Anda di halaman 1dari 49

Perencanaan Keuangan

PrIbadI AsuransI JIwa


hohamad Andoko hh, PFP-I
1. Asuransi Jiwa Tradisional
Perencanaan keuangan pribadi berbeda
dengan perencanaan keuangan yang
umumnya kita kenal yaitu perencanaan
keuangan perusahaan
Tujuannya sama yaitu sama-sama ingin
tercapai tujuannya.
Pendekatan yang dipakai adalah siklus
kehidupan manusia
. Siklus Kehidupan Manusia
a. Siklus kehidupan setiap manusia berbeda
walaupun kelihatannya hampir sama
b. Adanya unsur kepastian dan ketidakpastian
Yang pasti adalah semua makhluk hidup akan
meninggal
Yang tidak pasti adalah kapan meninggalnya
dan bagaimana caranya
. Tujuan Keuangan Pribadi
Adalah suatu tujuan individu atau keluarga di
masa depan dalam suatu siklus kehidupan
dimana tujuan tersebut membutuhkan dana.
Misalnya tujuan penyediaan dana pendidikan
anak atau penyediaan dana pensiun
Tujuan keuangan seseorang dapat bersifat
jangka pendek, menengah, dan panjang
ambar 1 - Siklus Kehidupan
Penjelasan Siklus Kehidupan
a. Masa Anak-anak
b. Masa Lajang
c. Masa Menikah
d. Masa Tua
e. Masa Pensiun
. Perencanaan Keuangan Pribadi
Adalah suatu tujuan individu atau keluarga di
masa depan dalam suatu siklus kehidupan
dimana tujuan tersebut membutuhkan dana.
Misalnya tujuan penyediaan dana pendidikan
anak atau penyediaan dana pensiun
Tujuan keuangan seseorang dapat bersifat
jangka pendek, menengah, dan panjang
. Perencanaan Keuangan Pribadi (Cont.)
Perencanaan Keuangan dibagi menjadi 5
perencanaan spesifik (menurut ! Board of
Standards yaitu:
1. Perencanaan nvestasI
2. Perencanaan AsuransI atau manajemen rIsIko
J. Perencanaan Pajak PrIbadI
4. Perencanaan PensIun/harI tua
5. Perencanaan WarIsan
. Kaitan Perencanaan Keuangan Pribadi &
Asuransi Jiwa
Seseorang memerlukan asuransi jiwa pada
dasarnya memberi rasa aman melalui
antisipasi resiko hilangnya pendapatan atau
ketidaksiapan finansial bagi dirinya atau
keluarganya sebelum dan sesudah meninggal
dunia
. Kaitan Perencanaan Keuangan Pribadi &
Asuransi Jiwa (Cont.)
Apabila pencari nafkah bagi keluarga meninggal
terlalu dini maka akan berdampak pada
kemampuan untuk mencapai tujuan keuangan
keluarga menjadi hilang atau berkurang.
Lebih parah lagi apabila sebelum meninggal
didahului dengan menderita penyakit kritis atau
kehilangan fungsi tubuh yang memerlukan biaya
pengobatan dan perawatan tinggi.
. Kaitan Perencanaan Keuangan Pribadi &
Asuransi Jiwa (Cont.)
Asuransi jiwa bukan hanya memberi manfaat
antisipasi resiko namun komponen
tabungannya dapat memberi manfaat
memenuhi tujuan keuangan jangka
menengah dan panjang seperti dana
pendidikan anak dan tabungan hari tua.
. Kaitan Perencanaan Keuangan Pribadi &
Asuransi Jiwa (Cont.)
Manfaat Asuransi Jiwa bisa dibagi dua, yaitu
1. Manfaat hidup atau sebelum meninggal
iving insurance) dan
2. Manfaat meninggal dini death insurance)
. Kaitan Perencanaan Keuangan Pribadi &
Asuransi Jiwa (Cont.)
5.1. Manfaat Hidup
Menderita Sakit Berkepanjangan
Kehilangan Fungsi Tubuh
Dirawat di Rumah Sakit akibat Kecelakaan
Dana untuk membiayai hidup terlalu lama
. Kaitan Perencanaan Keuangan Pribadi &
Asuransi Jiwa (Cont.)
5.2. Manfaat Meninggal
Tagihan Langsung
Pendapatan Tetap untuk Biaya Hidup
Dana Pendidikan untuk Anak
ASURANSI JI\A
ASURANS KUMPULAN ( GROUP
NSURANCE
ASURANS JWA NDVDU ( NDVDUAL
LFE NSURANCE )
ASURANS JI\A KUMPULAN
Jenis dasar proteksi yang umum dipergunakan dalam
polis-polis asuransi jiwa kumpulan adalah asuransi
berjangka dan biasa
Asuransi jiwa dapat kumpulan dapat berupa program
kontribusi ( karyawan membayar sebagian premi ) atau
program non kontribusi ( perusahaan membayar semua
premi)
Kelemahan asuransi jiwa kumpulan adalah karyawan
tidak memiliki kontrol terhadap proteksi yang dimilikinya.
