Anda di halaman 1dari 31

BAB 7 BAB 7

5TRATEGI AKUI5I5I DAN


RE5TRUKTURI5A5I
5TRATEGI AKUI5I5I DAN
RE5TRUKTURI5A5I
Lecture Aote
Dr. Mudrajad Kuncoro
Merger dan Akuisisi Merger dan Akuisisi Merger dan Akuisisi Merger dan Akuisisi
Merger Merger
Transaksi di mana dua perusahaan sepakat untuk Transaksi di mana dua perusahaan sepakat untuk
menggabungkan operasional mereka dengan kedudukan menggabungkan operasional mereka dengan kedudukan
yang sama karena mereka memiliki sumber daya dan yang sama karena mereka memiliki sumber daya dan
kemampuan yang jika dikelola bersama akan menciptakan kemampuan yang jika dikelola bersama akan menciptakan
keunggulan kompetitiI yang lebih kuat keunggulan kompetitiI yang lebih kuat
Akuisisi Akuisisi
Transaksi di mana sebuah perusahaan membeli Transaksi di mana sebuah perusahaan membeli
perusahaan lain dengan maksud penggunaan kompetensi perusahaan lain dengan maksud penggunaan kompetensi
inti yang lebih eIektiI dengan menjadikan perusahaan inti yang lebih eIektiI dengan menjadikan perusahaan
yang diakuisisi sebagai cabang dalam portoIolio bisnis yang diakuisisi sebagai cabang dalam portoIolio bisnis
Ambil Alih Ambil Alih
An acquisition where the target Iirm did not solicit An acquisition where the target Iirm did not solicit
the bid oI the acquiring Iirm the bid oI the acquiring Iirm
Masalah untuk Masalah untuk
Mencapai Keberhasilan Mencapai Keberhasilan
Masalah untuk Masalah untuk
Mencapai Keberhasilan Mencapai Keberhasilan
esulitan esulitan
penggabungan penggabungan
urangnya pengujian urangnya pengujian
terhadap target terhadap target
Terlalu banyak Terlalu banyak
diversiIikasi diversiIikasi
Utang yang Utang yang
luarbiasa besar luarbiasa besar
etidakmampuan dalam etidakmampuan dalam
mencapai sinergi mencapai sinergi
Manajer terlalu terIokus Manajer terlalu terIokus
pada akuisisi pada akuisisi
Terlalu besar Terlalu besar
Meningkatkan Meningkatkan
market power market power
Mengatasi Mengatasi
halangan masuk halangan masuk
Risiko lebih rendah Risiko lebih rendah
dibanding mengembangkan dibanding mengembangkan
produk baru produk baru
Biaya pengembangan Biaya pengembangan
produk baru produk baru
Meningkatkan kecepatan Meningkatkan kecepatan
ke pasar ke pasar
Meningkatkan Meningkatkan
diversiIikasi diversiIikasi
Menghindari persaingan Menghindari persaingan
yang berlebihan yang berlebihan
Akuisisi Akuisisi
Alasan untuk Alasan untuk
Akuisisi Akuisisi
Alasan untuk Akuisisi Alasan untuk Akuisisi Alasan untuk Akuisisi Alasan untuk Akuisisi
ontoh: ontoh: Akuisisi Belgian Akuisisi Belgian- -Dutch Fortis terhadap American Dutch Fortis terhadap American
Banker's Insurance Croup Banker's Insurance Croup
Example: Example: Akuisisi Watson Pharmaceuticals terhadap 1hera1ech Akuisisi Watson Pharmaceuticals terhadap 1hera1ech
ontoh: ontoh: Akuisisi British Petroleum terhadap U.S. Amoco Akuisisi British Petroleum terhadap U.S. Amoco
Meningkatkan Market Power Meningkatkan Market Power
Akuisisi dimaksudkan untuk mengurangi keseimbangan Akuisisi dimaksudkan untuk mengurangi keseimbangan
kompetisi industri kompetisi industri
Mengatasi Halangan Masuk Mengatasi Halangan Masuk
Akuisisi mengatasi halangan masuk yang terlalu mahal yang bisa Akuisisi mengatasi halangan masuk yang terlalu mahal yang bisa
membuat memulai usaha baru tidak menarik secara ekonomis membuat memulai usaha baru tidak menarik secara ekonomis
