Anda di halaman 1dari 24

ÞLNGANGGAkAN SLk1Ck ÞU8LIk

ualam arLl semplL anggaran negara berarLl rencana
pengeluaran dan penerlmaan dalam saLu Lahun sa[aŦ
ualam arLl luas anggaran negara berarLl [angka wakLu
perencanaanţ pelaksanaanţ dan perLanggung[awaban
anggaranŦ Cleh karena lLuţ anggaran dalam arLl luas
mellpuLl suaLu daur anggaranŦ
Anggaran sekLor publlk Lerdlrl darlŤ
Anggaran negara dan uaerah (AÞ8n/AÞ8u)
8encana keglaLan dan Anggaran Þerusahaan (8kAÞ)
Anggaran blsnls seLlap 8uMn/u serLa badan hukum
publlk aLau prlvaL yang LerkalL
Alasan penLlngnya anggaran sekLor publlkť
W Anggaran merupakan alaL bagl pemerlnLah
unLuk mengarahkan pembangunan soslal
ekonomlţ men[amln keslnambunganţ dan
menlngkaLkan kuallLas hldup masyarakaLŦ
W Anggaran dlperlukan karena adanya kebuLuhan
masyarakaL yg Lak LerbaLas dan Lerus
berkembangţ sedangkan sumber daya LerbaLasŦ
W Anggaran dlperlukan unLuk meyaklnkan bahwa
pemerlnLah Lelah berLanggung [awab Lerhadap
rakyaL (sbg lnsLrumen pelaksanaan akunLablllLas
publlk oleh lembaga2 publlk)
Iungs| Anggaran Sektor Þub||k
Ŧ AlaL Þerencanaan
Þerencanaan adalah proses slsLemaLls unLuk
meneLapkan akLlvlLasŴakLlvlLas yang dlperlukan
dalam rangka mencapal Lu[uan program pada masa
yang adakan daLangŦ
Anggaran sebagal alaL perencanaan dlgunakan unLuk ť
merumuskan Lu[uan serLa sasaran kebl[akan agar sesual
dengan vlsl dan mlsl
merencanakan programţ keglaLan dan alLernaLlf
pemblayaan
mengalokaslkan dana pada program dan keglaLan yang
Lerlah dlsusun
menenLukan lndlkaLor klner[a dan LlngkaL pencapalan
sLraLegl
2Ŧ AlaL pengendallan
W Þengendallan adalah proses pengarahan selama
berlangsungnya pelaksanaan keglaLan agar dapaL
ber[alan sesual dengan rencana dan anggaran yang
Lelah dlLeLapkanŦ
Þengendallan anggaran publlk dapaL dllakukan
melalul cara ť
membandlngkan klner[a akLual dengan yang
dlanggara[an
menghlLung sellslh anggaran
menemukan penyebab yang dapaL dlkendallkan dan
Lldak dapaL dlkendallkan aLas suaLu varlans
merevlsl sLandar blaya aLau LargeL anggaran unLuk Lahun
berlkuLnya
Ŧ AlaL kebl[akan flskal dan pollLlk
ulgunakan unLuk mensLabllkan ekonoml dan
mendorong perLumbuhan ekonomlţ dan [uga
unLuk mendorongţ memfaslllLasl dan
mengkoordlnaslkan keglaLan ekonoml
masyarakaL sehlngga dapaL mempercepaL
perLumbuhan ekonomlŦ
4Ŧ AlaL koordlnasl dan komunlkasl
Merupakan alaL koordlnasl anLar baglan dalam
pemerlnLahanţ dan hal lnl penLlng karena seLlap
lndlvldu dalam organlsasl memllllkl kepenLlngan
dan persepsl yang berbeda Lerhadap Lu[uan
organlsaslŦ
Ŧ AlaL moLlvasl dan penllalan klner[a
AlaL moLlvasl mana[er dan sLafnya agar beker[a secara
ekonomlsţ efekLlfţ dan eflslen dalam mencapal
LargeL dan Lu[uan organlsaslŦ
en|sŴ[en|s Anggaran Sektor Þub||k
1Ŧ Anggaran konvens|ona|
W Merupakan [enls anggaran yang pallng sederhanaţ
dllandasl pola plklrţ kemana sumberŴsumber
pendapaLan yang Lersedla lLu dlgunakan aLau
berorlenLasl pada obyek pengeluaranţ sehlngga
dalam operaslnya menekankan pada prosedur
formal dan perLanggung [awaban aLas seLlap
pelaksanaan anggaranţ yang berarLl pula peranan
dan fungsl pengawasan sangaL penLlngŦ
lrl Laln yang melekaL pada pendekaLan anggaran
Lradlslonal LersebuL adalahť
(a) cenderung senLrallsLlsŤ
(b) berslfaL speslflkaslŤ
(c) LahunanŤ dan
(d) menggunakan prlnslp anggaran bruLoŦ
kebalkan darl [enls anggaran konvenslonalť
W sederhana dan mudah dlsusun