Perusahaan menentukan jumlah proteksi yang tersedia
dan dapat merubah sesuai keinginan pemilik bisnis
Perusahaan dapat juga memberhentikan proteksi tanpa
melihat apakah karyawan tsb dapat merubah
kepemilikan asuransi ke polis individu atau tidak
Asuransi Jiwa Kumpulan
Sebagian perusahaan akan menawarkan
polis asuransi kumpulan yang memberikan
proteksi permanen dimana proteksi asuransi
akan terus meningkat seiring dengan
berjalannya waktu, dan umumnya berubah
menjadi polis individu pada saat tertanggung
pensiun atau polis berhenti
Asuransi Jiwa Indiidu
Polis-polis asuransi jiwa individu dapat dikategorikan
sebagai asuransi jiwa permanen dan berjangka.
Asuransi jiwa permanen ( baik dalam bentuk
tradisional dan non tradisional ) dirancang untuk
berlaku untuk seumur hidup
Asuransi jiwa berjangka umumnya dirancang untuk
berlaku paling sedikit satu tahun.
Asuransi jiwa berjangka juga dapat dirancang untuk
berlaku selama beberapa tahun, tetapi fungsinya
adalah memberikan proteksi asuransi jiwa jangka
pendek atau sementara saja.
Jenis-Jenis dan Spesiikasi Asuransi Jiwa
. Asuransi Jiwa Berjangka ( Term nsurance )
2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup ( Whole Life
nsurance )
3. Asuransi Jiwa Gabungan
4. Asuransi Jiwa Dwiguna ( Endowment )
5. Anuitas ( Annuity )
6. Unit Link
Asuransi Jiwa Berjangka,1erm Insurance ,
Bentuk Asuransi yang paling sederhana dan
yang mungkin dan juga paling murni adalah
asuransi jiwa berjangka
Dalam bentuk yang paling sederhana,
asuransi jiwa berjangka adalah proteksi
terhadap risiko kematian dalam jangka waktu
tertentu
Asuransi berjangka menawarkan proteksi
saja dan tidak memiliki nilai tunai
Beberapa Jenis Asuransi Berjangka :
. Asuransi Berjangka Tetap
Polis-polis asuransi berjangka tetap memberikan proteksi
selama beberapa tahun. Tertanggung membayar sejumlah
premi tahunan dan jika meninggal dunia maka para
tanggungannya mendapat manfaat.
2. Asuransi Berjangka Menurun
Polis dimana proteksi atau manfaat dibayarkan secara
menurun selama polis berlaku. Jenis polis ini seringkali
dipergunakan untuk memastikan bahwa pinjaman hutang
dapat terlunasi jika pemilik hutang tsb meninggal dunia
3. Asuransi Berjangka Meningkat
Polis dimana uang pertanggungan meningkat seiring dengan
berjalannya waktu. Ex: biaya hidup yang terus meningkat karena
inflasi
Premi Asuransi Jiwa
Bagaimana perusahaan asuransi
memutuskan berapa nilai/harga premi yang
dikenakan ?
Faktor-faktor apa saja yang menentukan
premi asuransi ?
Llemen Premi Asuransi :
Mortalita
Biaya pengeluaran
Biaya Administrasi
Tingkat Bunga ( Jika ada )
Biaya-biaya tambahan : biaya polis, premi
dan biaya tebus serta penarikan
Llemen Premi Asuransi
Biaya mortalita adalah refleksi dari tingkat
kematian pd suatu tingkat usia.
Semakin usia bertambah tingkat kematian
akan turut meningkat pula
Perusahaan asuransi mulai mengembangkan
suatu program yang memperbolehkan orang
terus menikmati proteksi seumur hidup
Asuransi Jiwa Seumur lidup
Perbedaan antara asuransi jiwa berjangka dan
seumur hidup adalah asuransi seumur hidup
memiliki elemen tabungan yang dimasukkan ke
dalam polis sebagai hasil dari jumlah premi awal
yang tinggi
Para aktuaris perusahaan asuransi mempergunakan
penetapan faktor biaya yang telah disebutkan
sebelumnya, dengan sedikit lebih tinggi dari premi
yang ditentukan untuk setiap tingkatan usia
sehingga perusahaan asuransi dapat mengenakan
premi tetap.