Membeli bisnis yang sudah mapan mengurangi risiko memulai Membeli bisnis yang sudah mapan mengurangi risiko memulai
bisnis baru bisnis baru
Biaya dan Risiko Pengembangan Produk Baru Biaya dan Risiko Pengembangan Produk Baru
yang Lebih Rendah yang Lebih Rendah
ontoh: ontoh: Akuisisi Ceneral Electric terhadap AB Akuisisi Ceneral Electric terhadap AB
ontoh: ontoh: Akuisisi Kraft Food terhadap Boca Burger Akuisisi Kraft Food terhadap Boca Burger
ontoh: ontoh: Akuisisi AE1 terhadap mySimon Akuisisi AE1 terhadap mySimon
Alasan Akuisisi Alasan Akuisisi Alasan Akuisisi Alasan Akuisisi
Meningkatkan Kecepatan ke Pasar Meningkatkan Kecepatan ke Pasar
losely related to Barriers to Entry, allows market entry losely related to Barriers to Entry, allows market entry
in a more timely Iashion in a more timely Iashion
iversifikasi iversifikasi
ara yang cepat untuk pindah ke dalam bisnis di mana ara yang cepat untuk pindah ke dalam bisnis di mana
perusahaan kurang pengalaman dalam industri perusahaan kurang pengalaman dalam industri
Membentuk Kembali Cakupan Kompetisi Membentuk Kembali Cakupan Kompetisi Membentuk Kembali Cakupan Kompetisi Membentuk Kembali Cakupan Kompetisi
Perusahaan bisa memakai akisisi untuk mencegah ketergantungan Perusahaan bisa memakai akisisi untuk mencegah ketergantungan
hanya terhadap satu atau beberapa produk atau pasar saja hanya terhadap satu atau beberapa produk atau pasar saja
Masalah dalam Akuisisi Masalah dalam Akuisisi
ontoh: ontoh: Akuisisi Marks and Spencer terhadap Brooks Brothers Akuisisi Marks and Spencer terhadap Brooks Brothers
ontoh: ontoh: Akuisisi Intel terhadap divisi semikonduktor DE Akuisisi Intel terhadap divisi semikonduktor DE
ontoh: ontoh: Akuisisi AgriBio1ech terhadap berlusin Akuisisi AgriBio1ech terhadap berlusin- -lusin lusin
perusahaan kecil perusahaan kecil
Kesulitan Penggabungan Kesulitan Penggabungan
Perbedaan sistem keuangan dan pengawasan dapat Perbedaan sistem keuangan dan pengawasan dapat
menyulitkan penggabungan perusahaan menyulitkan penggabungan perusahaan
Kurangnya Pengujian Terhadap Target Kurangnya Pengujian Terhadap Target
Penawaran 'Winners urse menyebabkan pengakuisisi Penawaran 'Winners urse menyebabkan pengakuisisi
membayar terlalu banyak membayar terlalu banyak
Utang yang Luar Biasa Besar Utang yang Luar Biasa Besar Utang yang Luar Biasa Besar Utang yang Luar Biasa Besar
Utang yang terlalu besar bisa mengakibatkan beban dalam Utang yang terlalu besar bisa mengakibatkan beban dalam
aliran keluar kas aliran keluar kas
ontoh: ontoh: Ford dan 1aguar Ford dan 1aguar
ontoh: ontoh: Quaker Oats dan Snapple Quaker Oats dan Snapple
ontoh: ontoh: CE CE-- --prior to selling businesses and refocusing prior to selling businesses and refocusing
Ketidakmampuan Mencapai Sinergi Ketidakmampuan Mencapai Sinergi
Akuisisi dapat meningkatkan estimasi keuntungan Akuisisi dapat meningkatkan estimasi keuntungan
yang diharapkan yang diharapkan
Masalah dalam Akuisisi Masalah dalam Akuisisi
Terlalu Terdiversifikasi Terlalu Terdiversifikasi
Pengakuisisi tidak memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk Pengakuisisi tidak memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk
mengelola bisnis yang tidak ada hubungannya mengelola bisnis yang tidak ada hubungannya
Manajer Terlalu Terfokus Pada Akuisisi Manajer Terlalu Terfokus Pada Akuisisi Manajer Terlalu Terfokus Pada Akuisisi Manajer Terlalu Terfokus Pada Akuisisi
