Anda di halaman 1dari 14

karakLerlsLlk roduk erLanlan

CLLP
uLWl SA81lkA S1 MSl
,7,90789
!74/:
!079,3,3
DLWI SAk1IkA S1 MSI
Tanaman
< Tanaman Pangan :
Padi dan paIawija
< Tanaman hortikuItura
uah-buahan, sayur-sayuran dan tanaman
hias
< Tanaman obat dan rempah
Tanaman obat dan rempah-rempah
< Tanaman industri
ndustri pangan dan industri non-pangan
< Ternak
< kan
Voluminous and bulky
Perlu ruang dan biaya penyimpanan yang relatif besar
Biaya pengangkutan mahal
Harga produk relatif sangat kecil dibandingkan dengan
volumenya
Biaya total pemasarannya sering kali jauh lebih besar
secara proporsional dibandingkan dengan biaya
produksinya
Penawaran produknya relatif kecil
Secara perorangan petani pada umumnya merupakan
suplier kecil yang tidak memiliki posisi tawar dalam
menentukan harga.
Penetapan harga umumnya dikuasai oleh pelaku pasar
lain
udah rusak/ perishable
Produk hasil pertanian dikenal tidak tahan lama
dan sangat mudah rusak.
Sebab
Rendahnya kualitas penanganan pasca panen
Kandungan air yang relatif tinggi
Faktor-faktor lain yang lekat dengan karakteristik
biologis dan fisiologis produk agronomi itu sendiri.
Ketidakseragaman
Kualitas produk cenderung tidak seragam (ukuran,
kematangan, dll)
Ketergantungan pada alam
Produk hasil pertanian bersifat spesifik dalam
kaitannya dengan faktor klimatologi
Seluruh aspek alamiah memberikan pengaruh yang
signifikan terhadap produk hasil pertanian
Produk tertentu hanya dapat ditanam pada kondisi
alam tertentu dan dipanen hanya di musim-musim
tertentu.
Perubahan kondisi alam di luar kecenderungan
alamiahnya akan berakibat pada kegagalan panen
Produksi terpusat di daerah tertentu distribusi
Berdasarkan sifat semacam ini produk hasil pertanian
tergolong produk beresiko tinggi.
Bersifat musiman
Ketersediaan produk hasil pertanian bersifat
musiman
Saat panen produk tersedia di pasar dalam
jumlah melimpah sebaliknya sebelum dan
sesudah saat panen terjadi kelangkaan pasokan
di pasar
enciptakan struktur harga pasar yang tidak
menguntungkan bagi produk hasil pertanian
Hukum permintaan dan penawaran (harga turun
bila terjadi kelebihan pasokan dan harga naik bila
terjadi kekurangan pasokan produk di pasaran).
emiliki banyak produk substitusi
Produk hasil pertanian bersifat substitusi satu
sama lain.
Kebutuhan akan satu jenis produk hasil pertanian
jika tidak tersedia maka dapat digantikan dengan
jenis produk agronomi yang lain
Produk hasil pertanian baik sebagai produk yang
langsung dikonsumsi maupun sebagai
inputproduksi
Karakteristik produk ditinjau dari proses
produksinya :
< Produk musiman
< Produk yang dihasilkan melalui proses biologis
tumbuhan
< Produk yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh
kondisi lingkungan pada saat itu
Karakteristik produk ditinjau dari pemasaran
produk :
< Harga produk relatif murah produsen sebagai
price taker dan efek dari asimetri informasi,
bargainning potition yang rendah di produsen
< Fluktuasi harga relatif tajam
< Produk bersifat generik memasuki pasar yang
cenderung bersifat monopsoni atau oligopsoni
< umlah produk yang dipasarkan pada umumnya
tidak memenuhi skala ekonomi (jumlah relatif
kecil)
< Produk melalui rantai pemasaran yang relatif
panjang untuk sampai pada konsumen
< Pada umumnya produk tidak mengalami
perubahan bentuk
< Resiko pemasaran relatif tinggi karena fluktuasi
harga dan sifat mudah rusaknya produk pertanian
< Elastisitas harga produk relatif lebih rendah
Karakteristik produk ditinjau dari proses
Produksinya :
< Produk musiman
< Produk yang dihasilkan melalui proses biologis
tumbuhan
< Produk yang dihasilkan dipengaruhi oleh teknologi
yang meminimalisir pengaruh lingkungan
Karakteristik produk ditinjau dari pemasaran produk
< Harga produk relatif lebih mahal
< produsen punya bargainning potition lebih tinggi dan
memiliki kemampuan mengakses pasar konsumen
< Fluktuasi harga relatif lebih rendah karena
kemampuan mendistribusikan produk dan melihat
peluang pasar
< ada perencanaan produksi
< Produk terstandarisasi dan melalui serangkaian
proses pemberian atribut produk untuk menciptakan
nilai tambah dan positioning produk
< umlah produk yang dipasarkan pada umumnya
memenuhi skala ekonomi (jumlah relatif besar) dan
melalui perencanaan pemasaran yang lebih baik
(marketing plan)
< Produk untuk sampai pada konsumen tidak
melalui rantai pemasaran yang panjang bahkan
cenderung dari titik produsen langsung ke pasar
dilakukan oleh produsen sendiri
< Unit pengolahan hasil (agroindustri) dan produksi
sangat dekat sehingga sangat dimungkinkan
adanya perubahan bentuk dan atau perubahan
struktur kimia produk atas pengolahan yang
dilakukan
< Respon atas perubahan pasar relatif lebih cepat
dan mempertimbangkan mekanisme pengalihan
resiko
< Elastisitas harga produk relatif lebih tinggi
Iigopsoni, adalah keadaan dimana dua atau
lebih pelaku usaha menguasai penerimaan
pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas
barang dan/atau jasa dalam suatu pasar
komoditas.