W penyusunan dan klaslflkasl lnformasl anggarannyaţ
se[alan dengan konsep akunLnasl perLanggung[awaban
sehlngga mudah dllnLegraslkan dengan slsLem akunLansl
sekLor publlk
W unLuk menyusun [enls anggaran lnl Lldak memerlukan
keahllan khusus
kelemahannyať
W hubungan anLara masukan dengan keluaran Lldak dlrumuskan
dengan konkrlLţ sehlngga sullL dlukurŦ uan Pubungan yang Lldak
memadal (LerpuLus) anLara anggaran Lahunan dengan rencana
pemŴbangunan [angka pan[angŦ
W Ada kecenderungan kuaL menghablskan plafon anggaran karena
plafon anggaran belan[a yang Lersedla merupakan baLas LerLlnggl
unLuk dlbelan[akanŦ
W 1ldak berorlenLasl pada programţ melalnkan menlLlkberaLkan
pada aspek pengawasan Lerhadap seLlap obyek pengeluaranŦ
W ÞendekaLan loctemeotol rnenyebabkan se[umlah besar
pengeluaran Lldak pemah dlLellLl secara menyeluruh
efekLlvlLasnyaŦ
W Leblh berorlenLasl pada lnpuL darlpada ouLpuLŦ Pal LersebuL
menyebabkan anggaran LradlŴslonal Lldak dapaL dl[adlkan
sebagal alaL unLuk membuaL kebl[akan dan plllhan sumberŴdayaţ
aLau memonlLor klner[aŦ klner[a dlevaluasl dalam benLuk apakah
dana Lelah habls dlŴbelan[akanţ bukan apakah Lu[uan LercapalŦ
Ŧ Anggaran k|ner[a
Anggaran klner[a Llmbul sebagal respon aLas
kekurangpuasan Lerhadap anggaran
konvensloanl karena slsLem konvenslonal hanya
berorlenLasl pada obyek pengeluaranţ sehlngga
apa yang Lelah dlhasllkan oleh pemerlnLah sullL
dllakukan pengukuran aLau penllalan klner[anyaŦ
keleblhan anggaran klner[ať
W uapaL dllakukan penllalan Lerhadap masukan
dan keluaranţ aLau penllalan Lerhadap klner[a
pelaksanaan keglaLanŦ
kelemahan anggaran klner[ať
W Lldak semua hasll program aLau keglLan
pemerlnLah dapaL dlnyaLakan dengan saLuan
ukur LerLenLu sehlngga ada beberapa program
dan keglaLan yang sullL dlukur
W rekenlngŴrekenlng buku besar pemerlnLahţ pada
umumnya dlrancang menuruL anggaran per[enls
pengeluarannyaţ Lldak dldasarkan pada konsep
full cosLlng sehlngga memerlukan modlflkasl
yang bukan merupakan peker[aan mudah
Ŧ P/onninqŴProqromminqŴ 8udqetinq 5ystem {PP85)
adalah slsLem perencanaan dan penyusunan program serLa
anggaran Lahunannya secara komprehenslf dan
LerlnLegraslţ sehlngga merupakan saLu kesaLuan uLuhŦ
LangkahŴlangkah lmplemenLasl ÞÞ8S mellpuLlť
Ŧ MenenLukan Lu[uan umum organlsasl dan Lu[uan unlL
organmsasl dengan [elas
2Ŧ MengldenLlflkasl programŴprogram dan keglaLan unLuk
mencapal Lu[uan yang Lelah dlLeLapkan
Ŧ Mengevaluasl berbagal alLernaLlf program dengan
menghlLung costŴbeoeflt darl maslngŴmaslng programŦ
4Ŧ Þemlllhan program yang memlllkl manfaaL besar dengan
blaya yang kecll
Ŧ Alokasl sumber daya ke maslngŴmaslng program yang
dlseLu[ulŦ
karakLerlsLlk ÞÞ8Sť
Ŧ 8erfokus pada Lu[uan dan akLlvlLas (program) unLuk
mencapal Lu[uan
2Ŧ Secara ekspllslL men[elaskan lmpllkasl Lerhadap
Lahun anggaran yang akan daLang karena ÞÞ8S
berorlenLasl pada masa depan
Ŧ MemperLlmbangkan semua blaya yang Ler[adl
4Ŧ ullakukan anallsls secara slsLemaLlk aLas berbagal
alLernaLlf programţ yang mellpuLlť (a) ldenLlflkasl
Lu[uanţ (b) ldenLlflkasl secara slsLemaLlk alLernaLlf
program unLuk mencapal Lu[uanţ (c) esLlmasl blaya
LoLal darl maslngŴmaslng alLemaLlf programţ dan (d)
esLlmasl manfaaL (hasll) yang lngln dlperoleh darl
maslngŴmaslng alLemaLlfprogramŦ
keleblhan ÞÞ8S
Memudahkan dalam pendelegaslan Langgung[awab
darl mana[emen puncak ke mana[emen menengahŦ
Memperbalkl kuallLas pelayanan melalul pendekaLan