Manajer bisa gagal untuk menaksir nilai hasil yang dicapai Manajer bisa gagal untuk menaksir nilai hasil yang dicapai
secara objektiI lewat strategi akuisisi secara objektiI lewat strategi akuisisi
Terlalu Besar Terlalu Besar
Birokrasi berbelit mengurangi inovasi dan Ileksibilitas Birokrasi berbelit mengurangi inovasi dan Ileksibilitas
Sifat Akuisisi yang Efektif Sifat Akuisisi yang Efektif Sifat Akuisisi yang Efektif Sifat Akuisisi yang Efektif
Sumber daya atau Aset Pelengkap Sumber daya atau Aset Pelengkap
Membeli perusahaan dengan aset yang memenuhi kebutuhan Membeli perusahaan dengan aset yang memenuhi kebutuhan
saat ini untuk membangun kemampuan untuk bersaing saat ini untuk membangun kemampuan untuk bersaing
++
Akuisisi yang Bersahabat Akuisisi yang Bersahabat Akuisisi yang Bersahabat Akuisisi yang Bersahabat
esepakatan yang bersahabat membuat penggabungan esepakatan yang bersahabat membuat penggabungan
berjalan dengan lancar berjalan dengan lancar
++
Proses Seleksi yang Berhati Proses Seleksi yang Berhati- -hati hati Proses Seleksi yang Berhati Proses Seleksi yang Berhati- -hati hati
Evaluasi dan negosiasi secara berhati Evaluasi dan negosiasi secara berhati- -hati lebih bisa hati lebih bisa
menghasilkan penggabungan dan pembentukan menghasilkan penggabungan dan pembentukan
sinergi dengan lebih mudah sinergi dengan lebih mudah
++
Mempertahankan Financial Slack Mempertahankan Financial Slack Mempertahankan Financial Slack Mempertahankan Financial Slack
Menyediakan tambahan sumber keuangan yang Menyediakan tambahan sumber keuangan yang
cukup sehingga proyek yang menguntungkan cukup sehingga proyek yang menguntungkan
tidak akan terlewatkan tidak akan terlewatkan
++
Sifat Akuisisi yang Efektif Sifat Akuisisi yang Efektif Sifat Akuisisi yang Efektif Sifat Akuisisi yang Efektif
Utang yang Rendah sampai Sedang Utang yang Rendah sampai Sedang Utang yang Rendah sampai Sedang Utang yang Rendah sampai Sedang
Perusahaan yang dimerger mempertahankan Perusahaan yang dimerger mempertahankan
Ileksibilitas keuangan Ileksibilitas keuangan
++
Fleksibilitas Fleksibilitas Fleksibilitas Fleksibilitas
Memiliki pengalaman dalam mengelola Memiliki pengalaman dalam mengelola
perubahan dengan Ileksibel dan mudah perubahan dengan Ileksibel dan mudah
menyesuaikan diri menyesuaikan diri
++
Menekankan Inovasi Menekankan Inovasi Menekankan Inovasi Menekankan Inovasi
Terus berinvestasi dalam penelitian & Terus berinvestasi dalam penelitian &
pengembangan sebagai bagian dari pengembangan sebagai bagian dari
keseluruhan strategi perusahaan keseluruhan strategi perusahaan
++
ontoh: ontoh: Pengurangan tenaga kerja Procter & Pengurangan tenaga kerja Procter &
Camble di seluruh dunia sampai 15, Camble di seluruh dunia sampai 15,
Kegiatan Restrukturisasi Kegiatan Restrukturisasi Kegiatan Restrukturisasi Kegiatan Restrukturisasi
ontoh: ontoh: Disney's selling of Fairchild Publications Disney's selling of Fairchild Publications
ownsizing ownsizing
Pengurangan tenaga kerja Pengurangan tenaga kerja
ownscoping ownscoping ownscoping ownscoping
Mengurangi akupan operasional Mengurangi akupan operasional
SelektiI dalam mengurangi atau menutup bisnis non SelektiI dalam mengurangi atau menutup bisnis non- -inti inti
Menghasilkan Fokus yang lebih besar Menghasilkan Fokus yang lebih besar
Leveraged Buyout (LBO) Leveraged Buyout (LBO)
Pembelian keseluruhan aset perusahaan untuk Pembelian keseluruhan aset perusahaan untuk
melakukan privatisasi. melakukan privatisasi.
