Anda di halaman 1dari 24

Oleh :

ERY RIKARTO SITUMORANG 03061005055


Dosen Pembimbing :

ELLYANIE, S.T, M.T

Cangkang kemiri dan batang ketela pohon merupakan hasil limbah pertanian yang dapat kita manfaatkan sebagai sumber energi. Dalam penggunaan teknologi gasifikasi cangkang kemiri dan batang ketela pohon dapat dijadikan bahan bakar untuk menghasilkan gas. Kualitas gas baik nilai energi atau lama waktu gas yang dapat dihasilkan biomassa cangkang kemiri dan batang ketela pohon tentu belum diketahui berapa pastinya.

Baik-buruknya kualitas energi yang dihasilkan dari biomassa tersebut bila dibandingkan dengan bahan bakar yang sudah umum digunakan seperti batubara juga belum diketahui.

Dan untuk meneliti ini harus dilakukan pengujian dengan teknologi gasifikasi sekalipun pengujian dilakukan dengan sederhana.
Pengujian yang paling sederhana adalah dengan menggunakan kompor sederhana yaitu yang menggunakan reaktor ( gasifier ) tipe up draft (counter current ).

Gasifikasi adalah proses pengubahan materi yang mengandung


karbon seperti batubara, minyak bumi, maupun biomassa ke dalam bentuk karbon monoksida (CO), metana (CH4) dan hidrogen (H2) dengan mereaksikan bahan baku yang digunakan pada temperatur tinggi dengan jumlah oksigen yang diatur. Tujuan dari proses ini adalah untuk mengubah unsur-unsur pokok dari bahan bakar yang digunakan kedalam bentuk gas yang lebih mudah dibakar, sehingga hanya menyisakan abu dan sisa-sisa material yang tidak terbakar ( inert ). Gasifikasi Biomassa : Gasifikasi dengan bahan bakar

biomassa. Gasifikasi batubara batubara

:Gasifikasi dengan bahan bakar

Melalui teknologi gasifikasi biomassa yang relatif sederhana, berbagai manfaat dapat diperoleh melalui aplikasinya. Berbagai aplikasi gas hasil gasifikasi biomassa yang telah dimanfaatkan diantaranya adalah:
1.

2.
3. 4.

5.

Digunakan sebagai bahan bakar kompor untuk memasak. Digunakan sebagai bahan bakar boiler. Digunakan sebagai fuel gas pada alat pengeringan dan pengkondisi udara. Digunakan sebagai bahan bakar motor diesel dan motor busi sebagai generator untuk menghasilkan listrik. Digunakan sebagai campuran bahan bakar motor diesel untuk penggunaan mesin diesel sebagai alat transportasi.

Zona 2. Zona 3. Zona 4. Zona


1.

pengeringan pirolisis oksidasi reduksi

1.Fixed bed

Up draft (counter-current)

Down draft (co current)

Cross draft gasifier

Keterangan Gambar
1.

2.
3.

4.
5. 6.

7.
8. 9.

Reaktor Ruang abu Saluran udara masuk udara kedalam reaktor Lubang termokopel Pintu ruang abu Grate Kaki tungku Ruang bakar (Burner ) Lubang udara

Stopwatch

Termokopel

Blower

Flowmeter

Gelas ukur

Neraca

Cangkang kemiri

Batang ketela pohon

Batubara

1.Pengujian dilakukan dengan menggunakan 3 jenis bahan bakar yaitu biomassa cangkang kemiri, batang ketela pohon dan bahan bakar batubara sub-bituminus. Masing masing bahan bakar diuji sebanyak 2 kg. 2. Pengujian dilakukan dengan variasi kecepatan udara masuk reaktor sebesar 1900 FPM, 1600 FPM dan 1300 FPM. 3. Pengujian dilakukan dengan penggunaan variasi lebar diameter kepala reaktor 3 inch dan 1inch. 4. Setiap pengujian diaplikasikan untuk mendidihkan air sebesar 3 liter.

Biomassa cangkang kemiri sebanyak 2 kg


a. b. c. d.

e.
f. g. h.

Mampu menghasilkan gas selama 759 detik Mampu memanaskan 27 oC hingga 100 oC air sebanyak 3 liter selama 185 detik. Dapat menghasilkan energi sebesar 2446,171 kJ Laju konsumsi bahan bakar maksimum 9.876 kg/jam,. Flow rate ash maksimum 0.296 kg /jam, daya api maskimum 4,972 Kj/S Perbandingan udara bahan bakar yang disalurkan paling besar 6,96 x 10-9 . Efisiensi pengunaan energi untuk memanaskan air paling besar adalah 45, 98 %.

Biomassa batang ketela pohon sebanyak 2 kg Mampu menghasilkan gas selama 180 detik. Mampu memanaskan air dari temperature 26 oC hingga 86 0C sebanyak 3 liter selama 180 detik. Dapat menghasilkan energi sebesar 793,8 kJ Laju konsumsi bahan bakar paling besar 21,176 kg/jam, Flow rate ash maksimum 0,370 kg/jam, Daya api maksimum 4,658 kJ/s, Perbandingan udara bahan bakar yang disalurkan paling besar 3,25 x 10-9 Efisiensi pengunaan energi untuk memanaskan air adalah 100%

Bahan bakar batubara sebanyak 2kg

Dapat menghasilkan gas selama 805 detik Mampu memanaskan air dari 27 oC hingga 100oC sebanyak 3 liter selama 130 detik. Dapat menghasilkan energi 2446,171 kJ, Laju konsumsi bahan bakar sebanyak 9,536 kg/jam, Flow rate ash paling besar 0,405 kg /jam, Daya api terbesar 7,075 kJ/s, Perbandingan udara bahan bakar yang disalurkan paling besar 9,31 x 10-9 Efisiensi pengunaan energi untuk memanaskan air maksimum adalah 34,42 %.

Beri Nilai