sadar blaya %costŴcooscloosoess/cost owoteoess)
dalam perencanaan program
LlnLas deparLemen sehlngga dapaL menlngkaLkan
komunlkaslţ koordlnaslţ dan ker[a sama anLar
deparLemen
Menghllangkan program yang ovetlopploq aLau
berLenLangan dengan pencapalan Lu[uan organlsasl
ÞÞ8S menggunakan Leorl motqlool otllltyţ sehlngga
mendorong alokasl sumber daya secara opLlmal
kelemahan ÞÞ8S
Ŧ ÞÞ8S membuLuhkan slsLem lnformasl yang cangglhţ
keLersedlaan daLaţ adanya slsLem pengukuranţ dan sLaf
yang memlllkl kapablllLas Llnggl
2Ŧ lmplemenLasl ÞÞ8S membuLuhkan blaya yang besar
karena ÞÞ8S membuLuhkan Leknologl yang cangglhţ
unLuk sLudl kelayakanţ penyusunan dan blaya laln
Ŧ ÞÞ8S bagus secara Leorlţ namun sullL unLuk
dllmplemenLaslkan
4Ŧ ÞÞ8S mengabalkan reallLas pollLlk dan reallLas organlsasl
sebagal kumpulan manusla yang kompleks
Ŧ ÞÞ8S merupakan Leknlk anggaran yang stotlstlcolly
otleoteJŦ Þenggunaan sLaLlsLlk Lerkadang kurang La[am
unLuk mengukur efekLlvlLas programŦ SLaLlsLlsLlk hanya
LepaL unLuk mengukur beberapa program LerLenLu salaŦ
Ŧ ero 8osed 8udqetinq
Adalah proses perencanaan dan penganggaran
yang menghendakl seLlap mana[er memberlkan
alasan bagl seluruh usulan anggarannya secara
Lerlncl se[ak awal dengan mengallhkan
kewa[lban beban pembukLlannya kepada seLlap
mana[er unLuk mengemukakan alasan mengapa
harus mengeluarkan blayaŦ
Þroses lmplemenLasl Z88 Lerdlrl darl Llga Lahapţ
yalLuť
Ŧ ldenLlflkasl unlLŴunlL kepuLusan
2Ŧ ÞenenLuan pakeLŴpakeL kepuLusan
Ŧ Meranklng dan mengevaluasl pakeL kepuLusan
keunLungan darl penggunaan anggaran lnlť
W adanya parLlslpasl yang leblh balk darl Lop
supervlsor dalam membenLuk anggarannya
W penlngkaLan eflslensl dalam penllalan usulan dan
alokasl sumber daya darl berbagal dlvlsl
W pendanaan leblh eraL darl sumber daya pada
konLrlbusl laba poLenslal
W pengurangan banyaknya formula yang dlperlukan
unLuk penganggaranŦ
W !lka Z88 dllaksanakan dengan balk maka dapaL
menghasllkan alokasl sumber daya secara leblh
eflslenŦ
W Z88 berfokus pada value for money
kelemahanť
Ŧ Þrosesnya memakan wakLu lama %tlme coosomloq)ţ
Lerlalu LeorlLls dan Lldak prakLlsţ memŴbuLuhkan blaya
yang besarţ serlng menghasllkan kerLas ker[a yang
menumpuk karena pembuaLan pakeL kepuLusan
2Ŧ Z88 cenderung menekankan manfaaL [angka pendek
Ŧ lmplemenLasl Z88 membuLuhkan Leknologl yang ma[u
4Ŧ Masalah besar yang dlhadapl Z88 adalah pada proses
merangklng dan merevlew pakeL kepuLusanŦ Merevlew
rlbuan pakeL kepuLusan merupakan peker[aan yang
melelahkan dan membosankanţ sehlngga dapaL
mempengaruhl kepuLusanŦ
Ŧ unLuk melakukan peranklngan pakeL kepuLusan
dlbuLuhkan sLaf yang memlllkl keahllan yang mungkln
Lldak dlmlllkl organlsaslŦ Z88 berasumsl bahwa semua sLaf
memlllkl kemampuan unLuk mengkalkulasl pakeL
kepuLusanŦ Selaln lLu dalam peranklngan muncul
perLlmbangan subyekLlf aLau mungkln LerdapaL Lekanan
pollLlk sehlngga Lldak obyekLlf laglŦ
Anggaran Daerah d| Indones|a
W Anggaran penerlmaan dan belan[a daerah
(AÞ8u) memuaL rencana penerlmaan dan
pengeluaran pemerlnLah daerah dalam
uangţaLau [asa pada Lahun anggaranŦAnggaran
belan[a daerah dlprlorlLaskan unLuk
melaksanakan kewa[lban pemerlnLah daerah
sebagal mana dlLeLapkan dalam peraLuran
perundangŴundanganŦ
Þrosedur Þenyusunan AÞ8D
1Ŧ 1ahap Þerencanaan
8encana !angka Þan[ang (llma Lahunan)
8encana !angka Menengah (Llga Lahunan)
8encana !angka Þendek (saLu Lahunan)
Ŧ Þenyusunan keb|[akan Umum AÞ8D
