Anda di halaman 1dari 13
1 DOKTER KELUARGA P. LUTFI GHAZALI FAKULTAS KEDOKTERAN UII DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT Blok KMPL, 13 September 2011 Dokter Keluarga & Kedokteran Keluarga 2  Dokter Keluarga  posisi dalam sistem kesehatan  ada dan tiada!  Kebijakan Depkes?  Pendidikan lanjutan  S2, Spesialis, Kursus?  gelar, organisasi  Dokter Umum = Dokter Keluarga?  Kurikulum pendidikan?  UKDI  Kedokteran keluarga  pendekatan dalam IKM Dokter Keluarga 3 sebagai sosok dokter ideal  ‘Agent of Change’ di dalam keluarga  Pengawal kesehatan dalam keluarga yang bersifat menyeluruh (comprehensive), bersinambung (continuous), dengan pendekatan holistik pada individu yang merupakan unit keluarga Kompetensi Dokter Keluarga 4 1. Menyelesaikan masalah yang bersifat umum (undifferentiated), sebagai hubungan pasien-dokter 2. KIE kesehatan secara menyeluruh 3. Prevensi, termasuk identifikasi faktor resiko 4. Diagnosis dan Terapi dengan memanfaatkan hubungan pasien-dokter 5. Mengelola sumber daya kesehatan, termasuk ketrampilan mengelola praktek, konsultasi dan rujukan untuk kepentingan pasien Dokter Keluarga… 5  Para dokter yang bekerja dan terlatih khusus untuk pelayanan kedokteran tingkat pertama (front lines) dalam hal-hal pencegahan, diagnosis, dan pengobatan. Mereka adalah para dokter yang pandai-cerdas, senantiasa mendengarkan dengan seksama, mengerti akan ucapan, keinginan, dan keluhan pasiennya. Mereka dapat bercakap-cakap dalam ‘bahasa pasien’nya, dalam suasana kekeluargaan, dan senantiasa siap melayani kebutuhan pasiennya. Baik dalam keadaan sehat maupun dalam keadaan sakit. Mereka dapat merujuk pasiennya ke pelayanan kedokteran tingkat kedua, pada saat yang tepat, atau atas kehendak pasiennya. Mereka bekerja dengan sistem pencatatan kedokteran yang baik, mempunyai staf yang terlatih untuk hal-hal yang demikian.     WHO menterjemahkannya sebagai: ‘Five Star Doctor’ 6 Star 1 7  ‘Care Provider’ (sebagai bagian dari keluarga, sebagai pelaksana pelayanan kedokteran komprehensif, terpadu, berkesinambungan, pada pelayanan kedokteran tingkat pertama; sebagai penapis menuju ke pelayanan kedokteran tingkat kedua) Star 2 8  ‘Decision Maker’ (sebagai penentu pada setiap tindakan kedokteran, dengan memperhatikan semua kondisi yang ikut mempengaruhinya), Star 3 9 ‘Community Leader’ (membantu mengambil keputusan dalam ikhwal kemasyarakatan, utamanya kesehatan dan kedokteran keluarga, sebagai pemantau, penelaah ikhwal kesehatan dan kedokteran keluarga), Star 4 10  ‘Communicator’ (sebagai pendidik, penyuluh, teman, mediator, dan sebagai penasehat keluarga dalam banyak hal dan masalah kesehatan: gizi, narkoba, keluarga berencana, Seks, HIV/AIDS, Stres, Kebersihan, Pola Hidup Sehat, Olah Raga, Olah Jiwa, Kesehatan Lingkungan), Star 5 11  ‘Manager’ (berkemampuan untuk berkolaborasi, dalam kemitraan, dalam ikhwal penanganan kesehatan dan kedokteran keluarga) Dokter Keluarga 12 sebagai dokter dalam sistem pelayanan kesehatan INSTITUSI PEMBIAYAAN KESEHATAN SISTEM RUJUKAN DOKTER KELUARGA MASYARAKAT alur pembayaran Dokter Keluarga 13 sebagai dokter dalam pendekatan kesehatan masyarakat PREVENTION MEDICINE IOME COMMUNITY MEDICINE COME FAMILY MEDICINE FOME