Anda di halaman 1dari 16

NOBLE GASES (THE GROUP 18)

Hidayati Prima Wulansari Siti Oryza Sativa Destia Nurdina Ayuwuni Vidiani Putri Munika

NOBLE GASES
The noble gases are characterized by extremely high ionization energies and for a long time it was thought that cemichal compounds of these elements could not be formed. Noble gas atoms have filled shells, and so in order to form chemical compounds, electron must be promoted into the next shell

PHYSICAL CHARACTERISTIC
Characteristic
ATOM NUMBER VALENCE ELECTRON ATOMIC RADIUS () MELTING PIONT (C) BOILING POINT IONIZATION ENERGY (kJ/mol) ELEKTRON AFINITY (kJ/mol) DENSITY (g/L) WATER SOLUBILITY ON 20 C (cm3/kg) ATOMIC MASS (g/ mol) FIRST IE (kJ/ mol)

He
2 2 0,50 -272,2 4,2 2640 21 0,178 8,61 4,0 2379

Ne
10 8 0,65 -248,6 27,1 2080 29 0,900 10,5 20,2 2087

Ar
18 8 0,95 -189,4 87,3 1520 35 1,78 33,6 39,9 1527

Kr
36 8 1,10 -157,2 121,3 1350 39 3,73 59,4 83,8 1357

Xe
54 8 1,30 -111,8 166,1 1170 41 5,89 108,1 131,3 1177

Rn
86 8 1,45 -71 208,2 1040 41 9,73 230 222,0 1043

PHYSICAL CHARACTERISTIC

Atom gas mulia, makin bertambah jari-jarinya dari satu periode ke periode selanjutnya bersamaan dengan bertambahnya jumlah elektron. Energi ionisasi gas mulia lebih besar dibandingkan dengan golongan lainnya. Energi ionisasi gas mulia berkurang sesuai dengan jari-jari atomnya

SIFAT KIMIA
Gas mulia memiliki karakteristik: Tidak berwarna Tidak berbau Tidak berasa Pada keadaan standar, gas mulia tidak dapat terbakar Sesuai dengan jari-jari atom, kereaktifan gas mulia bertambah besar karena daya tarik inti terhadap elektron semakin berkurang. Sehingga elektron terluar semakin mudah ditarik oleh atom lain. Namun unsur gas mulia hanya dapat berikatan dengan unsur yang sangat elektronegatif, seperti fluorin dan oksigen. Pada tahun 1962, Bartlett berhasil membuat senyawa stabil dari xenon, yaitu XePtF6, semenjak itu,istilah gas inert tidak sesuai lagi.

THE ELEMENTS

HELIUM
Unsur kimia yang tak berwarna, tak berbau, tak berasa, tak beracun, hampir inert, monatomik, dan merupakan unsur pertama pada seri gas mulia dalam tabel periodik Dapat digunakan sebagai pengisi balon udara. Helium cair digunakan sebagai zat pendingin karena memiliki titik uap yang sangat rendah. Helium yang tidak reaktif digunakan sebagai pengganti nitrogen untuk membuat udara buatan untuk penyelaman dasar laut)

NEON
Neon termasuk kelompok gas mulia yang tak berwarna dan lembam (inert). Zat ini memberikan pendar khas kemerahan jika digunakan di tabung hampa (vacuum discharge tube) dan lampu neon. Sifat ini membuat neon terutama dipergunakan sebagai bahan pembuatan tanda. Dapat digunakan untuk pengisi bola lampu neon, sebagai zat pendingin, indicator tegangan tinggi, penangkal petir, dan untuk pengisi tabung-tabung televisi.

ARGON
Merupakan Gas mulia ke-3 yang membentuk 1% dari atmosfer bumi. Argon padat digunakan untuk mempelajari senyawa yang tidak stabil. Argon digunakan dalam las titanium pada pembuatan pesawat terbang atau roket. Selain itu juga digunakan dalam las stainless steel dan sebagai pengisi bola lampu pijar karena argon tidak bereaksi dengan wolfram (tungsten) yang panas.