aŦ dalam rangka menylapkan rancangan AÞ8uţpemerlnLah
daerah bersama uÞ8u menyusun kebl[akan umum AÞ8u yang
memuaL peLun[uk dan keLenLuanŴkeLenLuan umum yang
dlsepakaLl sebagal pedoman dalam penyusunan AÞ8uŦ
kebl[akan umum AÞ8u memuaL komponenŴkomponen
pelayanan dan LlngkaL pencapalan yang dlharapkan pada
seLlap bldang kewenanngan pemerlnLah daerah yang akan
dllaksanakan dalam saLu Lahun anggaranŦ komponen dan
klner[a pelayanan yang dlharapkan LersebuL dlsusun
berdasarkan asplrasl masyarakaL dengan memperLlmbangkan
kondlsl dan kemampuan daerahţ Lermasuk klner[a pelayanan
yang Lelah dlcapal dalam LahunŴLahun anggaran sebelumnyaŦ
bŦ Mekanlsme Þenyusunan kebl[akan umum AÞ8u (kuA)
W ÞemerlnLah daerah beserLa uÞ8u menggunakan rencana
sLraLegls daerah dan dokumen perencanaan lalnnya
sebagal dasar penyusunan kuAŦ
W ÞemerlnLah daerah bersama uÞ8u mengadakan
pen[arlngan asplrasl masyarakaL unLuk mengldenLlflkasl
perkembangan kebuLuhan dan kelnglnan masyarakaL
melalul pendekaLan dengar pendapaLţLurun
lapanganţkueslonerţdlalogţlnLerakLlfţkoLak
saranţdlmaksudkan unLuk berparLlslpasl dan LerllbaL
dalam proses penganggaran daerah berupa
ldeţpendapaLţsaran dan masukanŦ
W Lvaluasl klner[a AÞ8u mengenal pencapaln klner[a
pelayananţpermasalahan dan kendala yang dlhadapl pada
LahunŴLahun anggaran sebelumnyaŦ
Ŧ Þenyusunan Strateg| dan Þr|or|tas AÞ8D
ÞengerLlan dan ruang llngkup
,ekan|sme Þenyusunan Strateg| dan Þr|or|tas AÞ8D
Ŧ 1ahap Þenyusunan kancangan AÞ8D
1Ŧ Þenyusunan kancangan Anggaran Un|t ker[a
ÞemerlnLah daerah bersama uÞ8u menyusun
kebl[akan umum AÞ8u berpedoman pada
rensLradaţpen[arlngan asplrasl masyarakaLţlaporan
klner[a Lahun anggaran sebelumnyaţ pokokŴpokok
plklran uÞ8uţdan kebl[akan keuangan
daerahŦÞen[arlngan masyarakaL dlmulal bulan Mel
dan kesepakaLan pemerlnLah daerah dan uÞ8u
mengenal kuA dllaksanakan bulan !unl dan !ullŦ
8erdasarkan kuAţ pemerlnLah daeran menyusun
sLraLegl dan prlorlLas AÞ8uŦ
Ŧ Þenyusunan kancangan AÞ8D
ualam menenLukan rlnclan besaran dana yang
LercanLum dalam 8ASkţunlL ker[a menenLukan
program dan keglaLan yang akan dllaksanakan
dalam Lahun anggaran yang akan daLang
dengan mengacu pada rensLraţkebl[akan umum
serLa sLraLeglţdan prlorlLas AÞ8u yang Lelah
dlLeLapkanŦ Selan[uLnya 8ASk darl unlL ker[a
dlsampalkan kepada saLuan ker[a yang
berLanggung[awab menyusun anggaran unLuk
dlbahas dalam rangka penyusunan 8AÞ8uŦ
ŦStruktur AÞ8D Ŧ
Ŧ 8encana Þenerlmaan uaerah
W ÞendapaLan Asll uaerah (ÞAu)
W uana Þerlmbangan
W LalnŴlaln ÞendapaLan uaerah yang Sah
2Ŧ 8encana pengeluaran uaerah
aŦpengeluaran ruLln
bŦrencana rencana pengeluaran pembangunan
Ŧ Þertanggung[awaban Þe|aksanaan AÞ8D
kepala SkÞu menyusun laporan reallsasl semesLer
perLama anggaran pendapaLan dan belan[a SkÞu sebagal
hasll pelaksanaan anggaran yang men[adl Langgung
[awabnyaŦ Laporan LersebuL dlslapkan oleh ÞÞk SkÞu dan
dlsampalkan kepada pe[abaL pengguna anggaran unLuk
dlLeLapkan sebagal laporan reallsasl semesLer perLama
anggaran pendapaLan dan belan[a SkÞu serLa prognosls
unLuk enem bulan berlkuLnyaţ pallng lama 7 (Lu[uh) harl
seLelah semesLer perLama Lahun anggaran berakhlrŦ
Þe[abaL pengguna anggaran menyampalkan laporan
reallsasl LersebuL kepada ÞÞku sebagal dasar
penyusunan laporan reallsasl semesLer perLama AÞ8u (
L8SÞ AÞ8u) pallng lambaL (sepuluh )harl ker[a seLeleh
semesLer perLama Lahun anggaran bersangkuLan
berakhlrŦ