ontoh: ontoh: Buyout Forsmann Little taerhadap Dr. Pepper Buyout Forsmann Little taerhadap Dr. Pepper
Kegiatan Restrukturisasi Kegiatan Restrukturisasi Kegiatan Restrukturisasi Kegiatan Restrukturisasi
ownsizing ownsizing ownsizing ownsizing
ownscoping ownscoping ownscoping ownscoping
Leveraged Leveraged
Buyout Buyout
Leveraged Leveraged
Buyout Buyout
Alternatf Alternatf
Hasil Hasil
1angka 1angka
Pendek Pendek
Hasil Hasil
1angka 1angka
Penjang Penjang
Restrukturisasi dan Hasil Restrukturisasi dan Hasil
Kehilangan Kehilangan
Modal Manusia Modal Manusia
Kinerja Lebih Kinerja Lebih
Rendah Rendah
Kinerja Lebih Kinerja Lebih
Rendah Rendah
ownsizing ownsizing ownsizing ownsizing
Reduced Reduced
Labor Costs Labor Costs
Reduced Reduced
Labor Costs Labor Costs
Alternatif Alternatif
Hasil Hasil
1angka Pendek 1angka Pendek
Hasil Hasil
1angka Penjang 1angka Penjang
Restrukturisasi dan Hasil Restrukturisasi dan Hasil
Kinerja Lebih Kinerja Lebih
Tinggi Tinggi
Kinerja Lebih Kinerja Lebih
Tinggi Tinggi
Mengurangi Mengurangi
Biaya Utang Biaya Utang
Mengurangi Mengurangi
Biaya Utang Biaya Utang
Perhatian Pada Perhatian Pada
Kontrol Stratejik Kontrol Stratejik
Perhatian Pada Perhatian Pada
Kontrol Stratejik Kontrol Stratejik
ownscoping ownscoping ownscoping ownscoping
ownsizing
Mengurangi Biaya
Tenaga Kerja
Kehilangan
Modal Manusia
Kinerja Lebih
Rendah
Alternatif Alternatif
Hasil Hasil
1angka Pendek 1angka Pendek
Hasil Hasil
1angka Penjang 1angka Penjang
Restrukturisasi dan Hasil Restrukturisasi dan Hasil
Biaya utang Biaya utang
Tinggi Tinggi
Biaya utang Biaya utang
Tinggi Tinggi
Perhatian Pada Perhatian Pada
Kontrol Stratejik Kontrol Stratejik
Perhatian Pada Perhatian Pada
Kontrol Stratejik Kontrol Stratejik
ownscoping
Leveraged Leveraged
Buyout Buyout
Leveraged Leveraged
Buyout Buyout
Mengurangi
Biaya Utang
Kinerja Tinggi Kinerja Tinggi Kinerja Tinggi Kinerja Tinggi
Risiko Risiko
Tinggi Tinggi
Risiko Risiko
Tinggi Tinggi
ownsizing
Mengurangi Biaya
Tenaga Kerja
Kehilangan
Modal Manusia
Kinerja
Rendah
Alternatif Alternatif
Hasil Hasil
1angka Pendek 1angka Pendek
Hasil Hasil
1angka Penjang 1angka Penjang
Restrukturisasi dan Hasil Restrukturisasi dan Hasil
ANALISIS INERJA
PERBANAN
LAPORAN EUANGAN BAN
OMERSIAL
NERAA
Aset Utang Modal
LAPORAN RUGI LABA
NI NII Burden PL SG T
Di mana:
NII net interest income (total interest income - total interest expense),
yaitu peng-hasilan bunga bersih.
Burden noninterest income - noninterest expense, yaitu beban nonbunga
yang meru-pakan selisih penghasilan dengan biaya nonbunga.