KRIPTON
Kripton digunakan dalam lampu yang menghasilkan temperatur warna yang tinggi dan lebih efisien dibanding lampu dari unsur lain. Kripton bersama argon digunakan sebagai pengisi lampu fluoresen bertekanan rendah. Krypton juga digunakan dalam lampu kilat untuk fotografi kecepatan tinggi.

XENON
Its the most dense non-radioactive noble gas, and its 5 times the density of air. Xenon is commonly used in lighting. This is because it gives off blue-ish white glow when concentrated Xenon dipergunakan untuk mengisi lampu sorot, dan lampu berintensitas tinggi lainnya, mengisi bilik gelembung yang dipergunakan oleh ahli fisika untuk mempelajari partikel sub-atom. Selain itu Xenon juga digunakan dalam pembuatan tabung elektron For example, xenon is a popular choice for custom car headlights. Xenon is not very abundant on earth which in turn results in it being very expensive. Not to mention that if you breath in it, it makes you voice really low. But it works as an anesthetic, so youll probably pass out. No problem, no gain.

RADON
Radon juga termasuk dalam kelompok gas mulia dan beradioaktif. Radon terbentuk dari penguraian radium. Radon juga gas yang paling berat dan berbahaya bagi kesehatan. Rn-222 mempunyai waktu paruh 3,8 hari dan digunakan dalam radioterapi (terapi kanker) Namun demikian, jika radon terhisap dalam jumlah banyak, malah akan menimbulkan kanker paru-paru, dan bertanggung jawab atas 20.000 kematian di Uni Eropa setiap tahunnya

Ununoctium
Pada tahun 1999, tim Lawrence Berkeley Labs mempublikasikan sebuah paper dalam jurnal Physical Review Papers, yang mengklaim penemuan unsur 118. Unsur 116 juga disintesis selama reaksi ini, yang menggunakan reaksi fusi dingin untuk menggabungkan 108Pb dan 86Kr bersamaan. percobaan belum pernah diulang dengan berhasil di laboratorium lainnya sehingga Petugas Lawrence Berkeley Labs menarik kembali paper mereka pada tahun 2001. Dikatakan bahwa mereka salah menginterpretasikan data mereka. Meski demikian, usaha menghasilkan unsur 118 belum berhenti, dan unsur 118 masih memungkinkan untuk disintesis.

Reaksi dan cara pereaksian pada gas mulia


Gas Mulia Ar(Argon) Reaksi Ar(s) + HF HArF Nama senyawa Cara peraksian yang terbentuk Argonhidroflourida Senyawa ini dihasilkan oleh fotolisis dan matriks Ar padat dan stabil pada suhu rendah Kripton flourida Reaksi ini dihasilkan dengan cara mendinginkan Kr dan F2pada suhu -196 0C lalu diberi loncatan muatan listrik atau sinar X XeF2 dan XeF4 dapat Xenon flourida diperoleh dari pemanasan Xe dan F2pada tekanan6 atm, jika umlah peraksi F2lebih besar maka akan diperoleh XeF6

Kr(Kripton)

Kr(s) + F2 (s) KrF2 (s)

Xe(Xenon)

Xe(g) + F2(g) XeF2(s) Xe(g) + 2F2(g) XeF4(s) Xe(g) + 3F2(g) XeF6(s)

XeF6(s) + 3H2O(l) XeO3(s) + 6HF(aq)

Xenon oksida

6XeF4(s)+12H2O(l) 2XeO3(s) + 4Xe(g)+ 3O(2)(g) + 24HF(aq)

XeO4 dibuat dari reaksi disproporsionasi(reaks i dimana unsur pereaksi yang sama sebagian teroksidasi dan sebagian lagi tereduksi) yang kompleks dari larutan XeO3 yang bersifat alkain

Rn(Radon)

Rn(g) + F2(g) RnF

Radon flourida

Bereaksi secara spontan.

TERIMA KASIH