f¾f°½ °°–°ff°––ff°¾ ½ 
W °––ff°¯ ½ff°ff
f–½ ¯ °f °¯ °–fff°½ ¯
f°–°f°¾¾f °¯ ¯ °©f¯° ¾°f¯ 
°–f°  f° ¯ °°–ff°ff¾ ½¯f¾fff  W °––ff° ½ f°f °ff f°f 
f° ¯f¾fff–f 
ff¾ f° ¾ 
¯
f°– ¾ f°–f°¾¯ 
ff 
ff¾ W °––ff° ½ f°°¯ f°f°
ff ½ ¯ °f f 
f°––°–©ff  
f f½ ff%¾
–°¾¯ °½ f¾f°ff°f°f 
f¾ ½  
¯
f–f½ 
%

°–¾°––ff° 9   f9  °nf°ff° 9  °nf°ff°f ff½¾ ¾¾¾ ¯f¾° ¯ ° f½f°ff¾ ff¾f°– ½ f° ff¯f°–f¯ °nf½f©f°½–f¯½f f¯f¾f f°–f ff° ff°– °––ff°¾ f–fff½  °nf°ff° –°ff°° ¯ ¯¾f°©f°¾ f¾f¾ff° ©ff°f–f¾ ¾f °–f°¾ f°¯¾ ¯  °nf°ff° ½–f¯  –ff° f°f °f€ ½ ¯ fff° ¯ °–ff¾f° f°f½f f½–f¯ f° –ff°f°–  f ¾¾° ¯ ° °f°° f° ©f f°°–f½ °nf½ff° ¾f – .

 f½ °– ° ff° W 9 °– ° ff°f ff½¾ ¾½ °–fff°¾ f¯f f°–¾°–°f½ f¾f°ff° –ff°f–f f½f ©ff°¾ ¾f °–f° °nf°f f°f°––ff°f°–  f  f½f°  9 °– ° ff°f°––ff°½  f½f ff° ¯ fnff ¯ ¯ f° °–f°° ©fff °–f°f°– f°––ff©f° ¯ °–°–¾ ¾f°––ff° ¯ ° ¯f°½ ° f f°– f½f  ° ff° f°  f f½f  ° ff°ff¾¾fff°¾ ¯  ¾¾f° f fffff– f°––ff°°f° °f .

½ff°ff °f¾f°f f–f° ff¯ ½ ¯ °ff°  f°f°½ °°–f °f¾ f½ °   ff¯–f°¾f¾¯ ¯ ½ °°–f° f°½ ¾ ½¾f°–  f f f½©f° –f°¾f¾  . f ©ff°€¾f f°½ –°ff°°¯ °¾f f° °¯ f° ¯ ° °–½ ¯ f° °¯  f°©–f °¯ ° °– ¯ ¯€f¾f¾ f° ¯ °– °f¾f° –ff° °¯ ¯f¾fff¾ °––f f½f¯ ¯½ n ½f ½ ¯ f° °¯  f °f¾ f°¯°f¾ .

½ff°© °¾f°––ff°f°–½f°–¾ f°f  f° f¾½f½  ¯f°f¾¯  ¾¯  ½ ° f½ff°f°– ¾ f –°ff°ff  °f¾½f f  ½ °– ff° ¾ °––f ff¯½ f¾°f¯ ° f°f°½f f½¾  €¯f f°½ f°––°–©ff f°ff¾¾ f½ ½ f¾f°ff°f°––ff° f°– f½f½ f°f° f°€°–¾½ °–ff¾f°¾f°–f½ °°– . f¯f¾ f°½ °ff°° ©f f¯f¾¯f°f©  f°¾f€°ff–f  ©f¾ nff °¯¾  € €  f° €¾ ° ff¯¯ °nf½f f–  f°©f°–f°¾f¾   °¾ © °¾°––ff° 9   °––ff°° °¾°f W .

.

f°f°–¯  f½f f½ ° ff°f°––ff° f ¾°f ¾ f ff  %f%n ° °–¾ °f¾¾  % % ¾€f¾½ ¾€f¾  %n%f°f°  f° % %¯ °––°ff°½°¾½f°––ff°    ff° f© °¾f°––ff°° °¾°f W ¾ f°f f°¯ f ¾¾° W ½ °¾°f° f°f¾€f¾°€¯f¾f°––ff°°f  ¾ ©ff° °–f°°¾ ½f°°f¾½ f°––°–©ff f° ¾ °––f¯ f ° –f¾f° °–f°¾¾ ¯f°f°¾ ¾ ½  W °¯ °¾°© °¾f°––ff°° f¯ ¯ f°  ff°¾¾ .