PL provisions for loan losses, yaitu provisi/cadangan kerugian kredit
SG securities gains (losses), yaitu laba (rugi) surat berharga
T taxes (pajak)
NERAA BERISIAN DATA STOCK
LAPORAN RUGI LABA BERISIAN
DATA FLOW
NERAA TREND PERUBAHAN
MODAL ATAU EAYAAN BAN
LAPORAN RUGI LABA
MENGETAHUI SEBAB PERUBAHAN
tsb
HUBUNGAN ANTARA NERAA
DENGAN LAPORAN RUGI LABA
ANALISIS PROFITABILITAS
ROE NET INOME
TOTAL EQUITY
ROA NET INOME
TOTAL ASSETS
MODEL #TU# O "UITY
MODEL #TU# O "UITY
ROE NI ATS
ATS ATE
ROA X EM
Dimana EMequity multiplier total aset/total equity
OMPONEN RASIO PENGELUARAN
PENGARUH TINGAT SUU BUNGA
PENGARUH OMPOSISI
OMPONEN PEMANFAATAN ASET
PENGUURAN INERJA BISNIS
ANALISIS RASIO INERJA
TERGANTUNG PADA:
PEMILI (INVESTOR)
MANAJER
REDITOR
RASIO SEBAGAI SEBUAH SISTEM
Manajemen Pemilik Pemberi Pinjaman
Analisis Operasional Profitabilitas Likuiditas
ross margin #eturn on total net worth Current ratio
Profit margin #eturn on commo equity Acid test
Operating expense analisys arning per share "uick sale value
Contribution analisys Cash flow per share Cash flow patterns
Operating leverage Share price appreciation
Comparative analisys Total shareholder return
Shareholder value analisys
Manajemen Sumberdaya isposisi Penghasilan Finacial Leverage
Assets turnover Dividends per share Debt to assets
Working capital management Dividend yield Debt to capitali:ation
- Inventory turnover Payout/retention of earning Debt to equity
- Accounting recievable patters Dividend coverage #isk/reward trade-off
- Account payable patters Dividend to assets
Human resources effectiveness
Profitabilitas Indikator Pasar Debt Service
#eturn on assets (total or net) Cash flow analisys Interest coverage
#eturn before interest and taxes Price/earning ratio Burden coverage
#eturn on current value basis Cash flow multiples Cash flow analisys
Investment profect economics Market to book value
Cash flow return on investment #elative price movements
Free cash flow Jalue of the firm

A M E L
Uraian C A M E L
Singkatan
dari:
apital Asset Management Earnings Liquidity
Yang
dinilai
ecukupan
modal
ualitas
Aktiva
ProduktiI
ualitas
Mana-jemen
emampua
n bank
dalam
menghasil-
kan laba
emampua
n bank
dalam
menjaga li-
kuiditas
Jml.
Rasio yg.
Digunaka
n
1 2 5 2 2
Rasio
(rumus)
(1)
AR
(1) BDR
(2) AD
1)Manajemen
Modal
2)Manajemen
Aktiva
3)Manajemen
Umum
4)Manajemen
Rentabilitas
5)Manajemen
Likuiditas
(3)
ROA
(4)
BOPO
(5)
LDR
(6)
NM to
A
Perhitung
an Ni lai
redit
(cre-dit
point)
0 s.d. max
100
(1) Max
100
(2) Max
100
Total: Max
100
(3) max 100
(4) max 100
(5) max 100
(6) max 100
Bobot:
25
(1) 25
(2) 5
Total30
INERJA BAN MENURUT
AMEL
AR MINIMAL 8
UALITAS ASET BERDASAR
OLETIBILITASNYA
MEMENUHI 81 DARI
ESELURUHAN ASPE UALITAS
MANAJEMEN
RASIO LABA TERHADAP VOLUME
USAHA MIN 1,2
INERJA BAN MENURUT
AMEL --lanjutan
RASIO BIAYA OPERASIONAL
TERHADAP P ENDAPATAN
OPERASIONAL TIDA LEBIH DARI
93,5
RASIO NET ALL MONEY TERHADAP
ATIVA LANAR URANG DARI 19
RASIO PINJAMAN BAN PD PIHA
ETIGA URANG DARI 89,8
INDIATOR UNI UTAMA
INERJA BAN MENURUT
BPPN
SUMBER: WWW.BPPN.O.ID
alam Persentase ()
Rasio Pilihan
Feb 2002 Maret 2002 April 2002 Mei 2002
Capital Adequacy #atio (AR) 27,56 26,35 21,46 20,96
Loan to Deposit #atio (LDR) 25,82 28,96 33,76 35,02
NPL (kategori 3-5)/ Total Loans 3,68 4,29 4,47 4,33
et Interest Margin 0,25 0,30 0,14 0,21
#eturn on Assets (RoA) 1,29 1,38 0,93 0,88
#eturn on quity (RoE) 12,17 16,28 14,31 12,71

MANIPULASI LAPORAN
EAUANGAN
LAPORAN EUANGAN BAN SERING
TIDA MENYAJIAN EADAAN
YANG SEBENARNYA
BERPENGARUH PADA VALIDITAS
PENGUURAN INERJA
APLIASI: HUBUNGAN EFISIENSI
OPERASIONAL DENGAN INERJA
PROFITABILITAS BAN UMUM SWASTA
NASIONAL DEVISA
PENELITIAN ESOWO (1991) TERHADAP 40
BAN UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA
MENGGUNAAN ROA.
