hubungkan ke ujung beban untuk fase pertama, demikian pula untuk L1, L2 dipasangkan pada ujung awal 4/21/12

3. Netral sumber kita masukkan ke terminal Netral alat ukur dan kita gabung dengan ujung lain dari beban. 4. Jika rangkaian sudah benar, sumber kita hidupkan, maka piringan akan berputar sesuai dengan besarnya beban, Jika beban besar piring akan berputar cepat dan sebaliknya. 5. Gerak putar roda-roda pencatat ( Regester ) ini ditentukan oleh merupakan transfer dari gerak piringan berjumlah 2 4/21/12

4/21/12

C. KWh meter 3 Fase Obberrut MG 20 SE 70510


Keterangan : 1. Kumparan pengubah posisi regester ( Pencatat ). 2. Motor timer pemindah kontak kumparan pengubah

4/21/12

Cara menggunakan : KWh meter 3 fase obberriet MG 20 cara menggunakan adalah sama seperti KWh meter 3 fase yang lain, hanya perbedaanya adalah : 1. Piringan penggeraknya ada tiga buah ( tiap fase mempunyai piringan sendiri sendiri ). 2. Dilengkapi dengan pencatat ( regester ) untuk pemakaian saat beban puncak dan 4/21/12 saat luar beban puncak.

Adapun perpindahan posisi regester telah ditentukan oleh PLN dengan menggunakan timer yang bekerja pada saat jam - jam tertentu. Selain dengan timer perpindahan beban puncak ada yang menggunakan saklar input, dimana untuk menghidupmatikan relay pengubah posisi disuntikan frekwensi tinggi dari pusat pengendali pada saat-saat jam beban puncak.
4/21/12

Frekuensi ini dilewatkan jaringan listrik

SEKIAN &

TERIMA KASIH
4/21/12