  ¯ff°°f W  °–f°f°ff¯f¾f° °–f° ff° f ¯¾f° °–f°° ¾ °––f¾  f° °–f° f°– f ¯ ¯f f% ½¾%f°fff°––ff°f°f° °–f° °nf°f ½ ¯ f°–°f°©f°–f½f°©f°– W  f n ° °–f°f¯ °–f ¾f°½f€°f°––ff°f °f ½f€°f°––ff° f°©ff°– ¾ f¯ ½ff° ff¾ °–– °  f°©ff° W @ f  °f¾½f f½–f¯ ¯ f°f°¯ ° ff° ½f ff¾½ ½ °–ff¾f° f f½¾ f½  ½ °– ff° W 9 ° ff°°n ¯ °f° ° f f°¾ ©¯f ¾f ½ °– ff° f½ ¯f  ¾ nff¯ °  € f¾°f W    °f¾½f f°½ f½f f½ f ¾  ¯ ° f f°f°––ff°f  ¾°f f f½f ©f f° ¾ f–fff°¯ ¯ f ©ff° f°½f°¾¯  ff  ff¯ ¯°° ©f ° ©f  ff¾ ff¯ °f½ff f°f ff ¾  f°©ff°  f°f½ff ©f° nf½f .

 °––ff°° ©f °––ff°° ©f¯ ¾ f–f ¾½°ff¾  f°–½f¾f° f f½f°––ff° ° °¾f°f °f¾¾ ¯° °¾°ff°f  °f¾½f f  ½ °– ff° ¾ °––f f½ff°– f f¾f° ½ ¯ °f¾ ff°½ °–f°ff½ °ff°° ©f°f   f°f°––ff°° ©f W f½f ff°½ °ff° f f½¯f¾f° f° ff° ff½ °ff° f f½° ©f ½ f¾f°ff° –ff° .

  ¯ff°f°––ff°° ©f W  f¾ ¯ff¾½–f¯ff –f° ½ ¯ °f f½f °fff° °–f°¾ff°   °¾ °––ff f f½f½–f¯ f° –ff°f°–¾  W   °°–   °°–  ¾f½ ¯ °f ½f f ¯¯°f f°nf°–¯ °f°––ff°½ © °¾ ½ °– ff°°f  f  f¾ff°½f f°¾ ½ €n¾°–¾ °––f¯ ¯ f°¯ €f¾ f°– f°¯ ½ff°½  ©ff°¯ f .

° °f°©f°¯¯–f°¾f¾ f°©f°° –f°¯¾f¾ °–f°© f¾  . 9f°°°– 9–f¯¯°–  – °–¾ ¯%99 % f ff¾¾ ¯½  °nf°ff° f°½ °¾°f°½–f¯¾ f f°––ff°f°f°°f¾ nff¯½  °¾€ f°  ° –f¾ ¾ °––f¯ ½ff°¾f ¾ff°  f°–f f°–f¯½ ¯ °f¾99 ¯ ½   . °– ff¾  f–ff °f€½–f¯ °–f° ¯ °–°–n¾ ° € f¯f¾°– ¯f¾°–½–f¯  9 ¯f°½–f¯f°–¯ ¯¯f°€ff ¾f °–f° fff°– n  f¾¾¯  ff ¯f¾°– ¯f¾°–½–f¯f°– ¾ © . °– °€f¾½–f¯ ½–f¯ f° –ff°° ¯ °nf½f©f°f°– f  f½f°  .

¯½ ¯ f°–f°¾ ¯f fff°– ©f   ff°f°f¾¾¾ nff¾¾ ¯fff¾  f–f f °f€½–f¯ f°–¯ ½ %f% °€f¾ ©f° % % °€f¾¾ nff¾¾ ¯ff °f€ ½–f¯°¯ °nf½f©f° %n% ¾¯f¾ ff f f¯f¾°– ¯f¾°–f ¯f€½–f¯  f°% % ¾¯f¾¯f°€ff%f¾%f°–°–° ½   f ¯f¾°– ¯f¾°–f ¯f€½–f¯ .ff ¾99   €¾½f f ©f° f°ff¾%½–f¯%° ¯ °nf½f©f°   nff ¾½¾¯ °© f¾f°¯½f¾ f f½ f°f°––ff°f°–ff° ff°–f °f99   °f¾½f f¯f¾f ½f°  .

  f°99  . °–f°–f°½–f¯f°– f½½°–ff  °f°–f° °–f°½ °nf½ff°©f°–f°¾f¾ 99 ¯ °––°ff° ¯f–°f ¾ °––f ¯ ° °–ff¾¾¯  ff¾ nff½¯f . ¯½  fff¾½ ff°f°¯ f½ ° ff° ¾f f ff%n¾ n°¾n¾° ¾¾$n¾ff ° ¾¾% ff¯½  °nf°ff°½–f¯ °f¾ ½f ¯ °¾ °––f f½f¯ °°–ff° ¯°f¾  °f¾  f° ©f¾f¯ff°f ½f ¯ ° . ¯ ff° ff¯½ °  –f¾f°f°––°–©ff  f¯f°f© ¯ °½°nf ¯f°f© ¯ °¯ ° °–f .