HASIL MENUNJUAN SEMAIN EFISIEN
INERJA OPERASIONAL SUATU BAN
MAA EUNTUNGAN YANG DIPEROLEH
AAN SEMAIN BESAR.
PERKEMBANGAN MERGER BANK I INONESIA
Dalam sejarah tercatat perjalanan merger perbankan !ndonesia
usianya sekitar 30 tahun, yang terbagi dalam dua periode yaitu:
a. Periode sebelum Pakto 1388.
iro Riset !nfo ank mencatat telah terjadi 30 kali merger dan
akuisisi yang melibatkan 101 bank pada periode sebelum Pakto 1388,
sehingga menyebabkan adanya ank yang tetap beroperasi dan
ank yang terpaksa ditutup. Dari 101 ank yang melakukan merger
atau akuisisi hanya 30 ank yang tetap beroperasi, kemudain sampai
tahun 1388 sebanyak 18 ank harus ditutup atau dilikuidasi sehingga
hanya 12 ank yang masih bertahan hidup.
b. Periode sesudah Pakto 1388.
Setelah pakto 1388 - 1333 terjadi merger dan akuisisi yang
melibatkan 37 ank, dari ank bank tersebut hanya 6 bank yang
mempu bertahan.
Peluang Nerger: Peluang Nerger: KASUS 7 BANK
PENER!NTAH
odel D. LloydWilliams dan Phil olyneux
Yang digunakan menganilisis struktur pasar dan kinerja pada
Perbankan Spanyol


1 2 1 0
MS a C# a a P
Di a LD# a CA# a DAA a AST a a P
5 4 3 2 1 0

P = argin Keuntungan (profit margin)
ASET = pangsa masingmasing bank.
DANA = pangsa masingmasing bank
dalam menghimpun dana.
CAR = capital adequacy ratio
LDR = loan to deposit ratio
Dasar
Pengukuran
!ndikator ean Rank
Sebelum
erger
ean
Rank
Sesudah
erger
Perfomance Keterangan
Capital CAR S,S0 12,00 Kinerja embaik Rekapitalisasi dan peningkatan modal meningkatkan kemampuan
bank menanggung risiko kerugian
Quality RORA S,S0 12,00 Kualitas aktiva
produktif membaik
Restrukturisasi kredit dan pengalihan kredit macet kepada PPN
memungkinkan bank ekspansi ke kredit baru yang lebih
menguntungkan
anagement N! 6,S0 8,67 Laba operasional
bersih relative
membaik
Pertumbuhan lambat karena fungsi intermediasi perbankan setelah
krisis belum pulih selain itu penyaluran kreditpun belum optimal.
Earnings ROA 7,40 S,67 Rentabilitas
menurun
Dana yang dihimpun cukup besar namun penyaluran dana belum
dilakukan bank secara optimal
Earnings OPO 6,40 3,00 Tidak ada perbaikan
efisiensi operasional
Disebabkan tingginya biaya dana yang dihimpun sementara
pendapatan bunga dari penanaman dana masih rendah
Liquidity CC 6,10 10,00 Tidak ada perbaikan
likuiditas terhadap
kewajiban antarbank
Wajar karena pada umumnya bank pemerintah memiliki tagihan
pada bank lain yang lebih besar daripada kewajibannya
Liquidity LDR 8,S0 2,00 Likuiditas terhadap
pihak ketiga
membaik
Keseimbangan antara biaya dana dengan pendapatan bunga harus
dijaga.
EvaIuasi Kinerja Bank Mandiri SebeIum dan Sesudah Merger