Jenis Asuransi Jiwa Seumur lidup
. Premi dengan membayar terus menerus
Membayar premi tetap secara terus
menerus sampai meninggal atau berhenti
polisnya .
2. Premi dengan jangka waktu tertentu
Terbatas menawarkan proteksi seumur
hidup tertanggung tetapi pembayaran premi
hanya jangka waktu tertentu
Pilihan Asuransi Jiwa Seumur lidup
. Dengan Pembagian Untung
Memberikan bonus yang ditambahkan ke
jumlah uang pertanggungan dari waktu ke
waktu dan pada saat polis jatuh tempo,
jumlah bonus tsb akan terakumulasi dan
dapat melebihi uang pertanggungan.
2. Tanpa Pembagian Untung
Hanya menerima uang pertanggungan saja
Asuransi Jiwa Gabungan
Pada umumnya polis asuransi hanya
memberikan proteksi bagi satu orang saja,
tetapi ada beberapa polis yang bisa
memberikan proteksi lebih dari satu orang
Nilai tunai pada polis asuransi jiwa
diinvestasikan dengan sangat konservatif.
nvestasi yang dipilih adalah real estate,
obligasi dan saham.
Mengapa diinvestasikan dengan sangat
konservatif ? Keamanan
Pada umumnya orang membeli asuransi jiwa
ingin mendapat kepastian bahwa perusahaan
asuransi jiwa akan membayar kewajibannya
jika tiba saatnya nanti.
Asuransi Jiwa Gabungan
Pada umumnya polis asuransi jiwa hanya
memberikan proteksi bagi satu orang saja,
tetapi ada beberapa polis yang bisa
memberikan proteksi lebih dari satu orang
Jenis ini bisa berupa polis dengan " yang
pertama meninggal dunia atau " yang kedua
yang meninggal dunia yang juga dikenal
dengan polis survivor
Jenis polis ini merupakan asuransi jiwa
seumur hidup tradisional
Asuransi Jiwa Dwiguna ,
endowment ,
Polis asuransi jiwa dwiguna pada umumnya
dipergunakan sebagai tabungan selama jangka
waktu ttt dengan disertai elemen proteksi
Jangka waktu , 5 , 25 tahun tetapi ada juga
hingga usia 6 atau 65
Metode pembayaran premi : tunggal dan berkala
Polis dwiguna populer bagi mereka yang ingin
menabung dengan komitment di kemudian hari . Ex:
pendidikan anak, dana pensiun
Anuitas
Anuitas dirancang untuk menyediakan
penghasilan pada pensiun
Asuransi ini memberikan pembayaran secara
berkala sampai tertanggung meninggal atau
sampai waktu pembayaran ttt.
Jenis Anuitas Dasar :
Anuitas Segera ( mmediate Annuity ) :
Memberikan pembayaran berkala kpd
tertanggung dimana tertanggung
membayarkan secara premi tunggal
Anuitas tertunda ( Deferred Annuity )
Pembayaran dimulai di akhir jangka waktu ttt
atau deferred period. Anuitas ini dapat dibeli
dengan premi tunggal atau pembayaran
secara berkala selama beberapa waktu.
Unit Linked
Polis yang memiliki unsur proteksi, tabungan dan
investasi
Pada produk ini elemen asuransi benar-benar
terpisah dari investasi
UP harus paling sedikit sebesar 25% dari premi
yang dibayarkan
Jenis produk unit link dapat dibedakan berdasarkan
frekuensi pembayaran premi dan fitur produk
Berdasarkan frekuensi pembayaran premi, terdapat
unit link premi tunggal dan premi berkala (regular)
Berdasarkan fitur produk, dibedakan atas whole life
dan dwiguna
Jenis unit link: berdasarkan rekuensi
pembayaran premi
Premi tunggal
. premi dibayarkan sekaligus dan digunakan
untuk membeli unit dari suatu dana
2. Digunakan sebagai tabungan dan investasi
jangka panjang, dan mungkin saja digunakan
sebagai proteksi asuransi jiwa
Premi berkala
. Premi dibayar berkala
2. Unit dibeli setelah premi diterima
3. Biasanya digunakan untuk proteksi asuransi
4. Cuti premi dan penambahan dana tergantung
peraturan administrasi perusahaan asuransi
Jenis produk unit link: berdasarkan
itur produk
Whole life
. Mirip dengan polis tradisional
2. Dirancang untuk memberikan proteksi seumur hidup
Dwiguna
. Memberikan perlindungan asuransi dengan jangka
waktu tetap
2. Jangka waktunya tetap
3. Bila polis jatuh tempo, unit dikonversikan menjadi nilai
tunai menggunakan harga unit yang berlaku saat itu
4. Memberikan garansi atas modal dalam jangka pendek
bagi pemegang polis yang hanya ingin produk jangka
pendek
ara penerbitan polis unit link
Cara
Harga penawaran
Harga permintaan
Perbedaan harga permintaan-penawaran
Cara 2
Harga tunggal
Karakteristik Polis Unit Link
Proteksi
. Proteksi dasar dan minimum manfaat adalah
proteksi meningal
2. Elemen proteksi dapat berupa proteksi atas
kematian, cacat tetap dan total, meninggal karena
kecelakaan atau manfaat kecelakaan personal,
penyakit kritis dan lainnya.