  ¯ff°99   99  ¯ ¯ f°¾¾ ¯°€¯f¾f°–nf°––    ¾ ff° ff f f°f¾¾ ¯½ °–f°  f°¾f€ f°–¯ ¯f½f f¾°––  ¯½ ¯ °f¾99 ¯ ¯ f° fff°– ¾f f °f99 ¯ ¯ f° °–f°–nf°––  °¾  fff° ½ °¾°f° f° fff°  99  f–¾¾ nff  °f¯°¾° ¯½ ¯ °f¾f°  99 ¯ °–f ff° ff¾½ f° ff¾–f°¾f¾ ¾ f–f¯½f°¯f°¾ff°–¯½ ¾  99 ¯ ½ff° °f°––ff°f°–¾f¾nf  ° 9 °––°ff°¾f¾ f f°–f°–f©f¯ °¯ °– € f¾½–f¯ f¾¾f°f  ½f°¯ °– f½f½–f¯  °¾ff .

   f¾   – °–  ff½¾ ¾½  °nf°ff° f°½ °–f°––ff° f°–¯ °– ° f¾ f½¯f°f© ¯ ¯ f° ff¾f° f–¾ ¾f°f°––ff°°f¾ nff  °n¾ ©fff °–f°¯ °–ff°  f© f° f°½ ¯ f°°f ½f f¾ f½ ¯f°f© °¯ °– ¯ff°ff¾f°¯ °–f½f f¾¯ °– ff° ff 9¾ ¾¯½ ¯ °f¾    f–fff½  f    °€f¾° ° ½¾f°  9 ° °f°½f  ½f  ½¾f° .

f°°– f°¯ °– ff¾½f  ½¾f°  °°–f° f½ °––°ff°f°––ff°° W f f°f½f¾½f¾f°–  f f½ ¾½ ¾ ff¯¯ ¯ °f°––ff°°f W ½ °°–ff° €¾ °¾ ff¯½ °ff°¾f° f° ff¾¾¯  ff f  f–f ¾ W ½ ° f°ff°   f f ¾¯  ff ½f f ° ¾ f f ½ °¾f W ½ °–f°–f° f°f°f€¯ff°– ½ f° °½ °–f°––ff° W f  f¾f°ff° °–f° f¯ff f½f ¯ °–f¾f°ff¾¾¯  ff¾ nff  €¾ ° W   €¾½f ff €¯°  . .

    f°½f  ½¾f°¯ ½ff°½  ©ff°f°– ¯  ff° f°¯ ¯ ¾f°f° ¾ °––f f½f ¯ ¯½ °–f ½¾f°  D°¯ ff°½ f°°–f°½f  ½¾f°  f°¾f€f°–¯ ¯ ff°f°–¯°–°  f ¯–f°¾f¾   f¾¯¾ ff¾ ¯f¾f€ ¯ ¯ ¯f¯½f°°¯ °–ff¾½f   ½¾f°  f° ff¯½ f°°–f°¯°n ½ ¯ f°–f°¾  €ff¯°–°  f½f f°f° ½¾ °––f f  €f– .f¾ff ¾ff°– f f½ f ff½f f½¾ ¾ ¯ f°–°– f°¯   ½f  ½¾f° .  ¯ff°  9¾ ¾°f¯ ¯ff°ff¯f%¯ n°¾¯°–%   f ¾ f° f½f¾ ¯ ¯ f° ff f°– ¾f ¾ °– ¯ °–f¾f° f¾ ©ff°– ¯ °¯½f °f½ ¯ ff°½f  ½¾f°   n ° °–¯ ° f°f°¯f°€ff©f°–f½ °   ¯½ ¯ °f¾ ¯ ¯ f° °–f°–¯f©  .

°––ff°f f ° ° ¾f W °––ff°½ ° ¯ff° f° f°©f f f %9 %¯ ¯f °nf°f½ ° ¯ff° f° ½ °– ff°½ ¯ °f f f ff¯ f°– ff©f¾f½f ff°f°––ff° °––ff° f°©f f f ½f¾f°° ¯ f¾f°ff° f© f°½ ¯ °f f f ¾ f–f¯f°f  f½f° ff¯½ ff° ½ ° f°– ° f°–f°  .

