Anda di halaman 1dari 21

BY: UMMI KALSUM CAHYA IMAWATIANI WIDIAWATI DIAN SUDI HADININGRUM ADRIA UTAMIYOSA

FILOSOFIS PENELITIAN KUANTITATIF

Ilmiah (Penelitian) Cara mencapai kebenaran Non Ilmiah (intuisi, wahyu, spekulatif)

FILSAFAT POSITIVISME

Rasionalisme

Idealisme Supernaturalisme Konvensionalisme dll

Empirisme

Naturalisme pragmatisme Positivisme dll

Pengembangan filsafat positivisme dalam metode penelitian kuantitatif


REALITA TERPISAH-PISAH INDEPENDENT-DEPENDENT ELIMINASI DARI TOTALITAS DINAMIKA

ONTOLOGI (MATERI)

EPISTIMOLOGI (METODE)

KOHERENSI KORESPONDENSI GENERALISASI NOMOTHETIK

AKSIOLOGI (NILAI)

BEBAS NILAI OBJEKTIF KEMANFAATAN

KARAKTERISTIK PENELITIAN KUANTITATIF

PENDEKATAN METODE

DATA ANALISIS

PENDEKATAN
Pendekatan = suatu strategi memecahkan permasalahan yg melibatkan berbagai komponen yg rumit (paradigma) Paradigma = pandangan terhadap dunia dlm perspektif umum dg cara menjabarkan kompleksitas realita dunia (Puton dlm Y. Slamet, 2006) Paradigma penelitian kuantitatif = pola berpikir positivistis Positivistis = kerangka berpikir secara rasional-hipotesisempiris

Karakteristik pola pikir positivistik dalam penelitian kuantitatif (NoengMuhadjir 1989)

Kajian dunia empiri

Dunia empiri merupakan fakta-fakta saling terkait, kompleksitas fakta dunia empiris dpt didekati dg mereduksi kedalam pemikiran yg sistematis. Teramati Terukur Logika matematika Generalisasi

METODE KUANTITATIF
Kategorisasi Variabel

memperjelas ruang lingkup penelitian (e.g dependen, independen) Korelasi hubungan antara variabel Kausalitas keterkaitan variabel x yang mempengaruhi variabel y Kontinuasi dampak adanya variabel dependen terhadap independen Komparasi perbandingan dua atau lebih variabel

DATA KUANTITATIF
Skala nominal

Angka hanya sebagai label atau kode angka Skala ordinal menunjuk pada suatu urutan atau deret Skala interval pengelompokkan data berdasarkan kelas menunjukkan jarak dan tingkat yg sama Skala rasio

yg

ANALISIS KUANTITATIF
Pengolahan data menggunakan metode statistika Statistik = statistik deskriptif (parametrical statistics)

digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik populasi, diukur dari satuan statistik tertentu, antara lain bentuk grafik, kurva, rata-rata, mode, dsb. = statistik inferensial ( inferencial statistics) untuk analisis sampel dalam menemukan keterkaitan antara variabel.

ASUMSI PENELITIAN KUANTITATIF

Asumsi merupakan kebenaran yg diterima atau pernyataan yg dianngap benar yg relevan dg bidang ilmu, kesimpulan sebagai mana adanya, tersurat, dan melandasi telaah ilmiah. (Jujun S. S. 1990) Asumsi ontologis semua realita yg bisa diamati manusia baik langsung maupun tidak langsung. Asumsi epistimologis metode yg ditempuh dg mengikuti prosedur yg telah direncanakan secara pasti. Asumsi aksiologis penelitian kuantitatif ingin menemukan prinsip, hukum, toeri yg bersifat universal atas realita bebas dari nilai, tanpa intervensi subyektivitas.

APLIKASI KONSEP DASAR DAN ASUMSI

MASALAH PENELITIAN
VARIABEL TEORI HIPOTESIS PENGAMATAN

RANDOM SAMPLING

MASALAH PENELITIAN
Rumusan masalah penelitian kuantitatif sebaiknya mengikuti rambu-rambu perumusan masalah, antara lain: Tentukan fakta-fakta yg akan diteliti Tentukan keterkaitan antar fakta dalam bentuk hubungan atau perbedaan atau pengaruh Gunakan kata-kata deskriptif yg bermakna eksplisit Pilih kata tanya sesuai yg dipermasalahan

Variabel dependen dan independen

dependen = yg memberi pengaruh


Variabel dikotomik dan konstruk

dikotomik = menunjuk pada karakteristik obyek yg secara nyata konstruk = bersifat konseptual dibangun berdasarkan diamati indikatornya.
Variabel langsung dan tidak langsung

tegas dapat diamati teori, hanya dapat

langsung = secara nyata mempunyai keterkaitan penelitian.

dg variabel lain dalam

tidak langsung = mungkin berkaitan dg variabel lain dalam penelitian tapi

tidak diteliti oleh peneliti.

Penelitian kuantitatif berpijak pada teori untuk diuji

secara empiris apakah masih berlaku atau tidak kebenarannya secara empiris. Teori diturunkan dari cara berpikir deduktif. Teori merupakan seperangkat konsep dalam suatu interrelasi yg menjelaskan secara sistematis tentang fenomena atau memprediksikan fenomena yg akan terjadi.

Cara merumuskan hipotesis Memilih kata yg menunjukkan sifat hipotesis (dimungkinkan, diperkirakan, diharapkan, sehingga berimplikasi pada pentingnya pembuktian secara empiris) Menggunakan kata-kata yg deskriptis yg menjelaskan keterkaitan antar variabel penelitian yg akan diteliti. Menggunakan kata-kata yg lugas untuk memberikan makna secara eksplisit. Menyusun dlam kalimat pernyataan agar jelas arah penelitiannya.

JENIS METODE PENELITIAN KUANTITATIF


EXPERIMENTAL RESEARCH
Ada tindakan atau manipulasi terhadap satu atau lebih variabel independen Didasrkan pada teori hipotesis, bukan trial & error Ingin menemukan akibat tindakan Uji kausalitas antar variabel

CORRELATIONAL RESEARCH

SURVEY RESARCH DESIGN

Perbandingan Paradigma Kualitatif dan Kuantitatif

Conclusion
Metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistic dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.

Anda mungkin juga menyukai