Anda di halaman 1dari 6

ARSITEKTUR GOTIK

Laon Cathedral, France.

Arsitektur Gotik mulai berkembang pada akhir Medieval Ages, yaitu sekitar abad 12an. Istilah Gotik sebetulnya lebih berupa sindiran terhadap genre arsitektur baru (pada saat itu) yang oleh sebagian kalangan dianggap sebagai suatu hal yang kasar dan barbar (rude and barbaric). Hal ini juga sekaligus sebagai bentuk sindiran terhadap bangsa Gothic saat itu yang dikategorikan sebagai bangsa barbar dan tidak beradab. Istilah arsitektur Gotik dicetuskan oleh seorang bernama Giorgio Vasari.

Karakteristik yang paling khas pada arsitektur gotik adalah adanya Pointed Arch, Ribbed Vault, dan Flying Buttrest.

ARSITEKTUR GOTIK

Chartres Cathedral, France.

Seni yang dominan pada jaman ini adalah arsitektur, terutama Cathedral, diperkaya dengan sculpture dan stained glass (Kaca patri). Tipologi dan karakteristik bangunan Gotik menjadi ciri khas puncak kejayaan pada Arsitektur Gereja. Struktur katedral gotik adalah hasil upaya manusia dalam membangun VERTIKAL, yang mengakibatkan ruang yang terbentuk tidak proporsional.

ARSITEKTUR GOTIK

Penggunaan Pointed Arch merupakan sebuah revolusi struktur pada masa itu. Hal ini disebabkan Karena tuntutan gereja yang menganggap bahwa gereja yang mempunyai skala ketuhanan ini adalah penghubung antar manusia dan tuhan. Dengan terbentuknya pointed arch, maka dinding-dinding tebal yang biasa dilihat pada arsitektur romanesq hilang, dan dapat digunakan menjadi ruang untuk kaca patri.

ARSITEKTUR GOTIK

ARSITEKTUR GOTIK