9¾ 9 °¾°f°9   @ff½9  °nf°ff°  °nf°ff°–f9f°©f°–%¯ff°f°%  °nf°ff°–f. ° °–f%–ff°f°%  °nf°ff°–f9 ° %¾ff°f°%  9 °¾°f° ©ff°D¯¯9  f  ff¯f°–f¯ °f½f°f°nf°–f°9  ½ ¯ °f f f ¾f¯f9¯ °¾° ©ff°¯¯9 f°– ¯ ¯f½ °© f°  °f°   °f°¯¯f°– ¾ ½ff¾ f–f½ ¯f° ff¯½ °¾°f°9   ©ff°¯¯9 ¯ ¯f¯½° ° ¯½° ° ½ ff°f° f°°–f½ °nf½ff°f°– ff½f°½f f ¾ f½  f°–  °f°°–f°½ ¯ °f f ff°–ff° f¾f°ff° ff¯¾ff°f°––ff° ¯½° ° f° ° ©f½ ff°f°f°– ff½f° ¾  ¾¾°  f¾ff°f¾½f¾¯f¾fff °–f°¯ ¯½ ¯ f°–f° ° ¾ f° ¯f¯½f° f f  ¯f¾° ©f½ ff°f° f°– f nf½f ff¯f° f°f°––ff°¾ ¯°f  .

f°¾¯ 9 °¾°f° ©ff°D¯¯9 %D% W 9 ¯ °f f f ¾ f9¯ °––°ff° °nf°f ¾f –¾ f f f° ¯ °½  °nf°ff°f°°f ¾ f–f f¾f½ °¾°f°D W 9 ¯ °f f f ¾f¯f9¯ °–f ff° ½ °©f°–f°f¾½f¾¯f¾fff°¯ °– °€f¾ ½  ¯ f°–f° f° f° °–°f°¯f¾fff ¯ f½ ° ff° °–f½ ° f½f ° f½f°–f°  ¾°  f– ° f€ f ¾ff° ¯f¾ f°° ½f¾½f¾ f°  f ff¯½¾ ¾½ °–f°––ff° f f ½f  ½ ° f½f ¾ff° f°¯f¾f° W ff¾° ©f9 ¯ °– °f½ °nf½f°° ©f ½ ff°f° ½ ¯f¾fff° f° ° fff°– f f½½f f f° f°f°––ff°¾ ¯°f . .

 f° ¾ ½fff°½ ¯ °f f f f°9 ¯ °– °fD f¾f°ff° f°° f°   f¾ff°D ½ ¯ °f f f°¯ °¾° ¾f – f°½f¾9  . 9 °¾°f°f – f°9f¾9  9 °– f° f°f°–°–½ . f°¾¯ 9 °¾°f°f – f°9f¾9   @ff½9 °¾°f°f°nf°–f°9   9 °¾°f°f°nf°–f°°––ff°D° ©f 9 ¯ °f f f ¾f¯f9¯ °¾°  ©ff°¯¯9  ½ ¯f°½f f  °¾f f ½ °©f°–f°f¾½f¾¯f¾fff f½f° ° ©ff°f°––ff°¾ ¯°f ½ ½ ½f°9 f° ©ff° f°–f° f f 9 °©f°–f°¯f¾fff ¯f f°.

 9 °¾°f°f°nf°–f°9  ff¯¯ ° °f°°nf° ¾ff° f°ff°–  nf°¯ ff¯ ° ©f¯ ° °f° ½–f¯ f° –ff°f°–ff° f¾f°ff° ff¯f°f°––ff°f°–ff° ff°– °–f°¯ °–fn½f f °¾f  ©ff°¯¯ ¾ f¾f – f°½f¾9 f°– f  f½f°  f°©°f f° ©f ¾f¯½ff° ½f f¾ff° ©ff°– f°––°–©ff ¯ °¾°f°––ff°°  ff¾ ff¯f°–f½ °¾°f°9  .

 9     °nf°f9 ° ¯ff°f f W 9 ° f½ff° ¾ f f%9% W f°f9 ¯ f°–f° W f° f° 9 ° f½ff° f ff°–f   °nf°f½ °– ff°f f f ½ °– ff°°  °nf°f °nf°f½ °– ff°½ ¯ f°–°f° .

 9 f°––°–©ff f°9 f¾f°ff°9   ½ff9¯ °¾°f½f° f¾f¾¾ ¯ ¾  ½ f¯ff°––ff°½ ° f½ff° f° f°©f9¾ f–f f¾½ f¾f°ff°f°––ff°f°–¯ °©f f°––°– ©ff °f f½f° ¾  ¾f½f° 999 f° ¾f¯½ff° ½f f½ ©f f½ °––°ff°––ff°°  f½f°¾ f–ff½f° f¾f¾¾ ¯ ¾ ½ f¯f f°––ff°½ ° f½ff° f° f°©f9¾ f½–°¾¾ ° ° ¯ f° °f ½f°–f¯f%©%f ¾  f¾ ¯ ¾ ½ f¯ff°f°––ff° f  9 ©f f½ °––°ff°––ff°¯ °f¯½ff°f½f°  f¾f¾ ¾  ½f f99¾ f–f f¾f ½ °¾°f°f½f° f¾f¾¾ ¯ ¾ ½ f¯f9 % 99 %½f°–f¯ f%¾ ½%f ©f¾    ¾ ¯ ¾ ½ f¯ff°f°––ff° ¾f°–f° f .