Tops up
Dapat menambah dana kapan saja
Fund Switch
pemindahan dana kapan saja
Karakteristik Polis Unit Link
Partial Withdrawal
Pemegang polis memiliki hak menebus
sebagian atau seluruh unit yang dialokasikan
untuknya, perhatikan jumlah minimum dan
biaya.
Alokasi Premi
Presentase premi yang digunakan membeli
unit dari dana-dana investasi terkait
Karakteristik Polis Unit Link
Forward Pricing ( Harga didepan )
Jumlah unit dibeli berdasarkan harga penawaran
pada saat tanggal valuasi berikutnya setelah premi
dibayarkan
Cuti premi
. Periode penghentian pembayaran premi
ttp masih menikmati manfaat tertulis dalam
kontrak polis.
2.Lamanya tergantung pada jumlah unit polis yang
dipakai membayar semua biaya, bila sudah
digunakan seluruhnya, polis batal
Riders
Jenis-jenis biaya
Biaya Awal penjualan ( initial sales charge )
Biaya pengelolaan dana ( fund mgnt fee )
Biaya manfaat ( Benefit charge )
Biaya Polis ( Policy charge )
Biaya Administrasi ( Adm charge )
ontoh bagaimana Polis Unit Link
Bekerja
Klien menginvestasikan Rp juta dalam premi
tunggal untuk manfaat kematian 25 % dari jumlah
yang diinvestasikan atau dari nilai unit terkaitnya
atau mana yang lebih tinggi
Harga beli Rp 9.5 dan harga penawaran Rp
. untuk setia unit
Selain perbedaan harga, ada biaya satu kali untuk
adm dan biaya asuransi kematian 2,5 % dari jumlah
yang diinvestasikan dan biaya polis Rp 75..
Biaya pengelolaan dana %
Dari nvestasi Rp juta, jumlah bersih Rp 9 juta : (
juta (2,5 %X juta) 75.)
Jumlah nvestasi bersih kemudian digunakan
membeli 9 unit pada harga penawaran Rp
.: Rp 9 juta / Rp .
Jika klien meninggal dunia setelah membeli polis
dan harga unit tidak berubah, penerima manfaatnya
akan menerima Rp 2,5 juta ( 25 % X Rp juta )
Dengan berjalannya waktu, misalkan harga beli
meningkat menjadi Rp 2. / unit. Dia akan
menerima Rp juta ( 9 X Rp 2. ) jika dia
menjual semua unitnya. Bila meninggal tanpa
menjual unitnya, penerima manfaatnya akan
menerima Rp juta.
ontoh Soal Unit Linked
Dengan soal yang sama tentukan jumlah unit
dan uang pertanggungan jika klien anda
membayar premi tungga sebesar Rp 5 juta
Dengan soal yang sama pula tentukan
jumlah unit jika harga penawaran ( offered
price ) = Rp 5 dan harga permintaan ( bid
price ) = Rp 55
Petunjuk Untuk Memilih Produk Asuransi
Jiwa
Beberapa saran:
Pilih perusahaan asuransi yang mempunyai
reputasi dan track record pembayaran klaim
yang baik
Pilih agen asuransi atau perencana keuangan
yang memiliki kualifikasi dan back ground
yang baik
Petunjuk Untuk Memilih Produk Asuransi
Jiwa
Beberapa saran:
Bandingkan produk dan pelayanan dari
beberapa perusahaan sebelum memutuskan
(sebaiknya maksimal 3 perusahaan
Pelajari dengan seksama polis atau proposal
yang telah diajukan oleh agen atau
perencana keuangan
Petunjuk Untuk Memilih Produk Asuransi
Jiwa
Beberapa saran:
Sesuaikan produk dengan kebutuhan dan
tujuan dalam perencanaan keuangan yang
telah dibuat
Jangan malu atau segan bertanya bahkan
makin detil makin bagus
Menghitung Kebutuhan Dalam
Perencanaan Asuransi Jiwa
r. :,. . ,..... ., ,. . .,
,. ..
.. -..... ..., ,..
. ....,. ... ,...
-. ....,. ,...