Anda di halaman 1dari 39

ANATOM FSOLOG DAN

KOMPOSS KELENJAR
SALVA
W Saliva suatu cairan mulut yang
kompleks, tidak berwarna, yang
disekresikan dari kelenjar saliva mayor
dan minor untuk mempertahankan
homeostasis dalam rongga mulut
W pH saliva biasanya sekitar 6, 64 dan
bervariasi tergantung konsentrasi CO
2
dalam darah
W ketika konsentrasi CO
2
meningkat, pH
saliva menurun
W Manusia normal memproduksi 1000-1500
cc air ludah dalam 24 jam
W Pengeluaran air ludah pada orang dewasa
berkisar antara 0,3-0,4 ml/menit
Kelenjar Saliva
Kelenjar Saliva Mayor
Kelenjar Saliva Mayor
W Saliva diekskresi hingga 0.5 1.5 liter
setiap hari.
W erada di sekitar mulut dan tenggorokan.
W Terdiri dari :
Kelenjar parotid
Kelenjar Submandibular
Kelenjar Sublingual
Kelenjar Parotis
W Kelenjar Saliva Terbesar
W entuk : Piramida / rhomboid
W Letak : bagian luar sampai posterior muskulus
masseter dan ramus ascenden mandibula (lateral
wajah) ; sepasang kanan-kiri
W Terdiri dari kumpulan lobus berbentuk buah anggur
yg mengeluarkan sekret ke dalam rongga mulut
W erat 14-28 gram
W Ductus parotis ductus Stenson yang berjalan
menyilang permukaan m. maseter
W Panjang ductus 35-40mm, diameter 3mm.
W Saliva yang dihasilkan berupa serosa
W Pada pinggir ventral keluar saluran keluar
kelenjar yg disebut Duktus Parotidikus
Stenonianus yang menembus fascia parotis
masseterica dan menembus m.
uccinatorius, kemudian bermuara pada
papilla salivaria buccinatoria setinggi gigi
molar dua maxilla di dalam vestibulum oris
W Sejajar dengan duktus, berjalan arteri dan
vena transversa facii
W Dikelilingi jaringan fibrosa yg keras
W Di dalam kelenjar terdapat juga arteri carotis
eksterna dan a. retromandibular
Kelenjar Submandibular
W Kelenjar terbesar kedua
W entuk : bulat bikonveks
W erat 10-15 gram
W Letak : margo inferior corpus mandibula dan
menempati segitiga yang dibentuk oleh venter
posterior dan anterior m.digastrikus
W Ductus submandibula ductus warthoni
W Panjang ductus 40-50mm, diameter < parotis
W Sekretnya 75% bersifat serosa, dan 25% mukosa.
W Menghasilkan 60-65% total volume saliva
W Letak saluran mukus berada di tengah-
tengah dan lebih dalam dibandingkan
serosa. Terletak pada dasar mulut di
bawah corpus mandibula. Saluran
bermuara melalui satu atau tiga lubang
berbentuk papil-papil kecil di samping
frenulum labialis (Caruncula sublingualis)
W Fungsi sekretomotorik diatur oleh serabut
saraf parasimpatik
W Vaskularisasinya oleh a. lingualis dan a.
fasialis
Kelenjar Sublingual
W Kelenjar mayor terkecil
W entuk : memanjang ke arah anteroposterior
W &kurannya kurang lebih kelenjar submandibularis
W Sempit, datar, dan seperti almond
W erat 3-4 gram dengan panjang 3-4cm
W Letak : pada bag. anterior dasar mulut diantara
mukosa dan m. Mylohyoideus
W Ductus kelenjar sublingual ductus rufini (mengalir
tunggal)
W Menghasilkan hanya 10% dari total volume
saliva
W Menghasilkan lebih banyak mucus daripada
serosa, sehingga disebut Kelenjar
Mucoserosa)
W Terletak pada dasar mulut, di bawah lidah
W Kelenjar sublingualis sisi kiri dan kanan
bertemu di anterior
W Membentuk massa seperti tapal kuda di
sekitar frenulum lingualis
W Membentuk suatu lipatan selaput lendir yaitu
Plica Sublingualis dan bermuara pada duktus
sublingualis minor (Duktus Rufini)
W Vaskularisasi: a. lingualis dan v. jugularis
externa
W Mempunyai 8-10 duktus ekskretorius dengan
satu atau lebih duktus bergabung membentuk
duktus sublingualis yang lebih besar, yang
disebut Duktus artholini yang terbuka sampai
ke duktus submandibularis
Kelenjar Saliva Minor
W Kelenjar Lingual
W Kelenjar uccal
W Kelenjar Labial
W Kelenjar Palatina
W Kelenjar Glossopalatina
Kelenjar lingualis
W Terdapat di lidah bagian anterior yang
dekat ke posterior dan bagian dasar lidah
yang dekat dengan permukaan dorsal.
W Disebut juga nuhn's gland atau gland of
bladin
W Mengeluarkan mukosa melalui duktus
yang kecil di bagian kaudal
Kelenjar ukal
W Kelenjar bucal merupakan lanjutan dari
labial glands bagian posterior.
W Kelenjar posterior ini berada di sudut
belakang bawah pipi, dan dikenal dengan
nama molar atau retromolar gland
W Mengeluarkan mucus melalui duktus yang
kecil di bagian bukal
Kelenjar Labial
W terletak pada submukosa bibir atas dan
bibir bawah, terkadang sampai batas
vestibulum.
W Jumlah kelenjar ini semakin banyak pada
posisi midline.
W Mengeluarkan mukosa dari duktus-duktus
kecilyang langsung menuju mukosa bibir
Kelenjar Palatina
W kelenjar yang sifatnya rapat
W Terletak pada lapisan submukosa di
palatum baik palatum lunak maupun
palatum keras
Kelenjar Glossopalatina
Merupakan kelenjar mukosa murni.
Terletak di lipatan glossopalatina.
Komposisi Saliva
W Saliva dari kelenjar parotis berbentuk encer,
sedangkan saliva dari kelenjar submandibularis
dan kelenjar sublingualis adalah campuran
W Saliva terdiri dari air (94-99,5%) dan zat padat
(6% pada saliva yang belum terstimulasi; 0,5%
pada saliva yang telah terstimulasi)
W Saliva dalam asinus bersifat isotonik,kemudian
menjadi hipotonik ketika melalui duktus,itu terjadi
karena saliva bercampur dengan air.
Komponen saliva
Komponen Saliva
W Komponen Organik berfungsi enzimatik dan melindungi
jaringan
Protein peningkatan jumlah protein dalam saliva
berbanding lurus dengan peningkatan aliran saliva
mmunoglobulin : gA, gM, gG, Albumin, dan beberapa
dan Globulin
W Sekresi S-g A dihasilkan dari sintesis sel plasma
kelenjar dan epitel mukosa mulut
W S-gA dihasilkan terbanyak oleh kelenjar Parotis: 85%
dari kelenjar saliva mayor, 30-35% dari saliva minor
W Fungsi immunoglobulin penetralisir virus, antibodi
terhadap antigen bakteri dan makanan, fungsi
pertahanan rongga mulut dan saluran pencernaan
Enzim saliva
Amilase,lisozim,asam IosIatase,lipase,peroksidase,dan
kalikrem.
Amilase: enzim pencernaan karbohidrat
Lisozim: enzim antibakterial,produksi di tentukan
kelenjar submandbular
Asam IosIatase: buIIer saliva dan anti pelarutan saliva.
Lipase: sekresi kelenjar lingual untuk pencernaan
lemak
Peroksida: antibakterial
Kalikerein: mengubah serum beta globulin menjadi
bradikmin yang gunanya untuk vasodilatasi untuk
meningkatkan sekresi kelenjar.
ukus glikoprotein
Fungsi untuk lapisan permukaan/lubrikasi jaringan
rongga mulut
Sebagai perangkap bakteri
Hormon
Terdapat 2 substansi:
1.Parotin: proses kalsiIikasi dan pemeliharaan kadar
kasium serum
2.Faktor pertumbuhan saraI:tumbuh dan pembentukan
saraI simpatik
Karbohidrat
Sebagai ikatan dalam protein saliva dimana
konsentrasi sama dengan darah
Nitrogen
Hasil degradasi dari protein
mikroba,darah,metabolisme KH,dan beberapa
vitamin larut air
LaktoIerin
Diproduksi oleh sel epitel kelenjar dan leukosit PN
yang mempunyai eIek bakteriasid
Lipid
Sebagi pelindung dan antibakterial
2. Komponen inorganik :
Komponen terpenting dalam saliva: natrium dan kalium
juga anion cl,bikarbonat.
Air dan komponen ionik berasal dari plasma darah tetapi
konsentrasinya tidak sama.
Terdiri atas:
Natrium:
Saliva istirahat(menurun)-~meningkat bila sekresi
meningkat
Fungsi untuk menjaga keseimbangan ionik
Kalium
konsentrasi kalium tergantung pada sekresi kelenjar
saliva
Konsentrasi kalium meningkat-~terjadi penurunan
sekresi saliva(patologis)
Klorida
Dihasilkan oleh sekresi sel asinus konsentrasi
plasma
Fungsi untuk menjaga keseimbangan elektrokimia
ikarbonat
Saliva istirahat,konsentrasi bikarbonat menurun
Komponen untama dalam Iungsi buIIer saliva
Peningkatan konsentrasi bikarbonat-~peningkatan
aliran saliva-~pH meningkat
Iodin
konsentrasi saliva lebih tinggi dari konsentrasi plasma
Ioding terus-menerus di sekresikan ke dalam saliva
Fluorida
Fungsi dalam proses pembentukan plak
Tiosinat
erIungsi sebagai sistem bakteriostatik
laktoperoksidae
Kalsium
Konsentrasi kelenjar kalium dalam submandibular -~
2 klai lebih besar daripada kelenjar parotis
Konsentrasi kalsium menurun apabila saliva
meningkat,terutama ketika terjadi peningkatan aliran
saliva oleh kelenjar parotis untuk buIIer saliva
FosIat
Konsentrasi menurun dengan meningkatnya aliran saliva
Fungsi untuk buIIer saliva
Selain komponen diatas saliva juga
mengandung gas CO
2
,N
2
,dan O
2.
Serta air dan bahan-bahan yang terdapat dalam
rongga oral misalnya sel epitel
desquamosa,leukosit polymorphnuklear dari
crevicular Iluid,dan bakteri.